mengejar cinta sang Letnan

mengejar cinta sang Letnan
30. dinyatakan hilang..!


__ADS_3

tak terasa pencarian dan evakuasi sudah 3minggu lewat bahkan ini sudah menginjak batas akhir seminggu dari waktu 3 minggu yang ditetapkan pemerintah pusat. yaitu tepat satu bulan jadinya tahap evakuasi korban pasca bencana alam dahsyat tsunami yang melanda kotaB.


dan di sini sudah ada panglima angkatan darat yang akan mengumumkan bahwa proses evakuasi yang dilakukan dikota b telah selesai bahkan akan naik ke tahap pembangunan kembali kotaB.


kini tibalah pengumuman yang akan disampaikan oleh panglima dan disiarkan keseluruh penjuru kota negara A.


" selamat pagi semua... saya selaku panglima tertinggi yang mengemban tugas mengawasi proses evakuasi di kota B akibat bencana alam yang dahsyat ikut berbelasungkawa atas meninggalnya saudara sauda kita yang terkena bencana tsunami, yaitu korban meninggal tercatat hampir 11ribu jiwa yang telah berangsur dikebumikan serentak, dan 5735 orang korban luka luka dan bahkan masih ada beberapa ratus orang yang dinyatakan hilang. termasuk para anggota kami yang sedang bertugas dikotaB." panglima sejenak menghentikan pidatonya dan menunduk sedih bahwa 1 prajurit andalanya harus di beritakan hilang karena belum ditemukan apakah masih hidup ataukah telah tiada.


panglima melanjutkan pidatonya.


" dan saya pribadi mengucapka bela sungkawa sedalam dalamnya kepada keluarga letnan satu adiba syakila azzahrah yang mana saat kejadian bencana ini sedang berdinas disini dan turut menjadi korban bencana alam ini, dan sampa saat ini belum juga ditemukan, semoga semua keluarga yang ditinggalkan oleh korban bencana alam ini diberi ketabahan dan korban yang meninggal pun diberi kemudahan dan ditempatkan di surga, amiin "


" kami sangat merasakan kehilangan yang mendalam, mengingat letnan adiba memiliki prestasi yang baik selama beliau berkarir dikemiliteran dan kini harus dinyatakan hilang akibat bencana ini. kami sangat kehingan sosok itu" panglima sangat menyayangi bawahanya itu.


setelah menyampsikan pidatony panjang lebar ahirnya panglima mengahiri pidatinya


"dengan ini saya menyatakan proses evakuasi kita tutup, terimakasih" jelas panglima kepada media dan publik"


di rumah letnan adiba.


ayah dan ibu letnan adiba yang menyaksikan siaran televisi itu menangis.


ibu adiba yang tak tahan mendengar berita putrinya yang dinyatakanya hilang sebagai korban bencana histeris, ia menangis menjerit sangkin pilunya sampai tak lagi ia rasakan kalau sekujur tubuhnya lemas dan.. sang ibu yang malang pun terjatuh pingsan tak sadarkan diri, sang suami yang tersadar akan istrinya yang tiba tiba pingsan itu pun langsung sigap membawa sang istri ke rumah sakit, mengingat istrinya itu juga mempunyai riwayat jantung.


di kota B


arman yang sedang merenungi kegagalanya dalam menemukan adik yang sangat ia sayangi itu,ia sangat terpukul akan ponis yang baru saja diterbitkan oleh atasanya itu,karena sudah cukup waktu yang diberikan oleh panglima terhadap dirinya, namun tak jua ia berhasil bahkan mayatnys pun tidak ditemukan keberadaanya, dan prinsip mereka sebagai abdi negara pun tak dapat dipungkiri. tidak mungkin hanya karena mencari satu orang tugas yang lainya harus terbengkalai.

