
Karel masuk ke dalam kamarnya dan terlihat Lexa yang sedang menatap laptopnya, seharian dirinya benar benar di acuhkan oleh Gadis kecilnya yang malah lebih memilih bersama dan ngobrol dengan Mommy nya.
" By,, " Ucap Karel yang langsung memeluk pinggang Lexa dari samping.
" Rel,, lepas aku lagi tanggung ngerjain tugas kampus "
Bukannya melepaskan Karel malah menciumi punggung Lexa menghirup aroma sabun karena memang Lexa baru saja selesai mandi.
" Aku kangen By,, apa kamu tidak kangen seharian kamu bersama Mommy dan melupakan ku "
Lexa menghela napasnya dan menutup Laptopnya,, dia memutar tubuhnya menghadap laki laki yang sedang bermanja dengannya malam ini.
" Aku tidak melupakan kamu, aku hanya berusaha menjadi menantu yang baik di keluarga kamu Sayang,, Lagian Mommy begitu baik dan sayang kepadaku membuat aku teringat Ibu dan, -
Karel langsung menarik Lexa dalam pelukannya, dia tau apa yang akan Istrinya katakan.
" Aku rindu Ibu dan Ayah Rel " Ucap Lexa yang malah merasa sedih dan tanpa sadar air matanya menetes.
" By,, pliss jangan menangis aku tidak akan sanggup melihat kamu sedih seperti ini "
Lexa melepaskan pelukannya dan menyeka air matanya,,
" Kenapa kamu jadi ikut cengeng,, Kan aku yang sedih " Kesal Lexa membuat Karel menautkan alisnya bingung.
Cup,,
Kecupan singkat Karel berikan di Bibir mungil Lexa membuatnya langsung membulatkan matanya.
" Ka, - Eum "
Karel kembali mencium dan ******* bibir Lexa, tangannya Pun semakin menekan tengkuk leher Lexa untuk bisa memperdalam ciumannya.
Lexa yang mulai menikmatinya pun ikut dalam permainan Karel hingga tanpa sadar kini mereka sudah berada di ranjang.
Tangan Karel mulai melepaskan semua pakaiannya dan kembali mencium Lexa.
Udara malam yang dingin membuat keduanya saling larut dalam permainan ranjang, ******* lembut bibir Lexa semakin membuat Karel bersemangat hingga entah berapa lama mereka melakukannya hingga Karel kini menatap wajah lelah istrinya yang sudah terlelap dalam pelukannya.
Kecupan hangat kembali Karel berikan pada kening Lexa, dia pun semakin erat memeluk tubuh mungil yang berada di balik selimut tebal mereka pun terlelap bersama dengan tanpa mengenakan sehelai pakaian.
*********
Keesokan Harinya,,
Karel membuka matanya,, dia melihat jika gadisnya masih terlelap dengan perlahan Karel melepaskan pelukannya dan beranjak turun.
Dia membiarkan Lexa yang masih berdamai dalam tidurnya.
Sementara Moza,,
__ADS_1
Sudah bersama Sarni di dapur, menyiapkan sarapan untuk mereka.
Walau memang Moza tidak di ijinkan Leon untuk memasak namun Moza selalu saja mencuri waktu untuk memasak.
" Mom, " Sapa Karel yang berdiri menatap mereka
" Loh udah bangun, tapi Mommy belum selesai Nak siapin sarapannya "
" Gapapa Mom,, "
Karel menuju Lemari es dan mengambil minum, sedangkan Moza terus mengamati putranya.
" Mau Mommy buatkan Coffee? "
" Tidak usah Mom, Dimana Daddy Mom "
" Daddy Lagi joging,, Oya Dimana Alexa "
" Lexa masih tidur Mom,, semalam dia mengerjakan tugas kuliahnya hingga malam "
" Kasihan menantu Mommy, ya Sudah biarkan dia jangan kamu bangunin dulu ya "
Karel mengangguk dan berjalan menuju ruang tengah, Moza pun beranjak mengikutinya..
" Mommy senang kamu bisa bertemu Alexa, Alexa gadis yang cantik dan dia juga sangat baik Mommy menyukainya "
Karel tersenyum,,
" Maksud Mommy "
" Ya,, Dulu saat kamu bersama Gabriel kamu sama sekali tidak pernah punya waktu di rumah, selalu saja keluar. Kamu tidak bisa merawat tubuh kamu sendiri, kamu banyak keluar malam pulang pagi, kamu minum kamu merokok dan kamu hanya selalu minum Coffee namun Rian, Remon juga Jonatan mereka menceritakan kepada Daddy dan Mommy jika kamu berubah, kamu kini lebih sering di rumah mulai jauh dari semua kebiasaan buruk kamu dan itu membuat Daddy juga Mommy senang sayang "
Karel terdiam,,
Selama ini memang Alexa banyak merubah dirinya, Alexa membuat dirinya lebih baik.
" Mommy benar Nak,, Kamu berubah dan Daddy bangga dengan kamu " Ucap Leon yang berjalan menghampiri mereka.
" Loh,, sudah joging nya? "
" Sudah Mom,, Sekarang tubuh aku sudah tidak seperti dulu sudah sering merasa lelah "
Moza menggelengkan kepalanya,,
" Rel,, Kamu bisa melupakan Gabriel itu membuat Daddy senang,, Kami sama sekali tidak menyukai wanita itu, dia berbeda dengan Alexa,, Alexa gadis yang baik.
Daddy hanya pesan, jaga wanita seperti dia jangan sakiti Hati nya "
" Iya Dad,, Aku mencintai Alexa dan aku tidak akan menyakiti hatinya "
__ADS_1
Moza tersenyum,,
Melihat putranya kini sangat berbeda dengan dulu.
Selama bersama Gabriel, Karel seperti tidak mengenal orang tuanya.
Dia selalu sibuk dengan urusan Gabriel tidak pernah berada di rumah.
" Dad,, Mom,, Aku ke kamar dulu "
" Iya Nak,, "
Karel berjalan menaiki tangga menuju kamarnya,,
Ceklek,,
Pintu terbuka dan terlihat Lexa yang masih terlelap membuatnya menggeleng dan mendekat,,
" By,, hei " Ucap nya lembut dengan membelai rambut yang menutupi wajah cantik istrinya.
" Hem,, " Ucapnya mengerjabkan matanya
Karel tersenyum membuat Lexa yang malah langsung memeluk tubuhnya.
" Masing ngantuk "
" Hem,, semalam kamu membuatku kelelahan"
Karel tersenyum dan mengusap lengan Lexa yang masih melingkar di pinggangnya.
" Aku sudah siapkan air hangat, dan Mommy juga sudah menyiapkan sarapan "
Deg..!!!
Lexa langsung melepaskan tangannya, dia benar benar lupa jika mertuanya sedang berada di sana dan dia malah bangun begitu siang.
Benar benar menantu tidak tau diri sekali..
" Kenapa kamu tidak membangunkanku " Kesal Lexa langsung beranjak dan menutupi tubuhnya dengan selimut
" Kamu sangat nyenyak By,, "
" Tapi ada Daddy dan Mommy, tapi aku malah bangun siang "
" Tapi mereka, -
" Aku mau mandi awas "
Lexa berjalan menuju kamar mandi dengan masih menggunakan selimut untuk menutupi tubuh polosnya.
__ADS_1
Sementara Karel malah terkekeh dengan tingkah gadis kecilnya yang malah sangat menggemaskan.