Mengejar Cinta Dokter Cantik

Mengejar Cinta Dokter Cantik
Episode 48


__ADS_3

Refa masih berbicara dengan Samuel tiba-tiba Handphonenya berbunyi, ia langsung mengangkatnya.


Kring... Kring...


" Halo selamat malam dokter Refa kami petugas CCTV " Ucapnya


" Ah, ia pa, bagaimana apa sudah ketemu rekaman CCTV-nya " tanya Refa


" Sudah Dok, silahkan dokter keruangan CCTV untuk mengeceknya secara langsung " ucapnya


" Baiklah Saya Kesana sekarang " ucap Refa sambil tersenyum melihat wajah Samuel


Refa langsung menutup teleponnya dan mengajak Samuel untuk ikut bersamanya keruangan CCTV tersebut.


" Ayo ikut aku " ucap Refa


" Apa sudah ketemu rekaman CCTV-nya " tanya Samuel


Refa menganggukkan kepalanya tanda jika ucapan Samuel memang benar, sambil tersenyum Samuel menemani Refa ke ruang CCTV sambil membawa paper bag berisi makanan yang Refa pesan.


Refa senang karena dia akan terhindar dari tuduhan yang di ucapan Kevin tadi, dia juga sekalian ingin mencari siapa dalang di balik masalah ini.


" Aku yakin petugas kebersihan itu tidak bersalah " ucap Refa


" Lalu kalau dia memang bersalah bagaimana " tanya Samuel


" Aku hanya ingin tahu kenapa dia melakukan hal itu " ucap Refa


" Kamu tidak akan menuntut petugas kebersihan itu?? " ucap Samuel


" Dia hidupnya susah, kasihan kalau kita tuntut dia ke polisi bagaimana istri dan anaknya, dia punya keluarga yang harus dia hidupi " ucap Refa


" Tak salah ternyata aku menyukai Refa, dia sungguh wanita baik.. kamu pasti menyesal Rey sudah menyia-nyiakan Refa.. kalau aku jadi kamu tidak peduli dia anak siapa sekalipun dia anak orang miskin, aku tidak akan melepaskannya " ucap Samuel dalam hatinya


Kini mereka sudah sampai di ruang CCTV, Refa dan Samuel langsung masuk kedalam setelah mengetuk pintu dan di buka oleh salah seorang petugas disana.


" Ah, dokter ternyata membawa pacar dokter juga kesini " ucap mereka


" Ah bukan " ucap Refa dengan pipi merah merona, Samuel hanya tersenyum senang dengan ucapan mereka


" Dok, jangan malu-malu.. pria ini juga tampan dan dokter cantik, kalian pasangan serabi " ucapnya


" Terima kasih " ucap Samuel tersipu malu


" Astaga mereka saja bilang aku serasi, apa ia aku memang serasi dengan Refa.." batin Samuel

__ADS_1


" Aduh ucapan mereka membuatku malu saja, bagaimana menjelaskannya pada Samuel.. " batin Refa


" Ini ada sedikit makanan untuk kalian, semoga kalian suka " ucap Samuel menyerahkan paper bag pada mereka


" Terima kasih Tuan, semoga kalian cepat menikah " doa mereka untuk Refa dan Samuel


Setelah mendengar ucapan doa dari mereka, Refa dan Samuel saling memandang wajah dan rasanya canggung setelah mendengar hal itu pun terlihat dari sikap keduanya.


" Silahkan dokter lihat disana " ucapnya mengosongkan satu tempat duduk di depan layar monitor


Refa duduk sedangkan Samuel berada di sampingnya, mereka sangat serius melihat CCTV tersebut. didalam CCTV itu ada petugas kebersihan yang memang Refa suruh untuk membeli bubur tapi ternyata dia terlihat mengobrol dengan Seorang wanita.


