MENANTU YANG DI HINA

MENANTU YANG DI HINA
bab 130


__ADS_3

Sintia semakin gemetar ketakutan kala melihat ke dua Pria preman itu semakin mendekat ke arahnya.


''Kya...,'' teriak Sintia memejamkan matanya dan tiba-tiba Ia mengangkat pulpen itu dan tidak sengaja Ia memencet tombol yang ada di bawah.


''Akh...!'' teriak ke dua Preman itu hingga berguling-guling di lantai.


Sintia yang berjongkok dan memejamkan matanya, terkejut mendengar teriakan kesakitan dari ke dua preman itu.Ia yang penasaran membuka matanya dan melihat Pria itu menggelinjang di lantai.


''Hai ada apa dengan ke dua Pria itu ,'' gumam Sintia yang melihat ke dua Pria itu seperti kesetrum. ''Apa jangan-jangan gara-gara benda ini ?'' tanyanya lagi sambil menatap Stun gun berbentuk pulpen yang ada di tangannya.


''Wah benda ini memang luar biasa ,'' ucap Sintia tersenyum senang yang menyadari itu bukan pulpen biasa.


Dodi berhasil melumpahkan ke empat Pria yang mengepungnya.


''Ayo Kita cari temanMu itu,'' ajak Dodi sambil mengulurkan tangannya untuk membantu Sintia untuk berdiri.


Raymon yang melihat pintu gerbang proyek roboh,Ia khawatir akan keselamatan Alexa.Raymon juga melihat beberapa pekerja terdapat beberapa luka di bagian tubuhnya.Raymon menghampiri Satpam yang tergeletak dengan luka tembak di bagian lengannya.


Ia menengok ke belakang saat mendengar deru mobil yang berhenti tepat dibelakang mobilnya terparkir. Anak buahnya baru saja tiba.


''Urus Mereka dan bawa yang terluka parah ke rumah sakit ,'' suruh Raymon kepada anak buahnya.


''Baik Bos ,'' jawab Anak buah Raymon.


''Ray,Ayo Kita masuk,pasti Mereka ada di dalam ,'' ajak Denis sambil menepuk bahu Raymon.


Raymon menatap Denis dan menganggukkan kepalanya.


Sedangkan Lexi,Samuel dan Marko sudah terlebih dulu masuk ke dalam gedung proyek yang sedang di bangun.


Saat pertama kali Mereka masuk,tempat yang berantakan.


''Kau dengar itu ?'' tanya Samuel menatap Jack dan Lexi saat samar-samar Ia mendengar perkelahian di atas.


''Ya,Aku juga mendengarnya ,'' jawab Jack dan berlari ke atas utuk melihat siapa yang sedang berkelahi.


''Al ,'' panggil Sintia saat melihat Alexa yang sedang bersembunyi didekat lemari.


''Sintia ,'' ucap Alexa senang saat melihat Sintia baik-baik saja.


''Syukurlah Kau baik-baik saja Al ,'' ujar Sintia bernafas lega.

__ADS_1


Sintia masih memegang Stun Gun di tangan kanannya, sedangkan tangan kirinya memegang tangan Alexa agar tidak terpisah kembali.


Alexa dan Sintia menatap Dodi yang melawan ke empat Pria dengan memegang pedang di tangan kanannya.Sintia melihat Pria dari arah samping dengan memegang pipa besi ingin memukul Dodi dari arah belakang.Sintia berlari dan menyetrum Pria itu dengan Stun Gun yang di pegangnya.


Pria itu berguling-guling di lantai sambil meringis kesakitan karena tersetrum.


Dodi menatap sekilas pada Sintia yang menolongnya. Dodi mengayunkan pedang yang ada di tangannya dan menebas ke tiga Pria itu.Pria satu nya yang berhasil menghindar berlari ke luar menjauhi Dodi. Namun sayangnya Pria itu bertemu dengan Samuel.


Alexa tersenyum saat melihat Raymon telah datang.


''Raymon ,'' panggil Alexa sambil berlari saat melihat Raymon.


Raymon menoleh dan tersenyum melihat Alexa baik-baik saja.


Tiba-tiba dari jendela seorang Pria menarik Alexa yang ingin mendekat ke arah Raymon.Pria itu menodongkan pistol ke kepala Alexa.


''Raymon,tolong Aku ,'' ucap Alexa sambil memberontak dari cengkraman tangan Pria itu yang mencengkram lehernya.


