Mengejar Cinta Dokter Cantik

Mengejar Cinta Dokter Cantik
Episode 60


__ADS_3

Kevin dan Samuel terlihat saling diam tanpa sepatah katapun keluar dari mulut mereka, mereka gengsi ketika harus memulai pembicaraan di tambah mereka juga sedang marah satu sama lain karena Refa jadi memarahi mereka.


Tiba-tiba suara ketukan pintu membuat mereka langsung melihat kearah Pintu, berharap jika yang datang adalah wanita yang sedari tadi mereka tunggu-tunggu.


" Itu pasti Refa " ucap Kevin dalam hatinya


" Masuk " ucap Kevin sambil tersenyum senang


Ketika pintu di buka ternyata mereka kaget karena yang datang bukan wanita yang mereka tunggu dari tadi.


" Selamat malam Tuan Kevin dan Tuan Samuel, Kedatangan saya kesini ingin memeriksa keadaan Tuan " ucap Dokter Amel


" Aku baik-baik saja, lagian aku ingin di periksa ya sama Dokter Refa " ucap Kevin


" Mohon maaf Tuan, Anda tanggung jawab saya malam ini bukan dokter Refa " ucap Amel


Mendengar hal itu membuat Kevin kesal sedangkan Samuel cukup senang karena sebentar lagi ia bisa mengajak Refa pulang tanpa di gangu oleh Kevin lagi.


" Keadaan Tuan semuanya baik-baik saja " ucap Dokter Amel sambil tersenyum


" Terima kasih Dok " jawabnya dengan nada ketus


" Mereka sama-sama Pasien yang menyebalkan ketika berada di rumah sakit ini.. tapi di depan Refa mereka sangat patuh.. " batin Dokter Amel


" Oh ia Tuan Kevin dan Tuan Samuel saya membawakan ini untuk kalian dari Dokter Refa " Ucapnya


" Ini apa " tanya Kevin bingung


" Ah itu makanan yang di belikan dokter Refa untuk kalian.. ia berpesan siapa makanannya di habiskan " ucap Dokter Amel


" Lalu dimana dokter Refa " tanya Samuel heran karena Dokter Refa pergi ke kantin sudah lama


" Dokter Refa sudah pulang dari tadi " ucapnya Amel membuat keduanya kaget lalu segera mengambil handphonenya untuk menghubungi Refa

__ADS_1


" Kamu mau apa " tanya Kevin pada Samuel


" Menghubungi Refa, memangnya kenapa? " ucap Samuel


" Aku dulu yang menghubungi Dokter Refa, sebaiknya kamu diam saja " ucap Kevin


" Terserah aku, handphone juga punya ku.. " protes Samuel


" Pantas saja Dokter Refa memutuskan untuk pulang dan memberikan bungkus makanan padaku.. aku juga pusing dengan tingkah mereka " ucap Amel dalam hatinya


" Kenapa Handphone milik Dokter Refa tidak aktif " tanya Kevin


" Sama aku juga tidak bisa menghubungi Refa " ucap Samuel


" Lebih baik aku berbohong sedikit agar mereka tidak menggangu dokter Refa " batin Amel


" Kemana sih kamu Refa,, aku sangat khawatir " batin Samuel


" Kalian jangan Ribut, dokter Refa bilang ia langsung beristirahat dan tidak mengaktifkan teleponnya " ucap Amel


" Apa.. " ucap mereka kaget


" Mohon maaf saya pamit ada beberapa pekerjaan yang harus saya selesaikan, kalian beristirahat ini sudah malam.. " ucap Dokter Amel


" Baiklah " ucap Mereka kompak


Amel segera keluar dari ruangan Kevin dengan perasaan senang apalagi saat Refa tidak bisa di hubungi wajah keduanya tampak khawatir dan lucu.


" Andai aku juga seperti dokter Refa di dekati dua lelaki tampan dan kaya seperti mereka.. akh kamu mimpi apa sih Amel.. mereka tidak akan tertarik padamu.. kamu kan hidup sederhana " ucap Amel dalam hatinya


Sedangkan kedua laki-laki itu sedang memandangi bungkus nasi yang sudah dibelikan Refa. Sepertinya bungkus nasi itu hanya berisi nasi saja sementara Soto di masukan kedalam wajah yang tertutup.


" Kenapa Refa malah membelikan menu yang sama dengan Kevin, mana ini soto kesukaan Refa lagi " batin Samuel kesal

__ADS_1


" Refa kenapa belikan aku makanan yang begini.. tidak terlalu enak di pandang, kenapa dia tidak belikan aku Steak di restoran mahal " ucap Kevin dalam hatinya


Samuel tidak bisa menahan rasa laparnya, ia langsung menyantap makanan itu, soto yang selalu menjadi makanan favorit Refa di kantong rumah sakit ini.


Melihat Samuel memakan soto tersebut dengan lahap, Kevin akhirnya mencoba perlahan-lahan makanan itu, berharap dirinya akan suka pada rasa makanan di depannya itu.


" Em ini enak " ucap Kevin setelah ia memakan satu sendok pertama dari kuah soto itu.


" Pasti enak lah, ini tuh Makanan kesukaan Refa di kantin rumah sakit ini " ucap Samuel sambil tersenyum melahap makanannya


" Apa jadi ini makanan kesukaan dokter Refa, akh pantas saja aku sangat suka, rasanya enak " ucap Kevin melahap makanan dengan rakus


Mereka tidak terasa memakan makanan itu dengan sangat lahap dan habis. Kevin merasa sangat kenyang, ia langsung membaringkan tubuhnya di ranjangnya sedangkan Samuel ia membaringkan tubuhnya di sofa yang tak jauh dari ranjang Kevin.


" Aku sangat kenyang " ucap Kevin


" Sama aku juga kekenyangan " ucap Samuel


" Kalau begitu aku tidur duluan " ucap Kevin yang tak bisa menahan rasa kantuknya setelah kekenyangan


" Baiklah aku juga mau tidur.. aku ngantuk " ucap Samuel memejamkan matanya


" Selamat tidur " ucapnya mereka bersamaan.


Mereka tertidur dengan lelap. Apalagi Samuel ia bahkan tidak menyadari jika dirinya tidur di sofa yang ada disana.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2