
Semua yang ada di dalam toko menoleh menatap seorang Pria yang baru masuk ke dalam toko.Pria itu tersenyum menatap Alexa yang terkejut menatapnya.
''Albert ,'' gumam Sintia yang terkejut dengan kedatangan Albert yang ada di dalam toko.
Sintia pikir Albert tidak akan berani mendatangi Alexa setelah tahu Alexa telah bersuami.Tapi Sintia lupa Albert berani mendatangi Alexa,karna Albert pikir Suami Alexa bukan saingannya.
''Ayo Kita pergi ,'' ajak Alexa sambil menggandeng tangan Sintia.
''Tunggu Alexa,biar Aku bayar tas itu dulu,'' ucap Albert sambil memegang tangan Alexa.
''Tidak perlu ,'' tolak Alexa sambil menghempas tangan Albert yang memegang lengannya.
''Ayolah Alexa,tak usah munafik,Aku tahu Kamu menginginkan tas itu ,''ucap Albert tersenyum menatap Alexa dan Sintia. ''Anggap saja hadiah pertemuan Kita ,'' lanjutnya lagi.
''Aku tidak menginginkan tas itu lagi ,'' ketus Alexa.
''Alexa terima saja,mumpung gratis,lagian mana mungkin Suami Kamu sanggup membelikan tas mahal itu ,'' ucap Tika sambil menghina Suami Alexa.
''Dengar Tika,dan Albert kalau mau Suami Alexa bisa membelikan semua tas yang ada di dalam toko ini ,'' ucap Sintia kesal.
''Membual ,''ucap Tika tersenyum sinis menatap Sintia.
__ADS_1
''Jangan bicara sembarangan Sintia ,'' bisik Alexa.
''Habis Aku kesal banget sama Dia ,'' jawab Sintia sambil berbisik juga.
Albert cuma menggelengkan kepalanya dengan perkataan Sintia yang di anggapnya membual.
''Bungkus ini Mbak .'' suruh Albert ke pegawai yang sedari tadi diam menyaksikan perdebatan Mereka.
''Mau di bayar Cas,atau pakai Kartu Atm?'' tanya Susan pegawai toko itu sambil tersenyum menatap Albert,karna bonus yang di dapatnya jauh lebih besar setelah berhasil menjual tas branded itu.
''Pakai ini ,'' jawab Albert sambil mengeluarkan kartu Atm dari dalam dompetnya.
Susan dengan bahagia menerima kartu Atm itu dan Ia berlalu menunu ke mesin penggesek kartu yang ada di meja kasir.
''Baiklah Kita tunggu sebentar Alexa,kalau Kau tak mau,biar tas itu jadi milikKu,'' ucap Sintia yang senang akan menerima tas branded secara gratis.
''Terserah Kau saja ,'' ucap Alexa sambil memutar bola matanya malas.
Tidak lama kemudian Susan yang tadinya tersenyum senang berubah wajahnya menjadi kesal,Ia melangkah mendekat ke hadapan Albert yang tersenyum menatapnya.
''Sudah selesaikan ?'' tanya Albert tersenyum bangga.
__ADS_1
''Selesai apa nya,Saldo anda tidak mencukupi untuk membayar tas ini ,'' jawab Susan ketus sambil memutar bola matanya malas sambil memberikan kartu Atm itu kembali ke tangan Albert.
''Tidak mungkin,pasti kamu salah,Di AtmKu saldo nya ada 500 juta,mana mungkin tidak mencukupi saldonya untuk membayar tas itu,'' elak Albert yang tidak percaya kalau saldonya tidak mencukupi untuk membayar tas itu.
''Memang benar Saldo Anda di dalamnya 500 juta,tapi harga tas ini lebih dari 500 juta,'' ketus Susan sambil menaroh kembali tas itu di dalam lemari.
Albert menelan salivanya susah saat mengetahui harga tas itu lebih dari 500 juta.Ia bisa saja membayar tas itu dengan uang perusahaan,tapi nantinya Ia harus menerima kemarahan dari Jason Ayahnya.
''Albert,Kau kan kaya masa mengeluarkan uang 500 juta lebih untuk membayar tas itu saja Kau tak bisa,'' sindir Sintia sambil menggelengkan kepalanya.
Albert tersenyum kecut menatap Sintia yang menertawakannya.
Tidak lama kemudian Suami Tika yang baru selesai meting menghampiri Tika.
''Sudah selesai belanjanya Sayang ?'' tanya Rico.
Tika tersenyum menatap Rico,Ia mau memamerkan seberapa beruntungnya Ia memiliki Suami yang Kaya.
Ketika Tika akan menjawab pertanyaan dari Rico, Pegawai yang melihat Suami Tika sudah datang,Ia pun menghampirinya.
''Maaf Nona,apakah Nona jadi membeli tas yang tadi?'' tanya Susan tersenyum menatap Tika,Ia berharap Tika jadi membeli tas branded yang sempatdi perebutkan tadi.
__ADS_1
Tika terdiam Ia pun bingung harus menjawab apa,mana mungkin Ia mengatakan tidak.bisa malu Ia di hadapan Alexa dan Sintia kalau Ia tidak mampu membeli tas mahal itu.