mengejar cinta sang Letnan

mengejar cinta sang Letnan
2.pulang dengan kemenangan II


__ADS_3

Di tempat lain, capten aryan putra pratama sedang berkemas karena besok dia akan pulang dikarenakan tugas dan missinya telah selesai dan akan pulang ke negara A.


tetiba ada yang mengetok pintu kamar aryan.


tok,,tok,,tok..


ya sebentar" jawab aryan


ternyata yang datang adalah Letnan carloz negara F Yang merupakan teman sekaligus rivalnya selama pelatihan di negara tersebut


"hallo capten.. apakah kamu sudah bersiap mau pulang ke negaramu??" tanya letnan carloz


"ah... ya... ini hampir selesai..


" apakah kau ada waktu nanti malam karna akan diadakan pesta perpisahan dari kami untuk semua peserta prlatihan, apakah kau akan datang?" kembali letnan carloz bertany


" tentu saja.. aku pasti datang.. karena entah kapan lagi kita akan bertemu tuan letna carloz.. " ucap aryan


"baiklah... kalau begitu aku pergi dulu.. selamat siang." pamit letnan carloz


"selamat siang .." balas aryan


aryan pun kembali mengemasi barang- barangnya untuk kepuangan besok.


*****


malam acara perpisahan antar komando, pasukan capten aryan dan letnan carloz pun bersorak gembira akan kemeriahan pesta perpisahan yang di buat malam itu. kini letnan carloz akan memhuat sambutan


" perhatian semua...."


" malam ini kita berpesta ria karena keberhasilan misi dan pelatihan yang telah kita jalani, kami dari tim LION sangat puas dan bangga telah bekerja sama dengan tim GARUDA yang dikomandoi oleh capten aryan.. semoga negara kita terus dalam perdamaian... dan terus bekerja sama dalam menegakkan keadilan dan perdamaian baik dinegara kita maupun dunia..." ucapan lantang dang letnan


"kami dari tim GARUDA mengucapkan terimakasih atas sambutan pesta yang telah di siapkan oleh pasukan LION terutama lentan carloz yang telah membuka persahabatan dengan negara kami,, semoga kita selalu menjadi saudara" balas capten aryan


" bersulang... " teriak gembira letnan carloz..

__ADS_1


" bersulang... semua pasukan bersorak


capten aryan hanya tersenyum dan bersulang dengan letnan carloz dan acarapun terus berlanjut sampai larut..


" hei... capten,,, apa yang sedang kau lamunkan.." tanya carloz


" ah... apa kau sedang memikirkan gadis kecil itu??" carloz kembali bersuara


" yah kau benar letnan... karena sebentar lagi kami akan bertemu,, tetapi ia tidak tahu kalau kami akan bertemu 1 minggu lagi " jelas aryan


"kenapa dia tak tahu..? " tanya carloz penasaran


" dia juga adalah seorang prajurit bahkan satu tingkat dibawahmu. dia seorang letnan yang tangkas dan dingin, sekua orang sehan padanya dan dia juga menyelesaikan misinya dengan sempurna.seminggu lagi akan mendapatka penghargaan bersamaan denganku. tetapi dia tidak tau kalau orang yang akan bersama denganya mendapatka n penghargaan itu aku. "


" ooohh... kenapa disembunyikan..? bukannya lebih baik dia tau sia teman seperjuanganya yang akan bersiri bersamanya nanti" kembali carloz bertanya


aryan menanggapi carlos hanya tersenyum dan berkata dalam hati


" aku akan kembali lagi.. q akan menemukanmu dan akan mengungkapkanya. tunggu aku... karena sebentar lagi kita akan berjumpa.." sambil tersenyum...


