
sesuai dengan rencana aryan yang mengajak adiba ke sebuah pantai yang telah ia janjikan kemarin, kini disinilah mereka berdua berdiri diatas pasir putih yang diselimuti oleh deburan ombak. disekitar pantai tampak dikelilingi perbukitan nan hijau, lautan yang biru ditambah dengan cahaya matahari yang sedang malu malu ingin menampakkan sinarnya membuat suasana pantai menjadi tampak indah.
" sepertinya aku tidak menyesal dibawa kesini capten" adiba memuji aryan
" hmmmm,, apa kau menyukainya sayang ku" aryan berbicara sambil mendekat dan merangkul adiba
" ya... aku menyukainya,, pemandangan disini sangat indah... sejenak aku bisa melupakan semua beban berat yang ada dipundakku" jawab adiba sambil menunduk
aryan mendengar itu langsung merangkul adiba dan berkata" baguslah... aku ingin kita melupakan sejenak beban dan keresahan uang sedang melanda. "
" sekarang kau hanya harus fokus padaku karena disini hanya ada aku dan dirimu zahrah sayang..."
adiba tersenyum dalam dekapan aryan. iya sangat mejikmati momen romantis yang sedang mereka lakukan, nikmatnya singgah di dalam dekapan hangat sang pujaan hati membuat rasa waktu yang terasa lama menjadi sebentar.
mereka melewati senda gurau berdua, menikmati momen yang belum pernah mereka berdua lakukan. jalan berdua bergandenga tangan menyusuri sisian air pantai yang bergelombang menyerbu mata kaki mereka berdua, hingga nostalgia kenangan masa kecil mereka yang satu persatu tercurah. tidak ada amarah yang ada hanya senda gurau serta senyuman termanis yang belum pernah mereka berdua berikan kepada siapapun.
*****
pasukan GPK brutal.. mereka mendatangi salah satu desa dimana sudah diamankan oleh para prajurit angkatan darat. pasukaan gpk memborbardir desa itu dan ada beberapa orang yang tewas termasuk para tentara kota B.
masih terjadi baku tembak antar 2 kubu itu. melihat dari segi jumlah pasukan angkatan darat itu kalah dengan pasukan gpk. yang mana pasukan gpk menyerang penuh dengan banyak pasukan. ahirnya 2 orang prajurit angkatan darat tertangkap oleh pasukan gpk dan mengancam kalau tuntutan merwka tidak dilaksanakan maka mereka akan benar benar melululantakan kotaB. ancaman itu pun telah sampai ke markas komando kota B dan diterima oleh rey selaku wakil dari letnan adiba.
" brengsek..." maki rey yang memanas karena mendapatkan surat ancaman dari gerombolan tak bertanggung jawab itu.
rey menghubungi aryan. karena aryan tidak ada di markas, tadi pagi pamit kepada rey karena ada urusan. begitu pula dengan adiba yang beralasan yang sama dengan aryan.
sudah beberapa kali rey menghubungi telepon aryan tetapi masih juga belu diangkat. rey mengacak acak rambutnya prustasi karena telepon yang ia tuju tidak menerima panggilannya. dan kini ia ingin menghubungi adiba. ternyata hasilnya tetaplah sama..
adiba dan rey.. sedang berada di mobil milik aryan, entah rasa apa yang sedang dirasakan aryan yang selalu ingin menghubungi rekanya.
"kenapa put, kok kamu kelihatanya gelisah?" tanya adiba
" entahlah zahrah... sepertinya aku harus menghubungi rey... aku merasa sedikit tak tenang." ucap aryan
__ADS_1
" ya sudah... ayo kita masuk ke mobil lagian ini juga sdah siang belum lagi perjalanan kita menuju pulang yang masih membutuhkan waktu"
" ayo... aku mau ngecek hape ku dulu. mau nelpon rey, nanyain situasinya gimana!"
