
Vyu menepuk kepala Chiwa.
"Ahh....nona.."
"Wanita bodoh.... kukira dimana..."
"Memangnya nona pikir dimana...."
Xiuwa kemudian meniduri Xian.
"Ini masih siang..... kenapa kau bersikeras untuk membuatku tertidur..."ucap Xian.
"Hah... mungkin kamu bisa tidur siang..."kata xiuwa sambil memeluk Xian.
"Unghh....apa yang kau lakukan.... dibawahmu saat ini menegang aku tidak mau memiliki anak lagi untuk saat ini "ucap Xian.
"Xian biarkan aku seperti ini sebentar saja..."ucap xiuwa.
"Haihhh ya sudah asalkan lingyan tidak terbangun...."Ucap Xian.
Xiuwa kemudian memeluk Xian dengan erat.
"Lingyan sangat tampan sekali.....aku sampai tidak bisa berhenti menatapnya ketika dia tertidur pulas seperti ini"ucap Xian.
Xiuwa langsung bangkit.
"Ahh... memang dia sangat tampan..."ucap xiuwa sambil mengusap rambut lingyan.
"Xiuwa bisakah kamu tidak memberikan banyak pengawal dan pelayan dirumah ini....aku tidak nyaman dengan keadaan saat ini"ucap Xian.
"Hummm??ini hanya untuk sementara....."ucap xiuwa.
"Sementara sampai kapan?"tanya Xian.
"Sampai dimana lingyan sudah tumbuh besar"balas xiuwa.
"Hahh....berapa tahun lagi..."ucap Xian.
"Unghh.... bagaimana kamu begitu mempertanyakan ini??aku tidak pernah mengira dirimu kabur atau pergi dariku selamanya.....jika kamu kabur dan lari aku akan menangkapnya walaupun aku harus penuh dengan luka"ucap xiuwa.
Xian kemudian menengokan arah kepalanya ke Xiuwa.
"Aku tidak pernah berpikir untuk kabur.... tapi seandainya jika kita akan berpisah dengan cara konyol apakah kamu mau menggapaiku...."ucap Xian.
Xiuwa langsung mencium bibir Xian dengan lembut.
Cup ....
"Aku akan setia seperti ucapanku yang ku katakan di awal barusan"kata Xiuwa.
"Xiuwa...aku sangat mencintaimu"ucap Xian sambil membalas ciuman xiuwa dengan lidahnya.
"Umhh....
"Xiuwa apa kau mabuk.... wajahmu memerah dan panas...."ucap Xian.
"Hanya sedikit tidak enak badan....."ucap xiuwa sambil mengusal usal tubuh Xian.
"Hahahaha.....kau seperti lingyan suka sekali bersembunyi di balik sana"ucap Xian.
"Apakah aku terlihat seperti anak kecil..."
Xian kemudian bangun dan keluar dari kamar.
"Unghh kamu mau kemana....hahh??"tanya xiuwa.
Xian langsung mengambil pakaian yang dia gantung di dekat ruang tamu.
"Plastik hitam?"
Xian langsung membuka plastik hitam itu.
"Taa...daa...."
Xiuwa langsung menutup mulutnya sambil menyembunyikan raut wajahnya yang memerah.
"Ahhh.... apakah baju tidur ini manis??aku memesannya sepaket untuk keluarga....."ucap Xian.
"Warnanya begitu pink?"tanya xiuwa yang ingin tertawa melihat pakaian tidur itu.
"Corak gambar anak ayam dan bulan sabit.....ahhh...ini terlalu menggemaskan"balas xiuwa.
"Jadi kau tidak suka??"tanya Xian.
__ADS_1
"Bukan begitu....hahahaha....aku sampai tidak bisa berhenti tertawa karena ini..."ucap xiuwa.
"Jadi kamu mengejekku..."
"Ehh....tidak... tidak...ini bagus kok sangat cantik dipakai untuk sekeluarga"ucap xiuwa.
"Kapan kamu membelinya?"
"Di mall waktu itu...."ucap Xian sambil memalingkan wajahnya karena malu.
"Mall?"
"Yahh...di Amerika"ucap Xian.
"Hahahaha(hal konyol apa lagi yang baru saja aku dengar)"pikir xiuwa sampai tidak bisa berhenti tertawa.
"Ihh..."Xian kemudian mencubit perut Xiuwa dengan keras.
"Ahh..awww.... Xian...."
"Aku tidak bercanda....apa yang kamu tertawakan"ucap Xian.
"Bagaimana kamu bisa membeli ini sendiri...."ucap xiuwa.
"Umhhh...ituu....aku meminta bantuan seseorang...."
"Hah??"
---------------
"Tuan chenzu aku mohon padamu....aku hanya ingin memberi sedikit kejutan... bisakah kamu membantuku?"tanya Xian.
"Kamu menghubungiku hanya ingin mengatakan memberikan sedikit kejutan??"tanya chenzu yang berpikiran hal konyol.
"Kau ingin memberikannya pada Xiuwa??hah??"tanya chenzu.
"Umhh...ya..."ucap Xian dengan lembut.
"Astaga...."
"Berikan handphonemu pada pelayan itu...."ucap chenzu.
"Permisi...."ucap Xian sambil menyolek colek pundak pelayan itu.
"Ughummm....I represent him speaking....can you buy him something he wants??"tanya chenzu.
"Buy something?? ahh... do you mean buy something in this shop?"tanya pelayan itu.
"Yesss...."
