Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 10


__ADS_3

"apakah begini??"


"Iya... terimakasih..."


"Aku mengira kamu pergi dari sini karena aku terlalu memberi pelayanan khusus jadi kamu pergi meninggalkan aku "


"Sebenarnya aku takut dan berpikir kamu akan menjualku...dan itu membuatku sangat tersiksa ..."


"(Jadi sebab itu kamu menangis dikamar sehingga banyak mutiara disana)"


"Aku sangat takut.....aku juga menjaga perasaan ini.....tapi sisi lain aku takut kamu tidak menerimaku dan pergi meninggalkan aku setelah kamu menjualku...."kata Xian.


"Hahaha....jika kamu bilang dari awal dongeng itu adalah kamu dan aku....mungkin aku akan menerimanya....karena lebih baik berkata jujur dari pada berbohong...."


"Jadi kamu marah padaku karena aku tidak jujur??"


"Bagaimana bisa aku marah pada bayi kecilku yang manis ini "kata xiuwa sambil mencubit pipi Xian.


"Tapi bagaimana dengan kakakmu xiuwa....aku pernah mendengar kamu berdebat dengannya...apa semua itu karena aku???"kata Xian sambil menundukkan kepalanya.


"Tidak....itu semua karena masalah keluarga kami aku akan segera mengakhirinya.....kamu tenang saja"


"Xiuwa kamu tahu....itu tidaklah baik bagimu jika kamu berpisah dengan keluargamu...."kata Xian dengan lembut.


"Aku juga ini berbicara hal yang sama.... apakah kamu hanya spesies satu satunya yang masih hidup....."


"Aku hanya berteman dengan ikan dan kerang.....aku dan keluargaku pindah ke laut China..... Karena laut di perairan Jepang sudah digunakan sebagai tempat pemancingan ikan"


"(Dan ini alasannya Jepang adalah negara sushi)"pikir xiuwa sambil memijat kepalanya sendiri


"Lalu kamu tinggal dengan siapa?"tanya xiuwa.


"Dengan kakak aku juga memiliki seorang kakak"Jawab Xian.


Xiuwa terdiam sambil menggaruk kepalanya.Wajahnya memerah seperti stroberi.Dia melihat ke arah Xian dan menatapnya dengan tatapan penuh dengan kasih sayang.


"Xi.. xiuwa ka...."


"Umnhhh"


"Xiuwa kamu mau..."


"Maaf..."


"Tidak apa apa...jika memang kamu menginginkannya....aku tak apa"kata Xian.


"Xian...aku ingin menyentuhmu dengan perasaan cinta ini.... sudah lama aku menantikan kehangatan ini"ucap xiuwa sambil mengangkat Xian ke pangkuannya.


"Hehehe xiuwa..... jangan sungkan berbicara padaku..."tawa kecil Xian


Xiuwa memeluk Xian dengan erat.Xiuwa mulai menyentuh Xian dengan sangat lembut.


"Umhh... ahh... xiuwa aku mencintaimu..."


"Xian aku mencintaimu...."balas xiuwa


Malam malam itu seperti sebuah mimpi dan halusinasi Xian.Pagi kembali lagi seperti biasanya.


"(Kemarin aku bercinta dengan xiuwa kekasihku....ini benar benar seperti mimpi....Ughh badanku jadi sakit sakit seperti ini...)"batin Xian merasa canggung.


"Pagi sayang.... bagaimana malamnya?...."tanya xiuwa sambil memeluk erat tubuh Xian.


"Kau menyiksaku tanpa ampun....tubuhku sakit seperti ini..."ucap Xian sambil mendungak melihat wajah xiuwa.


"Apakah itu menyakitkan??"tanya xiuwa.


"Umhh..apa kau tidak ingat kemarin kau seperti orang mabuk"


"Aghh....tidak"


Kemarin malam......


"Xi... xiuwa lepaskan aku...aghh"


"Xian apakah kamu menyukainya?? katakan sayang~"


"Ja...ja...jangan cepat cepat... Ughh.."


"Ihhh...."


 


"Umhh begitu ya kemarin malam...."

__ADS_1


"Xiuwa....jika seperti ini terus berlanjut aku bisa Hamil..."kata Xian dengan nada polosnya.


