MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 121


__ADS_3

Madam Sandrina terdiam dan menatap penuh selidik pada Suami Istri yang ada di depannya.


''Apa benar Kalian Mampu membeli tas yang harganya 90 miliar ?'' tanya Madam Sandrina sambil meletakkan ke dua tangannya di depan dada.


''Tentu saja Aku tidak sanggup membayar tas yang mahal itu,bisa gulung tikar perusahaanKu ,'' jawab Rico tapi cuma di dalam hati.


''Oh tentu saja,uang Kami banyak kalau Kami mau Kami mampu untuk membeli semua tas yang ada di toko ini,tapi maaf sepertinya Istri Saya sudah tidak tertarik dengan tas itu ,'' jawab Rico sambil menarik tangan Tika dan mengajaknya keluar dari dalam toko.


''Sombong,cuma bisanya bicara omong kosong saja ,'' ketus Sintia.


Alexa menggelengkan kepalanya dengan sikap sombong Rico yang mengatakan Ia mampu membeli tas itu.


Albert tertegun yang melihat interaksi Pemilik toko yang menghormati Raymon.


Madam Sandrina kembali berbalik dan menatap Raymon,Ia berharap Raymon akan membeli tas keluaran terbarunya.Ia sungguh sangat beruntung bisa bertemu langsung dengan pemilik Mall ini.


Raymon kembali mebatap Alexa yang berdiri di sampingnya.


''Bagaimana,mau tidak tas itu ?'' tanya Raymon sambil menunjuk tas yang di pegang Madam Sandrina.


Alexa tertegun menatap Raymon.


''Sudah terima saja lagian tas itu bagus lo ,'' ujar Sintia.

__ADS_1


''Kalau memang ingin niat membelikan langsung di bayar tidak usah di tanya,pasti Alexa tidak akan mau kalau Kamu bertanya.karna Dia pikir Kamu tidak akan mampu membayarnya ,'' ucap Albert yang sedari tadi terdiam. ''Ini 90 miliar lo apa Kamu sanggup untuk membayarnya ?'' lanjutnya lagi sambil menatap remeh Raymon.


''Madam silahkan gesek kartuKu ini,untuk membayar tas yang harganya 90 miliar itu,'' ucap Raymon sambil menyodorkan Black Card miliknya ke hadapan Madam Sandrina.


''Ha...Ha...Ha...,''


Albert tertawa mengejek dan langsung mengambil Black Card itu dari tangan Raymon.


''Apa Kau yakin di dalam Black Card ini ada uangnya ?'' tanya Albert sambil terkekeh.


Alexa yang kesal langsung merebut Black Card itu dari tangan Albert.


''Bukan urusanMu,ada uangnya atau tidak ,'' ketus Alexa merebut Black Card itu dari tangan Albert.


Alexa memberikan Black Card itu ke tangan Raymon kembali.


''Kenapa dimasukkan kembali ke dalam dompet,Kau takut kalau kartu itu palsu ,'' sindir Albert yang melihat Raymon akan memasukkan Black Card itu ke dalam dompetnya.


Raymon tersenyum tipis.


''Silakan Madam di gesek kartunya ,'' ujar Raymon menyodorkan kembali Black Card miliknya di hadapan Madam Sandrina.


''Tidak usah Raymon ,'' cegah Alexa,Ia takut cuma akan mempermalukan Suaminya.

__ADS_1


Raymon cuma menanggapi dengan senyumam.


''Ayo kita lihat,apa ada isinya atau tidak ,'' ujar Albert sambil mengambil Black Card itu dari tangan Raymon.


Raymon menggelengkan kepalanya saat Alexa ingin membuka mulutnya,Alexa dengan kesal akhirnya diam.


''Ayo Madam,Kita buktikan Dia bisa membayarnya atau tidak ,'' ajak Albert untuk menggesek Black Card milik Raymon yang di anggapnya palsu.


Madam Sandrina tersenyum kecut menanggapi ajakan Albert untuk menggesek Black Card itu.Madam Sandrina menatap Raymon,setelah melihat Raymon menggangukkan kepalanya Madam Sandrina akhirnya dengan pasrah membawa Mereka ke mesin penggesek kartu.


Sesampainya Mereka ke mesin penggesek kartu.


''Yola,silakan Kau gesek kartu ini ,'' ujar Madam Sandrina menyodorkan Kartu itu ke Yola.


''Baik Madam ,'' jawab Yola sambil mengambil kartu itu dari tangan Madam Sandrina.


''Ayo kita lihat pasti tidak ada saldonya karna kartu itu palsu ,'' ucap Albert menatap remeh Raymon.


Yola dengan hati-hati memegang kartu itu,Ia sudah beberapa kali melihat kartu yang di pegangnya. Dengan tangan gemetar Yola menggesek kaetu itu.


''Maaf,Tu..,''


''Aiya.Benarkan yang Aku bilang,itu pasti Kartu palsu ,'' potong Albert memutus ucapan Yola sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Alexa menundukkan kepalanya saat Wanita yang sedang duduk di tempat kerjanya yang sedang menggesek kartu milik Raymon mengatakan kata maaf.


__ADS_2