MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 133


__ADS_3

Di kantor milik Baskoro.


Alex menghembuskan nafas kasar saat mendapat tatapan tajam dari Jason.


''Tanda tangani surat itu ,'' suruh Jason sambil melempar map berwarna coklat ke meja di hadapan Alex.


Alex menelan salivanya susah saat Jason melempar map itu,Alex tahu apa isi di dalam map itu.


''Jason,Kita bisa bicarakan baik-baik tentang masalah ini ,'' ucap Baskoro yang sedari diam menatap Anak dan besannya.


Jason tersenyum sinis menatap Baskoro.


''Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi ,'' elak Jason menatap sinis Baskoro dan Alex.


''Pa Aku tidak mau cerai dengan Rina ,'' tolak Alex yang tidak mau pisah dengan Rina.


''Tapi Keluarga Kamu sudah menyakiti putriKu ,'' geram Jason menatap tajam Alex.


''Bukan seperti itu Pa,Alex bisa jelaskan ,''bela Alex yang tidak mau di salahkan.


''Sekarang cepat tandatangani surat perceraian itu,'' suruh Jason lagi.


''Pa Aku mohon,jangan suruh Aku untuk bercerai dengan Rina ,'' ucap Alex sambil bersimpuh di kaki Jason.


''Bangun Alex,apa yang Kamu lakuin ,'' hardik Baskoro yang tidak terima anaknya berlutut di kaki Jason.


''Oke,Aku tidak akan menyuruhMu untuk bercerai dari Rina,asal Kamu menuruti apa mau Rina ,'' ujar Jason sambil tersenyum tipis.


''Baik Pa,Alex janji akan menuruti apa mau Rina ,'' jawab Alex sambil menatap Jason.


Jason pun beranjak dari duduknya,tanpa menyuruh Alex untuk berdiri dari berlutut di depannya.


Alex tersenyum senang dan memandang Ayah mertuanya keluar dari ruangannya.Alex pun bernafas lega saat Ia tidak jadi bercerai dengan Rani.Ia pun harus mencari cara agar bisa mengabulkan permintaan Rani agar Rani mau pulang ke rumahnya kembali.


Sedangkan Alexa dan Raymon memarkirkan mobilnya di dalam garasi rumahnya.Alexa dan Raymon keluar dari dalam mobil dan menuju ke dalam rumah. Sesampainya Mereka di ruang tamu.

__ADS_1


''Akhirnya Kalian pulang juga ,'' ucap Ratih sambil meletakkan tehnya di atas meja.


Alexa dan Raymon menghentikan langkahnya dan menoleh melihat Mamanya yang sedang duduk bersama Haris.


Raymon tersenyum tipis melihat Harris yang tersenyum menatap Alexa.


''Ada apa Mama menunggu Kami ?'' tanya Alexa tanpa mempedulikan keberadaan Haris.


Haris tersenyum kecut saat Alexa tak menatapnya.


''Ini lo Lexa,Ada nak Haris mencariMu ,'' jawab Ratih sambil menunjuk Haris yang tidak jauh dari tempatnya duduk.


Alexa memutar bola mata malas saat melihat Haris tersenyum menatapnya.


''Ada perlu apa Haris,Kau datang kemari ?'' tanya Alexa menatap malas Haris yang tersenyum menatapnya.


''Lexa,hargai Haris sebagai tamu ,'' tegur Ratih yang tidak suka dengan sikap Alexa kepada Haris.


Haris tersenyum senang kala Ratih membelanya.


''KedatanganKu ke sini cuma ingin memberi ini Lexa,'' ucap Haris sambil menyodorkan undangan ke hadapan Alexa.


''Ini,Ambil Lexa,nanti Kau juga akan tahu undangan apa itu ,'' jawab Haris masih menyodorkan undangan itu.


Alexa dengan terpaksa mengambil undangan itu dari tangan Haris.Ia pun membuka undangan itu dan membukanya.Ia tidak terkejut apa isi surat itu, karna Alexa sudah tahu apa isi surat itu.


''Kalau Kau malu membawa SuamiMu ke acara reuni itu,Aku bersedia menemaniMu Lexa ,'' ucap Haris sambil menatap Raymon yang berdiri di samping Alexa.


''Aku akan bawa SuamiKu ke acara reuni itu,'' jawab Alexa sambil bergelayut di lengan Raymon.


Raymon tersenyum tipis menatap Alexa yang sedang bergelayut di lengannya.


''Mantan Kamu juga akan datang lo Lexa ,'' ucap Haris memberi tahu kalau Albert juga akan datang ke acara reuni itu.


''Aku tidak peduli,Dia akan datang atau tidak,'' jawab Alexa. ''Sebaiknya Kau cepat pergi dari rumahKu ,'' ucapnya lagi sambil menunjuk pintu keluar.

__ADS_1


''Alexa ,'' tegur Ratih sambil melototkan matanya menatap kesal Alexa.


''Wah coba Aku lihat undangan apa ini ,'' ucap Cassy tiba-tiba yang baru masuk ke dalam rumah dan mengambil undangan yang ada di tangan Alexa.


''Apa Kau akan menikah Haris ?'' tanya Anton juga yang baru masuk.


''Mana mungkin Aku akan menikah,sedangkan yang Ku tunggu belum berpisah dengan suaminya ,'' jawab Haris tersenyum menatap Cassy dan Anton.


Anton tersenyum tipis menatap Raymon yang sejak tadi diam saja.


''Apa Kau akan membawa Suami sampahMu itu Lexa ?'' tanya Cassy menatap sinis Raymon.


''Memangnya kenapa,Dia suamiKu ,'' jawab Alexa menatap sinis Cassy.


''Dari pada nanti SuamiMu mempermalukanMu,lebih baik Kau bawa saja Haris ,'' ujar Ratih.


''Benar itu Lexa,Kau bisa membanggakan kekayaan Haris,'' ucap Cassy setuju dengan ucapan Mamanya.


''Benar itu Lexa,coba Kau lihat Raymon suami Kamu, pakaiannya saja kalah di bandingkan dengan pakaian Haris yang harganya sampai jutaan rupiah,'' ucap Anton menatap hina Raymon.


Alexa yang kesal meninggalkan tempat itu dengan menggandeng Raymon ke kamarnya.Sesampainya Mereka di dalam kamar.


''Maafkan omongan Mama dan yang lainnya telah menghina Kamu ,'' ucap Alexa sambil menundukkan kepalanya tidak berani menatap Raymon yang ada di hadapannya.


Raymon tersenyum menatap Alexa yang ada di hadapannya dengan masih menundukkan kepalanya.


''Hai tatap wajahKu ,'' suruh Raymon sambil memegang dagu Alexa agar memandangnya.


Alexa mendongak dan menatap Raymon yang tersenyum menatapnya.


''Aku tidak apa-apa ,'' jawab Raymon.


''Apa sebaiknya Kita pindah saja dari rumah ini,'' tanya Alexa menatap sendu Raymon.


''Apa Kau siap hidup sederhana tanpa kekayaan ini,'' tanya Balik Raymon.

__ADS_1


''Ya,Aku siap,'' jawab Alexa mantap.


Alexa menghambur ke dalam pelukan Raymon, Raymon mencium pucuk kepala Alexa,Alexa memejamkan mata sejenak mencari ketenangan dalam dekapan Raymon.


__ADS_2