
Lexa berada di rumahnya dan hanya duduk nonton Tv membuatnya bosan sedangkan Karel sudah mulai ke kantor.
" Sayang " Ucap Moza menghampiri.
" Mom,, " Ucap Lexa tersenyum,,,
Moza tau menantu cantiknya merasa bosan ,,
" Mau ikut Mommy,, "
" Kemana "
" Supermarket ,, Mommy lihat sudah banyak yang habis "
Lexa terdiam sebenarnya sedikit malas namun namun dari pada hanya di rumah dan lagipula dia pun merasa bosan hanya di rumah.
" Aku ganti baju dulu Mom "
" Ya Sayang"
Moza tersenyum menatap menantunya, dia pun berjalan menuju kamarnya.
Leon pun sudah berangkat selama di Jakarta mereka akan membantu anak dan menantunya, Moza sendiri tau adanya Gabriel di Jakarta.
Setelah berganti mereka masuk kedalam mobil yang sudah siap juga anak buah Karel yang juga akan ikut dengannya.
Lexa sempat bingung namun setelah Moza memberitahu dia pun mengangguk.
" Sayang,, Apa kamu menginginkan sesuatu atau makan sesuatu ?"
" Tidak Mom,, Rasanya masih mual jika ada sesuatu yang masuk. "
Moza menggenggam tangan Lexa,,
" Dulu Mommy juga seperti itu dan untungnya Daddy Karel sangat pengertian, selalu tau apa yang Mommy butuhkan saat itu "
" Mom,,Apa aku boleh tanya "
" Tanya apa sayang "
" Saat Mommy hamil Karel apa Mommy ngidam sesuatu, Kenapa Karel memiliki sifat yang sangat dingin seperti itu "
Moza terkekeh,
Semua sifat Karel sama persis dengan Leon Daddy nya namun sebenarnya mereka akan sangat hangat jika berada bersama orang yang mereka sayang dan cintai.
__ADS_1
" Mom,, Kenapa tertawa ?"
" Maaf Sayang,, Hanya saja Mommy teringat dulu Daddy nya Karel, mereka sama persis sangat dingin bahkan Mommy sempat berpikir kenapa bisa mencintai laki laki seperti nya namun sebenarnya mereka laki laki hebat, selalu mengutamakan orang yang di cintainya dan mereka akan selalu hangat dengan orang di sekitar mereka "
Lexa berpikir semua yang mama Mertuanya bilang benar, Karel pun seperti itu dulu di saat mereka pertama menikah pun Karel selalu melindunginya hingga saat ini dimana rasa sayang dan cinta di keduanya hadir.
apalagi kini mereka akan memiliki anak di keluarga mereka.
" Yuk sayang " Ajak Moza saat mereka sudah berada di depan supermarket.
Lexa mengangguk dan mereka berjalan masuk,,
Moza membeli sayuran segar juga buah buahnya, tidak lupa roti juga aneka jajanan, ,
" Tante Moza " Ucap seseorang membuat keduanya menoleh dan terlihat Gabriel lah yang memanggilnya.
" Gabriel,, " Ucap Moza
" Tante apa kabar,, Lama tidak ketemu kangen sekali aku Tan "
Lexa hanya diam menatapnya saat Gabriel memeluk Moza,,
" Baik,, "
" Oya Gimana kalau kita ngobrol ngobrol dulu, Kan sudah lama tidak ketemu aku kangen banget Loh sama Tante Moza banyak yang ingin aku ceritain "
" Lain kali ya,, Kasihan Menantu Saya dia tidak boleh kelelahan, Ayo sayang "
Lexa mengangguk dan mereka langsung berjalan menuju kasir meninggalkan Gabriel yang masih menatapnya.
Sial,, Gue gak akan pernah biarin wanita itu menjadi bagian dari keluarga Hartarajasa dan gue lah yang seharusnya pantas menjadi menantu kesayangan mereka.
" Sayang,, Are you Oke ?" Ucap Moza mengusap lembut wajah Lexa yang terlihat terus terdiam
" Ya Mom "
Moza mengerti kenapa menantu cantiknya diam sudah pasti karena Gabriel,,
" Karena Gabriel ?"
Lexa langsung menggeleng ,,
" Dulu dia memang dekat dengan Karel namun Mommy juga Daddy sama sekali tidak menyukainya karena dia membuat Karel jauh dari kamu dan membuat Karel menyakiti dirinya dengan selalu pulang larut bahkan pagi dan kebiasaan yang sangat jelek "
"Jika dulu Gabriel tidak memberikan hal buruk terhadap Karel berarti,-
__ADS_1
" Itu Takdir sayang dan kita tidak bisa menyalahkannya namun untuk saat ini Mommy sangat beruntung memiliki menantu seperti kamu, bukan hanya cantik namun hati kamu sangat baik dan yang pasti kamu memberikan hal baik untuk putra Mommy "
Lexa tersenyum dan memeluk Moza,
selama ini Moza memang sangat baik dan menyayangi nya bukan seperti menantu namun juga seperti anak sendiri.
Moza melepaskan pelukannya saat ponsel Lexa berdering ,,
" Aku angkat telpon dulu Mom " Ucap Lexa dan Moza mengangguk.
Lexa tersenyum saat melihat Karel yang menghubunginya,,
" By "
" Kamu sudah sampai di kantor kenapa baru menghubungi ku " Kesal Lexa
" Maaf By begitu banyak pekerjaan hingga aku ,-
" Tapi kamu gak pulang malam kan, akan Pelang cepat kan " Potong Lexa
" Pasti Sayang,, Kamu lagi Dimana ?"
" Dari Supermarket bersama Mommy "
" Supermarket,, ?"
" Ya,, Mommy belanja banyak dan aku mau belajar memasak bersama Mommy "
" Tidak By,, Aku gak mau tangan kamu kembali terluka Oke "
" Tapi Sayang,-
" Tidak,, dan Mommy pasti akan mengerti "
Lexa menghela napasnya,,
" Baiklah "
" Ya sudah kamu hati hati dan jangan kelelahan"
" Iya,, kamu juga cepat pulang ya "
" I Love you By "
" I Love you too "
__ADS_1
Moza mengusap bahu Lexa,,
dia tersenyum melihat harmonisnya keluarga kecil putranya.