Menikah Karena Jebakan

Menikah Karena Jebakan
MKJ"42


__ADS_3

Lexa sampai di sebuah Perusahaan dimana dia akan mulai mendesign nya, beberapa team yang akan membantunya pun sudah berada di sana.


Mereka menunggu Jonatan yang masih berada di jalan.


" Kalian tunggu sebentar ya, Pak Jonatan masih du jalan " Ucap Lexa terhadap beberapa orang yang akan membantunya.


" Baik Mba "


Lexa tersenyum dan duduk di salah kursi, sementara Rian dia pun ada di dekat Lexa sesuai dengan Perintah Karel.


Namun tiba tiba ponsel Lexa berdering terlihat Sesil yang menghubunginya.


" Sesil " gumamnya namun tidak berniat untuk menjawabnya karena tau jika Sesil pasti hanya akan menyalahkan dirinya.


Rian yang mendengarnya menoleh, namun hanya menatap apa yang Lexa lakukan hingga terlihat Jonatan yang datang menghampiri mereka.


" Maaf membuat kalian menunggu " Ucapnya membuat Alexa beranjak.


" Tidak Tuan,, Kami juga baru sampai "


Jonatan mengangguk dan menatap Rian yang menyapanya,,


" Tuan Jonatan " Ucapnya membuat Lexa bingung.


" Rian,, Apa kabar lama tidak bertemu "


" Baik Tuan,, "


" Kalian saling mengenal? "


" Bagaimana tidak mengenal Karel Juan, Rian salah satu orang kepercayaannya bukan " Ucap Jonatan tertawa.


Sebenarnya Jonatan sudah tau jika Alexa merupakan wanita Karel sahabatnya, dan dia berharap jika Karel benar benar mencintai Lexa bukan hanya untuk menutupi hatinya karena masalahnya dengan Gabriela.


Lexa wanita yang cantik juga baik, dia pun sangat polos membuatnya kagum.


" Silahkan saya akan menunjukan ruangan yang akan kalian design "


Lexa mengangguk dan mengikutinya,,


Mereka sudah berada di salah satu ruangan CEO, Lexa mulai menatap sekeliling dan berbicara dengan semua Orang nya.


Sementara Jonatan menatapnya kagum, di usianya yang masih sangat muda, Istri dari seorang Pengusaha sukses namun masih bersikap sederhana.


Berbeda dengan wanita lain di luar yang sudah pasti akan hanya memanfaatkan kekayaan suaminya.


" Tuan,, " Sapa Lexa membuyarkan lamunan Jonatan


" Maaf,, Kenapa Nona Alexa "


" Hari ini kami akan mulai dan untuk seminggu ke depan ruangan Anda tidak bisa di pakai"


" Baiklah,, Oya Panggil Saya Jonatan saja "


Lexa mengangguk,,


Mereka menatap beberapa orang yang mulai bekerja, namun Lexa mengambil ponselnya yang kembali berdering terlihat Karel yang menghubunginya.

__ADS_1


" Halo By, kamu di mana "


" Ya Rel,, Aku masih di Kantor Jonatan,, Kamu dimana "


" Baiklah, Aku jemput kamu tunggu aku di sana Oke "


" Iya,, Kamu hati hati bye "


" Pasti suami kamu ya " Ucap Jonatan membuat Lexa menoleh dan tersenyum


" Kalian sudah lama menikah "


" Tidak kami baru satu bulan menikah,, Apa Tuan, -


" Saya masih sendiri " Potong Jonatan membuat Lexa mengangguk.


 


Karel langsung menuju tempat dimana Lexa berada, dia pun sudah meminta Rian untuk kembali karena dia yang akan menjemput istrinya.


Karel sudah berada di depan sebuah Perusahaan ternama, dia berjalan masuk membuat beberapa staff menatapnya takjub dengan datangnya seorang Karel Juan di Perusahaan.. Walau Bos mereka Jonatan juga tampan namun ketampanan seorang Karel Juan sudah tiada tanding membuat kaum hawa tidak berkedip dan berkhayal untuk berada di sisinya menjadi pendampingnya.


