
setelah pulang dari menemui rey... aryan kembali ke posko. untuk melaksanakan pencarian kembali dimalam hari. ia pun telah sampai di posnya dan mengumpulkan semua prajuritnya untuk segera melakukan evakuasi kembali. setelah semuanya berkumpul aryan pun memberikan sedikit arahan kepada semua anggotanya.
" selamat malam...!" sapa aryan
"selamat malam capten..!" balas prajurit
" malam ini kita akan kembali melaksanakan tugas kita untuk kembali melakukan evakuasi korban bencana alam ini, Kita haru selalu dalam keadaan sehat agar dapat melaksanakan tugas kita dengan baik. fokuskan kepada korban... saya tahu banya juga rekan kita yang menjadi korban terutama letnan adiba..( mengucapkan nama sang pujaan hati membuat aryan sedikit murung) tetapi... kita harus tetap semangat untuk terus berjuang dan tidak lupa berdoa.. semoga rekan kita masih ada yang selamat, kalaupun mereka sudah tiada mari kita doakan bersama semoga rekan rekan kita kembali kepada penciptanya dalam keadaan yang baik dan semua amal ibadahnya diterima disisi tuhan yang maha Esa. "( aku selalu mengharapkan adanya keajaiban untukmu zahrah....)"" ucap aryan dalam hati.
" besok kita sudah akan mendapatkan bantuan baik dari markas unit juga pusat. dan besok kita akan kedatangan orang tertinnggi no 2 di negri ini yang akan turun langsung membantu kita untuk melakukan evakuasi dan lusa para relawan akan datang membantu kita. ayo kita semangat.. !!" ucap aryan membangun semangat para prajuritnya
" semangat...!!" sorak pasukany bersama
aryan tersenyum dan kembali berkata" sebelum kita memulai kegiatan kita malam ini, marilah kita awali dengan berdoa menurut kepercayaan kita masing masing dan memohon kebaikan untuk yang korban yangvtelah meninggal maupun yang selamat." ucap aryan menutup pembicaraan malam ini.
" berdoa mulai..." tuntun aryan
" ya allah... engkau tuhanku yang maha berkuasa atas segala kuasamu terhadap hidup dan mati umatmu. engkaulah satu satunya tuhanku yang sangat kucintai, kepadamulah aku memohon untuk meminta dan memohon perlindungan dan keajaiban. tolonglah hambamu ini... jika memang dia sudah tiada tolong tuntun hamba untuk menemukan jasadnya. dan jika ia masih hidup tolong aku, berikan petunjuk dimana ia berada saat ini. aku hanya meminta keselamatnya ya Rabku yang maha dari segala galanya." doa yang dipanjatkan oleh aryan dalam hatinya.
dan pencarian dimalam iupun dimulai dengan, dengan menggunakan peralatan seadanya dan sebisa mereka untuk mengumpulkan jenazah yang ada. malam yang mereka lalui diliputi dengan hawa dingin dan mulai berkuar bau busuk entah itu mayat mayat yang mulai membusuk ataukah bangkai ikan yang banyak mati.
__ADS_1
penyusuran terus berlanjut hingga tak dirasakan lagi oleh mereka kalau hari sudah menjelang pagi.. ya... subuh mulai menjelang aryan menghemtikan pencariannya karena para prajurit yang sudah mulai kelelahan dan sekit 200an mayat telah mereka kumpulkan.
semua prajuritpun kembali berkumpul di posko mereka dan mengistirahatkan jiwa dan raga mereka karena ketika mentari terbit mereka akan kembali menyisir kawasan ini untuk kembali mengevakuasi para korban.
aryan yang merupakan seorang muslim melakukan ibadahnya yaitu shalat subuh dan diiringi dengan doa pilunya meminta agar orang yang sangat ia cintai ketemu, ia sangat mengharapkan itu... karen hanya kepadaNya lah tempat ia memgadu dan meminta pertolongan juga meminta karunia kebahagiaan. tak luput pula bulir bulir air mata yang tak tertahankan lagi keluar dari kelopak matanya yang tajam itu. yaaah... aryan sekarang dalam keadaan yang lemah... sudah tak tahu lagi apa yang ia rasakan saat ini. tetapi ia mestilah harus lebih bersabar dan terus berusaha untuk melakukan apaapun yang ia bisa.
tekadnya yang mualai mengendor kini harus ia kuatkan agar suatu saat bisa saja sang penciptanya memberikanya mukjizat, mendatangkan sosor orang yang ia cari, orang yang sangat ia rindukan dan sayangi sepenuh jiwanya itu.
