MENGUBAH TAKDIR ARA'

MENGUBAH TAKDIR ARA'
EPISODE 34 BIMBANG


__ADS_3

Mirza menuju meja makan untuk sarapan sekilas melirik Ara yang sudah duduk di samping Kak Maya berhadapan dengannya,Mirza melempar senyum yang di balas balik oleh Ara.


Meski belum ada keputusan dari Ara tapi buat Mirza apa pun itu keputusannya.setidaknya dia bisa membahagiakan Ara selama mereka liburan agar Ara tidak teringat lagi dengan penghianatan Reza.


“Pagi semua.”Sapa Monika yang masuk nyelonong begitu saja duduk di samping Mirza tanpa ada yang mempersilahkan karena bagi dia keluarga Mirza sudah menjadi keluarganya sendiri dan sudah menjadi kebiasaannya yang sangat di pahami oleh keluarga Mirza.


“Monika....monika...kamu tuh ya,kebiasaan pagi-pagi seperti ini.”Senyum Mirza.


“Maaf kak habisnya aku kangen kumpul begini sama kakak dan kak Maya.”Manja Monika melirik Maya dan Mirza.


Ara memperhatikan Mirza dan Monika,entah kenapa Ara merasa jika Monika sebenarnya menyimpan perasaan dengan Mirza tapi mencoba menepisnya karena bisa saja itu hanya penilaian dia saja,”Apaan sih aku ini,mereka itu sahabat dari kecil jadi wajar jika seperti itu.”Ara menggelengkan kepalanya sendiri yang di lihat oleh Mirza.


“Kamu kenapa Ra,kok geleng-geleng begitu??? Makanannya nggak enak ya?” khawatir Mirza.


“Eh...nggak kak justru aku menikmati makanannya makanya aku geleng-geleng saking enaknya.”Tepis Ara kikuk .


“Oh...habis makan,kamu siap-siap ya kita keluar jalan di temani Monika.”Mirza merasa senang bertemu karena Monika ingin menemaninya jala-jalan.


Tentu dengan senang hati Monika menemaninya karena memang itu yang dia inginkan untuk selalu berada di dekat Mirza sahabatnya.


Ara hanya mematung di depan kaca dalam kamarnya,memikirkan kedekatan Mirza dan Monika,”Kenapa ya aku merasa ada sesuatu di antara mereka.”Batin Ara dalam lamunannya.


Tok...tok...tok...


Mirza mengetuk pintu Ara yang tidak keluar-keluar sejak tadi,”Ara kamu udah siap,Monika udah nunggu dari tadi.”


“Iya kak,sebentar lagi Ara keluar.”Teriak Ara di balik pintu.


Dalam perjalanan Ara hanya memperhatikan kedekatan antara Mirza dan Monika,jika mengingat tadi malam saat Mirza menyatakan perasaannya Ara merasa dia begitu tulus tapi melihat dia sekarang Ara merasa bingung sendiri seakan dia tidak ada apa-apanya di banding Monika yang bisa membuat Mirza merasa begitu bahagia dan tertawa lepas.

__ADS_1


“Akhirnya kita sampai juga kak,mmmm tempat ini memang selalu indah dan menyenangkan.”Monika menikmati suasana alam yang membuatnya merasa tenang.


“Memang tempat ini begitu indah Mon,makanya aku nggak bosen ke sini pasti Ara juga akan suka .Eh tapi Ara mana ???” Mirza mencari Ara yang masih berdiam diri di mobil.


Tiba-tiba ekspresi wajah Monika berubah mendengar Mirza menyebut Ara padahal dia sudah berusaha mengalihkan pandangan Mirza dari Ara,”Paling masih di mobil kak.”ucap monika datar,wajahnya yang biasa ceria berubah seketika.


Mirza menghampiri Ara di mobil yang sibuk memainkan ponselnya menunggu balasan dari kak Maya.


“Ra,kok belum turun ??? “ tanya Mirza.


“Ini aku lagi chat sama kak Maya jadi belum turun.”Ara menyimpan ponselnya lalu turun mengikuti Mirza.


