Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 56


__ADS_3

Xiuwa dan Xian kemudian sampai di tepi pantai dekat karang tempat dimana mereka bertemu pertama kali.


"Xian....ayo"


Xian kemudian membunyikan kerangnya.Kakaknya seketika muncul menghampiri Xian.


"Xian.... kamu sudah kembali"ucap kakaknya dengan kegirangan.


"Kakak....aku ingin bertanya padamu...."ucap Xian dengan raut wajah takut.


"Apa itu...."


Xian tanpa sadar menangis di depan kakaknya dan Xiuwa.Kakaknya terkejut melihat Xian yang menangis mengeluarkan mutiara.


"Tidak mungkin....kamu kembali lagi menjadi Shireen... lalu bagaimana dengan anakmu...."Tanya kakaknya.


Xian terus saja menangis tanpa menghiraukan perkataan apapun.


"Kami belum mengeceknya hal itu"balas xiuwa.


Xiuwa kemudian membasuh kaki lingyan dan melihat yang akan terjadi selanjutnya.Xiuwa kemudian terkejut dengan hasil yang dia lihat.


"Lingyan...."Xiuwa kemudian menutup mulutnya karena terkejut


"Dia sama sekali tidak berubah.....dia bayi manusia murni"ucap kakaknya Xian.


"(Jika lingyan manusia murni....itu tandanya Xian selama ini bukanlah Shireen tetapi manusia seutuhnya.... tapi kenapa?)"Xiuwa masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


"Tidak mungkin....jika adikku kembali menjadi Shireen tidak mungkin anak ini tidak berubah..."kata kakaknya Xian sambil menggeleng geleng kepalanya.


"Apa.....jika memang seperti itu... berarti tubuh Xian menjadi seperti ini.... pasti ada hal tidak lazim"kata xiuwa.


"Mungkin ini kutukan.....aku juga mau bertanya padamu apakah kamu tidak bisa merubah diri menjadi manusia?"tanya xiuwa ke kakaknya Xian.


"Aku tidak bisa berubah....itu yang aku sebutkan bahwa Xian adalah spesies dari kami yang langka dan spesial......dia bisa merubah diri menjadi manusia"


"Aku sudah mengerti....(orang dibalik ini semua.... adalah kedua orang tua Xian....)"pikir xiuwa.


"(Xian pernah bercerita padaku..... bahwa dia bukan adik kandung dari kakaknya....dia hanya ditemukan di laut dengan dalam posisi wujud ikannya.... kemudian dia menceritakan bahwa jika seekor Shireen menikah dan memiliki anak bersama manusia maka dia bisa menjadi manusia seutuhnya)"pikir xiuwa.


"Kak.... untuk saat ini kita akhiri pertemuan kita sampai di sini "ucap xiuwa.


"Tunggu.... apakah ini anak?anak kalian?"tanya kakaknya.


Xian langsung menoleh ke arah lingyan.


"Yha dia anak kami...."ucap Xian sambil memeluk lingyan.


Lingyan kemudian mengulurkan tangannya ke arah kakaknya Xian.


"....huh....haw...."lingyan seolah olah ingin menyentuh kepala kakaknya Xian.


"Lucunya....."kakaknya langsung mengulurkan tangannya dan membiarkan lingyan menyentuh kepalanya yang bersisik.Lingyan kemudian tertawa sambil mengelus rambut kakaknya Xian.


"Kalau begitu aku pamit pulang...."ucap kakaknya Xian.


Xiuwa kemudian menatap Xian yang baru saja berhenti menangis.


"Aku tidak pernah menyesal menikah denganmu....apa yang kamu tangiskan??kau lihat wajah lingyan..... apakah dia takut melihat dirimu?"tanya xiuwa sambil merangkul Xian.


"Aku.... bukanlah orang normal bagaimana nanti besar lingyan tahu dan malu memiliki ibu seperti aku...apa yang harus aku lakukan?"tanya Xian.


"Aku yakin dia menerimanya...."ucap xiuwa sambil tersenyum.


Xiuwa kemudian memeluk Xian.


Waktu semakin berjalan.Xiuwa kemudian turun dari mobilnya.

__ADS_1


"Xian....aku akan bekerja sekarang....kamu jaga lingyan baik baik aku sudah menyuruh beberapa pelayan dan pengawal... untuk menjaga kalian berdua...."ucap xiuwa.


Xian melihat beberapa pelayan dan pengawal dengan ekspresi heran.


"Sebanyak ini?"tanya Xian.


"Ini hanya sedikit nanti kamu juga terbiasa..."kata xiuwa sambil mengelus rambut Xian.


"(Pelayan dan pengawal segini banyak untuk apa Xiuwa kirimkan....aku sudah lebih baik jika tuan chenzu dan nona vyu main ke rumah)"pikir Xian.


"Ya sudah aku berangkat..."kata xiuwa sambil mencium Xian.


"Jangan lupa makan....aku akan selalu ada di sampingmu"balas Xiuwa.


Xiuwa kemudian pergi meninggalkan Xian sambil melambaikan tangannya.


"Papa begitu sibuk jadi kita harus meluangkan waktu untuk bermain"ucap Xian ke lingyan.


"Selamat pagi tuan...ada yang bisa kami bantu?"kata kepala pelayan ke Xian.


"Aku lagi tidak butuh apa apa...."ucap Xian.


Xian kemudian masuk ke dalam rumah.


Semua pelayan dan pengawal bekerja sesuai dengan pekerjaan mereka masing masing.