''Diam,atau Aku tembak kepalaMu ,'' ancam Pria yang memakai topeng.


Alexa akhirnya memilih diam.


''Ha...Ha...Ha...,melepaskan IstriMu tidak semudah itu Raymon ,'' kekeh Pria itu.


''Cepat katakan apa mauMu ?'' tanya Raymon dengan gigi bergemelatuk menahan amarah yang kapan saja meledak.


''Serahkan Flasdisk itu sekarang juga ,'' suruh Pria yang memakai topeng semakin kuat tangan kanan Pria itu menekan pistol ke kepala Alexa.


''Aku tidak tahu apa maksud Kamu ?'' tanya Raymon sambil tersenyum tipis.


''Jangan Pura-pura tidak tahu bodoh,Aku tahu Linda menyerahkan Flasdisk itu ke Dia dan Dia menyerahkan Flasdisk itu ke Kamu ,'' geram Pria itu yang melihat Raymon pura-pura tak tahu sambil menunjuk Denis yang berdiri tidak jauh dari Mereka.


''Aku sendiri tidak mengenal siapa Linda,Kenapa Kau menuduh Flasdisk itu ada padaKu ?'' tanya Raymon.


''Jangan pura-pura tidak memegang Flasdisk itu Raymon,Aku melihat sendiri Linda keluar dari mobil bocah sialan itu ,'' jawab Pria itu sambil menunjuk Denis.


''Lepaskan dulu IstriKu,baru Aku akan menyerahkan Flasdik itu ,'' ucap Pasrah Raymon akhirnya mengaku Karena melihat Pria itu akan menembak Kepala Alexa.


''Kau pikir Aku bodoh,'' ucap Pria itu tersenyum sinis menatap Raymon. ''Serahkan Flasdisk itu dulu,baru Aku serahkan IstriMu ,'' ucapnya lagi sambil menegadahkan tangannya meminta Flasdisk itu.


Raymon mengambil sesuatu di dalam saku celananya.

__ADS_1


Pria yang memakai topeng itu tersenyum senang kala melihat tangan Raymon memegang benda yang Ia yakini itu pasti Flasdisk.


Raymon melirik Jack yang sedang jalan merangkak ke arah Pria yang sedang menyandera Alexa.


Sintia tidak tinggal diam Ia jalan berjinjit dan pelan-pelan melangkah di belakang Pria yang menodongkan Senjata ke kepala Alexa,dengan tangan gemetar memegang Stun Gun yang di berikan Dodi.


Pria itu tersenyum licik saat melihat bayangan orang yang mengendap-ngendap di belakangnya.


''Berhenti atau Aku tembak ,'' suruh Pria itu sambil kembali mengarahkan pistol itu ke kepala Alexa.


Sintia terdiam di tempatnya Ia tidak mau temannya di tembak.


Saat Pria itu lengah,dengan gerakan cepat Raymon melempar Pisau lipat yang di pegangnya tepat mengenai kepala Pria itu.


''Akh !''teriak Alexa yang terkejut hampir saja pisau itu mengenai dirinya.


Pistol Pria itu jatuh di lantai,Pria itu tersenyum menyeringai menatap Raymon yang melempar pisau tepat mengenai kepalanya.


Jack yang bersembunyi tidak jauh darinya langsung menendang kepala Pria itu hingga Pria itu terjatuh di lantai.


Sedangkan Alexa diam mematung Ia masih Shock saat pisau itu hampir mengenainya.


Raymon langsung memeluk Alexa yang terdiam.


''Alexa,sadarlah ,'' ucap Raymon sambil menepuk-nepuk pipi Alexa.


Alexa masih saja terdiam,Ia masih shock dengan apa yang terjadi.


Sedangkan Pria itu berdiri dan mencabut Pisau yang menancap di dahinya.Pria itu lalu tersenyum sinis menatap pisau yang di lempar Raymon.Setelah itu Ia melempar pisau itu tepat di dekat kaki Alexa.


Alexa tersadar dari keterkejutannya dan menangis.


''Hiks...Hiks...Hiks....,''


Tangis Alexa yang masih gemetar ketakutan.


''Tenanglah ada Aku di sini ,'' hibur Raymon sambil memeluk Alexa.


Alexa membenamkan wajahnya di dada bidang Raymon.


Raymon menatap Pria yang bertopeng itu dengan tatapan tajam.Ia tidak akan melepaskan Pria itu karna sudah menyakiti Alexanya.

__ADS_1


__ADS_2