MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 87


__ADS_3

''Jawab Alex jangan diam saja mobil ku di mana?Kamu udah janji semalam mobil itu pagi ini sudah ada ,'' ucap Rani emosi sembari mengguncang bahu Alex


''Ck..Ck..,Kamu emang bodoh Rani,coba Kamu pikir pakai otak Mu,hanya dalam satu malam mobil itu sudah ada di depan rumah tanpa proses,ini beli mobil lo bukan beli krupuk ,'' ucap Cassy berdecak sebal sembari bersedekap dada


Rani menatap Cassy dengan tajam,Ia dengan cepat melangkah di mana Cassy sedang berdiri, dan Mereka pun terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Rani.


Plak..


Rani yang geram dengan sifat Cassy pun menampar Pipi Cassy.


Cassy tidak tinggal diam,Ia pun balik menampar Rani dengan kencang hingga tercetak jelas lima jari di pipi Rani.


Rani sembari memegangi Pipi nya yang terasa panas akibat tamparan dari Cassy pun menatap kesal ke arah Cassy.


Menejer Rani berusaha menenangkan emosi Rani, Menejer Rani menundukkan kepala nya saat mendapat tatapan tajam dari Rani.


''Rani....,''panggil Alex


''Diam ...,'' bentak Rani menatap tajam Suami nya ''Aku tanya sekali lagi di mana mobil ku ?'' tanya Rani menatap kesal Suami nya


''Maaf Ran,yang di bilang Cassy benar,beli mobil itu butuh proses,jadi maaf Ak....,''


''Jadi yang di depan itu bukan mobil Ku,tapi mobil milik....?'' tanya Rani dengan menggantung ucapan nya


''Iya benar Ran ,'' jawab Alex yang tahu maksud ucapan Rani

__ADS_1


Rani yang sudah terlanjur malu pada wartawan dan teman-teman nya yang sudah menunggu mobilnya,


''Berpikir Rani,berpikir bagaimana caranya Kau mengkonfirmasi soal mobil itu,'' ucap Rani dalam hati


''Aha aku punya ide,'' ujar Rani dalam hati


Mereka yang ada di ruangan itu menatap bingung ke arah Rani,tanpa mengatakan apa-apa Rani keluar dari ruang keluarga menuju pintu ke luar.


Risa sang menejer pun berlari menyusul Rani.


''Ran,tunggu....,''


Risa menghentikan langkah Rani yang ingin membuka pintu,Rani pun berbalik dan menatap Risa.


''Ran di luar ada wartawan lo ,'' ucap Risa mengingatkan Rani agar tak keluar


''Tapi Ran,wajah Kamu....,'' ucap Risa yang khawatir dengan Rani


Rani cuma tersenyum tidak menanggapi Risa,Ia menatap Cassy,dan yang lain nya dengan senyum tersungging di bibir nya.


Rani pun berbalik dan meneruskan langkah nya untuk membuka pintu.


''Permainan di mulai Suami Ku tersayang ,'' gumam Rani sembari membuka pintu dan keluar dari dalam rumah menuju di mana para wartawan itu berada, dan Ia menghembuskan nafas panjang saat mobil impian nya sudah di bawa pergi oleh Alexa.


''Mbak Rani,akhirnya mbk ke luar juga ,'' ucap salah satu wartawan Wanita

__ADS_1


''Terima kasih Kalian sudah menunggu ,'' ucap Rani sembari tersenyum


Sedangkan Alex dan yang lain nya menatap tak percaya ke arah Rani yang berani menemui wartawan.


''Mbk,Kami penasaran kenapa mobil mbak Rani di pakai orang lain,sebenarnya itu mobil mbak apa bukan ?'' tanya Wartawan Pria yang tidak jauh dari wartawan wanita tadi


''Dan kenapa dengan pipi Mbk Rani ?'' tanya wartawan Wanita tadi


Rani sebelum menjawab tersenyum menatap kamera,


''Baik akan saya jawab,'' ucap Rani menghembuskan nafas perlahan


''Pasti kalian bertanya-tanya kenapa pipi Saya seperti itu ,'' ucap Rani sendu sembari menunjuk pipi nya yang terkena tamparan dan memandang para wartawan ingin melihat reaksi para wartawan.


Para wartawan itu menatap Rani ingin meminta penjelasan dan Mereka pun saling berbisik-bisik dan menerka-nerka apa yang terjadi


''Apa yang terjadi pada pipi mbk Rani?'' tanya Wartawan Pria lagi


''Sebelum Saya menjawab apa yang terjadi pada pipi Saya,Saya akan menjawab pertanyaan yang pertama tentang mobil itu ,'' ucap Rani


Para wartawan yang ada di sana menatap Rani penasaran


''Mobil itu memang mobil milik Saya,dan ketika Saya akan meminjamkan mobil saya ke Alexa,Suami dan keluarga Suami tidak mengijinkan nya,tapi saya bersihkeras untuk meminjamkan nya.Terjadilah seperti ini,Mereka menampar Saya ,''ucap Rani sembari menitikkan air mata nya.


Rani tersenyum saat sekilas melihat para Wartawan berbisik-bisik simpati kepada nya.

__ADS_1


Sedangkan Risa terkejut dengan pengakuan Rani yang tidak seperti itu,tapi Ia pun membiarkan Rani berbuat sesuka hati.


Senyum Rani menghilang saat seseorang bertanya kenapa dirinya pinsan tadi saat mobil itu akan di pake.


__ADS_2