
tap tap tap.. bunyi sepatu menggema dari dalam ruang pesawat milik militer itu. keluarlah sosok seorang lalaki muda misterius yang selama ini tak diketahui oleh orang banyak juga dunia kemiliteran.
ya... lelaki gagah yang sedang berjalan keluar pesawat itu dengan memakai seragam tentaranya juga aura dingin yang tegas bahkan bak singa yang siap menerjang lawanya, berjalan menuju gerombolan yang telah berbaris menanti kehadiranya.
dihadapan pasukan yang baru datang ia melihat 1 sosok yang paling ia kenal adalah lelaki masa kecil adiknya orang yang sangat sangat dicintai sang adik. ia pun tersenyum berjalan menuju aryan.
aryan yang merasa bahwa sang jenderal berjalan mendekatinya pun dengan sigap dan siap memberi hormat pada sang atasan dengan wajah tegasnya. posisi badan yang tegap dan hormat menghadap ke arah pemimpinya itu.
" hormat...! saya capten aryan dari tim komando khusus garuda" dengan lantang
sang pria yang menerima penghormatan untuknya pun menganggukkan kepalanya dan mempersilahkan aryan untuk menurunkan tangannya dari posisi hormat.
ia pun dengan sigap merangkul aryan, ia memeluk aryan dengan erat menumpahkan rasa sedihnya tanpa harus dilihat para prajuritnya seolah ia merasakan kerinduan yang sudah lama tak bertemu. aryan yang merasakan kesedihan lelaki itu pun turut berduka karena sudah tak kuasa menahan kesedihan yang tengan sama sama dirasakan oleh kedua pria tersebut, pun tanpa harus disadari oleh para prajuritnya.
ya... sang jenderal yang tersembunyi, yang tidak ada yang tahu dan mengenal siapa dia kini menampakkan dirinya, hanya karena satu alasan dan tujuan yaitu sang adik yang sangat ia sayangi, yang kini hilang dan entah dimana rimbanya. kini sang jenderal muda berbakat yang hanya tau menuntaskan tugasnya itu terlihat nyata oleh pasukanya, sang pajurit tangguh tanpa orang tahu rupa dan siapa orangnya, juga penghargaan yang ia raih pun hanya tersebar nama dan keahlianya saja tidak dengan rupanya yang sama tampanya dengan sang ayah... meski sang ayah kini menginjak usia lanjut.
sang jendralpun menyampaikan kata sambutanya.
" selamat pagi semua, perkenalkan saya nurrahman maulana zahran yang dikenal orang dengan jenderal maulana, saya datang kesini dengan satu tujuan bersama kalian semua yaitu ikut membantu mereka yang tertimpa musibah dan mengevakuasi korban karwna bencana alam inu. saya harap kita dapat bekerja sama dengan baik dan tentunya, tolong rahasiakan identitas saya yang sebenarnya, kalian boleh panggil saya komandan arman tidak perlu memanggil saya sengan identitas asli saya. apa lian faham??"
" siap laksanakan" jawab para prajurit serentak
__ADS_1
" baiklah sampai disini dulu kata sambutan dari saya, selamat bekerja keras, mari kita upayakan yang terbaik, ingat juga untuk menhaga kondisi badan masing masing agar tetap dengan keadaan yang fit dan bugar, cukup sekian dan terimakasih..." tutu arman dalam menyampaikan sambutannya kepada timnya sekarang.
masih banyak yang berguman diri bertanya tanya kenapa sang jemderal turut serta dalam melakukan evakuasi bersama, padahal ini bukanlah situasi genting saat berperang melawan negara lain hanya sebatas bencana alaam, tetapi ia rela untuk menampakkan dirinya sendiri yang selama ini telah tertuup secara rahasia, dan hanya orang orang tertentu yang mengetahui identitas aslinya. samar rasa penasaran tersebut tersampaikan ketelinga arman yang merasa ia harus menjelaskan ini semuan.