“Hati-hati ya Ra nanti kamu jatuh.”Ucap Mirza was-was.


Monika hanya melirik mereka,Ara sendiri bingung melihat ekspresi monika yang berubah begitu padahal awalnya begitu baik dan welcome dengannya.


“Iya Ra,hati-hati.”ucap Monika singkat lalu mengalihkan pandangannya.


Wajah Monika makin tanpa ekspresi,hanya sesekali tersenyum tapi Ara menyadari itu jadi berusaha melepaskan pegangan Mirza.”Maaf kak,nggak enak di liat sama yang lain apalagi ada monika juga di sini.”


“Maaf,kamu marah ya Ra soalnya aku tidak minta persetujuan kamu dulu.”Mirza merasa bersalah padahal bukan itu maksud Ara.


“Nggak Kak tapi kayaknya Monika juga butuh di perhatikan nanti dia jatuh.”Jelas Ara.


Mirza mengulum senyum,”Nggak perlu khawatir soal Monika,dia itu sudah terbiasa jadi pasti lebih hati-hati.”


“Oh...” Jawab Ara singkat.


“Eh kak,kita ke sana deh kayaknya lebih bagus.Ara biar di sini aja dulu.”Monika berusaha menjauhkan Mirza dari Ara agar tidak terus dekat-dekat.

__ADS_1


Mirza sendiri hanya menurut tanpa menyadari maksud sebenarnya dari Monika dan pertengkaran batin di antara dua wanita yang sedang berada di sampingnya.Tapi tetap saja perasaan Mirza hanya memikirkan Ara sehingga Monika di tinggal sendiri lalu kembali memanggil Ara untuk ikut gabung bersama dia dan Monika.


“Ayo Ra,kita ke sana.”Ajak Mirza.


“Nggak deh kak,aku di sini aja biar kakak bisa sama Monika aja di sana.”Tolak Ara yang ingin membiarkan mereka bersama.


“Kamu marah ya Ra,sikap Kamu dari tadi itu beda banget.”Mirza duduk di samping Ara.


“Aku nggak marah kak,aku Cuma ingin kakak menghabiskan banyak waktu bersama monika kan kalian baru ketemu.pasti ingin melepas rindu.”Ucap Ara.


“Melepas rindu bagaimana Ra,kan udah ketemu dan biasanya seperti ini.” Mirza yang masih belum paham maksud dari ucapan Ara.


“Sudahlah kak,biar aku di sini saja.Kakak ke sana aja.”Ara memandang ke arah Monika berada.


“Tapi aku khawatir Ra,kamu di sini sendiri lagian tujuan kita ke sini karena aku ingin menghibur kamu agar nggak galau terus.”Mirza mencoba memecah suasana agar tidak terlalu kaku.


“Aku udah nggak galau kok kak.”Ucap Ara lembut.


“Baguslah tapi kok kamu diam aja dari tadi,terus kalau nggak galau kenapa dong ???.”Tanya Mirza.


“Aku hanya tidak ingin mengganggu kebersamaan kakak dengan Monika yang ingin melepas Rindu dengan sahabatnya lagian aku juga nggak tau mau bilang apa soalnya pembicaraan kalian itu tentang masa-masa kalian dulu makannya aku hanya diam kan aku nggak tau.”Ara terlihat tidak bersemangat.


Mirza menatap Ara,”Kamu cemburu Ra?” di sertai senyum khasnya Mirza.


“Cemburu...untuk apa aku cemburu kak kan kita nggak hubungan apa-apa.”Ara terlihat salah tingkah.


“Ya udah kalau nggak cemburu,kita ke sana yuk.”Mirza lalu menarik tangan Ara.


Dengan terpaksa Ara mengikuti,takut terlihat salah tingkah lagi dan pada akhirnya mereka menikmati pemandangan sore bersama dengan Mirza diantara Ara dan Monika.

__ADS_1


Udah update lagi nih...tetap suport author terus ya biar lebih semangat lagi nulisnya☺😊😊


__ADS_2