MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 128


__ADS_3

Dor...


Salah satu dari para preman menembak ke arah ke dua satpam yang bersembunyi di belakang mobil.


Alexa dan Sintia yang terkejut saat salah satu Preman mulai menembak,Alexa menarik Sintia yang berdiri diam seperti patung karena shock untuk bersembunyi di belakang tembok.


''Kau hubungi Raymon untuk meminta bantuan ,'' suruh Sintia yang gemetar ketakutan.


''Iya,Aku akan coba hubungi Raymon ,'' jawab Alexa sambil mengeluarkan ponselnya dengan tangan gemetar.


''Cepatlah Al ,'' ujar Sintia yang melihat Alexa sedang mencari ponselnya.


Alexa yang panik,sedang berusaha mencari ponselnya di dalam tas.


Bunyi tembakan saling bersahutan antara preman dan ke dua Satpam.Salah satu satpam itu berhasil menembak Ke dua Preman yang ingin membuka gerbang.


''Sial ,'' umpat Satpam itu yang mengetahui isi pistolnya habis.


Satpam yang bernama Dodi Membuang pistol yang sudah tak ada isinya itu di lantai dekat samping mobil tempatnya bersembunyi.


Dodi adalah salah satu pendiri Geng Naga Hitam.Dodi baru bekerja sebagai satpam di tempat pembangunan Proyek ini baru satu minggu,Ia tidak mengetahui kalau proyek ini milik Raymon ketua Naga Hitam.


Sedangkan rekan kerja Dodi yang bernama Dadang terkejut melihat Dodi membawa pistol.


''Dang Kau bisa berkelahi ?'' tanya Dodi menatap Dadang yang gemetar ketakutan.


''Iya Aku bisa ,'' jawab Dadang yang takut banyaknya bunyi tembakan mengarah ke Mereka.

__ADS_1


Para Preman itu berhasil merobohkan gerbang depan.


Dodi berlari ke dalam untuk menyelamatkan ke dua Wanita yang bersembunyi di balik tembok yang sedang ketakutan.


''Ayo Nona ikut Saya ,'' ajak Dodi menatap Sintia dan Alexa yang sedang ketakutan.


Sintia dan Alexa mengikuti Dodi sampai ke belakang pintu proyek.


Mereka mendengar derap langkah kaki menaiki anak tangga.Mereka berlari untuk bersembunyi.


''Hai di mana temanKu ?'' tanya Sintia yang tidak melihat Alexa ikut bersembunyi bersamanya.


''Sial,Kemana perginya Wanita itu,menyusahkan saja,'' umpat Dodi yang tak melihat teman Wanita satunya.


''Hai Kau mau apa ?'' tanya Sintia memundurkan langkahnya saat melihat Dodi melepas sabuk yang melingkar di pinggangnya.


Dodi tidak peduli dengan wajah ketakutan Sintia.Ia dengan santai melepas sabuk yang melingkar di pinggangnya.


''Teriak saja,Aku tidak takut,biar Mereka tahu kalau kita bersembunyi di sini ,'' jawab Dodi sambil tersenyum tipis menatap wajah ketakutan Sintia.


Sintia terkejut saat mengetahui sabuk itu ternyata pedang.


''Maaf Aku kira Kau akan melecehkanKu ,'' ucap Sintia menyesal sambil menundukkan kepalanya.


''Pegang ini ,'' suruh Dodi sambil meletakkan Stun Gun yang menyerupai pulpen yang ada di saku bajunya ke tangan Sintia.


Sintia mengerutkan keningnya melihat Dodi memberikan pulpen ke tangannya.

__ADS_1


''Dasar Pria bodoh,Aku juga punya pulpen,kenapa Kau memberikanku ini ,'' gerutu Sintia sambil memperhatikan pulpen yang di berikan Dodi.


Dodi cuma menggelengkan kepalanya menanggapi gerutuan Sintia.


''Kamu lihat tombol ini ,'' tunjuk Dodi pada tombol yang ada di bawah pulpen itu.


Sintia menganggukkan kepalanya.


''Kalau penjahat itu mendekatiMu,Kau pencet tombol itu dan nantinya Kau akan lihat apa yang terjadi pada penjahat itu,'' jelas Dodi sambil menatap Sintia yang menatapnya.


''Pria ini tampan,tapi sayangnya hanya memakai pakaian satpam ,'' gumam Sintia dalam hati sambil tersenyum menatap Dodi.


Dodi mengerutkan keningnya saat melihat Sintia yang senyum-senyum sendiri.


''Hei,Apa Kau paham ?'' tanya Dodi sambil menjentikkan jarinya di depan Wajah Sintia,Sehingga membuat Sintia tersentak kaget.


''Ya Aku paham ,'' bohong Sintia yang tak paham penjelasan dari Dodi,Ia tadi sibuk menatap wajah Dodi yang menurutnya tampan.


''Tunggu Aku ,'' ujar Sintia yang melihat Dodi hendak membuka pintu.


...****************...


Sedangkan Alexa bersembunyi di salah satu ruangan yang belum rapi.Ia membekap mulutnya sendiri dan berjongkok saat 3 orang Pria mencari di ruangan itu.


''Kau cari di sebelah sana ,'' suruh Pria berkepala plontos kepada Pria pendek yang ada di sebelahnya.


''Kenapa tidak Kau saja yang kesana ,'' bantah Pria itu menolak suruhan dari Pria yang profesinya sama saja seperti dirinya.

__ADS_1


Pria berkepala plontos itu menatap kesal pada Pria pendek yang ada di sebelahnya.


Alexa dengan jantung berdetak lebih cepat,Ia takut nantinya akan ketahuan.Ia berharap Raymon akan segera datang.


__ADS_2