mengejar cinta sang Letnan

mengejar cinta sang Letnan
35. mungkinkah DIA..


__ADS_3

gelombang cinta yang membara terhempas


sudah... berpencar habis terhempas ke daratan..


hilangnya dirimu membuat hariku semakin suram


kerinduan yang memuncak memaksa hati ini


untuk terus tersakiti akan kenyataan


aku kehilanganmu..


aku trus larut dalam rasa kabungku hingga diriku...


benar benar dapat melupakanmu..


tetapi nyatanya...


semakin aku mengikhlaskanmu semakin nyeri


dada dan hati ini..


membayangkan q tak dapat berjum denganmu lagi...


cahaya...


seperti titik terang yang menghinggapi gelapnya duniaku..


banarkah..


ini dirimu..


apakah aku bermimpi..


(Aryan...)

__ADS_1


tes.... air mata lolos dari pipi mulus sang capten, yang tak sengaja melihat seorang gadis yang sangat mirip dengan gadis yang selama ini ia cari dan sangat dicintainya itu.


entah ungkapan apa yang harus ia ungkapkan karena ia pun tak mengerti rasa apa yang sedang ia rasakan saat ini.. gadis itu... yang setahun lalu hilang diterjang bencana alam yang dahsyat itu. dan kini tengah berdiri berhadapan denganya, walaupun dengan posisi yang agak jauh.. aryan masih tetap dapat mengingat dengan jelas bentuk dan lekuk tubuh gadis yang sangat ia cintai itu. saat keduanya memang tak sengaja beradu pandang yang entah sdah berapa menit terlewatkan.


capten aryan sangat bahagia... rasanya ingin langsung berlari secepat mungkin untuk meraih dan memeluk gadis yang sangat ia rindukan itu selama ini.


" zahrah...." ucapnya sambil tersenyum, dan ketika ia hendak melangkahkan kakinya untuk memulai larinya untuk menggapai gadis tersebut.


langkah pertama yang ia ambil sontak terhenti ketika ia melihat seorang pria berparas tampan yang tingginya tidak jauh berbeda dengan dirinya bahkan pria ini lebih berisi darinya, memakai jas putih ciri khas pakaian propesi seorang dokter.


capten aryan yang tadinya tersenyum, kini terdiam... senyum yang tadi mengembang di bibirnya kiki sedikit demi sedikit memudar, karena, gadis yang ingin ia datangi telah lebih dulu didekati pria lain. dan ia pun belum juga yakin sepenuhnya kalau gadis yang ia lihat ini benar benar gadis yang sangat ia cintai..


" zahrah...." panggilnya dalam hati


" benarkah itu dirinya...??" tanya aryan pada hatinya lagi.


tersadar dari diamnya.. aryan melihat bahwa, gadis yang ia lihat itu pun mendadak pingsan, aryan yang melihat kejadian itu pun sontak panik, dan langsung membawa dirinya berlari kearah gadis yang terjatuh di pelukan seorang pria ber jas putih yang baru ia sadari adalah seorang krpala rumah sakit xx, karena captena aryan pernah bertemu denganya di rumah sakit darurat saat kunjungan doktertersebut yang turun langsung unuk menangani pasien bencana yang terluka parah.


" shila..." panggil randi kepada shila yang baru saja terjatuh dipelukanya karena randi terkejut kejatuhan tubuh shila.


pikiran dan hati seoranga aryan saling berperang ingin meyakinkan atau membantah bahwa gadis ini bukanlah zahrah kekasihnya, tetapi ia menghilangkan pikiran itu sejenak, dan replek langsung mengambil gadis tersebut dari pelukan randi dan bergegas membawa gadis tersebut ke ruang periksa, apa yang sedang terjadi dengan gadis itu.


randi terkejut dengan tindakan repleks dari capten aryan, rasa ingin marah terpancar jelas di muka randi, tetapi ia mencoba untuk bersabar mengingat ia sedang berada di lingkungan rumah sakit, toh juga masih dalam tahap wajar. batinya randi berkata.


