Menikah Karena Jebakan

Menikah Karena Jebakan
Bab 49


__ADS_3

Wajah Lexa berubah menjadi sedih semenjak Kedua Orang tua Karel bicara jika mereka akan kembali ke luar negeri siang ini padahal Lexa sangat senang mereka berada di rumah bersamanya.


Moza merupakan mertua yang begitu baik dan menyayanginya dari situlah Lexa kembali menerima kasih sayang dari seorang Ibu bahkan Leon walau dia juga sangat dingin namun tetap saja sayang dan perhatian terhadapnya.


" By,, ada apa? " Ucap Karel.


Lexa menggeleng namun juga memalingkan wajahnya, dia tidak mau jika Karel melihatnya menangis.


" Hei " Ucap Karel memutar tubuh Lexa dan terlihat linangan air mata di wajah gadis kecilnya dengan segera Karel menarik dalam pelukannya.


" Aku kembali merasakan kasih sayang seorang Ibu Rel, dan semua itu dari Mommy "


Karel mengusap rambut panjang Lexa menenangkannya, dia tau bagaimana perasaan istrinya namun bagaimana lagi Daddy nya harus kembali karena Perusahaanya tidak bisa di tinggalkannya.


" Kita akan mengunjungi mereka lain waktu Oke, jangan menangis " Ucap Karel dengan mengusap air mata di wajah istrinya.


" Loh,, Kenapa Sayang " Ucap Moza yang kembali dengan Leon yang menarik koper.


Lexa menatapnya,, air matanya kembali menetes.


Moza mendekat dan memeluknya,,


" Apa Anak Mommy marahin kamu Sayang, kenapa kamu menangis? "


Lexa menggeleng namun dia malah semakin erat memeluk tubuh Moza.


Moza tersenyum,,


" Mommy janji akan segera kembali dan menemani kamu di acara Pernikahan Kalian, jadi cepatlah beri kamu kabar baik "


Lexa melepaskan pelukannya dan mengusap air matanya.


" Mommy janji? "


" Ya Sayang "


Lexa tersenyum,,


" Kita berangkat sekarang " Ucap Leon dan Moza mengangguk.


Mereka keluar dan menuju Mobil,,


Karel bersama Lexa satu Mobil sementara Leon dan Moza bersama Rian mereka akan menuju Bandara.


Ting,,


Ponsel Lexa bunyi dan terlihat Jonatan yang mengirimkan pesan untuknya.


" Siapa By "


Lexa menunjukan layar ponselnya, dan Karel mengangguk.


" Setelah kita mengantar mereka, aku antar kamu ke Perusahaan Jonatan "


" Hem,, "


Karel menatap Lexa dan tersenyum,,


**********


Moza kembali memeluk menantu Cantiknya, dia tersenyum dengan tingkah Lexa.


Cengeng namun sangat menggemaskan.


" Menantu cantik Mommy,, " Ucapnya tersenyum


Karel hanya menggeleng menatapnya,,


" Kamu lihat mereka bahkan Mommy lupa adanya Daddy " Ucap Leon membuat Karel menoleh.


" Rel,, Ingat ucapan Daddy saat itu " Lanjutnya dan Karel mengangguk.


Bagaimana keadaannya nanti, Dia akan selalu menjaga Lexa.

__ADS_1


Menyakiti hatinya sama saja dia menyakiti hati Mommy nya.


Hingga akhirnya Karel menarik Lexa dalam pelukannya saat Leon dan Moza masuk ke dalam bandara.


" Kita pulang ya,, Jangan sedih masih ada aku By "


Lexa menatapnya dan tersenyum,,


Mereka masuk ke dalam mobil dan Karel melajukan nya.


------


Sementara Jonatan sudah menunggu Lexa di ruangannya, sudah seminggu mereka bekerja sama dan ruangannya pun sudah rapi.


Lexa benar benar sangat pintar dalam mendesign ruangannya semua sesuai keinginan Jonatan.


" Maaf Tuan,, Sudah menunggu lama " Ucap Lexa membuat Jonatan menoleh


" Tidak,, Tante dan Om sudah kembali "


" Ya,, Aku dan Karel baru saja mengantarnya di Bandara. "


" Baiklah,, Kita bicara di sana"


Lexa mengangguk dan mengikuti Jonatan menuju mejanya.