****


setelah menempuh perjalan selama 3jam,


kini adiba pun sampai di depan rumah orang tuanya. sambil berjalan menuju pintu rumah, adiba terkenang akan kenangan masa kecilnya karena di rumah yang tidak terlalu mewah juga tidak terlalu kecil itulah adiba dilahir kan dan di besarkan oleh orang tuanya.


di rumah ini terdapat bnyak kenangan yang tidak bisa ia hilangakan baik bersama orang tuanya, kakak satu satunya juga seseorang yang sangat ia rindukan sejak dulu. seseorang teman masa kecilnya yang merupakan seorang teman kadang juga menjadi musuh dan yang terpenting adalah penghuni hati yang sudah memang tak dapat tergantikan oleh siapapun.


terkejut akan lamunannya sendiri, tiba- tiba pintu rumah terbuka membuatnya histeris untuk memeluk sang ibu yang sudah beberapa bulan tak ia jumpai, dibelakangnya ada sang ayah.. yg merupakan pensiunan PNS


" ibu... ayah... " ucap adiba sambil menangis haru


anakku... " jawab ayah dan ibu


" seakan kerinduan tak pernah terpuaskan mereka berpelukan erat dan lama sehingga tak sadar sang kakak mendekat dan berkata..

__ADS_1


" apa cuma ayah dan ibu yang kau rindukan. kakakmu ini tidakkah kau rindukan sama sekali.. letnan...? rengek sang kakak sambil tersenyum jahil


"kakak..." adiba pun berlari kecil memghampiri sang kakak


"inikah sang letnan dingin yang ditakuti oleh orang.. yang selalu disegani meski perempuan?? " kejahilan sang kakak mulai beraksi


" tapi dimataku kau tetap adik kecilku yang manis dan manja,, yang selalu tak bisa jauh dariku" ujar sang kakak sambil tersenyum


adiba pun hanya tertawa mendengar kata- kata sang kakak dan terus memeluk kakanya


" kak arman... aku sudah dewasa... bukan lagi anak kecil... kapan kau akan mengakui kalau aku ini sudah besar. ." rengek sang adik


" apa harus ku ajak beduel dulu... baru kakak mengakui kehebatanku..?? " tantang adiba kepada sang kakak sambil tersenyum..


" baiklah- baiklah.. letnan adiba syakila azzahrah... kw menang tapi dimataku kau teteplah adik kecilku yang manis" puji sang kakak


"sudah- sudah... ayo kita masuk dulu... kasian adikmu arman, dia baru sampai... biarkan adiba beristirahat dulu nanti kita sambung di dalam" kata sang ibu


"iya ibumu benar... lebih baik adikmu beristirahat... kasian dia kelelahan... " Tambah sang ayah


mereka pun memasuki rumah, dan adiba memasuki kamarnya untuk beristirahat.


****


dikamar adiba,, ia memandang semua foto kenangan masa kecilnya yang terpampang didinding kamarnya. Satu persatu ia sentuh dan mengingat kembali momen momen yang ada dibalik foto tersebut.


Tak satupun luput dari pandangan matanya.. terutama poto seorang anak kecil laki-laki yang tersenyum sambil merangkul bahu anak kecil perempuan disebelahnya..


kenangan akan foto itu pun terlintas ketika aryan mengajak adiba berfoto sambil merangkulnya dan tersenyum menghadap kamera, hari terahir dimana adiba yang berusia 9tahun akan ditinggal oleh aryan.


aryan pindah ke kota M dikarenakan sang ayah yang saat itu mendapatkan rekomendasi menjadi kepala dinas daerah kota M dan itu mengharuskan aryan ikut dan orang tuanya melakukan migrasi ke kota tersebut.


perpisahan yang sedikit menyedihkan.. tetapi, ada sehuah janji yang terikrar dan terus terukir disanubarinya yaitu menunggu saat dimana aryan akan datang menenuinya dan mengungkapkan perasaanya saat dewasa.


meski terlihat sangat konyol akan janji anak-anak,adiba tetap menunggu kehadiran sosok aryan. hingga sampai saat ini ia tetap menutup rapat hatinys dan menjadi seorang adiba yang dingin demi sosok anak kecil laki- laki masa kecilnya dulu.

__ADS_1


" apa kabar kamu... apakah kamu baik- baik saja? dimana kamu sekarang, apakah kamu masih mengingatku?" pertanyan- pertanyaan yang dilontarkan adiba kebada dang foto.


setelah merasa puas memandang foto anak kecil itu, adiba memilih untuk membersihkan dirinya dikamar mandi dan kemudian merebahkan dirinya diatas kasur yang sudah lama tak ia tiduri. dan tak butuh waktu lama ahirnya adiba pun mulai tertidur dengan pulas .


__ADS_2