" Tunggu wanita ini siapa " tanya Refa bingung


" Sepertinya dia tidak asing " ucap Samuel mencoba mengingat-ingat wajah wanita yang tak asing bagi mereka


" Pa, bisa di perbesar bagian wajahnya " ucapnya Refa


Petugas pun memperbesar gambar wajah wanita itu sesuai dengan apa yang Refa minta. Samuel dan Refa terkejut karena sosok wanita itu adalah sosok wanita yang mereka kenal.


" Tia.. " ucap Refa dan Samuel serempak dan saling memandang dengan wajah kaget


" Kalian mengenal wanita ini ternyata " ucapnya


" Boleh aku meminta rekaman CCTV ini " ucap Refa


" Baiklah, terima kasih sebelumnya " ucap Refa sambil tersenyum


" Sama-sama Dok, saya juga terima kasih atas makanannya ini banyak sekali " ucap mereka


" Tidak masalah, itu sebagai ucapan terima kasih ku pada kalian karena sudah membantu dokter Refa " ucap Samuel


" Tidak berterima kasih pada kami tuan, dokter Refa baik, dia menyelematkan nyawa anak saya dulu hingga sekarang anak saya sehat dan tumornya sembuh " ucap salah satu petugas disana


" Saya sudah pernah bilang, itu sudah menjadi tugas saya " ucapnya Refa


" Tapi Dokter adalah dokter yang hebat semua orang mengakui hal itu " ucapnya


" Kalian bisa saja " ucapnya Refa sambil tersenyum


" Refa ayo kita pulang " bisik Samuel


" Kalau begitu saya permisi dulu, ini sudah malam kalian lanjutkan pekerjaannya dan jangan lupa habiskan makanannya " ucap Refa


" Baik Dok terima kasih " ucap Mereka sambil tersenyum

__ADS_1


Refa dan Samuel pun langsung meninggalkan ruangan itu dengan senyum senang karena masalah yang ia hadapi akan segera terselesaikan.


" Sekarang bagaimana rencana mu " tanya Samuel


" Aku sudah punya bukti, tinggal menunggu saksinya kamu jangan khawatir " ucap Refa sambil tersenyum


" Kapan kamu akan memberikan bukti dan saksi itu " ucap Samuel


" Nanti pagi-pagi aku akan memberikan ini dan membawa saksi itu kehadapan lelaki itu " ucap Refa


" Apa perlu aku ikut " ucap Samuel


" Tidak usah, nanti malah merepotkan mu " ucap Refa merasa tidak enak jika harus merepotkan Samuel terus


" Kata siapa merepotkan, kita kan teman jangan merasa canggung, aku bisa membantumu " ucap Samuel


" Ternyata Samuel hanya menganggap ku sebagai teman.. kenapa aku malah sedih dengan ucapannya " ucap Refa dalam hatinya


" Aku hanya bisa beralasan teman di depan mu Refa karena aku tidak mau kamu malah menjauhi ku gara-gara aku diam-diam menyukai mu " ucap Samuel dalam hatinya


" Kalau begitu aku pamit " ucap Refa segara menuju mobilnya.


" Ada apa dengan Refa, apa aku salah bicara.. " tanya Samuel dalam hatinya


" Refa tunggu " ucap Samuel langsung mengejar Refa


" Ada apa "


" Bagaimana kalau kita makan dulu, aku lapar sekali " ucap Samuel


" Baiklah, aku juga belum makan " ucap Refa


" Ayo naik mobilku saja " ucap Samuel


" Tapi mobilku " ucap Refa


" Nanti besok pagi kamu kan kesini lagi.. biarkan saja, aman ko " ucap Samuel


" Baiklah " ucap Refa


Mereka masuk kedalam mobil Samuel dan pergi menuju restoran yang tak jauh dari sana. Samuel hanya mencari kesempatan untuk makan bersama dengan Refa, ia sudah terbiasa dekat dengan Refa jika ia tidak melakukan hal itu ada yang kurang di hatinya. apalagi Refa sedang ada masalah ia pasti akan berada di samping Refa dan menghiburnya.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung...


__ADS_2