Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 6


__ADS_3

Tok...tok...tok...


Suara ketukan pintu terdengar dari luar rumah.


"Xiuwa...ini aku renxu ... bukalah pintunya (haghh kalau bukan karena dia kaya aku tidak bakal repot repot lagi)"batin Ruo renxu.


Seketika pintu terbuka.Wajah Ruo renxu terkejut setelah melihat seseorang yang membukakan pintu untuknya.


"Siapa kau!!!kenapa dirumah xiuwa..."


"Renxu dia temanku... kenapa kamu datang pagi pagi kerumahku??"tanya xiuwa.


"Ini temanmu??"tanya xiuwa.


"Umh dia...."


"Tidak...aku tunangan xiuwa....aku ingin mengantar dokumen ini padamu kakak menyuruhku memberikan ini padamu"kata renxu tanpa basa basi.


"Hanya ini???umhh... bilang pada kakakmu temui aku saat meeting dengan Square zingwa...."balas xiuwa.


"Okeyy(ngomong ngomong pria ini juga tampan)"


"Apa kamu masih tidak mau pergi?!!"kata xiuwa dengan jengkel.


"Heii....apa begitu caramu menerima tamu... lagipula dia itu tunanganmu"


"Bukan dia milik kakakku"


"Apa!!!!! xiuwa kamu lupa ya?!!! kita sudah bertunangan bagaimana bisa aku milik kakakmu?!!!!"tanya renxu dengan spontan.


"Kakakku begitu mencintaimu... untuk apa aku merebutmu dari nya...apa kau pikir seorang ratu??"ucap xiuwa.


"(Heh...pria brengsek ini...okey aku harus tenang...)"


"Hahahaha xiuwa kamu sedang membuat lelucon bukan?? bagaimana kak zinwen mencintaiku... sebaiknya kamu mengikuti saja perjodohan ini....aku memang sudah menjadi takdirmu"kata renxu.


"Lagipula kamu lupa bahwa papaku seorang mafia??"kata renxu.


"Kau mengancamku bukan??jika ingin merebut harta keluarga Zu kenapa tidak dari dulu papamu mengahabisi keluarga Zu.... mungkin dengan begitu harta keluarga Zu menjadi miliknya "ucap xiuwa sambil tersenyum.


Xian hanya diam mengamati perang dingin diantara xiuwa dengan renxu.


"(Brengsek!!!)"


"Kurasa karena otak kecilnya tidak digunakan...."ucap xiuwa sambil menjitak kepala renxu.


"(Keluarga kami sudah memikirkan semuanya matang matang itu tidak mungkin karena otak papa ku kecil)"batin renxu.


"Begini saja urusan kita hanya sekedar pekerjaan...jadi tidak perlu membawa janji perjodohan itu padaku.... mungkin kamu perlu...tapi tidak denganku"ucap xiuwa sambil menutup pintu.


"Aghhh brengsek!! lihat saja nanti!!!"teriak Renxu.


"Xiuwa tadi kita sangat tidak sopan "kata Xian.


"Tidak perlu memikirkan dia...aku sudah terbiasa"ucap xiuwa dengan meninggalkan Xian.


"Xiuwa hari ini aku tidak bekerja di bar mungkin pagi sampai sore hari aku akan berada di kafe...dan malam hari berada di bar....aku bisa kembali sekitar pukul 2 malam ...."kata Xian.


"Kamu bekerja paruh waktu?!!"tanya xiuwa.


"Tidak...ini hanya.."


"Hah itu terserah kamu...."ucap xiuwa sambil pergi menuju kamar mandi.


"Selamat tinggal "gumam Xian.


"(Bukankah Xian sudah kusuruh tidak perlu bekerja lagi.....kenapa dia mengotot...)"pikir xiuwa.


"(Umhhh masalah perjodohan ini harus segera berakhir....aku tidak bisa menikah dengan renxu....mau bagaimana lagi aku harus berperang melawan keluarga Ruo)"pikir xiuwa.


"Aku harus cepat cepat menyiapkan semuanya...lalu pergi dari sini aku khawatir xiuwa akan jatuh cinta padaku...."gumam Xian.


Xiuwa yang baru saja keluar dari kamar mandi melihat Xian mengendap endap keluar rumah.


"Xian ...."


Xian terkejut setelah namanya disebut.Pandanganya tetap mengarah ke depan.


"Ayo tatap aku..."ucap xiuwa dengan tegas.

__ADS_1


"Xiuwa..."