" Karel,, " Ucap Lexa tersenyum dan langsung berlari menghampirinya


Karel tersenyum dan langsung membalas pelukan Lexa yang sudah langsung berhambur dalam pelukannya.


" Sudah selesai " Ucap Karel membuat Lexa mendongak dan mengangguk


Karel mengusap wajahnya,,


" Sebuah Kehormatan untuk Saya seorang Karel Juan datang ke Perusahaan saya " Ucap Jonatan


" Kenapa kamu tidak bilang jika mengenal Jonatan " Ucap Lexa menatap Karel


" Maaf By,, Aku baru tau setelah Rian menceritakannya "


Jonatan tersenyum,,


Terlihat jika Karel memang menyayangi Alexa.


" Bentar aku ke toilet ya " Ucap Lexa dan Karel mengangguk.


Karel menatap gadis kecilnya hingga tidak terlihat,,


" Lo terlihat begitu menyayanginya " Ucap Jonatan membuat Karel menoleh


" Ya, dia perempuan yang sangat berbeda "


" Gue tau,, Dan gue harap bukan karena Gabriela "


Karel terdiam menatap Jonatan, selalu saja dadanya sakit setiap kali mendengar nama Gabriela.


" Tapi gue senang Lo bisa kembali tersenyum dan menemukan wanita yang pantas bersama Lo di banding dengan Gabriela "


" Gabriela " Ucap Lexa membuat dua laki laki tampan itu menoleh.


" Siapa Gabriela " Penasaran Lexa membuat Karel tersenyum dan mengacak rambutnya

__ADS_1


" Bukan siapa siapa,, Kita pulang sekarang " Ajak Karel


" Tuan Jonatan saya permisi " Ucap Lexa


" Silahkan,, " Ucap Jonatan tersenyum.


Karel langsung mengandeng tangan Lexa keluar membuat Jonatan terus menatapnya dan kembali berjalan masuk.


********


Selama perjalanan Karel hanya terus diam membuat Lexa bingung,,


" Rel,, " Panggilnya


Karel menoleh dan tersenyum,,


" Ya By,, kenapa hem "


" Kamu kenapa, ada yang kamu pikirkan atau kamu capek pasti ya habis meeting "


Karel menggeleng dan menggenggam tangan Lexa,,


" Tidak By,, "


" Siapa sebenarnya Gabriela,, apa ada hubungannya dengan kamu " Lanjut Lexa membuat Karel menepikan mobilnya dan berbalik menatap Lexa.


" Apa kamu mau tau siapa dia? " Ucap Karel menatap Lexa yang mengangguk.


" Dulu Aku dengannya pernah dekat namun dia membohongiku karena suatu hal yang membuatku membencinya sekarang, dan aku tidak mau lagi kembali mengingatnya ataupun mendengar namanya "


" Apa kamu masih mencintainya "


Karel menghela napasnya dan menggeleng,,


" Tapi Kalian pernah dekat "


" Itu dulu By,, dan sekarang kamu lah yang aku cinta "


Lexa tersenyum dan berhambur memeluk Karel


" Jangan tinggalin aku, hanya kamu yang aku punya " Ucap Lexa dalam dekapan Karel.


" Tidak akan pernah By,, "


Karel mengecup pucuk rambut Lexa dan membalas pelukannya.


" Lapar? " Ucap Karel melepaskan pelukannya


Lexa mengangguk dan tersenyum,,


" Baiklah Tuan Putri,, kita Cari makan sekarang "


" Oke Pangeran " Ucap Lexa terkekeh membuat Karel mengacak rambutnya gemas.


Karel kembali melajukan mobilnya, sementara Lexa menatap Karel yang masih fokus menyetir dia tersenyum dengan apa yang Karel udah katakan kepadanya tadi, hanya Karel yang dia miliki saat ini dan rasa cinta yang sudah mulai tumbuh dalam hatinya membuat Lexa tidak mau kehilangan laki laki di sampingnya ini.


" I love you Karel Juan " Lirih Lexa namun Karel tetap mendengarnya dan menoleh

__ADS_1


" I Love you too Damania Alexa Natalie " Ucap Karel tersenyum menggenggam tangan Lexa dan mengecupnya.


__ADS_2