Menikah Karena Jebakan

Menikah Karena Jebakan
Bab 58


__ADS_3

Sesil berada di depan kampus dia akan menunggu Lexa di sana,,


Tidak lama pun terlihat Lexa yang baru saja turun dari mobil Sesil langsung menghampirinya,,


" Ehem,, Enak banget ya sekarang hidup Lo"


" Sesil,, Kamu ngapain di sini "


Karel langsung keluar dan berdiri di samping Lexa,,


" Mau apa Anda " Ucap Karel namun Lexa menahannya,,


" Gue merasa kasihan sama Lo Lexa, Lo benar benar mau saja di bohongin sama dia, Lo gak tau bukan bagaimana sifat aslinya "


" Maksud kamu "? ucap Lexa


Sesil tersenyum,,


" Gue hamil dan Dia yang udah hamilin gue "


Deg..!!!


Lexa syok,, dia tidak percaya dengan apa yang Sesil ucapkan.


" Jaga Mulut Anda " Kesal Karel


" Kenapa, Kamu takut jika istri kamu tau bagaimana sifat asli suaminya, Bagaimana sifat kamu di luar sana Hah "


" Anda jangan keterlaluan, Mana bukti Ucapan Anda "


" Bukti,, Kamu bilang bukti,,,


Lo ingat bagaimana dia bisa dapet foto gue di hotel,, itu karena saat itu Kami ada disana dia sengaja menutupi semuanya padahal laki laki itu adalah dia "


Lexa menggeleng,,


" By,, semua itu tidak benar,, Dan Anda apa mau Anda "


" Karel diam,, " UCap Lexa dan Sesil tersenyum merasa menang.


Lexa berjalan mendekati Sesilia,,

__ADS_1


" By,, percaya sama aku, aku sama sekali tidak melakukannya "


Lexa memejamkan matanya,,


Dia pun kembali menatap Sesilia,,


" Apa benar kamu hamil Sesil "Ucapnya dan Sesil mengangguk.


Rasanya sangat hancur hatinya melihat saudaranya yang hamil di luar nikah,,


Lexa menoleh dan menatap Karel yang hanya bisa menggeleng untuk menyakinkan dirinya namun Lexa malah kembali menatap Sesil.


" Lexa pliss,, gue gak mau anak ini lahir tanpa Ayah, Dia laki laki yang sangat kejam setelah tau gue hamil dia langsung ninggalin gue dan Lo tau bagaimana sikapnya terhadap gue itu karena dia tidak mau bertanggung jawab " Ucap Sesil dengan meneteskan air matanya.


Lexa masih terdiam,,


Dia hanya terus menatap wanita di hadapannya, wanita yang tidak lain merupakan saudaranya rasanya begitu perih melihatnya seperti ini.


" Gue gak mau gugurin anak ini Lexa, gue gak mau jadi Ibu kejam " Lanjut Sesil


" Sesilia,, Aku tau bagaimana perasaan kamu, kita saudara dan aku pun tidak mau kamu mendapatkan seperti ini " Ucap Lexa


" Tapi aku percaya dengan Karel, aku tau bukan dia yang melakukannya, Aku tau bagaimana sifat dan sikapnya "


Jleb..!!


Sesil langsung menatap Lexa,,


" Jangan pernah membicarakan bicara buruk tentang suami aku apalagi jika itu sama sekali tidak dilakukannya,, Kamu melakukan semua itu dengan orang lain dan kamu menuduh suamiku,, Gak usah Fitnah Sesil "


" Lo, -


" Aku akan bantu kamu cari siapa ayah dari anak kamu, Kita cari sama sama "


Bruk..!!


Sesil langsung mendorong tubuh Lexa untung Karel langsung menahannya..


" SESILIA " Ucap Karel dengan suara tinggi.


" Semua ini karena Lo , Lo merebut semua kebahagiaan gue, Lo selalu hidup enak dan mendapatkan apa yang Lo mau "

__ADS_1


" Kamu salah Sesil, semua itu gak benar" Ucap Lexa berusaha menenangkan Sesil.


" Sekarang Lo seneng kan liat gue seperti ini Hah "


Lexa menggeleng,,


Dia merasa kasihan melihat Sesil seperti ini,,


" Sudah Cukup Anda terus menyalahkan istri Saya, Saya tidak akan tinggal diam Sesilia "


" Gue gak akan pernah takut sama Kalian "


" Sesil,, Dengar semua hanya salah paham jangan seperti ini ingat kondisi kehamilan kamu " Ucap Lexa


" Apa Hamil? " Ucap seseorang dari belakang,,


Sesil menoleh dia menggeleng saat melihat Nicol yang berjalan mendekat,,


" Siapa Yang kamu bilang Hamil " Ulangnya.


" Anda Urus Calon istri Anda " Ucap Karel menggandeng Lexa kembali masuk ke dalam mobil.


Nicol terus menatapnya, dia sama sekali tidak mengerti.


Dan kini matanya menatap Sesil,,


" Kak Nicol " Ucapnya namun Nicol menatapnya tajam.


" Siapa yang Lexa bilang Hamil "


" Bu- bukan siapa siapa "


" Atau kamu yang Hamil Sesilia " Ucap Nicol menatap perut Sesil yang memang berbeda.


" Oh pantas saja Kamu minta aku terus menikahi kamu jadi ini alasnya karena Kamu hamil dan tidak tau siapa Ayah dari bayi dalam perut kamu "


" Bu- bukan seperti itu Kak, Kamu jangan salag paham. "


" Aku benar benar tidak menyangka Sesila,, " Ucap Nicol langsung pergi meninggalkan Sesil yang masih berdiri mematung di sana.


" Aarrh,, semua ini karena Alexa gue gak pernah tinggal diam dengan semua ini "

__ADS_1


__ADS_2