"Anak nakal!!"kata xiuwa sambil menarik tangan Xian.


"Eumhhh.... xiuwa?!!!"


"Kenapa mengendap endap keluar?!!kamu mau pergi dari rumah atau kabur dariku....."


"(Apa dia sebaper itu?!!)apa maksudnya?"tanya Xian.


"Kamu menghindariku....dan kamu tanya apa maksudnya?!! bagaimana kamu sebodoh itu...."kata xiuwa dengan tegas.


"Xiuwa....aku mau keluar... lepaskan aku!!"sentak Xian.


Xiuwa memopong Xian di atas bahunya.xian terus menerus berteriak minta lepaskan.Xiuwa menjatuhkan Xian tepat diatas sofa.Penampilan itu membuat Xian tergencang.Penampilan xiuwa hanya menggunakan jubah mandi dengan paras wajah tampan dan tubuh berotot yang dibasahi air.


"Ka...kau..kau kenapa"ucap Xian gelagapan setelah melihat Xiuwa.


"Mau mencoba??"


"Umhh"kata Xian menggelengkan kepalanya.


"Tapi tubuh ini tidak bisa berbohong"tangan Xiuwa mulai meraba area sensitif Xian dengan perlahan.


"Xiu....xiu.... jangan tidak...aku tidak mau!!!"ucap Xian sambil mendorong tubuh xiuwa.


Kemudian xiuwa melepaskan Xian dengan sendirinya.


"Haishh.... maaf membuat dirimu takut...tadi kenapa kau mengendap endap keluar rumah?? apakah sulit untuk meminta izin pada ku??"


"(Aku memang ingin kabur)aku akan bekerja sekarang....tadi aku takut kamu tidak akan keluar dari ruangan itu...jika aku datang aku akan mengganggumu"ucap Xian.


"Tidak akan"ucap xiuwa sambil mengelus rambut Xian.


Xiuwa pergi ke kamarnya dan berganti pakaian.Xian yang begitu terkejut dengan cepat menyiapkan barang barangnya dan bergegas pergi.


"Haishh.... bagaimana bisa aku menakuti dia seperti itu.... pasti dia sangat marah padaku...."gumam Xiuwa sambil mengeringkan rambut.


Xiuwa membuka pintu kamarnya dan pergi dari kamar dia mendapati bahwa Xian sudah tidak ada diruang tamu.


Xiuwa segera mencari Xian di seluruh ruangan di rumahnya dan tetap tidak menemukan Xian.Pikirannya menjadi kacau setelah dia tahu bahwa Xian benar benar pergi dari rumah.


"Pakaiannya sendiri juga tidak ada....dia benar benar pergi dari sini?!!"gumam Xiuwa kesal.


"Xian??"


"Nona Shin vyu??"


"Hei sedang apa kau disini??"tanya vyu.


"Aku sedang menunggu kendaraan umum...."


"Kau mau pindah??atau sedang kabur..... kenapa kau membawa tas sebesar itu...?"


"Ceritanya panjang..... bolehkah kamu pesankan aku taksi....."


"Tentu... bagaimana tawaranku kamu menerimanya??"


"Yha.... nanti aku akan mulai bekerja"


"Okey...."


"Hah....ini taksinya...."


"Terimakasih nona... sampai bertemu di cafe....."


"Hummm"jawab vyu sambil tersenyum melambaikan tangan.


Xian pergi dengan menggunakan taksi dan pergi ke apartemen terdekat dengan lokasi pantai tapi jauh dari rumah xiuwa.Xiuwa terburu buru keluar dari rumahnya dan melihat ke sekeliling jalanan.Vyu yang tidak sengaja baru saja memesan taksi kemudian perhatiannya teralihkan.


"Tuan?? apakah anda sedang mencari sesuatu??"tanya vyu dengan ramah.


"Nona apakah anda melihat pria yang tingginya sekisar anda tapi lebih pendek dikit dari anda....."tanya xiuwa kembali.


"(Bukankah pria itu ..... apakah yang dia maksud adalah Xian???ada hubungan apa antara pria ini dengan Xian????)"pikir vyu sambil melamun.


"Hei?"


"Aghhh tidak...."kata vyu dengan santai.

__ADS_1


"Terimakasih...."


"(Apa ini alasan Xian tidak bisa menjelaskannya saat ini......aku harus berbicara nanti padanya)"pikir vyu.


Setelah Xian mencari apartemen....