"yuk..."
adiba dan aryan masuk mobil. sebelum menghidupkan mobilnya, aryan mencari hapenya. dia ingin menghubungi rey dan menanyakan keadaan disana. bebarengan dengan adiba yang membuka hapenya keduanya saling menatap cemas dan tak bisa berkata apapun.
ada puluhan panggilan tak terjawab dari rey begitupun hapenya adiba, aryan yang langsung berinisiatif menghubungi aryan, tak menunggu waktu yang lama telepone diseberang sana sudah diangkat. dan suara rey terdengar
" capten gawat..." itu yang pertama kali didengar oleh aryan
"ada apa? dimana rey? tanya aryan
" maaf capten saya agus, letnan rey dan beberapa prajurit sudah pergi karena kelompok GPK tiba tiba menyerang penduduk,"
" APA..??" aryan terkejut
" ya capten, dari tadi kami menghubungi telpon capten dan letnan asiba tidak bisa. jadi letnan rey yang bertindak" jelas agus
" baik capten" agus menutup telponya
adiba yang mendengar pembicaraan aryan dan agus samar samar tadi pun bertanya
" kenapa put?"
" GPK tiba tiba menyerang penduduk, dan rey sudah bergerak.ayok kita pulang aku takut rey kesulitan.karena dia cuma bawa pasukan sedikit." jelas aryan
" APA...?? " adiab terkejut dan membelalakkan mata
" ayo cepat put, kita harus melindungi para penduduk" lanjut adiba
" iya..." singkat aryan dan membawa mobil melaju kencang meninggalkan pantai yang tadi tempat berduaan dengan kekasih hatinya, adiba.
__ADS_1
sudah separuh perjalanan yang ditempuh adiba dan aryan untuk kembali ke markas dan hape aryan kembali berbunyi
" hallo..." ucap aryan
" capten... letnan aryan tertembak, dan dia dibawa oleh kelompok GPK." lapor agus pada aryan
" APA...????" aryan terkejut dan menambah kecepatan mobil yang dikendarainya
" ada apa lagi put?" tanya adiba cemas. cemas dengan mobil yang dikendarai aryan melaju kencang dan cemas dengan kondisi bawahanya yang tersandera oleh GPK.
Aryan dan adiba tiba di markas langsung di jemput oleh agus dan menerima laporan dari agus. aryan sangat geram kepada kelompok GPK itu yang tidak punya hati membuat rusuh dinegaranya ini.
rapat darurat dilakukan oleh adiba dan tim garuda. karena 4 anggotanya tersandera terutama sahabat aryan rey yang ikut disandera dan memiliki luka tembak pula.
pukul 04.00 sore masih dengan suasana yang mencekam, rapat anggota garuda berjalan dengan alot, mengingat posisi target yang berpindah pindah titik. dan kini mereka menemukan titik terahir yang akan mereka tuju dimana, disitu ada rey dan roni yang sedang ditahan oleh pasukan GPK.
Dmarkas GPK
" hei.. kalian brengsek.." ucap rey emosi
" tenang let.. jangan buang tenagamu.. kondisimu sedang tidak baik" ucap roni
" aku tidak habis pikir, kenapa mereka bisa sebrutal ini.. padahal ini adalah kota mereka sendiri" ucap rey sedih
"sudahlah let... mereka ini hanya diperdaya oleh sekumpulan orang yang tak bertanggung jawab
mereka terhasut karena iming iming kebebasan dan pembagian lahan secara cuma cuma yang semua itu pasti tidak akan mungkin terjadi" roni becerita
" kenapa kau sepertinya tahu banyak tentang itu?" tanya rey
" itu karena... aku lahir dan besar disini. keluargaku juga ada disini. dan bahkan anak kecil yang tidak sengaja letnan lindungi tadi adalah keponakan ku. dan yang tertembak tadi adalah ibuku.." jawab roni sambil menangis
" aku mendengar cerita dari ayahku, kalau ada sekumpulan orang yang datang dan mempemgaruhi penduduk kota B, agar membenci presiden kita, dan meminta memisahkan diri, agar merek bisa bebas membuat narkoba disini. dengan dalih memberi jatah tanah dengan gratis per keluarga".
__ADS_1
rey yang mendengar cerita itu sangat geram dan mengeram karena amarah yang sudah memuncak diubun ubun. ingin menghabisi orang orang yang sudah memperdaya rakyat yang tidak berdosa.