
Malam yang begitu panjang Lexa rasakan dimana dirinya ditemani suaminya, jalan jalan bahkan Nonton seperti kembali merasakan anak muda yang sedang menjalin kasih di malam minggu..
Karel terus menatap wajah cantik Lexa yang terus menampilkan senyuman manisnya, selama menikah mereka memang sangat jarang malam mingguan seperti saat ini paling mereka hanya jalan dan makan berbeda dengan saat ini.
" Kamu senang By " Ucap Karel dan Lexa menoleh bahkan menganggukkan kepalanya,,
" Sangat senang, makasih kamu udah ajak aku malam mingguan seperti saat ini "
" Aku janji akan selalu ajak kamu untuk seperti ini, malam mingguan seperti mereka " Ucap Karel menunjuk dimana terlihat beberapa anak muda bersama pasangan masing masing.
Lexa mengangguk,,
Dan menatap lapangan luas dengan begitu banyak anak muda di sana bahkan jajanan jalanan yang baru kali ini Karel lihat dan mencobanya.
" Kamu tunggu di sini,, Ingat jangan kemana mana " Ucap Karel
" Kamu mau kemana "
" Sebentar "
Lexa menatap Karel yang berjalan menjauh, dia pun menurut dan kembali menatap langit cerah dengan banyak bintang di langit.
Tiba tiba matanya menatap dimana sebuah boneka beruang,,
Wajahnya menoleh dan terlihat Karel yang membawanya..
" Buat aku? " Ucap Lexa dan karel mengangguk.
Lexa menatap sekeliling tidak ada penjual boneka di sana terus dari mana Karel mendapatkan nya??
" Kamu dapet dari mana Sayang bonekanya? "
" Di sana " Tunjuk Karel ke arah dimana seorang anak kecil yang tengah duduk.
" Anak kecil itu,, Maksud kamu "
Karel tersenyum,,
__ADS_1
" Aku melihat anak kecil itu menjual boneka, dan hanya tinggal satu tapi tidak ada yang membelinya jadi aku, -
Cup,,
Lexa langsung mengecup pipi Karel tanpa menunggu Karel selesai bicara,,
Karel menatapnya membuat Lexa tersenyum,,
" Hati kamu sangat baik dan tulus bikin aku semakin Cinta "
" Sejak kapan kamu pintar gombal hem " Ucap Karel menarik hidung mancung Lexa
Lexa terkekeh dan menyenderkan kepalanya pada bahu Karel,,
" Aku bahagia,, sangat bahagia dan pasti Ayah juga Ibu pun merasakan hal yang sama,, Aku sangat bersyukur karena Tuhan telah mentakdirkan aku bertemu dengan kamu,, laki laki yang begitu baik juga menyayangiku "
Karel menatap Lexa,,
Dia gadis yang sangat berbeda, bukan hanya cantik wajah tapi hatinya pun sangat baik, polos juga sangat spesial.
" Seharusnya,, Aku yang bersyukur mendapatkan kamu by, Kamu telah banyak merubah hidup aku "
Karel menggenggam tangan Lexa dan mengecupnya dalam,,
***********
Sementara di tempat yang sama terlihat Sesil yang berjalan sendiri, wajahnya terus terlihat memikirkan sesuatu dan untuk Sampai detik ini dirinya sama sekali tidak mengingat siapa Ayah dari bayi yang ada di dalam perutnya.
Sesil sangat ingin makan jajanan pinggir jalan, mungkin saat ini dia sedang merasakan Ngidam karena kehamilannya dan benar saja di saat matanya melihat gerobak basreng senyuman terukir di wajahnya, rasanya begitu menggoda membuatnya menelan air liurnya,, dengan segera dia pun berjalan mendekat ,,
Bruk..!!
Tubuhnya tidak sengaja menabrak seseorang membuatnya langsung memegang perutnya,,
" Sorry,, Kamu gapapa kan " Ucap seseorang
Sesil menggeleng dan wajahnya menatap seorang wanita cantik dengan tubuh yang begitu Sexy.
__ADS_1
" Gapapa Kok "
Wanita itu pun mengangguk dan kembali berjalan namun Sesil masih terus menatapnya, dia seperti pernah melihat wanita itu dan wajahnya sangat familiar baginya,,
Siapa dia,, wajahnya sangat familiar, ,
Astaga itu Bukannya Gabriel, ? batik Sesil Tidak percaya.
Kruyuk,,,
Perutnya kembali bunyi membuat Sesil mengingat sesuatu,,
Oya Basreng. lanjut Sesil kembali menghampiri gerobak Basreng.
Dia pun langsung memesannya, ,
kriing,,
Terdengar suara ponselnya, Sesil pun mengambil nya dan terlihat Mama Sarah yang menelponnya
" Sayang,, Kamu dimana? "
" Ma,, Aku di taman kenapa? "
" Astaga Sayang, Kenapa tidak bilang Mama kan bisa Mama temani.
" Gapapa Ma,, bentar lagi Aku pulang tadi hanya Sangat ingin jajan jalan
" Baiklah,, kamu hati hati "
" Siap Mama "
Sesil kembali menyimpan nya dan tidak lama pesanan matang membuatnya semakin ingin mencobanya..
Kamu sangat ingin makan ini ya , Baiklah kita makan sekarang,,
Dengan menikmatinya, Sesil duduk disalah satu kursi dan matanya menatap sekeliling rasa sedih dan perih dia rasakan.
__ADS_1
Hampir semua yang di sana bersama pasangannya namun dia malah datang seorang diri,,