mengejar cinta sang Letnan

mengejar cinta sang Letnan
39. firasat


__ADS_3

pukul 10 pagi di markas kota B tempat berdinasnya kapten aryan, ia sedang merapikan dokumen kerjanya Yang sudah selesai ia periksa karena ia akan menjenguk ibu adiba yang akan dipindahkan ke rs.xx yang ada di kota B.


semenjak terjadinya bencana tsunami tersebut, berbagai alat medis yang canggih dikirimkan kekota B begitu juga dengan dokter ahli terbaiknya juga telah banyak yang bekerja dirumah sakit itu, semua juga karena semenjak dibeli oleh perusahaan antonius pasilitas dan kenyaman yang ada di Rs itu sekarang bertaraf internasional.


ketia ia akan bergerak meninggalkan ruang kerjanya, handphonenya berbunyi, ray pun meraih handphone itu dan melihat kalau ada panggilan dari arman yang tidak lain adalah abangnya adiba, capten aryanpun mengangkatnya dan berkata


" hormat jenderal,!"


" tidak perlu seformal itu" jawab arman


" siàp jendral... eh.. bang.." jawab aryan grogi sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.


" ada apa abang menghubungi saya? " tanya aryan


" ohh.. tidak.. saya hanya mengabarkan kalau dokter yang akan menagani masalah ibu sudah ada, dan sekarang ibu sedang diperiksa kondisinya." jelas arman


"sudah sampai di Rs.xx iya bang.. baik saya juga akan segera kesana untuk menjenguk ibu, tetapi sebelum kesana saya akan kemuseum tsunami dahulu." ucap aryan


" ok.. baiklah.. saya tutup dulu teleponya.." ucap arman.


" siap bang..." lagi lagi jawaban aryan membuat arman tertawa. karena aryan selalu bicara formal terhadap arman .


semenjak kehilangan letnan adiba sebulan sekali captena aryan selalu mengunjungi musium itu dengan membawa bunga, bagi aryan mengunjungi museum tersebut cara terjitu bagi nya untuk melepaskan rindunya yang teramat besar kepada letnan adiba sang pujaan hati.


museum peringatan tsumani kota B


ray datang membawakan bunga mawar putih, ray memasuki area nama nama korban yang hilang. disitu tertulis nama letnan adiba yang hingga kini belum juga diketahui diman rimbanya jasadnya berada.


tak menunggu waktu menit berlalu aryan meletakkan bunga mawar putih itu dihadapan daftar nama nama korban hilang dan ia pun menitikan air matanya.


" zahrah..." ucap aryan lirih


" aku tak dapat berkata apapun saat ini, karena aku yakin kau tahu segalanya melebihi diriku sendiri..." kembali ia berucap dan berdiam sejenak


tak lama ia pun melanjutkan dialognya sendiri

__ADS_1


" gadis itu... mungkinkah dia adalah dirimu... tetapi mengapa dia tidak mengingatku..


aku mohon.. jika dia adalah kau berikan aku petunjuk yang membuatku yakin bahwa gadis itu adalah benar dirimu, aku sangat merindukanmu dan sangat mencintaimu zahrah... (tetesan air mata mengalir di pipi aryan)


sejak semalam.. aku benar benar dihantui rasa yang tak biasa ini.. firasat ini tak mungkin salah kan..? " ucap aryan lirih dan keheningan lah yang selanjutnya terjadi.


setelah puas rasa hatinya mengungkapkan apa yang terpendam didalam dirinya semenjak ia menjumpai gadis itu, aryanpun meninggalkan museun itu dan mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit xx tempat ibu adiba dirawat baru baru ini.


setahun sudah ibu adiba koma, dirumah sakit tempat tinggalnya dulu ibunya benar benar tidak ada kemajuan setelah sadar dan kembali tertidur lagi. arman mendapatkan berita bahwa rumah sakit xx sekarang adalah rumah sakit terbaik dan dokter yang berkualitas pun banyak karena digandeng oleh pengusaha ternama di dinegara A yaitu antonius corp.


entah apa memang sudah kebiasaan capten aryan yang suka mencari tempat sunyi, tiba tiba saja ia mengemudikan mobil kesayanganya mengarah kesamping rumah sakit yang terliahat sunyi itu.


ketika ia akan memarkirkan mobilnya ia melihat seorang wanita berambut panjang sepinggang berbaju pasien sedang mengahdapi pria pria berbadan besar dan gagah, dan satu lagi yang membuat aryan mampu untuk berkeyakinan kalau dia benarlah wanitanya, ilmu beladiri yang digunakan wanita itu adalah gayanya letnan adiba,.


