Menikah Karena Jebakan

Menikah Karena Jebakan
MKJ"35


__ADS_3

Alexa membuka matanya merasakan berat di perutnya, dia pun menatap tangan kekar seseorang yang memeluknya.


Wajahnya kembali menoleh, terlihat jelas wajah tampan Karel yang masih terlelap di sampingnya.


Di tatapnya tajam wajah damai Karel, alis tebal, hidung mancung wajah bersih mulus membuat Alexa semakin terhanyut dengan senyuman manis di wajahnya.


Ciptaan Tuhan benar benar sempurna bukan hanya wajah namun hati kamu yang juga sangat baik, begitu beruntungnya aku bisa menjadi istri kamu.


Alexa memutar tubuhnya menghadap Karel, tangannya beranjak menyentuh alis, mata hingga hidung Karel.


Kali ini dirinya yakin jika ternyata perasaannya terhadap Nicol telah hilang berganti dengan rasa cinta terhadap laki laki yang ada di hadapannya laki laki yang sudah menjadi suaminya.


Lexa langsung menarik tangannya saat ada pergerakan kecil dari tubuh Karel, dia tidak mau jika mengganggu waktu istirahat suaminya sudah jelas jika Karel pasti sangat lelah.


Cup,,


Di kecup nya singkat bibir Karel sebelum Alexa beranjak. Dia pun membiarkan suami tampannya tertidur.


 


Sementara di bawah, Sarni telah menatap beberapa pelayan yang sedang menyiapkan sarapan.


" Selamat pagi Nyonya " Sapa Sarni saat melihat Alexa berjalan mendekat


" Pagi Sarni,, " Ucapnya menatap beberapa sarapan yang telah siap di meja makan.


" Apa teh untuk Karel sudah di buatkan,, " Lanjut lexa membuat beberapa pelayan saling tatap.


" Belum Nyonya "


" Baiklah biar aku yang siapin "


" Tapi Nyonya, - Cegah Sarni namun Lexa tetap dengan keinginannya.


Sebenarnya untuk pertama kalinya dia pun membuat Teh, sebelumnya selalu ada pelayanan yang melayaninya.


Kedua orang tuanya sangat memanjakannya dulu hingga tidak pernah memperbolehkan Alexa untuk menyentuh apa pun di rumahnya.


Karel yang baru saja terbangun pun segera mencari keberadaan gadis kecilnya, dia beranjak turun. Namun matanya menatap Lexa yang berada di dapur membuatnya segera menghampiri.


" Eh,, " Ucap Lexa saat merasakan sesuatu di perutnya


" Kamu ngapain,, duduk di meja dulu Oke " Lanjutnya saat tau jika suaminya lah yang memeluknya.


" Kita sarapan bersama " Ajak karel mengandeng tangan Lexa.


" Ta- tapi aku belum kelar buat teh nya Rel "


Karel menarik kursi dan Lexa duduk di sana,,


" Aku tidak mengijinkan kamu masuk dapur "


" Tapi hanya buat Teh Rel "


" Tidak terkecuali By, ada Sarni juga lainnya aku tidak mau jari kamu kembali terluka juga terkena air panas, Cukup saat itu saja "

__ADS_1


Lexa tersenyum, menangkupkan wajahnya dengan kedua tangannya,,


" Kenapa malah liatin aku " Ucap Karel


" Tidak,, Ternyata kamu sudah perhatian denganku sejak lama ya,, Terus kenapa dulu kamu begitu dingin hem " Goda Alexa membuat Karel menggeleng.


" Yang penting sekarang kamu sudah tau bukan bagaimana hati aku untuk kamu " Ucap Karel dengan menarik hidung mancung Lexa.


" Ya, dan aku pun sangat beruntung menjadi istri Karel Juan "


Karel menautkan alisnya mendengar jawaban daei gadis kecilnya,,


" Jadi hanya itu,, "


" Ya memangnya apa lagi "


" Terus siapa yang mencium ku diam diam tadi"


Lexa merubah raut wajahnya yang menjadi merah,, ternyata Karel tau jika dirinya menciumnya diam diam.


" Emang siapa "


" kamu semakin menggemaskan jika malu seperti ini By, " Ucap Karel semakin membuat Blussing wajah Laxa.