__ADS_1


yah..itulah konsekuensi yang harus mereka hadapi mengingat propesi mereka sebagai abdi negara, yang harus merelakan nyawanya demi negaranya.


terlalu larut dengan kesedihan, sampai ia tak sadar bahwa handphone yang berada disakunya sudah bergetar dari tadi, arman yang baru tersadar karena mungkin ada yang menghubungi masalah penting pun mengambil benda pipih itu didalan saku celana loreng yang sedang ia pakai.


setelah mengambil handphonenya dari dalam saku celananya ia lihat panggilan, dan ternyata itu adalah panggilan dari sang ayah.


melihat panggilan itu tetiba ia pun mengingat sang ibu, mungkinkah kembali ia mendapatkan kabar buruk yang lainya. segera ia geser tombol dihandphonenya untuk mwnjawab telpon sang ayah.


" hallo..." ucapa arman.


" hallo nak... " ucap ayah arman terlihat cemas


arman yang mendengar nada panik dari sanga ayh pun mulai cemas, mungkinkah terjadi ssesuatu? batinnya.


" iya yah.. ada apa.?" tanya arman kembali


" ibumu pingsan, sesaat setelah kami mendengar dari televisi bahwa adikmu sudah dihentikan dan dinyatakan hilang," ucap ayah sedih


Arman yang mendengar kabar dari ayahnya itu pun ikut bertambah lemas, dimana belum usai ia meratapi kepergian sang adik kini, ibunya pula yang masuk rumah sakit. " cobaan apa lagi yang kau berikan ya rabb... hamba teramat sesak dengan cobaanmu yang bertubi tubi ini." jerit arman dalam hatinya dan tak terasa bulir bulir bening mengalir deras membanjiri pipinya yang sudah tèlihat lelah dan pucat karena kurang istrahat itu.


" arman...." panggil ayahnya..


"nak..." panggil ayah lagi.


arman yang tengah menangis pilu itu sangatlah sulit menjawab panggilan dari ayahnya itu.


" arman.. tolong kuatkan hatimu nak,, ayah pun akan mencoba untuk tegar melewati cobaan yang menimpa keluarga kita" nasihat sang ayah, meski ayahnya juga merasa teramat rapuh, tetapi ialah kepala keluarga disini dan harus menguatkan anaknya.

__ADS_1


" iya yah... hik hik..., akan ku usahakan secepatnya menyusul ayah kerumah sakit." ucap arman kepada sang ayah sambil terisak


" iya nak... ayah tutup dulu telpnya.." ucap ayah lirih


kemudian suara telpon piun terputus...


arman semakin merasa tak berdaya, bagaikan hidupnya sudah tak ada artinya lagi.. cobaan yang ia terima ini adalah cobaan terbesar yang ia dapatkan. jikalau saja ia harus memilih berperang atau kehilangan, ia akan memilih berperang meski harus mengorbankan hidupnya, dari pada hari kehilangan 2 wanita yang sangat ia sayang bini. arman terus menangis pilu ditempatnya itu.


dirumah sakit xx


dokter keluar dari ruang instalasi gawat. darurat. ayah langsung mendekati dokter itu dan menanyakan keadaan snag istri.


" dok bagaimana keadaan istri saya?" tanya ayah


" apa bapak keluarga pasien..?" tanya dokter itu


" iya dok, saya suaminya.. apakah istri saya baik baik saja..?" tanya ayah..


"mmm.. yah... untuk sementara keadaanya sudah membaik, cuma..." dokter menggantung kalimatnya


" cuma apa dok.." tanya ayah penasaran


" cuma untuk saat ini, istri bapak belum bisa membuka matanya, eemm.. maksud saya dia sekarang sedang tertidur tetapi saya tidak bisa pastikan kapan ia akan sadar, karena.. itu semua tergantung dengan keinginan istri bapak apakah dia ingin bangun atau tidak." penjelasan yang diberikan oleh sang dokter membuat ayah sangat terpukul.


" apakah itu artinta istri saya koma dok..?" tanya ayah..


" bisa dibilang ia tetapi bisa jugs dibilang tidak, karena ini, kita hanya bisa mengandalkan kemauan istri bapak untuk segera membuka matanya atau tetap tertidur. kembali lagi kita pasrahkan saja kepada sang maha kuasa pak.. semoga istri bapak cepat bangun" dokter itu menjelaskan dan kemudian pamit untuk meninggalkan ayah.

__ADS_1


__ADS_2