aryan tercengang lagi mendapati kenyataan bahwa wajah wanita itu seperti gadis kemarin yang ia jumpai di taman rumah sakit,dan aryanpun berkata dalam hati


" apakah ini petunjuk darimu zahrah..?" ucapnya lirih


tak ada lagi yang ia fikirkan, aryan langsung meninggalkan mobilnya dan berlari menuju kerumunan para pereman yang sedang mengepung satu gadis yang sedang menggendong seorang bayi mungil.


dan... keberuntungan berada ditangan aryan yang dengan gesit menangkap bayi malang tersebut dan sekarang bayi mungil itu meringkuk nyaman dipelukan sang pangeran tampan.


" tidaaaaak....!!" teriak gadis itu sambil menutupi matanya dengan kedua tanganya kemudia menangis


yah... yang membedakan gadis itu dengan gadisnya adalah tangisan. gadisnya tidak akan menagis walau didepan matanya terlihat menyakitkan tetapi gadis yang sedang berada dihadapanya ini menangis begitu saja menghawatirkan bayi mungil itu.


beberapa detik kemudian shila membuka matanya dan menemukan bahwa bayi tersebut tidaklah jatuh ke tanah tetapi digendong dengan nyaman oleh seorang pria yang tampan berseragan seorang prajurit.


shila bersyukur bahwa bayi tersebut selamat dan seklebat ingatan tak jelas pun menghantui dirinya.


seperti kejadian yang baru saja dialaminya tetapi hanya berbeda tempat dan waktu yang sekian detik berganti mengerogoti kepalanya dan menghasilkan denyutan kuat dikepalanya..


shila menahan sakit kepala itu dan kembali berdiri, dan laki tanpan itupun mendekat kearahnya dan berkata


" kamu tidak apa apakah?" tanya aryan

__ADS_1


" saya baik baik saja tuan..." jawab shila


aryan yang mendengar jawaban gadis itu sedikit bersedih.. dan berkata dalam hati" apakah ini bukan dirimu zahrah... atau mungkin kau hilang ingatan dan tak mengenaliku"


pikiran lamunan aryan terganggu oleh panggilan dari salah satu penjahat yang ada disitu


" hei kau.. prajurit sialan.. kenapa kau mengganggu kesenangan kami? menyingkirlah..!" perintah bandit itu


aryan berbalik dan melihat satu persatu gerombolan bandir itu dan ia pun tersenyum.


" sepertinya.. kau memang dia.." kata hati aryan dan menjawab ucapan bandit itu


" aahh... kalian ber10 tetapi loyo denga. seorang gadis? bahkan pasien rumah sakit... kasiann..." ucap aryan mengejek


" diam kau prajulit sialan menyingkir atau kau akan kami hajar?!" bandit itu dengan geram


" silahkan kau coba kalau berani? jangan hanya melawan wanita saja sini lawanlah aku, aku akan dengan senang hati meladeni kalian karena sudah lama juga aku tidak menghajar orang" ucap aryan sinis dengan senyum kejam yang mematikan


semua bandit yang melihat mimik wajah aryan terlihat merinding tetapi mereka tetap melawan dan semua bandit itu kalah dengan telak, karena memang semua bandit itu sudah dihajar oleh gadis yang masih membuat aryan bingung itu.


selesai menghajar mereka yang sudah tergeletak tak berdaya, aryanpun berjalan mendekati shila dan bertanya


" bagai mama keadaanmu?" tanya aryan


" saya baik baik saja tuan.." jawab shila


jantung aryan kembali berdebar tak menentu dan merasakan sedikit sesak mendengar gadis itu memanggilnya dengan sebutan tuan.


shila pun berdiri dan mengulurkan tanganya dan berucap" terimakasih telah membantuku" sambil tersenyum


shila berdiri, ia merasakan kepalanya semakin sakit dan denyutan kuat mengerogoti kepalanya


sesaat setelah ia berdiri ia kemudian terjatuh kembali sebelum ia terjatuh ketanah aryan lebih sigap menangkap lebih dulu tubuh gadis itu dengab tangan sebelah yang masih bebas karena yang satunya sedang menggendong bayi mungil.


shila mendarat apik dipelukan aryan , gadis itu tersenyun dan sesaat kemudian tak sadarkan diri.

__ADS_1


*******bersambung lg 😁


__ADS_2