
Akhirnya masa honeymoon pun berakhir membuat Antonio harus kembali ke Mansion Bianchi bersama sang istri, Savrinadeya. Sesampainya di mansion, rupanya Alexis dan Raveena sudah tiba terlebih dahulu.
Kedua sepupu itu pun langsung heboh bergosip sedangkan Antonio dan Alexis mulai bekerja di ruang kerja mereka. Pesanan anggur sudah mulai masuk dan proses produksi mereka pun melebihi kuota permintaan.
"Bagaimana honeymoon kamu, Al?" tanya Antonio sambil membalas email dari para koleganya yang tidak bisa hadir ke New York. Selama di Paris, Antonio dan Savrinadeya sepakat untuk mengganti nomor ponsel ke nomor lokal tapi tidak membuka MacBook mereka. Antonio dan Savrinadeya benar-benar menikmati saat-saat berduaan bersama.
"Awesome" jawab Alexis pendek. Tidak mungkin kan aku bilang cucu Kaia Blair dan Rhett O'Grady begitu hot di ranjang. Alexis baru teringat kalau Raveena memiliki darah Irlandia dari sang opa membuat dirinya menjadi gadis yang berani mengungkapkan pendapat dan perasaannya. "Anda sendiri bagaimana?"
"Delightful and beautiful... Deya kan memang kalem" jawab Antonio sambil tersenyum. Baru hari terakhir honeymoon Deya mulai panas di tempat tidur.
Alexis mengangguk dan keduanya mulai bekerja lagi.
***
Jadi mbak Veena tinggal di rumah warisan bang Alexis yang menjadi mas kawin? Bagus kah rumahnya? Aku belum sempat kemana-mana soalnya.
"Iya. Dan kamu tahu, rumahnya sangat Italia." Raveena mengambil iPadnya dan menunjukkan ke Savrinadeya.
Ya ampun! Rumahnya cantik Mbak. Sangat hommy.
"Benar kan? Itu kesan yang mbak tangkap saat pertama kali sampai sana. Kamu harus lihat dalamnya, so beautiful. Alexis memang merawatnya dengan baik."
Savrinadeya mengangguk.
"Bagaimana Paris? Bang Tomat baik kan sama kamu?"
Baik kok.
"Proses unboxing nya?"
Bang Antonio baik dan lembut kok.
"Alhamdulillah. Yang penting Oom - oom satu itu sadar diri kalau kamu itu bukan tipe brutal."
Mbak Veena? Gimana dengan Bang Alexis? tanya Savrinadeya serius.
Wajah Raveena sedikit memerah. "Brutal..." bisik nya.
Savrinadeya melongo. Maksudnya?
"Begini. Semua yang dimuat di kitab kama sutra, kita coba gayanya. Dan kamu tahu, Deya, sensasinya akan berbeda jika melakukan variasi posisi" kompor Raveena membuat wajah Savrinadeya yang gantian memerah.
__ADS_1
Apa?
"Sini aku kasih tahu. Bagaimana pun, pria Italia itu sangat suka hubungan yang panas dan sedikit kinky. Alexis memang separo Inggris separo Italia tapi kalau soal itu, he's become Italian." Mata hijau Raveena tampak berbinar meshum.
Astaghfirullah mbak Veena ! kekeh Savrinadeya.
"Hei, kita sudah menikah, resmi secara agama dan hukum negara jadi nggak ada masalah kan membahas soal itu? Toh kita melakukannya bersama suami sah."
Savrinadeya hanya bisa memegang pelipisnya. Iya benar kakakku satu ini memang urakan, tapi kebablasan deh rusuhnya! - batin Savrinadeya.
***
Kamar Antonio dan Savrinadeya di mansion Bianchi
"Ngobrol apa saja sama Raveena? Jangan bilang bahas soal bulan madu? Atau bahas kuat siapa, lama siapa?" cerocos Antonio yang membuat istrinya menatap gemas.
Abang tuh kok bahas macam begitu sih? Memang penting ya?
"Deya, bagi pria itu sangatlah penting jika bisa lebih dari pesaingnya."
