MENGUBAH TAKDIR ARA'

MENGUBAH TAKDIR ARA'
EPISODE 48 RAHASIA APA LAGI ?


__ADS_3

Setelah hubungannya dengan Ara kembali membaik,Mirza pun tidak ingin kehilangan kesempatan untuk selalu bersama Ara meski hanya sekedar mengantarnya ke kantor lalu kembali sibuk dengan urusan masing-masing.


Dari kejauhan terlihat Ara tersenyum melambaikan tangan lalu mendekat ke mobil Mirza,”Selamat pagi sayang.”Ucap Mirza.


“Pagi juga.”Jawab Ara tersenyum.


Raut wajah keduanya tidak bisa berbohong jika saat ini mereka begitu bahagia,setelah melewati berbagai rintangan dan pada akhirnya bersatu.


Beberapa menit kemudian mobil Mirza sudah tak terlihat lagi,Dika dan Kania keluar dari persembunyiannya yang sejak tadi mengintip mereka di jendela,”Akhirnya ya sayang,mereka kembali bahagia.”Ucap Kania.


“Iya sayang,semoga setelah ini mereka bisa di persatu kan dalam pernikahan.”Ucap Dika merangkul istrinya lalu masuk ke dalam rumah.


Sejenak terasa hening dalam perjalanan mereka,”Ehm Ra,aku boleh tanya sesuatu ?” Ucap Mirza memulai pembicaraan.


“Mau tanya apa kak ?” lirik Ara.


“Ehm itu sepupu kamu Dika akan tinggal di rumah kamu terus sama istrinya?” Lirik Mirza sekilas.


“Oh kak Dika,nggak kok nanti juga akan pindah.”Ucap Ara.


“Pindah kemana ?” Tanya Mirza penasaran.


“Ke rumah mereka dong kak.”


“Rumah mereka,kalau punya rumah kenapa harus tinggal di rumah kamu kan jadinya kita salah paham karena itu.”


Ara hanya tersenyum melihat Mirza,”Kak Mirza nya aja yang cepat cemburu makanya salah paham kemarin.”


“Kan aku nggak tau Ra,kamu juga nggak pernah cerita.”Ucap Mirza.


“Nggak sempat cerita soalnya kemarin aku keburu ke luar negeri.”


“Iya,menghilang keluar negeri.”Ucap Mirza datar.


“Yang penting kan sekarang aku sudah di sini di samping kakak.”Goda Ara.


Mirza tersenyum,”Iya sayang,emang rumah sepupu kamu itu dimana sih ???”


“Di daerah situ juga Cuma agak jauh masuknya,kebetulan sepupu aku itu baru dapat pekerjaan di sini jadi mereka memutuskan untuk buat rumah di sini aja dan pas di daerah tempat aku tinggal itu ada tanah yang kosong jadi mereka beli itu lalu bangun rumah di sana jadi sambil menunggu rumah mereka selesai di bangun,mereka tinggal di rumah aku dulu,ya sekalian aku titip rumah sama mereka karena aku lagi jauh.”

__ADS_1


“Oh jadi seperti itu.”Mirza kembali tersenyum.


“Makanya kalau ada apa-apa itu jangan langsung pergi biar jelas.”


“Iya,lain kali nggak aku ulangi.”Ucap Mirza.


Ponsel Mirza berdering tapi langsung di matikan membuat Ara merasa curiga,”Kenapa di matikan kak,angkat aja.”Ucap Ara.


“Hmmm nanti aja sayang.”Ucap mirza.


“Emang siapa yang menelpon ? biasanya juga di angkat.”Selidik Ara.


“Hanya partner kerja sayang lagian bentar lagi kita sampai di kantor kamu nanti setelah ini baru aku angkat.”Sikap Mirza membuat Ara makin curiga,baru saja mengatakan tidak ada yang akan di sembunyikan tapi kali ini terulang lagi tapi Ara berusaha percaya pada Mirza.


Setelah memastikan Ara masuk ke dalam kantor,Mirza baru menghubungi kembali partnernya itu.”Aku segera ke sana.”Pesan Mirza.


