
Karel sangat tidak menyangka dengan semua yang dilihatnya dimana Gabriel yang selalu gonta ganti cowok selama di luar negeri bahkan mereka selalu berkencan di Hotel hingga semua Agensi tau sifat buruknya dan membuat mereka memutuskan kontrak kerja sama dengannya.
" Jadi semua sudah kamu tau bukan? "
Karel langsung menoleh dan melihat Leon yang berjalan masuk.
" Maksud Daddy? " Ucap Karel tidak paham dengan ucapan Leon.
Leon duduk di samping Karel dan sekilas menatap Vidio yang tidak lagi membuatnya kaget.
" Daddy sudah tau semua tentang Gabriel, termasuk kenapa dia kembali ke Indonesia "
" Wait Dad, Alasan dia kembali? "
" Ya karena sudah tidak ada lagi Agensi yang mau bekerja sama dengannya bahkan beberapa yang masih memiliki kontrak dengannya pun langsung memutuskan kontrak sepihak dan semua itu membuat Gabriel tidak memiliki apapun, makanya dia mau berkencan dengan siapa pun untuk bisa memenuhi kebutuhannya dan membeli apa pun yang dia inginkan "
Karel memijat pelipisnya,,
" Salah satu Rekan bisnis Daddy pun termakan godaan Gabriel, mereka menjalin hubungan dan suatu ketika istri dari teman Daddy tau dan karena terlalu memikirkan hingga meninggal dengan kondisi hamil muda, Namun saat ini teman Papa baru menyesalinya setelah kehilangan semua harta, istri juga anak pertamanya "
" Jadi Daddy sudah tau semuanya "
" Karena alasan ini juga Daddy memutuskan untuk tinggal di Indonesia, Daddy tau jika Gabriel kembali bersama salah satu kekasihnya Joshua "
Deg..!!
__ADS_1
" Joshua? " Ulang Karel kaget.
Joshua merupakan salah satu teman kampus mereka, mereka sempat dekat dan ketika Gabriel dekat dengan Karel Joshua menghilang dan kini mereka malah kembali.
" Jaga Istri juga anak Kamu, dia wanita baik sudah banyak kebaikan yang dia berikan bahkan dia bisa merubah kebiasaan buruk dalam diri Kamu, Kamu sudah tidak lagi minum, rokok bahkan hidup kamu pun sudah sehat,, Jangan kamu seperti teman Daddy yang merasakan penyesalan setelah kehilangan"
Leon berjalan keluar dan membiarkan putranya sendiri, dia tau bagaimana Karel terhadap Gabriel.
Karel begitu mencintainya dulu.
Karel merebahkan kepalanya pada tepi kursi, dia sangat tidak menyangka dengan apa yang di lakukan Gabriel di luar.
Karel hanya tau jika Gabriel wanita yang baik dia memang sangat ingin menjadi Model karena cita citanya namun dia pun tidak menyangka jika Gabriel melakukan segala cara agar bisa mewujudkan cita cita juga keinginannya.
*********
Karel kembali ke kamarnya,,
Dia pun berjalan mendekat dan duduk di sisi ranjang dengan masih terus menatapnya.
Di selipkannya rambut yang menutupi wajah Lexa.
Semua yang Leon ucapkan begitu melekat di otaknya bahkan terus berputar seperti kaset,,
Daddy benar,, kamu bukan sekedar gadis baik namun kamu malaikat By,,
Kamu datang untuk menyadarkan aku dari semua sifat, sikap juga perbuatan buruk aku,,
__ADS_1
Semua yang kamu lakukan begitu tulus,,
Aku berjanji untuk kita meninggalkan mu dengan keadaan apa pun.
Menjaga kamu, menjaga anak kita merawatnya bersama hingga tumbuh besar.
Karel mengecup kening Lexa,,
Dan Lexa membuka matanya karena merasakan sentuhannya,,
" Sayang " Ucapnya dengan suara khas bangun tidur.
Karel kaget dan segera bangun,,
" Aku membangunkan mu "
Lexa menggeleng namun tangannya mengusap wajah tampan suaminya,,
" Kenapa,, apa ada yang sakit? Perut kamu mual atau kamu menginginkan sesuatu? "
Lagi lagi Lexa hanya menggeleng dengan senyuman yang begitu manis di wajahnya,
Sementara Karel menatapnya bingung, di saat dirinya bingung dengan tingkah istrinya namun Lexa malah tersenyum semakin membuatnya bingung.
" Sayang,, Aku ingin,,, -
__ADS_1
Lexa menghentikan ucapannya,,
Sedangkan Karel di buat bingung dengan tingkah istrinya yang tidak seperti biasanya,,