
Dimarkas besar ketentaraan tepatnya diruang kerja seorang Aryan sedang duduk termenung, melamunkan tenntang kekasihnya yang selama ini dianggap semua orang telah tiada, kini ada.. meski mendapati kekasihnya dalam keadaan tak mengenali dirinya, tetapi rasa syukur yang ia panjatkan sangatlah besar. fikirannya terus terarah pada wanitanya, ya.. wanita yang sangat iya cintai kini sedang dalam keadaan tidak mengenalinya dan ia pun terus terlarut dengan fikiranya.
tiba-tiba suara dering telepone berbunyi nyaring memenuhi ruang kerja Capten Arya. Aryan pun tersadar dari lamunannya dan mengangkat telepon yang ternyata dari sang jenderal alias calon kakak iparnya.
" assalamualaikum... bang.." sapa Capten Aryan
"Walaikum salam.." jawab bang Arman
" kamu sedang berada dimana aryan?" tanya bang Arman
" siap... lagi dimarkas bang.. tepatnya diruang kerja saya sendiri." jawab Capten Aryan tegas
" oo.. saya hanya ingin memberi kabar padamu, tadi Dokter Nana mengalami kecelakaan, dan sekarang dia berada dirumah Sakit masih dalam penangan dokter. ucap bang Arman
"APA....' teriak Capten Aryan tak percaya karena terkejut
" ba.. bagaimana mungkin... " ucap Aryan masih tak percaya
" Sudah dulu ya.. saya mau mengurusnya dulu,,, jangan banyak tanya,,nanti kalau sudah ketemu baru saya ceritakan. dan sekarang saya tutup dulu.. assalamualaikum..." ucap bang Arman lalu menutup teleponnya
" I.. Iya bang Waalaikumsalam.." jawab Capten aryan meski masih dalam kebingungan karena kabar yang baru saja dia dapat
sementara ditaman sedang duduk Dokter Randi bersama dengan shila yang akan menceritakan siapa shila sebenarnya.
"kak... panggil Shila kepada Dokter Randi
" I.. Iya.. Kenapa Shila...?" jawab Dokter Randi
" kok kakak malah melamun sih? .. tadi katanya ada yang mau kakak bicarain sama shila, tetapi sampai sini kakak malah melamun sendiri." ucap shila sebal
"oohh,, itu,,,, I.. ya.. memang ada yang ingin kakak bicarakan denganmu.. dan ini menyangkut dirimu shila.." jawab Dokter Randi separuh gugup
shila diam menunggu apa yang akan Dokter Randi bicarakan
" shila.. akankah kamu memaafkan saya, setelah saya menceritakan ini semua.." tanya Dokter Randi
" apa maksud kakak..?" tanya shila bingung
"jawab dulu pertanyaanku.." sela Dokter randi
" hem.. Tergantung.." deg... jantung Dokter randi serasa berhenti berdetak,, mendengar jawaban yang terlontar dari bibir shila
" tergantung tingkat kesalahannya, seberapa besar kesalahan yang kakak perbuat, saya akan menimbang memaafkan atau tidak."
"deg..." lagi bunyi detak jantung yang tak beraturan terdengar dari tubuh Dokter Randi
__ADS_1
jawaban dari shila sudah sangat membuat nyali Dokter Randi menciut untuk mengungkapkan kebenaran itu, tetapi mengingat ancaman dari sang jenderal iya lebih takut lagi,, ia takut shila benar- benar membencinya dan tak ingin lagi bertemu denganya.
" maafkan aku karena telah berbohong padamu shila!" ucap Dokter Randi cepat
"maksud kakak apa?" tanya Shila bingung
"akan saya jelaskan tetapi jangan menyela sebelum saya selesai bercerita. janji?"
"kakak.. apa yang sebenarnya mau kakak ceritakan.." Shila penasaran
" karena itu berjanjilah .." pinta Dokter Randi pada Shila
" baiklah,, saya berjanji" ucap shila sambil mengngkat tanganya dua jari
" dan sekarang ceritakanlah.. apa yang mau kak Randi ceritakan... saya akan mendengarkannya" ucap shila tersenyum
" sebenarnya,,,"
dan mengalirlah cerita sebenarnaya ketika pertama kali Dokter Randi dan kedua orang tuanyabertemu dengan Sihla, saat mereka baru pulang dari luar negeri dan saat mereka sampai, mereka mendapati tempat tinggalnya terlihat kacau balau lumpur dimana mana karena memang telah terjadi bencana alam beberapa hari yang lalu.
ketika mereka mau menuju rumahnya. ibunya menemukan sosok seorang wanita yang ternyata itu adalah shila, hingga beberapa hari yang lalu mendapati fakta baru ternyata Shila adalah seorang prajurit wanita yang hilang karena korban tsunami dan dianggap sudah tiada oleh negara karena pencarian yang sudah dihentikan karena sudah memakan waktu berbulan bulan tidak juga ditemukan.