" Ini " Ucapnya memberikan selembar Cek untuk Lexa


Lexa menatapnya dan menatapnya heran,,


" Tapi Tuan ini terlalu banyak dan tidak sesuai kontrak Kerja sama Kita "


" Hasil design nya sangat bagus dan sesuai keinginan Saya jadi kamu berhak mendapatkan semua itu "


" Tidak Tuan,, ini sangat banyak "


" Alexa tolong ambil lah "


" Sayang yang seharusnya berterima kasih karena kamu mau bekerja sama dengan Saya,, Oya dan Satu lagi, Panggil saja saya Jonatan sama seperti Karel. Kamu juga tau siapa saya bukan? "


" Baik Tuan,, Maksud Saya Jonatan "


Jonatan tersenyum dan mengangguk,,


" Baiklah Jo,, Kalau begitu Aku pamit dulu ya "


" Apa Perlu saya antar "


" Tidak usah,, Ada Rian yang menunggu Di bawah,, Permisi "


Jonatan terus menatap Lexa dan tersenyum,,


Gadis kecil seperti Alexa mampu meluluhkan hati Karel yang seperti Batu, bahkan mampu menggantikan posisi Gabriel di hatinya.


Tapi baguslah,, Alexa gadis yang cantik juga baik sebagai Sahabatnya aku senang dengan perubahannya.


Jonatan kembali menatap sekeliling ruangannya.


------


Lexa sudah berada di dalam mobil,,


" Maaf Nyonya kita kembali ke rumah atau kemana " Ucap Rian


" Em,, Kita Ke Kantor deh "


" Baik Nyonya "


Lexa mengangguk dan tersenyum,,


Dia berencana akan mentraktir Karel dengan hasil kerja pertamanya dan dia sengaja tidak memberi tahu Karel karena akan memberikan kejutan untuknya.


" Silahkan Nyonya " Ucap Rian saat sudah sampai di depan Arnico Grup

__ADS_1


" Terima kasih Rian "


Lexa berjalan masuk dan kali ini semua menunduk saat melihatnya masuk, mereka kini tau siapa wanita cantik yang berjalan masuk.


" Nyonya,, " Sapa Remon dan Lexa tersenyum


" Karel ada di dalam "


" Tuan di ruangannya, silahkan Nyonya "


Lexa berjalan menuju ruangan Karel dan membuka pintu, terlihat Karel yang sedang menatap Laptopnya.


Dengan berjalan pelan Lexa menghampirinya.


" Sayang,, " Ucap Lexa dengan tersenyum dan berdiri di samping Karel.


" Loh By,, kamu kenapa gak bilang ke sini hem "


" Kejutan "


Karel menggeleng dan menarik Lexa untuk duduk di pangkuannya,,


" Ada apa hem,, "


Lexa mengambil Cek yang sudah Jonatan beri untuknya,,


" Tara,, " Ucapnya memperlihatkannya


Karel menatapnya dan tersenyum,,


" Selamat ya atas kerja keras juga semangat kamu "


" Hem,, Makanya aku ke sini mau traktir kamu makan Sayang,, Kamu belum makan kan "


" Traktir? "


" Ya,, "


" Tidak Usah By,, kamu pakai uang itu untuk membeli apa yang kamu butuhkan " Ucap Lexa menatap Karel membuat Karel tidak bisa menolanya



" Semua yang aku perlu bahkan kamu sudah belikan Sayang "


" Baiklah,, " Ucap Karel menarik hidung mancung Lexa.


Karel menggandeng Lexa berjalan keluar, melewati semua Karyawan yang menatap mereka.


" Silahkan Nyonya Juan " Ucap Karel saat membuka pintu mobilnya


" Terima kasih suamiku "


Karel tersenyum dan memutar menuju kursi kemudi.


" Mau makan dimana Hem "


" Terserah kamu Sayang,, Dimana pun "


" Sombong kamu ya " Ucap Karel mengacak rambut Lexa yang terkekeh.


Karel pun melajukan mobilnya ke sebuah Restoran,,


Lexa memeluk lengan Karel berjalan masuk, namun Langkah Karel terhenti saat melihat sebuah berita yang tersiar di Televisi jika seorang Model Cantik berkunjung ke Jakarta.


" Kita duduk di sana ya " Ajak Lexa dan Karel mengangguk.


Mereka duduk di salah satu kursi, namun Karel terus menatap layar televisi yang terus menyiarkan berita tersebut.



Deg..!!


Jantung Karel berdetak kencang saat mereka menyebut nama Wanita Model yang kini sudah berada di Bandara bahkan terlihat jelas wajahnya.

__ADS_1


__ADS_2