
Raymon beranjak dari duduk nya dan menghampiri Roland yang sedang menahan sakit di lengannya yang terkena goresan pisau.
''Ada apa Roland ?'' tanya Nek Ida menatap khawatir pada Roland.
Saat Roland ingin membuka suara.
Prang
Raymon mendongakkan kepalanya ke atas saat mendengar suara pecahan kaca yang berasal dari lantai atas.
''Silvi,Shella ,'' gumam Raymon dan berlari menaiki anak tangga untuk melihat ke dua Adik nya.
Sesampainya Raymon di lantai atas,Raymon di buat terkejut dengan apa yang ada di hadapan nya, ruangan yang berantakan,Pria yang terkulai lemas akibat tendangan dari Silvi.
Raymon berlari saat melihat seorang Pria keluar dari balkon kamar milik Shella,Raymon terkejut saat melihat kamar yang berantakan,Ia pun berlari ke arah balkon dan melihat Seorang Pria memakai topeng yang baru saja lompat dari balkon,dan Pria itu menatap sekilas ke arah Raymon yang ada di balkon.
Raymon langsung turun dari atas balkon,tanpa peduli dengan kaki nya nanti.
Brugh
Beruntung Raymon mendaratkan kakinya di tempat yang empuk,Ia langsung mengejar Pria yang memakai topeng itu sampai ke belakang halaman.
__ADS_1
Sedangkan Silvi di lantai atas sedang menghajar beberapa Pria yang ingin menculik nya dan menculik Shella.
''Akh...!'' teriak Shella saat seorang Pria jatuh dan menabrak pintu kamar mandi.
''Pegang ini ,'' ujar Silvi sembari meletakkan pistol milik salah satu penjahat ke tangan Shella.
Dengan tangan gemetar Shella menerima pistol itu.
Silvi kembali menghajar Pria yang mendekat ke arah nya.Pria yang jatuh menabrak pintu kamar mandi mencoba berdiri kembali,saat Pria itu ingin melangkah dan menyerang Silvi,dengan reflek Shella menarik pelatuk pistol itu hingga mengenai kaki Pria itu.
Dor
Pria itu jatuh di lantai dan mengerang kesakitan merasakan timah panas tepat mengenai kakinya.
Sedangkan Nek Ida dan Roland yang ada di lantai bawah saling berpandangan saat mendengar suara tembakan.
...****************...
Sedangkan Pria yang berada di dalam mobil dan tidak jauh dari kediaman Nek ida sedang mengamati pertarungan itu melalui teropong yang ada di tangan nya.Pria itu tersenyum saat bawahan nya yang berada di samping kiri sedang menaiki balkon,dan di susul ke tiga rekan Pria itu.
''Bos,Aku sudah tidak sabar untuk ikut turun tangan untuk menghabisi bocah sialan itu ,'' ucap Pria yang duduk di samping supir.
__ADS_1
''Jangan gegabah,Kita lihat saja dan jangan kotori tangan Kita untuk menghabisi putra-putri Ahmad ,'' jawab Bos itu sembari kembali melihat dengan teropong yang di pegangnya.
''Putra-putri Ahmad memang tidak bisa di remehkan ,'' ucap Bos itu dalam hati menatap kagum pada Ke tiga Anak Ahmad.
*
*
*
Silvi kewalahan menghadapi para penjahat itu seorang diri,sedangkan Shella yang ketakutan saat beberapa Pria mencoba mendekati nya,Shella menodongkan pistol ke arah salah satu Penjahat yang mencoba mendekat ke arah nya.
Shella kehilangan keseimbangannya dan pistol itu jatuh ke lantai saat salah satu penjahat itu menendang tangan nya.
Para penjahat itu pun tertawa saat melihat Shella jatuh tersungkur di lantai.
Shella mencoba berontak saat dua Pria membawa nya keluar dari kamar.
Silvi yang melihat Shella di bawa pergi pun mengejar nya,namun langkahnya terhenti saat beberapa Pria menghadang nya.
Sedangkan Raymon sedang berkelahi dengan Pria bertopeng,Raymon menendang Pria itu hingga Pria itu jatuh di depan nya.Pria itu bangkit berdiri dan melihat para anak buah nya berhasil membawa salah satu Adik Raymon.
__ADS_1
Raymon menghentikan Pria itu yang hendak melarikan diri,dengan memegang bahu nya,Raymon terkejut saat Raymon membuka topeng Pria itu.