Bang Antonio, tidak perlulah hal seperti itu. Yang penting kan aku dan bang Antonio saling sayang, hidup bersama dan menikmati berumah tangga, cukup lah.
Antonio membuka kaosnya dan satu hal yang Savrinadeya pelajari dari suaminya, nyaris tidak mau memakai baju saat tidur dan hanya mengenakan boxer.
Savrinadeya pun beringsut mendekati tubuh Antonio yang langsung memeluknya erat.
"Terimakasih Deya, mau menikah denganku meskipun usiamu masih belia dan mau bersama Oom-oom ini..."
Savrinadeya cekikikan. Akhirnya mengakui kalau Abang itu Oom-oom? Kalau begitu, Deya panggil Oom saja ya?
Antonio mendelik judes. "Berani panggil aku Oom, aku hukum kamu Deya."
Hukum apa?
"Hukuman membuat anak!" ujar Antonio sambil mencium ceruk leher Savrinadeya.
***
Kamar Tidur Alexis dan Raveena di rumah mereka
"Kamu ngobrol apa saja sama Deya? Banding-bandingin mesti..." kekeh Alexis sambil naik ke atas tempat tidur.
"Bandingkan apaan sih? Pak tua satu ini sukanya suudzon!" cebik Raveena sambil manyun. "Aku tidak membandingkan honeymoon kita dengan honeymoon nya Deya tapi lebih menjurus membantu Deya supaya lebih aktif di atas tempat tidur."
__ADS_1
Alexis melongo. "What?"
"Deya itu kan anaknya kalem dan baru 20 tahun jadi aku ajari lah!" jawab Raveena cuek.
"Astagaaa Veena! Tidak perlu lah seperti itu! Biarkan Deya dan Antonio mendapatkan feel-nya tersendiri, jangan disamakan dengan kita. Kalau kita kan memang sudah rusuh dari awal!" Alexis menatap tidak percaya ke istrinya yang sering out of the box.
"Sayang, bang Tomat itu pria yang berpengalaman Deya tidak berpengalaman. Apa salahnya aku memberikan tips agar kehidupan rumah tangga tetap asyik?"
Alexis menggelengkan kepalanya. "Sudah ah! Daripada membahas hal-hal yang bukan urusan kita, lebih baik urus diri kita sendiri. Kamu ingin anak berapa?"
"Sedikasihnya. Kan aku sudah bilang" senyum Raveena ketika merasakan tangan suaminya mulai menyentuh titik sensitif nya.
"Aku ingin sebelas..." gumam Alexis.
"Hah? Boleeeehhh, satu aku yang hamil, sisanya kamu yang hamil! Memangnya aku kucing apa yang bisa sekali melahirkan bisa empat sampai lima ekor? Yang benar saja, Al! Nggak, aku maunya punya anak itu realistis! Lagian kalau aku banyak-banyak melahirkan, resiko macam-macam! Kamu itu kalau ngomong..."
Alexis mencium panas bibir Raveena membuat istrinya mengalungkan kedua tangannya di leher suaminya.
"Jangan cerewet ah..." bisik Alexis sambil menciumi rahang Raveena dan lehernya karena posisi reflek menengadah.
"Kita buat anak nih?" bisik Raveena dengan suara serak pertanda dirinya mulai terhanyut dengan permainan suaminya.
"Nggak, buat kitten" jawab Alexis asal yang langsung mendapatkan keplakan dari Raveena.
*** END ***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Savrinadeya dan Raveena tamat yaaaa
Tenang, mereka masih akan muncul di novel-novel selanjutnya yang akan hadir tahun ini. Semoga tidak bosan dengan klan Membagongkan ini.
Terima kasih sudah mengikuti cerita bang tomat bin mie keriting dan asistennya Alexis. Terima kasih sudah memberikan komentar positif.
Oh bulan ini insyaallah ada tiga novel yang akan nongol. Pertama Radhi dan Raine Blair, lalu Jayde dan Sadawira dan satu lagi di luar klan. Ditunggu saja update kapan nongolnya.
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
__ADS_1