"huh.... akhirnya aku dapat apartemen ini...."gumam Xian sambil menghela nafas.


suara telfon berdering beberapa kali.Xian hanya memandangi handphonenya dengan ekspresi wajah datar.


"ha....haaallooo"jawab Xian mengangkat teleponnya.


"Xian apakah kamu masih bisa masuk kerja hari ini"kata bos Xian dari bar.


"bisa....aku akan datang malam hari....."kata Xian.


"jangan lupa hari ini job kamu sebagai gigolo"bisik bosnya.


"ba...baik"jawab Xian sambil menutup teleponnya.


Xian hanya meringkuk di atas kasurnya dan melamun dengan pikiran kosong.


sisi lain.....


"Joy ....aku ada urusan penting dengan Square zingwa.... jika keluarga Ruo ada yang datang ke sini... katakan padanya bahwa aku ada rapat penting."ucap xiuwa.


"baik tuan"balas Joy .


kaki xiuwa kemudian mengambil langkah tegas untuk mempersiapkan dirinya berperang melawan keluarga Ruo.Matanya dan ekspresi wajahnya menggambarkan kebencian yang dalam.


"aku harus berbicara dengan zinwen...."


xiuwa datang ke kantor keluarga Zu dan menghampiri zinwen yang sedang mengerjakan skripsi manajemen.


Xiuwa mengamati dengan tajam kearah zinwen.


"apa yang sedang kau lakukan disini??? bukankah kau ada perkejaan lain???"tanya zinwen dengan sinis.


"ckk...aku mau memutuskan perjodohan ini...."kata xiuwa.


"apa?!!!!apa alasan kamu memutuskan hubungan ini.... jangan bilang ini semua karena pria itu!!!!!"


"aku jelas jelas tidak menyukai Ruo renxu kenapa kamu bisa memaksaku untuk menikahinya.... jika kamu menyukai dia... seharusnya dari dulu saja kamu nikahi dia!!!....."kata xiuwa dengan keras.


"xiuwa!!!"


Plakk....


wajah xiuwa ditampar keras oleh zinwen.Raut wajah xiuwa seketika dingin dan tatapannya seolah tidak bisa menatap zinwen.


"jujur xiuwa aku kecewa padamu..... selama bertahun-tahun kamulah yang mendapatkan semua kasih sayang mereka..... semuanya!!!!"


"tapi apakah karena itu kamu iri hati dengan ku???"kata xiuwa .


zinwen terdiam sejenak dengan perkataan yang xiuwa katakan barusan.


"aku iri ???? xiuwa berkaca saja kamu.  bagaimana aku bisa iri padamu"


"sejak pertama kali kamu memasuki kehidupan kami.....aku sudah tidak pernah nyaman denganmu.... apakah kamu pikir kamu itu pantas menjadi tuan besar???bahkan aku tidak tahu kenapa kamu bisa berganti menjadi marga papaku....kau tahu rasa sakit apa yang aku rasakan???"ucap xiuwa dengan halus.


"kalau bukan karena mamamu mengambil papaku dari mamaku.... mungkin hidup kami bahagia....."


"tolollll!!!! xiuwa mamamu lah yang mengambil papaku bagaimana kamu tidak mengerti......"


"Apa ...apa yang tidak aku mengerti???kamu bertanya padaku??"kata xiuwa.


"Zinwen aku bertanya padamu.... apakah kamu benar benar anak kandung dari papaku??kamu bisa bisanya mengakui bahwa dia papamu...."kata xiuwa sambil mengangkat kera baju zinwen.


"Sebaiknya kamu menyerah saja.....bahwa semua ini karena mamamu"kata zinwen.


"Brengseknya aku ......tetap saja kamulah Bajingannya....apa kamu berpikir kamu suci???aku tak ingat aku memiliki sosok kakak "lanjut xiuwa.


Zinwen terdiam dan larut dalam tatapan kosong.


"Jawab!!!!"kata xiuwa dengan tegas.


"Aku memanglah bukan anak kandungnya tapi....."potong zinwen.


Xiuwa pergi meninggalkan kantor dengan ekspresi wajahnya yang marah.

__ADS_1


"(Memangnya siapa yang brengsek dan pecundang seperti itu bukankah semuanya itu suci seperti kotoran....)"pikir xiuwa.


"(Bahkan membayangkan semuanya membuatku sangat muak dengan semua yang telah terjadi.... karena pernikahan semua berakhir menjadi kehancuran....)"lanjut pikir xiuwa.


__ADS_2