setelah tugasnya mengadu kepada sang maha penciptantya telah usai, ia memejamkan matanya sekilas untuk mengistirahatkan badanya yang letih... agar hari panjang yang akan ia jalani nanti dapat ia lalui dengan baik dan dengan hasil yang baik pula.
ini adalah hari ke 4 pasca bencana alam, hari sudah menunjukkan matahari paginya tetapi snag capten belum jua membuka matanya, sangkin lelah dan letihnya aktivitas yang ia jalani 2 hari ini. bantuan dari kota kota tetangga telah datang disertai dengan orang no 2 tertinggi di ngara ini seorang jenderal muda yang misterius tidak ada yang tahu bentuk dan rupanya.
di dunia militer bencana alam bukanlah termasuk bagian yang genring yang harus melibatkan seorang jenderal yang harus turun langsung ke lapangan untuk meninjau dan membantu sebisa yang ia bisa, berita ini juga sangat mengejutkan bagi sang capten yaitu aryan. ia juga tidak tahu siapa sang jenderal misterius.
tidak mendengar sahutan dari sang capten ia pun masuk ke bilik tersebut guna membangunkan sang capten. saat ia masuk dan benar saja sang capten masih terlelap tidur, terlihat rasa iba dari sang prajurit kepercayaan aryan melihat dirinya yang tertidur pulas karena kelelahan juga rasa kesedihan yang ditanggungnya... karena kehilangan sang kekasih. ya... reno.. sang prajurit setia aryan sangat mengenal dan mengerti isi hatia aryan selain sahabatnya rey. sang capten yang begitu tegas dan cerdas itu sedang dalam rasa terpuruknya... reno ikut berswdih karena itu. ia tersadar karena tugasnya untuk mwmbangunkan sang capten katena sebentar lagi tentara bantuan akan datang bersama sang jenderal misterius yang selama ini mereka hanya mengenal cerita dan keberhasilanya tanpa tahu siapa dan seperti apa orangnya.
" capten.... " reno membangunkan aryan dengan menggoyang goyangkan kaki aryan..
1 x panggilan masih belum terbangun dan rejo pun kembali membangunkan aryan..
__ADS_1
" capten..." panggil reno kwmbali tak jua sang kapten terbangun.
rwno kembali berfikir dan ahh... ia menemukan ide agar sang capten cwpat terbangun...
" cap... ada letnan adiba...." ucapa sang prajurit itu yang mwmbuat sang capten terlonjak dari tidurnya dan langsung terduduk.. aryan mencari kesetiap arah akan nama yang baru saja ia dengar mampir ditelinganya.. kemudian ia sadar kalau itu hanya mimpi... ia pun merunduk sedih dan hampir saja meneteskan air matanya. reno melihat tingkah captenya itu merasa sangat sedih... sebegitu besarnya arti sang letnan di hati captenya itu. ia pun berkata..
" capten...., maafkan saya... saya yang bilang tadi tenteng letnan_..." belum selesai ia berbicara rayan langsung memotong kalimat reno.
" sudah lah .. tak apa.. aku tahu maksudmu baik... terimakasih karena sudah membangunkanku.."
reno merasa captenya sangat berbeda, ia pun kembali meminta maaf dan memberitahukan kabar
" sekali lagi maafkan saya capten.. dan sebentar lagi pasukan bantuan kita akan segera tiba sekitar 10 menut lagi. besrta sang jenderal misterius itu cap... silahkan anda bersiap untuk mwnyambut kedatangannya"
" baiklah..., saya akan segera bersiap.."
" capten... sebelum saya pergi saya ingin mengatakan sesuatu... saya tahu orang yang berharap selalu dilanda kesedihan. tetapi teruslah berjuang dan berharap... saya tau letnan adiba orang yang kuat, dia pasti selamat.. semangatlah capten... kita pasti menemukanya." ucap sang prajurit ia pun undur diri.
pesawat yang membawa prajurit bantuan telah tiba smua bwrjalan ke arah lapangan dan berbaris.. dibrlakang pesawat para prajutit baru saja tiba 1 pesawatvyang membawa sang jenderal muda yang akan ikut berpartisipasi di kegiatan ini. sekua irang tampak bertanya tanya sosok seperti apa sang jenderal muda itu. semuanya terlihat gugup dan takut. pesawat itupun telah mendarat, pintu pesawat terbuka dan terdengar bunyi langkah kaki yang akan keluar dari pesawat tempur angkatan darat itu...
__ADS_1
" tap tap tap.. langkah pasti sang jenderal muda yang melangkahkan kaki keluar dari pesawat.
aryan menoleh kearah sang jenderal muda dan....