mengejar cinta sang Letnan

mengejar cinta sang Letnan
50.lagi dan lagi..


__ADS_3

"SHILAAA......." teriak Dokter randi kencang


Dokter Randi melihat bagaimana shila terpental kearah kolam yang banyak batu buatan itu pun panik, karena cemas dengan denagn keadaan Shila tskut terjsdi cidera yang serius, dan ketakutan itu nyata adanya karena kepa Shila membentur bebatuan buatan yang ada didalam kolam itu. konsentrasi yang berkurang karena mencemaskan seotrang balita membuat Shla Tendangan tersebut.


Polisi yang dibawa dokter Randi pun meringkus penjahat yang tadi akan menculik bocah dan mengakibatkan gadisnya cidera. dan ambulan pun segera datang untuk mengevakuasi Shila kerumah sakit milik Dokter Randi


setelah memasukkan Shila keambulan dokter Randi pun berpapasan dengan sipenjahat, ia pun berkata


" kau akan membusuk dipenjara karena telah melukai orang yang seharusnya tidak kau lukai." tajam dan membuat sipenjahat merinding karena ancaman orang itu.


Suara ambulan menggema dipelataran Rumah sakit xx, tepat didepan ruang IGD terdapat beberapa perawat dan dokter rumah sakit yang sebelumnya sdah dihubungi oleh Dokter Randi untuk berjaga karena ada pasien darurat yang akan datang.


pasien itu adalah shila, tunangan sang pemilik rumah sakit tempat mereka bekerja, dokter dan perawat tersebut bergegas membawa pasien untuk ditindak lanjuti agar dapat terselamatkan dari cedera yang menimpanya,,


semua orang tampak panik melihat darah yang tak kunjung berhenti keluar, karena luka dikepala yang didera oleh sipasien.. pemandangan itu tak luput dari sorang Capten Aryan yang baru saja sampai ingin melihat keadaan Dokter Nana yang sedang cidera karena kecelakaan yang dialaminya tadi. dan sudah seperti adik baginya, namun... dirinya tak sengaja melihat kearah pasien yang sedang berlumuran darah tapi tetap bisa melihat siapa yang ada dibrangkar tersebut, lagi. keterkejutan yang dirasakan oleh Capten aryan membuat dirinya mematung seketika.

__ADS_1


bagaimana tidak, kekasih hati yang sangat ia cintai kini lagi dan lagi berada di atas berangkar pesakitan itu dan dalam posisi yang sangat memilukan.


Aryan langsung berlari mendekati berangkar tersebu dan benarlah,,, sang pujaan hati lagi dan lagi mengalami luka yang serius.


Meski didunia yang ia geluti sdah biasa untuk menyaksikan keadaan yang seperti ini, tapi tidak untuk pasien yang satu ini,, karena ini sangat menyakitkan untuk dilihat olehnya


" maaf suster... apa yang terjadi pada gadis ini? kenapa dia mengalami cidera dikepalanya..?" tanya Capten Aryan saat mendekati perawat yang mendorong pasien


" Maaf.. tuan.. kami sedang buru buru.. pasien sedang gawat karena sepertinya kehabisan darah karena luka dikepalanya cukup serius dan terus mengeluarkan darah, Permisi" jawab suster yang sedang tidak ingin diganggu karena pasien benar-benar sedang membutuhkan penanganan yang cepat


 kejadian yang tak terduga ini sangat mengejutkan bagi Capten Aryan, Masih merasa tak percaya dengan apa yang ia lihat. aryan seperti Orang yang bodoh yang baru saja terkena hipnotis, ia terus saja seperti orang bingung kemudian Aryan mendengar ada yang berjalan cepat dan tergesah-gesah, membuat Aryan langsung memfokuskan dirinya untuk melihat  pada orang yang berjalan tersebut, ternyata Dokter Randi dan Aryan pun tak melewatkan kesempatan untuk bertanya perihal yang terjadi terhadap Letnan Adiba


"Tunggu.." ucap Capten Aryan menghentikan laju Dokter Randi


" maaf saya sedang sibuk.. ada pasien yang harus saya tangani dan segera saya operasi' jawab Dokter Randi

__ADS_1


" apakah pasien yang akan kamu operasi itu adalah letnan adiba?' tanya Capten Aryan


Dokter Randi terkejut mendengar pertanyaan itu,  akan tetapi langsung bisa menetralkan perasaan terkejutnya  "kenapa laki- laki  ini tahu kalau shila sedang dalam cidera" tanya Dokter Randi dalam hati


" dokter... saya sedang bertanya kepada anda?" sentak Capten aryan


" Maafkan saya Tuan.. saya tidak bisa menjawab pertanyaan anda, saya sibuk.." jawab Dokter Randi bernada agak tinggi karena kesal waktunya terbuang percuma,karena Shilanay sedang menunggu untuk ditangani olehnya dan harus segera dioperasi. ia pun bergegas meninggal Capten Aryan sendiri


kini Capten Aryan kembali sendiri bergelut dengan pikiran pikirannya. ia pun tersada karena tadi menurut penjelasan suster Adiba mengeluarkan banyak darah dan harus segera dioperasi.


" saya harus menghubungi bang Arman" ucap Aryan dalam hati dan segera mengambil handonenya dan menghubungi orang tersebut


" assalamualaikum..." ucap orang yang diseberang telepon yaitu bang Arman


" Waalaikumsalam bang.." jawab Aryan

__ADS_1


" Bang.. sepertinya zahra dalam keadaan tidak baik baik saja..' ucap aryan melanjutkan dan mengalirlah cerita yang ia lihat tadi.kabar tersebut membuat Arman tak dapat menahan kesediahanya, lagi dan lagi situasi yang tak baik membuat sang adik harus berjuang kembali menempuh jalan hidup dan mati . setelah menghubungi Arman, keduanya sepakat untuk bertemu di depan ruang oprasi


__ADS_2