"Huwahahahaa...kamu lucu Xian itu khusus wanita.... bagaimana seorang pria bisa hamil....itu hanya cerita fiksi saja"kata xiuwa menjelaskan.


"Umhhh....aku pernah mencarinya di Internet bahwa manusia bisa hamil...."balas Xian


"Ya...itu khusus wanita...."ucap xiuwa


"Ehhh..."


"Jangan banyak main handphone itu tidak baik bagi kesehatan"kata xiuwa sambil menggosok kepala Xian.


"Ya..."ucap Xian dengan halus.


Hari mulai terang.Xian langsung pergi ke cafe untuk bekerja.Xian menyiapkan semua makanan untuk sarapan xiuwa pagi ini.Kemudian Xian pergi.


Xiuwa selepas mandi melihat catatan yang ada di meja makan.


***Aku pergi kerja dulu jika kamu mau sarapan aku sudah menyiapkan semuanya.....Yha.. kalau makanan itu tidak kamu suka kamu buang saja dan beli baru....Aku akan kembali malam nanti....


Salam manis, Xian***....


"Agghhh bocah ini kenapa tidak sabaran menungguku"gumam Xiuwa.


Suasana diluar sangat panas karena sudah memasuki musim panas.Burung burung berterbangan di atas awan.


Xian yang sedang membuat kopi diganggu Chiwa sembari membersihkan meja cafe.


"Hahaha.... Xian bagaimana kamu bisa mengenal nona vyu sangat dekat.... bahkan kamu pegawai baru disini.... ngomong ngomong nona vyu sangat cantik kenapa tidak kamu pacari saja?"kekeh Chiwa sambil tertawa peringas peringis.


"Tidak aku sudah memiliki pacar..."


"Apa?!?"


"Heii kamu berhentilah mengganggu Xian kasihan dia...."kata Tay yang tidak sengaja lewat.


"Diam kau tidak perlu ikut campur"ucap Chiwa ngerocos.


"Bagaimana pacarmu itu....dia canti??"


"Pacarku sangat tampan"


"Pufttt....hahahaha.... Xian jangan bilang kamu ini adalah gay??"lanjut kekeh Chiwa.


"Ehhh.....?"


"Wow aku baru mendengar langsung dari mulut pria yang melakukan hubungan gay itu....aku hanya mengira hubungan seperti itu tidaklah ada di dunia... tapi aku mendengarnya secara langsung disini"ucap Tay yang sedang memindahkan barang.


"Heiii...suka suka dia saja kau ini...."lanjut ucap Chiwa.


"Aghhh... kepalaku sakit sekali"


"Nona vyu?!!"kata pegawainya serempak.


"Aghhh hahahaha.... kepalaku sepertinya akan pecah...hahaha"kata vyu sembrono.


"Nona apakah kamu mabuk lagi??"


"Ehh...lagi???kamu tahu dari mana nona vyu sering mabuk... bahkan kami pegawai lamanya tidak pernah tahu tentang dia"ucap Chiwa.


"Aku bartender....aku mengenal nona vyu karena dia sering datang ke bar ku...nona ini masih siang kenapa kamu malah mabuk mabukan?"


"Ehhh....apa hubungannya antara siang dan malam"jawab vyu tidak stabil.


"Bawakan dia air dan baringkan dia di ruang istirahat karyawan"kata Tay sambil mengulurkan kain hangat.


Xiuwa mengambil cuti.Dia kembali pergi ke cafe untuk menemui Xian.Xiuwa datang sebagai pelanggan seperti biasa pada umumnya.


"Xian...tolong buatkan aku Americano dan creamy latte"


"Ohh baik..."


Xiuwa pergi ke meja pelanggan yang paling depan dekat dengan meja kasir penerimaan kopi.Xiuwa melihat Xian dengan sangat tajam.Chiwa mengantarkan kopinya ke meja xiuwa.Xiuwa terkejut setelah melihat ke arah wanita yang sedang menaruh kopinya.Awalnya dia berharap Xian akan mengantarkan kopinya ke mejanya.


Tatapan xiuwa seketika suram dan kesal setelah melihat wajah wanita itu.Chiwa yang merasa xiuwa menatapnya secara berlebihan merasa takut dan datang menghampiri Xian.