setelah sampai diruangan yang ditunjukkan randi, aryan pun merebahkan tubuh gadis itu di brangkar untuk dilakukan penanganan, capten aryan masih berdiri terpaku dihadapan shila mencerna dengan jelas wajah gadis yang sedang terbaring taksadarkan diri itu, dan siapa..? shila?? benarkah gadis ini bernama shila, bukan zahrah... batinya terus berperang akan kebenaran yang ada dihadapannya ini. dan raut sedih snagat terpancar dari semburat wajah tampannya.


dr.randi menepuk pundak capten aryan, dan aryanpun kembali ke dujia nyatanya, ia tersadar dari lamunan perang batinnya.


" terimakasih... anda sudah menolong ku menggendong TUNANGANku..." ucap randi yang sengaja menekankan kata tunangan untuk menjelaskan bahwa gadisbini adalah milik randi bukan orang lain.


aryan kembali tercengang dengan ucapan dokter itu, tetapi ia kembali memperlihatkan senyum ringannya, agar nampak tak terjadi apapun pada dirinya.


" ahh... iya... Tadi saya hanya refleks membantu anda dokter, " ucap aryan sambil tersenyum tipis, tetapi hatinya kembali menangis...


" apakah... ini bukan kamu zahrah..." tanya aryan pada batinnya.

__ADS_1


" ohh... iya... kita belum kenalan.." ucap randi


" saya randi antonius, seorang dokter bedah.." ucap randi memperkenalkan diri dengan senyum tipisnya


" ahh... saya aryan" ucap singkat dokter aryan pada randi.


" bukankah.. kamu adalah capten aryan.. ??" tanya randi ia mengingat pernah melihat dokter aryan pada waktu aryan sangat terpuruk dan sedang mengamuk karena kehilangan kekasihnya dulu. ia sangat jelas randi mengingat wajah rapuh sang capten ketika berteriak dan menangis saat keputusan pemberhentianpencarian korban tsunami dikota B.


" ya... ini saya... " jawab capten aryan


" klo boleh tau sedang apa anda disini.. ??" tanya dr.randi lagi


" sda sedikit pemeriksaan yang harus aku jalani," jawab capten aryan.


dr.randi hanya menganguk anggukkan kepalanya.


capten aryan pun pamit meninggalkan gadis yang penuh dengan tanda tanya bagi dirinya, bukan ia tak percaya pada omongan pria yang ada dihadapannya ini, tetapi kembali lagi pada hati dan cintanya yang berkata dengan jelas bahwa gadis ini adalah benar gadis yang sangat ia cintai...


" saya pamit dok, karena mungkin teman saya sudah menungguku.. semoga lekas sembuh buat mbaknya.." ucap aryan sopan sambil menjabat tangan sang dokter lalu meninggalkan ruangan itu.


berjalan beberapa langkah keluar dari ruangan itu, aryan kembali menghentikan langkahnya, dan menghembuskan nafas panjang. membuang semua djkiran negatif yangs esang menari nari difikiranya.


" kalau dia bukanlah zahrah... kenapania menangis ketika bertatapan denganku.. dan kenapa dia sangat mirip denganmu sayang.. " kembali aryan bergumama dalam hatinya.


rasa sakit jelas ia rasakan karena ia bertemu dengan gadisyang ia rindukan tetapi tak dapat menyenruh bahkan memeluknya..


" aku harus menyelidiki semua ini, harus ku bukttikan binarkah iu Dia... ataukah orang lain yang wajahnya mirip denganmu Zahrah..." ucap pelan kapten aryan pada dirinya..


"capten aryan..." sapa seseorang dari belakangnya


********


bersambung lagi🤣🤣🤣


maaf kn daku yg selalu telat upny teman teman.. karena masih perang batin ini jalanya maw kmana.. 🤣🤣🤣 semoga teman teman menikmati ceritanya dan memaafkan kekhilafan author y semoga kedepanya saya bisa sering up. doain y man teman.. mhon dukungan dan komentnya ya... likenya jg... biar saya makin semangat bkin ceritanya. salam hangat dari saya...😊😊😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2