" dan... laki laki yang kemarin memelukmu, dia adalah kakak kandungmu.. karena dialah yang mengungkap kebenaran ini.." tutup cerita Dokter Randi
"dan... maafkan saya karena telah berbohong padamu tentang status kita yang sedang dalam jalinan pertunangan, itu semua saya lakukan karena memang saya benar-benar menyukaimu,, dan lambat laun saya juga mencintaimu.. aku tidak berbohong kalau soal yang satu itu" tambah Dokter Randi yang memang mengutarakan isi hatinya
tetapi ada yang mengganjal didalam lubuk hatinya ketika mendengar ungkapan rasa sayang dan cinta itu, seperti raut sedih seseorang ataukah ada sosok seseorang yang sedang menunggu dirinya, entahlah.. shila juga tidak mengerti
"shila... kenapa kamu diam saja... apakah kamu marah pada saya? "
"apakah kamu membenci saya..? " tanya Dokter Randi prustasi
"shila... Jawab saya..?" pinta Dokter Randi memelas
Randi sangat cemas dengan jawaban yang akan diberiakan oleh Shila padanya. hatinya sungguh tidak karuan dan jantungnya jangan ditanya lagi,,, tetakutan kehilangan Shilanya lagi lagi menghantui fikiranya
"HUfhff... hahaha"
"hahaha.. " shila tertawa melihat wajah prustasi sang tunangan
"kak Randi... hihihi... Maafkan saya karena mentertawakanmu" ucap Shila menyesal karena sudah mentertawakan Dokter Randi
" sebenarnya... saya sudah tahu tentang siapa saya kak.." ucap shila dan itu membuat jantung Dokter Randi bekerja dua kali lipat dari yang terjadi tadi.
Raut muka keterkejutan itu tampak dan terbaca jelas oleh shila alias Letnan adiba.
__ADS_1
" saya sudah tahu tentang identitas asli saya tepatnya seminggu yang lalu... tepat saat saya ingin keruangan kakak dan ternyata diruangan kakak sedang ada tamu ketika saya membuka pintu baru sedikit, saat itu kalian tidak menyadarinya karena kalian sedang dalam keadaan tegang,, benar kan..?" cerita shila.
tak ada yang bisa dilakukan oleh dokter randi selain hanya diam dan menunduk atas cerita yang baru didapatnya
" Maaf kak saya menguping tanpa izin dari kalian..." Dokter Randi masih diam
"Ketika saya mau berbalik arah, saya mendengar kalian berdua menyebutkan nama saya. saya jadi penasaran apa yang sedang kalian bicarakan makanya saya diam dan mendengarkan apa yang sedang kalian bicarakan,, dan jujur.. saya sangat terkejut dengan kebenaran yang ada, dan.. saya tak bisa menyalahkanmu tetapi tidak dengan pertunangan bohongan kita.
"Shila.." ucap dokter Randi lesu
"dan masalah pertunangan yang kakak akui itu..." belum selesai kalimat yang diucapkan Shila, terdengar suara teriakan teriakan dari arah yang tidak terlalu jauh dari tempat duduk mereka. terlihat seseorang berbaju hitam sedang berlari membawa seorang bocah berusia tiga tahun dan dibelakangnya seorang baby sister mengejarnaya dengan mimik ketakutan dan panik
"TOLOOOONG..."
"hei.. kembalikan anak itu... TOLOOOONG..." teriaknya sambil berlari kencang
" penculik.." teriak wanita itu lagi
Shila berlari mengejar sipenculik yang sedang membawa bocah meninggalkan dokter Randi. Shila terus berlari dan mendekat ke arah sipenculik dan ahirnya
"Buuk.." terjangan yang dilayangkan adiba tepat dibelakang sipenculik membuatnya sedikit oleng dan hampir saja menjatuhkan sibocah yang sedang dalam gendongannya.
" SIAPA KAU'..?''
KENAPA KAU IKUT CAMPUR URUSAN KAMI" Ucap sipenculik lantang dengan wajah yang kesal karena aksinya baru saja dihentikan oleh seorang gadis
"lepaskan anak itu!" ucap Shila pelan tapi dengan nada ketegasan
" heh siapa kau, berani memerintahku... kau tidak usah ikut campur dengan urusan ku kalau tidak kau akan menyesalinya nona... aaahh... rupamu juga terlihat cantik.. bagaimana kalau kau menjadi kekasihku saja..? heemm" ucap sipenculik panjang lebar karena menyadari gadis yang menghentikannya terlihat cantik
" Saya ulang sekali lagi.. Lepaskan anak itu, atau kamu akan menyesal karena berahir ditangan saya.."
Ucap shila mengingatkan
" HUH.. sayang sekali nona... aku sedang dalam misi maka jangan salahkan aku kalau terjadi apa-apa padamu dan wajahmu tidak lagi cantik seperti sekarang"
ucap sipenculik meremehkan juga menggombal kepada Shila, dan pertarunganpun terjadi
sipenculik agak kewalahan menghadapi gadis yang ternyata beladirinya cukup kuat baginya melawan gadis ini sangat berat, bocah yang diculik tadi berada tak jauh dari pertarungan antara shila dan sipenculik, dalam ketidak fokusan Shila karena memperhatikan sianak yang sedang menangis kencang itu,, satu tendangan kuat mengenai perut Shila dan shila terpental masuk kedalam kolam buatan yang memang tidak disadari oleh Silah dan...
"bruuuk... byuuuuurrr...."Shila terpental masuk kedalam kolam dengan posisi terpental dan kepalanya membentur bebatuan buatan yang berada didalam kolam taman tersebu
"SHILAAAAA....."
".NONAA.." teriak mereka bersamaan
__ADS_1
darah mengucur deras dari keras dari kepalanya hingga menyebabkan Shila pingsan ditempat,kejadian tersebut mengagetkan semua orang yang sedang bergegas keposisi mereka yaitu para polosi yang dihubungi oleh Dokter Randi danjuga suster perawa balita yang diculik dan tak lupa Dokter Randi yang menjerit karena kejadian yang menimpa sang tunangannya
"SHILAAAAAA...