"Hufff....wahhh pinggangku.... nona hari ini lumayan juga ya..."kata Chiwa sambil menyandarkan punggungnya.


"Dari mana nona belajar membuat kopi?"tanya Tay.


"Dari sumbernya....aku sangat senang akhirnya aku bisa mencapai sesuatu yang aku inginkan"ucap Vyu.


"Hummm pasti karena nona terlalu bersemangat"jawab Chiwa.


"Hahahaha......."


"(Bertanya tentang Xian.....aku kepikiran seseorang...siapa ya yang memesan kamar di bar untukku?)"pikir Vyu sambil menggaruk garuk kepalanya.


"Hahhh... bukankah aku sudah menceritakannya pada kalian...."ucap Vyu.


"Nona kamu mengerti tidak yang aku katakan? maksudku bagaimana hubungan kalian spesial itu?"tanya Chiwa.


Tay seketika menyemburkan kopinya.


"A...apa maksudmu?"tanya Tay.


"(Kau berani bertanya hal aneh itu?!!)"pikir Tay.


"Ya.... jadi nona aku hanya ingin mendengarkan ceritamu dan Xian lebih dalam"kata  Chiwa.


Vyu seketika terdiam sambil menatap ke arah mesin penggiling kopi.


Tay seketika memukul Chiwa.


"Apa yang kau lakukan?!....kau seharusnya tidak melakukan hal bodoh itu...."bisik Tay.


"Hal bodoh apa maksudmu?"balik bisik Chiwa.


"Ekhemmm....hah...aku pernah menyukainya..."ucap Vyu.


"Whooooooooowwwww"


Chiwa dan Tay terkejut bersama.


"Ma... maksud nona yang dikatakan Chiwa benar....?"tanya Tay.


"Bisa dibilang begitu.... hubungan kami jadi begitu dekat...."ucap Vyu.

__ADS_1


Tay dan Chiwa mendengarkan cerita Vyu dengan seksama.


"Tapi semejak aku tahu bahwa Xian sudah memiliki seseorang di waktu itu aku tidak akan mengejarnya "ucap Vyu.


"Wahhhh jadi nona mengalah??"tanya Chiwa.


"Ya....aku bukan tandingan dari tuan Zu bukan??"tanya Vyu sambil tertawa geli.


"(Xian.....haihhh....hari hari itu...)"Vyu kemudian memikirkan hal hal dari pertama kali dia bertemu dengan Xian hingga saat ini.


"Unghh...ku pikir hampir satu tahun ini....aku berteman...."ucap Vyu.


"Hahhhh bahkan nona belum lama berteman dengan Xian...."


Tay langsung menarik tangannya ke pundak Chiwa dengan keras.


"Heiiii tidak usah berlebihan"ucap Tay.


"Hahaha..... tapi tidak apa ini juga sudah tidak terlalu penting bagiku lagi.....jadi tidak ada salahnya jika aku menceritakan semuanya..."kata Vyu.


Tay seketika terkejut mendengar perkataan vyu dan dia langsung angkat bicara.


"Nona sebaiknya kamu tidak perlu lagi menceritakan semua hal itu....aku sudah mengerti yang terjadi"


Vyu tercengang dengan ucapan Tay.Vyu melihat area dibawah Tay saat ini sedang berdiri.


"Apakah kamu menyukai Xian?"tanya Vyu.


Wajah Tay seketika terkejut sambil menutup mulutnya yang baru saja mengatakan hal hal aneh.


"Aku tau aku wanita....aku tidak bisa mencium aromamu... apakah kamu seorang Alpha dominan?"tanya Vyu.


Keringat dingin mulai membasahi tubuh Tay.Mulutnya bergetar.


"Tay?"Chiwa kemudian menyadarkan Tay.


"Tay apakah benar yang dikatakan nona vyu?"tanya Chiwa.


"Tay sejak kapan kamu mulai menyukai Xian?"tanya Vyu sekali lagi.


"Aku memang pria alpha.... tapi aku tidak pernah ada niatan menyukai Xian..... itulah ereksi yang diberikan tubuhku.... jantungku berdebar kencang dihari itu setelah aku mendengar perkataan dokter bahwa dia adalah seorang omega..."ucap Tay.


Mata Chiwa dan Vyu tidak bisa beralih dari wajah Tay.


"Dan itu sangat mengerikan untukku..... sebelumnya aku masih bisa menahannya karena kecantikannya....dia tidak pernah mengeluarkan feromonnya sekalipun.... itulah yang membuatku merasa nyaman berteman dengannya.... hanya saja aku tidak mengerti apa yang diinginkan tubuh ini"kata Tay sambil memukul kepalanya sendiri.


"Mungkin karena dia terikat dengan tuan Zu sebab itu aku sulit membukanya"lanjut ucap Tay.


Vyu spontan langsung menendang area sensitif Tay.Tay langsung lumpuh kesakitan.


"Berhentilah berdiri seperti itu!!!"bentak Vyu ke tubuh Tay.


"No...nona apa yang kau lakukan??"tanya Tay yang melemah.


"Ahhh Tay aku minta maaf... tadi aku hanya ingin membuat adikmu turun kembali...."ucap Vyu sambil menggaruk kepalanya.


"Astaga...."


Tay seketika pingsan.


"Tay....Tay...."


"Nona, Tay pingsan....."


"(Aghhh aku tidak bermaksud begitu)"pikir vyu.


...*******...

__ADS_1


__ADS_2