"Ada apa??"tanya Xian.


"Xian orang itu sepertinya ingin membunuhku....dia menatapku seperti itu bukankah itu menakutkan"


"Membunuh??? bagaimana dia bisa membunuh orang??"kata Xian sambil menghampiri meja xiuwa.


"Xiuwa...apa ada yang salah dengan pelayanan Chiwa??"

__ADS_1


"Tidak....aku hanya ingin kau minum bersamaku....aku mau kamu mencicipi creamy lattenya"kata xiuwa.


"Apa ada yang salah??"


Xiuwa meminum kopinya dan menahan di mulutnya.Xiuwa menarik tangan Xian dan mencium Xian dengan memindahkan kopi dari mulutnya ke mulut Xian.


Chiwa yang sedari tadi melihat Xian dikejutkan dengan pemandangan itu.Wajahnya memerah dalam sekejap.


"(Apakah ini pacarnya Xian??)"pikir Chiwa.


"Ughh enak.... tidak ada masalah sama sekali..."


"Aku mau kamu mencoba semua makanan dan minuman yang kamu buat....aku mau kamu merasakannya sebelum memberikannya kepada semua orang"


"Ahh... baiklah sepertinya pelanggannya mulai banyak...aku akan bekerja sekarang"kata Xian sambil pergi meninggalkan xiuwa.


"Awal yang bagus Xian"kata Chiwa sambil menepuk pundak Xian.


"Awal??"


Xiuwa berjalan jalan mengelilingi cafe.Dia berhenti di sungai dekat cafe Xian.Dia melamun sambil melempari batu ke air.


"(Hahaha konyol sekarang aku malah berpacaran dengan seorang pria.... tapi Xian adalah seekor ikan...jadi ketika aku tenggelam itu semua bukanlah halusinasi....aku hanya melihat seekor ikan besar menghampiriku....apa itu Xian?)"


"Haihh... bagaimana Xian bisa ada di dunia ini??"gumam Xiuwa sambil melihat ke arah air sungai.


Hari mulai gelap.Lampu lampu bersinar di sepanjang jalan kota.Malam hanya di temani dengan bulan dan bintang yang menyinari dunia.


"Chiwa aku akan pergi... jangan lupa salamkan ini ke nona vyu"


"Oke....tak perlu khawatir"


Xiuwa yang sedari tadi menunggu di depan pintu cafe.Xian yang terkejut dengan keberadaan xiuwa yang tiba-tiba muncul di hadapannya.


"Xiuwa....apa yang kamu lakukan disini?? tunggu sebentar kamu dari tadi hanya mondar mandir di sini..... apakah kamu tidak bekerja??"


"Aku mengambil cuti..."


"Hummm"


"Mau ku antar??"


"Ayo ke apartemenku...."kata Xian.


"Siap"jawab xiuwa.


Xiuwa mengendarai mobilnya dan menuju ke apartemen Xian.


Kemudian...


"Xian apakah kamu sudah tidak kembali ke bar terkutuk itu lagi??"


"Bukankah kamu menyuruhku sendiri...aku sudah tidak bekerja di sana lagi"


"Ughhh...ehhh"


Xiuwa mendorong Xian dan memojokkan Xian.Kursi mobil diturunkan xiuwa kebawah.


"Xiuwa...aku harus pulang...."


"Xian..."


"Umh...


Xiuwa mencium Xian dengan kuat.


"Xiuwa.... jangan bilang kamu"


"I..ini...eughh"


"Aughhh...eggg xiuwa lepaskan aku.... xiuwa lepaskan.... sakit"


"Xian...."


 


Pagi pun datang kembali menyinari Seisi kota.Xian yang tiba-tiba terbangun dengan keadaan telanjang tanpa pakaian apapun dan sama dengan xiuwa.


"(Semalaman melakukannya di mobil???)"


"Ughh sepertinya pinggang ku rontok...."gumam Xian.


Seketika xiuwa terbangun dan mendengar keluhan Xian.Mereka saling bertatapan langsung dengan ekspresi wajah yang canggung.

__ADS_1


...**********************...


__ADS_2