" pèrhatian...!" ucap arman tegas dan semua prajurit yang bergunjing pun dalam hitungan detik langsung senyap.
" saya akan menjawab pertanyaan semu kalian. ya... saya menampakkan diri dihadpaan xan selain iba dengan bencana yang menimpa kota B ini, satu lagi yaitu karena adik saya.. letnan adiba, yang ikut jadi korban tragedi bencana ini, saya harus ikut langsung mencari dan menemukan dia baik dalam keadaan hidup dan ataupun sudah tak bernyawa. jadi saya harap kita dapat terus berusaha melakukan yang terbaik dalam melaksanakan tugas kita. saya tidak akan memeonopoli kalian atas kekuasaan saya untuk menemukan adik saya, biarkan pekerjaan iji mengalir dengan apa adanya sesuai kehendak tuhan dan usaha kita yang maksimal. saya sangat memohon kerjasama kalian semua!!" ucap arman sambil menundukkan kepalanya desikit..
semua prajurit awalnya terkejut dan pada ahirnya mengerti akan situasi yang sedang dilanda oleh sang jendral muda itu.
setelah pertemuan penjemputan sang jenderal muda mereka kembali ke posko dan merembuk rencana evakuasi selanjutnya. setelah itu tinggalah mereka berdua yaitu sang capten dan jendral yang menghilangkan status mereka menjadi teman lama yang dulu sering bermain bersama saat masih kecil.
arman hanya tersenyum dan menoleh kepada sang calon adik iparnya itu." ya... aku terpaksa menyembunyikanya. hanya ayahku yang mengetahui jati diriku sebenarnya" ucap arman menjelaskan.
pasukan the lion negara A yang sangat ditakuti bahkan negara naju yang punya teknologi tercaggijhpun akan berfikir ulang unruk berurusan dengan tim the lion sakin melegendanya unit yang satu ini.
" putra... bagaimana kalau kita berpencar dan membagi tim, aku berjalan kearah sini kamu kesana... entah bagaimana sepertinya aku ingin menelusuri 2 daerah ini". ucap aryan
" tidak masalah bang, nanti kita jelaskan lagi kepada anggota, o.. y.. kpan alat berat akan tiba karena bangunan bangunan yang roboh tu sangat sulit dibongkar kalau tidak menghunakan alat berat ucap aryan, mungkin akan tiba esok siang, karena lapangan terbang sedang dibersihkan untuk menampung pesawat yang mendatanhkan alaat brrat itu, setelah para relawan datang, sebaiknya sekita 10 orang hatus kita tinggal untuk mendirikan kemnali tenda darurat untuk pasukan uang baru datang dan relawan besok" ucap arman.
" siap bang, nanti saya perintahkan kepada anggota saya" jawab aryan.
__ADS_1
keduanya pun mengistirahatkan tubuhnya sebelum rencana pencarian dimulai satu jam lagiyang masih dengan menggunakan peralatan seadanya.
sampai saat ini korban yang meninggal sudah tampak 500an mayat, ini pun harus menunggu pesawat esok hari yang membawa rombongan relawan karena dokter yang akan mengidentifikasi korban atau dokter porensiknya baru akan tiba esok hari bersaan dengan para relawan.
arman merebahkan badanya di ranjang kecil tempat istrahat para tentara tak sengaja matanya terpejam dan..
" bang...."
" bang arman..." suara seorang gadis memangil namanya
" bang arman... " arman pun membuka matanya dan mwlihat sosok seorang gadis yang sangat ia kenal dan...
****
bersambung dulu ya...
terimakasih untum para pembaca setia mengejar cknta sang letnan... kisah cinta adiba n aryan akan segera dimulai setelah bencana ini. terus ikuti ceritanya dan mohon doa dan dukunganya juga kritik dan sarannya ya...
tolong tinggalkan like n comentnya..πππ
terimakasih salam hangat dari esha..ππ
__ADS_1