Entah kenapa setelah melihat sikap Mirza tadi,pikiran Ara malah teringat dengan Reza yang memang sudah tidak pernah ada kabar lagi,”Kok aku tiba-tiba kepikiran Reza ya ? apa kabar ya dia ? semoga dia sudah bahagia bersama Dara atau mungkin saja mereka sudah menikah.”Batin Ara.


Berhubung pekerjaannya tidak terlalu banyak jadi Ara mencoba untuk menghubungi Rika sahabatnya yang memang sudah lama tidak pernah ada kabar.


“Ara...”Teriak Rika melihat Ara di sambungan vidio mereka.


“Iya dong kan lagi ada Dede bayinya.”Senyum Erika sambil memperlihatkan perut buncitnya.


“Hah..lama nggak ada kabar,eh ternyata udah hamil aja.Udah berapa bulan ?” Tanya Ara.


“Udah bulannya,tinggal menghitung minggu.”Jelas Rika.


“Masya Allah..selamat ya sayang semoga lancar sampai persalinan.”Ucap Ara.


“Iya sayang,hmmm kelihatannya sudah bahagia nih sekarang ?” Ucap Ara.


“Kok tau sih.”Ara tidak bisa membohongi Rika jika dirinya memang sedang bahagia.


“Tau lah,cincin di tangan kamu itu buktinya.”Tatap Rika pada tangan Ara yang sudah ada cincin melingkar.


“Eh..kelihatan ya.”Secepat kilat Ara menyembunyikan tangannya.


“Nggak usah di tutupi Ra,Siapa orangnya ?” Tanya Rika.

__ADS_1


“Kak Mirza.”Ucap Ara.


“Tuh kan Ra,aku bilang juga apa.Mirza itu suka sama kamu,dari cara tatapnya saja sudah kelihatan.Kamunya aja yang terlalu bucin sama Reza jadi tidak menyadari itu,”Ucap Rika.


“Iya deh,aku akui kali ini kamu benar.”


“Berarti udah move on dong Ra,nggak kepikiran Reza lagi.”Ucap Rika.


“Iya sih tapi entah kenapa aku tiba-tiba ke pikiran dia makanya aku hubungi kamu.”Ucap Ara.


“Oh jadi karena ingin tau kabar Reza jadi hubungi aku.”Seketika wajah Rika berubah manyun.


“Ya nggak lah say,sekalian aku ingin memberikan berita bahagia buat kamu sekalian juga ingin tau kabarnya Reza.”Bujuk Ara.


“Oh begitu,tapi kayaknya setelah 6 bulan ini Reza nggak pernah kelihatan di kantor malah yang mengurus kantor sekarang itu orang tuanya dan terakhir aku dengar hubungannya dengan orang tuanya bermasalah karena Dara hamil.”Ucap Rika.


“Jadi Dara hamil,itu sebabnya mereka balikan.Tapi sudahlah,paling mereka sudah menikah dan tidak ingin di ketahui keberadaanya makanya menghilang.”Ucap Ara santai.


“Tapi kamu nggak apa-apa kan Ra ?”Tanya Rika memastikan.


Senyum Ara mengembang,”Ya,nggak lah kan udah ada kak Mirza.Oh ya sekedar informasi beberapa hari lagi kami lamaran.”


“Serius,selamat ya Ra.”Mata Rika terlihat berkaca-kaca.


“Iya sayang,jangan nangis gitu dong.”


“Aku terharu Ra,akhirnya kamu bisa bahagia juga setelah selama ini di sakiti terus.”


“Do’a kan aja ya di lancarkan terus.”Ucap Ara.


“Pasti dong Ra,semoga aku bisa datang saat pernikahan kalian.”Ucap Rika.


“Harus dong,eh udah dulu ya mau lanjut cari uang dulu.”Ucap Ara.


“Iya,selamat bekerja tante Ara.”Rika lalu memutuskan panggilannya.


Baru update lagi nik kak,terus dukung karya author ya kak biar makin semangat nulisnya😊😊


SELAMAT MEMBACA

__ADS_1


__ADS_2