MENGUBAH TAKDIR ARA'

MENGUBAH TAKDIR ARA'
EPISODE 26 KEMBALI TERLUKA


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸


Satu bulan kemudian


"Kamu kenapa Ra,hanya diam dari tadi ???" Tanya Reza yang masih fokus menyetir sekilas melirik Ara.


"Nggak apa-apa." Jawab Ara singkat lalu kembali diam.


Reza menghentikan mobilnya lalu berbalik pada Ara,"Kalau nggak ada apa-apa,kenapa kamu banyak diam sejak tadi ???" Tanya Reza lagi menatap Ara.


"Aku bilang nggak ada apa-apa." Ara membuka pintu mobil berlalu masuk ke rumah.


Reza mengikuti Ara dari belakang,"Ra,kalau ada masalah kamu bilang dong sama aku.Jangan begini,nggak enak tau di cuekin."Ucap Reza.


"Hmmm aku kan tadi bilang tidak ada apa-apa Za,malah bertanya lagi." Ucap Ara lembut.


"Bohong kalau nggak ada apa-apa." Tatap Reza.


"Ok aku akan bilang sama kamu tapi tolong jujur sama aku biar semuanya jelas." Balas Ara.


"Iya,tapi apa ???" Tanya Reza penasaran.

__ADS_1


"Hmmm apa kamu dan Dara balikan ???" Tatap Ara.


Reza membuang pandangannya,menghindari tatapan Ara."Kenapa kamu tiba-tiba tanya seperti itu ???" Tanya Reza balik.


"Aku hanya merasa kalau kamu berubah Za dan itu sama saat kamu dulu pacaran sama Dara makanya aku ingin memastikan sama kamu." Ucap Ara.


"Emang penting ya Ra,aku jawab masalah itu." Ucap Reza bingung.


"Itu penting atau tidak,cukup kamu jawab aja Za." Ucap Ara.


"Kalau aku nggak mau jawab,gimana ???" Tatap Reza.


"Apa salahnya sih Za kamu jawab." Tatap Ara yang sudah berkaca-kaca.


Deg...


Seketika Ara kembali terdiam,dunianya kembali hancur.Dihancurkan oleh orang yang sama,hanya bulir bening yang menetes di pipih nya mewakili perasaannya yang hanya diam sejak tadi."Oh,jadi benarkan firasat aku kalau kamu sama Dara balikan."Ucap Ara memberanikan diri.


"Aku minta maaf Ra,tapi kita masih bisa kan tetap bersahabat." Pinta Reza.


Ara menarik nafas lalu membuangnya perlahan,"Iya Za,kan kita memang sahabat dari sejak awal.Ucap Ara memaksakan senyum.

__ADS_1


"Tapi kamu menangis,harusnya kamu nggak perlu pusing Ra memikirkan aku kembali sama Dara atau tidak yang penting kan kita masih tetap sahabatan." Ucap Reza santai.


"Mungkin bagi kamu nggak masalah Za tapi bagi Dara kedekatan kita ini akan jadi masalah untuk dia." Ucap Ara.


"kamu ini Ra,terlalu ribet dan pusing dengan urusan orang.Diam aja,tidak ada salahnya kan." Terdengar Reza mulai emosi.


"Ok,aku tidak akan bahas itu lagi.Semoga kamu bahagia bersama Dara jadi lebih baik kamu angkat telponnya,nanti dia marah kalau kamu cuekin dari tadi." Ucap Ara menatap ke arah ponsel Reza yang sejak tadi bergetar.


"Maaf aku ijin angkat telpon dulu." Ucap Reza menjauh dari Ara.


Ara terdiam sekilas melirik Reza yang sedang senyum-senyum di telpon membuat Ara paham jika sahabatnya itu sedang bahagia.


"Sekarang aku paham Za,kebahagiaanmu memang bersama Dara dan jika memang itu yang terbaik maka perlahan aku juga akan pergi dari kehidupanmu lagi agar tidak hubungan kalian baik-baik saja." Batin Ara.


🌸🌸🌸🌸


Reza menuju ke arah Ara yang masih duduk terdiam,"Ra,sepertinya aku harus keluar sekarang.Ada janji sama orang."Ucap Reza tersenyum.


"Hmmm bilang aja,kalau mau ketemuan sama pacar." Ucap Ara memaksa tersenyum.


"Hehe." Reza menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

__ADS_1


"Ya udah sana,nanti dia menunggu lama." Ucap Ara.


"Ok,nanti aku kabari ya." Reza tersenyum lalu pergi.


__ADS_2