Menikah Karena Jebakan

Menikah Karena Jebakan
Bab 60


__ADS_3

Karel langsung masuk ke dalam dan mencari keberadaan Lexa, dia sangat membutuhkan Lexa saat ini.



Ceklek,,


Pintu kamar terbuka namun tidak ada Lexa di sana.


Tiba tiba Lexa yang baru saja selesai mandi keluar dan membuat Karel menoleh dan langsung memeluknya erat bahkan sangat erat membuat Lexa kaget.


" Sayang,, kamu kenapa " Khawatir Lexa namun Karel menggeleng


" Plis, biarkan aku seperti ini "


Lexa mengangguk dan membiarkan suaminya memeluknya,,


 


Lexa mengambilkan segelas teh hangat untuk Karel dan memberikannya,,


" Kamu minum dulu ya " Ucap Lexa duduk di samping Karel.


Karel menoleh dan meminumnya,,


Lexa terus menatapnya, dia khawatir kenapa suaminya beberapa hari ini selalu seperti ini sebenarnya ada masalah apa.



" Makasih By ". ucap Karel dan Lexa mengangguk.


" Kamu mau mandi biar aku siapkan air hangat untuk kamu ya "


" Tidak By,, kamu temani aku di sini ya " Cegah Karel dan Lexa mengangguk.


Rasanya sangat ingin menanyakan semua kepada Karel, namun saat ini bukan waktu yang tepat melihat keadaan Karel seperti ini dia tidak tega.


Lebih baik aku tanya nanti saja. Batin Lexa.


Hari pun semakin larut,,


Lexa duduk di atas ranjang menunggu Karel yang masih berada di kamar mandi.


Tiba tiba ponsel Karel bunyi dan Lexa menatapnya,,


Nomor ini,, Ucap Lexa dan membukannya

__ADS_1


556879xxxx


Aku sudah jujur sama kamu Rel, aku hanya mencintai kamu, dan sekarang aku rela meninggalkan dunia model demi kita bisa bersama.


Deg..!!!


Sakit perih sesak rasanya hati Lexa membacanya, dia tau kenapa Karel bersikap seperti tadi.


" Belum tidur By " Ucap Karel


Lexa tidak menjawab namun matanya sudah berkaca kaca menahan rasa sesak di dadanya,,


" Jadi karena Gabriel kamu seperti tadi "


Karel menatapnya,,


" By,, "


" Jawab Rel,, kamu bertemu dengannya "


" Dia ke Kantor dan '-


" Apa kamu berniat untuk kembali dengannya " Ucap Lexa dengan air mata yang menetes di wajahnya.


Karel menggeleng bahkan hatinya teriris melihat wanita yang di cintainya menangis di hadapannya.


" Masa lalu yang tidak bisa kamu lupakan? "


" Kenapa bilang seperti itu? "


" Terus apa Rel, setiap kali kamu bertemu dengannya kamu selalu "-


Karel langsung memeluk Lexa,,


" Stop By,, pliss.. " Ucap Karel.


Lexa memberontak namun tenaganya tidak lebih kuat dari Karel membuatnya hanya terdiam dengan isak tangisnya.


" Aku minta Maaf By, " Ucap Karel dalam pelukannya.


Karel melepaskan pelukannya dan mengusap air mata di wajah cantik Lexa,,


" Aku minta maaf,, Plis jangan menangis lagi "


" Kamu jujur kenapa kamu selalu seperti ketakutan setelah bertemu dengannya,, "

__ADS_1


Karel terdiam,,


" Jawab Karel " Ulang Lexa membuat Karel kembali menatapnya dan menggenggam tangannya


" Karena aku takut By "


" Takut hati dan perasaan kamu kembali kepadanya, " Ucap Lexa melepaskan genggaman tangannya.


Karel menggeleng,,


" Terus Apa, - "


Lexa terus menatap Karel namun Karel hanya diam membuat Lexa marah dan beranjak.


" By,, kamu mau kemana " Cegah Karel.


" Pindah di kamar aku " Ucap Lexa namun Karel langsung menahannya.


" Lepas "


Karel menggeleng bahkan langsung membopong tubuh Lexa dan membaringkannya di atas ranjang,,


" Ka-"


" Eum,, "


Karel langsung membungkam bibir Lexa dengan bibirnya,,


Lexa terus memberontak namun kedua tangannya di tahan Karel membuatnya tidak bisa bergerak.


Karel melepaskan ciumannya saat melihat Lexa yang sudah lebih tenang.


Lexa langsung merubah tubuhnya dan membelakangi Karel,,


Karel sangat perih melihat wanitanya seperti ini, dia pun berbaring dan memeluk Lexa dari belakang.


" Aku minta maaf dan aku janji tidak akan menemuinya juga bertingkah seperti tadi aku janji " Ucap Karel memeluk Lexa.


Air mata Lexa terus menetes di wajahnya, dia tau jika suaminya masih memiliki rasa terhadap Gabriel karena memang Gabriel merupakan cinta pertamanya. Lexa hanya takut jika nantinya mereka kembali bersama dan dirinya akan bersama siapa Ayahnya pun sudah meninggal.


" By,, " Ucap Karel dengan menarik bahu Lexa hingga mereka saling tatap.


" Pliss,, jangan menangis,, Hati aku sangat sakit melihat kamu menangis "


Lexa langsung berhambur memeluk Karel,, menumpahkan semua kesedihannya.

__ADS_1


Karel mengecup dalam pucuk rambut Lexa menumpahkan rasa sayang dan cintanya.


__ADS_2