Karel menggeleng dan memotong roti di piringnya,, dia pun mengambilnya dan menyodorkan kepada Lexa..


" Aaa " Ucapnya menatap Lexa.


Lexa membuka mulutnya dan menikmatinya namun tidak dengan menatap karel, dia masih merasa malu dengan tindakan tadi pagi.


Hari semakin siang,,


Baik Karel ataupun Lexa masih berada di rumah, tidak ada rencana untuk mereka hari libur seperti ini.


Lexa hanya duduk dengan memainkan ponselnya, tidak berbeda jauh dengan Karel yang juga menatap benda pipih di tangannya.


Hingga Karel teringat sesuatu,


" Bersiaplah,, Aku akan mengajakmu ke suatu tempat " Ucap Karel mengajak rambut Lexa


" Kemana? "


" Nanti kamu juga bakal tau By,, "


Lexa terdiam namun akhirnya dia berlari mengejar Karel menuju kamarnya,,


 


Kini mereka sudah bersiap dengan pakaian santainya,,


Karel melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menikmati jalanan kota, terik matahari tidak membuat keduanya enggan keluar namun malah seakan semangat.


Sesekali Karel melirik gadis di sampingnya yang terlihat senang dan terus menatap keluar.


" Kita mau kemana sih " Ucap Lexa merubah duduknya

__ADS_1


Karel tersenyum dengan hanya mengacak rambut Alexa.


" Nanti kamu akan tau sendiri By "


Lexa memicingkan bibirnya kesal membuat Karel gemas.


Perjalanan cukup lama membuat Lexa mengantuk dan terlelap, Karel membiarkan gadis kecilnya tertidur dan akan membangunkannya jika sudah sampai.


Untuk pertama kalinya mereka pergi berdua, dan Karel menyiapkan semuanya mendadak tentu saja semua anak buahnya harus ekstra mengerjakan apa yang di perintah bosnya jika mereka masih mau bekerja dengannya.


Namun walau Karel sangat tegas juga Dingin, dia tetap mengutamakan para pekerjannya, dia selalu memberikan bonus di setiap pekerjaan yang dia perintahkan membuat semua merasa nyaman dan betah bekerja dengannya.


Pemandangan Desa sudah mereka lewati, daerah yang cukup sejuk juga tidak banyak polusi, Jalanan yang menanjak dengan bukit bukit yang terlihat membuat siapa saja akan takjub memandangnya,,


Namun sayangnya Alexa tertidur hingga tidak bisa menikmati keindahan jalanan yang mereka lalui saat ini dan Karel sendiri pun tidak tega untuk membangunkannya.


Udara semakin terasa dingin, Karel melirik Lexa yang kedinginan dia pun menepikan mobilnya dan melepas jaket yang dia pakai untuk menutupi tubuh Lexa.


Senyuman terukir,,


Karel kembali melajukan mobilnya karena jarak yang tidak jauh lagi,,


Hingga Mobil berhenti di depan sebuah rumah,,


Karel menatap Lexa, tangannya terangkat untuk membelai rambut yang menutupi wajah cantik istrinya.


"By,, hei bangun " Ucap Lembut Karel membuat Lexa menggeliat dan membuka matanya.


Lexa membenarkan duduknya dan menatap sekeliling,, Entah mereka berada dimana namun pemandangan yang begitu cantik di depannya.


" Kita dimana " Ucap Lexa bingung.


" Kita turun,, AKu ada sesuatu untuk kamu "


Lexa menurut dan membuka pintu Mobilnya, Karel berjalan memutar menghampiri lexa dan menggandeng tangannya masuk ke dalam sebuah rumah.


Hingga Mata Lexa membuat dengan apa yang terlihat didepan matanya,,


Dia tidak menyangkan Karel akan memberikannya semua ini untuknya,,


" Ini,, "


??????????????


**********


Waw,,


Sebenarnya apa yang Karel berikan untu gadis kecilnya???


Kepo??? Pengin tau??? Penasaran????


Pastinya dong,,, ?!!!


Makanya terus ikuti kelanjutannya, bantu Like, Vote juga Komen kalian dong,,,,

__ADS_1


Untuk KCS juga GPO author bakal kembali Up jadi terus pantengin deh Layar ponsel kamu.. 😁😁


__ADS_2