
Gabriel terus di buat kesal dengan tingkah kedua asisten Karel, siapa lagi jika buka Remon juga Rian yang selalu saja menghalangi dirinya masuk ke dalam Perusahaan bahkan mereka terus menutupi keberadaan Karel.
Seperti saat ini, Sequrity langsung menahannya saat Gabriel akan masuk membuatnya terus berteriak memanggil nama Karel.
semua yang berlalu lalang menatapnya heran, seorang model ternama bisa melakukan hal bodoh seperti itu sama sekali tidak seperti seorang model profesional.
Remon yang baru saja sampai pun hanya menggeleng, lagi dan lagi dia harus menghadapi wanita sepertinya bahkan Rian yang sudah berada di Perusahaan terlihat keluar menghampiri nya.
" Non tolong jangan bikin keributan di sini,, Tuan Karel benar tidak ada di Tempat dan sebelum nya saya sudah memberi tahu bukan jika Tuan sedang ada keperluan beberapa hari "
" Alah Kamu pasti bohong dan saya tau jika Karel ada di dalam, biarkan saya masuk " Teriak Gabriel .
" Nona Gabriel,, " Ucap Remon menghampiri.
" Kamu pasti tau dimana Karel,, Kenapa dia tidak mau menemui ku , "
" Tuan sudah meminta Anda untuk tidak kembali menemuinya Nona, Karena Tuan sudah menikah dan mereka sudah hidup bahagia "
" Kamu Bohong,, Karel hanya Cinta sama aku dan kita saling mencintai "
" Itu dulu dan sekarang Nyonya Alexa lah wanita yang sangat di cintai Tuan apalagi mereka akan segera memiliki anak "
deg..!!
Gabriel menggeleng,,
" Ini gak mungkin, , Kamu pasti bohong Remon tidak mungkin Karel bisa memiliki anak dengan wanita lain "
" Terserah Anda mau percaya atau tidak,, Silahkan Anda keluar atau Saya akan meminta Sequrity untuk membawa Anda keluar "
" Kamu jangan macem macem Remon "
" Pak,, Bawa Nona ini keluar "
" Baik Pak Remon , Silahkan Anda keluar Nona "
Gabriel terus memberontak namun tenaganya kalah,,
" Saya bisa jalan sendiri " Ucap Gabriel langsung berjalan keluar.
Remon juga Rian berjalan masuk, namun tidak jauh dari sana terlihat seseorang yang langsung mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.
*******
__ADS_1
Karel masih membujuk Lexa yang belum mau untuk minum susu sedangkan sedari bangun Lexa sama sekali tidak makan ataupun minum, Karel takut jika terjadi sesuatu dengan istri dan anaknya.
" By,,. Minum ya ini aku yang buat dan buka Mommy atau Bibi " Ucap Karel
" Iya Sayang,, tapi aku masih malas dan kalau di paksa nanti malah mual kamu mau aku muntah"
" Tapi kamu sama sekali tidak makan atau minum dari pagi ,, Sedikit saja "
Lexa menatap Karel kesal,,
" Pliss ,, Demi aku, Em maksudnya demi anak kita Oke "
Lexa menunduk dan perutnya sudah terlihat sedikit membesar.
" Minum ya,, "
Lexa mengangguk dan meminumnya,,
" Sudah , Gak enak udah dingin " Elak Lexa
" Tapi baru sedikit By "
" Aku mau yang hangat Sayang,, " Ucap Lexa dengan wajah terlihat memelas membuat Karel hanya bisa pasrah
" Ya Sudah aku buatkan yang baru ya, tapi janji di minum " Ucap Karel dan Lexa mengangguk.
Karel mengacak rambutnya dengan tingkah istrinya dan berjalan keluar, baru saja keluar kamar Karel berpapasan dengan Moza ,,
" Loh Rel, Lexa gak mau minum susunya ?"
" Sudah dingin Mom dan Lexa minta yang hangat "
Moza tersenyum,,
dia melihat wajah Putranya yang sangat lucu, ternyata hanya Alexa yang bisa mengerjai putranya.
" Kenapa Mommy tertawa,, Mommy senang melihat anaknya seperti ini "
" Sayang, Kamu sabar dong Alexa sedang hamil dan itu bawaan dari anak kamu bukan dari Alexa sendiri "
__ADS_1
" Ingat,,, Jangan enaknya saja saat buat tapi kamu juga harus mau menanggung ngidamnya Menantu cantik kesayangan Mommy " Ucap Moza mengusap bahu Karel dan berjalan meninggalkan nya.
Karel terdiam mencerna ucapan Moza, terkadang karena Alexa dirinya terlihat bodoh.
Leon menyimpan ponselnya setelah orang suruhannya menghubungi nya,, dia pun memijat pelipisnya..
" Dad,, Ada Apa ?" Ucap Karel
Leon menoleh ,,
" Rel,, Daddy bisa bicara sebentar " Ucapnya dan Karel mengangguk.
mereka berjalan menuju samping rumah,,
" Ada Apa Dad "
" Gabriel terus mencari kamu, setiap hari dia datang ke perusahaan dan terus membuat keributan "
Sebenarnya Karel tau akan hal itu, Baik Remon ataupun Rian selalu memberitahu dirinya..
" Remon dan Rian juga memberitahu aku Dad "
" Daddy tanya sama kamu,, Apa kamu masih memiliki cinta untuk Gabriel ?"
deg .!!
Karel menatap bingung dengan ucapan Leon,, dia tidak mengerti kenapa malah Leon bertanya seperti itu.
" Maksud Daddy ?"
" Daddy masih sangat ingat bagaimana cintanya kamu dengan Gabriel, Apa perasaan itu masih ada?"
" Tidak Dad,, Aku sudah tidak mencintainya dan sekarang aku sudah menikahi Alexa "
" Tapi bukan karena Alexa sedang hamil Kan ?"
" Dad, Gabriel hanya masa lalu dan Alexa lah masa depanku "
Leon tersenyum,,
" Baiklah,, Besok kita pulang ke Jakarta dan hanya kamu lah yang bisa mengurus Gabriel " Ucap Leon dengan berjalan meninggalkan Karel di sana.
Karel menghela napasnya rasanya sangat malas jika harus kembali bertemu dengan Gabriel,,
__ADS_1
Astaga Alexa..gumam Karel yang langsung berjalan masuk ke dalam dapur dan kembali membuatkan susu hangat untuk istrinya,,