MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 46


__ADS_3

Sesampai nya Sanjaya berada di ruangan rahasia, Sanjaya dan beberapa anak buah nya bergerak cepat untuk memindah kan semua barang yang ada di ruangan itu,Sanjaya pun menatap tajam pada orang yang duduk di kursi roda,


''Aku ingin menunjuk kan sesuatu pada mu, ''


Sanjaya mengambil ipad yang ada di tangan anak buah nya dan mengarah kan ipad itu di hadapan Pria paruh baya yang duduk di kursi roda.


Pria yang duduk di kursi roda tidak bisa berbuat apa-apa,Pria itu meneteskan air mata saat melihat gambar seorang gadis yang sedang berjuang melarikan diri dari kejajaran beberapa preman.


Sanjaya pun memencet tombol satu nya lagi dan menampil kan tiga pria sedang menghajar beberapa preman di tambah lagi melawan Handoko,


Sanjaya tersenyum menyeringai


''Kamu lihat Pria itu ,''tunjuk Sanjaya di depan layar yang menunjuk seorang Pria berumur 25 tahun sedang berkelahi dengan Handoko.


Pria yang duduk di kursi roda itu mengedip kan mata nya dan berusaha mengingat wajah putra nya yang sudah 15 tahun tak pernah di temui nya.


Selama 15 tahun Sanjaya menyekap Pria paruh baya itu di ruang bawah tanah di dalam bar.Dia menyekap Pria itu tanpa sepengetahuan siapa pun,setelah Sanjaya puas melihat kesedihan di wajah pria itu, Sanjaya menatap anak buah nya,anak buah nya dengan sigap memindah kan Pria itu ke ruangan lain.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sedangkan Shelva setelah mengambil pistol di dalam lemari ,Shelva pun buru-buru ke luar dari dalam ruangan nya,


Shelva diam membeku saat melihat dua wanita berlari ke arah nya,salah satu dari wanita itu wajah nya mirip dengan nya.


Di belakang nya beberapa preman mengejar mereka, Shelva menarik dua wanita itu bersembunyi di balik dinding,

__ADS_1


''Lari kemana mereka?''tanya Haikal


''Tidak tahu bos ,'' jawab Anak buah nya


''Cari mereka sampai ketemu ,'' suruh Haikal


''Baik bos ,'' jawab Mereka serempak


Setelah Haikal dan beberapa anak buah nya pergi.


''Terima kasih Nona ,'' ucap Rasti bernafas lega


Rasti pun diam terkejut melihat wajah Gadis yang menolong nya mirip dengan Shella,hanya yang membedakan rambut nya saja.


''Ya ,Aku baru tahu kenapa wajah kita sama ?''tanya Shella


Shelva diam dan mengendikkan bahu nya


''Apa kamu tinggal di sini ?''tanya Rasti


Shelva mengangguk kan kepala nya


''Tapi kenapa Aku tidak pernah melihat nya,'' gumam Rasti sembari memegang leher nya


''Eh kalian mau kemana ?''tanya Shelva yang melihat Rasti dan Shella ingin beranjak pergi

__ADS_1


''Aku ingin keluar dari tempat ini ,''jawab Shella memandang lekat gadis yang wajah nya mirip dengan nya


''Kalian tidak dengar di sebelah sana sedang ada pertarungan,''ucap Shelva


Shella mengintip dari balik dinding,dia membulat kan mata nya melihat Aldo sedang berkelahi dengan beberapa preman.


''Aldo.....!'' pekik Shella reflek saat melihat Aldo terkena tendangan


''Hai kau mau kemana?''tanya Rasti memegang tangan Shella


''Aku harus menolong Aldo ,'' jawab Shella berusaha melepas cengkraman dari Rasti


''Kau bisa mati konyol kalau ke sana ,''ucap Shelva


''Aku tidak peduli ,'' ucap Shella


Sedangkan Handoko kuwalahan menghadapi Raymon, Handoko akui Pria yang ada di hadapan nya bukan lah tandingan nya,pistol di tangan Handoko sudah berpindah tangan di tangan Raymon.


Aldo terkena tendangan dari beberapa anak buah Sanjaya.


''Aldo , tangkap ,'' Raymon melempar pistol ke arah Aldo, dengan sigap Aldo menangkap pistol itu dengan ke dua tangan nya.


Saat mereka hampir saja mengalahkan beberapa pria itu dan Handoko,


Tiba-tiba mereka di kejut kan oleh suara seseorang. dan mereka tambah terkejut saat melihat dua orang yang ada di hadapan mereka.

__ADS_1


__ADS_2