"Apa yang ingin kau beli tunjukkan saja pada pelayan itu...."ucap chenzu.
"Ahh pakaian ini...."ucap Xian sambil menunjuk ke arah baju tidur berwarna pink yang tergantung di atas.
Wajah chenzu tidak bisa berhenti menahan tawanya.
"Pfttttttttt....Well... can you buy her the nightgown that hangs on top of that?"tanya chenzu sambil tersenyum.
"That pink nightgown on top??"tanya pelayan itu.
"Yeahh...."
Pelayan itu langsung membelikannya dan membawakannya ke Xian.
"Sekarang apa lagi..."tanya chenzu sebelum mengakhiri sambungan video call itu.
"Ahhh... apakah baju tidur ini tidak ada yang sepaket lengkap keluarga?"tanya Xian.
"Uhh....order a set of family packages....complete!!"ucap chenzu.
"Yes...sir.."
pelayan itu kemudian membawakan baju tidur sepaket lengkap.
"Kalau begitu masih ada lagi?"
"Hahaha..... terimakasih tuan chenzu....aku sangat senang sudah bisa membeli ini....ini sudah cukup untukku...."ucap Xian.
"Ya kalau begitu aku akan mengakhiri ini..."ucap chenzu.
"Bye...."
--------------
__ADS_1
"Hahh?!!sejak kapan kamu video call dengan chenzu aku tidak melihat sama sekali"kata xiuwa.
"Kau waktu itu sangat sibuk membeli semua barang yang ada disana.....jadi aku harus menghubungi Chenzu untuk kejutan ini apakah kamu menyukainya??"tanya Xian.
"Ini sangat cantik dan manis....aku sangat menyukainya"ucap xiuwa sambil tersenyum.
"(Aku tidak bisa membayangkan Xian akan memakai baju tidur berwarna merah muda ini)"pikir xiuwa sambil tertawa.
"Tuh...kan kamu tertawa lagi"ucap Xian.
"Iya ....iya ..... sekarang dimana lingyan aku mau pamitan..."ucap xiuwa.
"Oh iya kamu harus bekerja..."
Xian langsung mengambil lingyan yang sedang bermain di kamar.
"Lingyan papa berangkat ya....kamu sama mama diam saja ya dirumah"ucap xiuwa sambil mencium pipi lingyan.
"Jangan nakal nakal denger kata mama"ucap xiuwa.
Xiuwa langsung memberikan lingyan ke Xian.Xiuwa kemudian mencium kening Xian dan masuk ke dalam mobil.Sebelum berpisah Xian menghampiri Xiuwa ke mobilnya.
"Xiuwa... bagaimana dengan pelayan dan pengawal pribadi itu?"tanya Xian.
"Ahh....ya nanti aku akan mengurusnya..."ucap xiuwa.
Xiuwa langsung menyalakan mobilnya dan melambaikan tangannya ke arah Xian sambil berjalan.
"Bye bye papa...."seru Xian.
Xiuwa kemudian pergi meninggalkan Xian.Pelayan dan pengawal pribadi yang ada dirumah seketika pergi.
"(Akhirnya rumah ini kembali menjadi damai)"pikir Xian.
Xian kemudian masuk ke dalam rumah.Xiuwa dan Chenzu kemudian bertemu di kantor xiuwa.
"Zu Xiuwa heiiii...."sentak chenzu yang melambaikan tangannya ke arah Xiuwa.
"Ahhh ...."
Xiuwa kemudian menghampiri chenzu dengan tatapan dingin.
"Unghhh kemana istrimu kupikir kau tidak bisa hidup tanpa istrimu"tawa chenzu.
Bug ..
Kepala chenzu seketika dipukul dengan tangan Xiuwa.
"Kau masih mengatakannya disini aku tidak segan segan memukulmu lebih keras dari ini..."ucap xiuwa sambil mengusap kepalanya.
"Sombong...."
"Xiuwa aku melihat ada beberapa berkas berkas.... dan ini masih menyangkut kehidupan tentang wasiat mamamu....mamamu meninggalkan beberapa berkasnya yang sudah usang.... tapi ini seperti berguna dikemudian hari.."ucap chenzu.
"Dimana kau menemukannya...."tanya xiuwa.
"Lemari kotak buku kecil yang ada di bawah..."ucap chenzu.
"Lemari kotak bawah?!!!"
Xiuwa langsung mengecek lemari itu.
"Aku baru mengetahuinya saat ini.... bagaimana kamu bisa menemukan hal kecil seperti ini"ucap xiuwa.
"Ka...kamu baru pertama kali?!!whatt.. aku hanya tidak sengaja menginjak lantai yang ada dibawah meja.....dan itu seperti berbeda dengan yang lain karena sedikit berbunyi....ketika aku melihatnya didalam lantai itu ada barang barang lama...."ucap chenzu.
"Maksudmu lantai yang ini....."Xiuwa langsung membuka lantai itu.Benar saja ada beberapa kotak kecil yang berisi barang barang lama.
"Sepertinya peninggalan mamamu....."Ucap chenzu.
"Ti... tidak mungkin....mamaku tidak pernah bekerja selama dia sakit....dia mulai sakit setelah dia melahirkan aku..."ucap xiuwa.
"Aku tau siapa pelakunya....."sahut Xiuwa langsung mengambil beberapa dari kotak kecil itu.
"Xiuwa kau mau kemana?!!"tanya chenzu.
"Ada sedikit urusan yang harus aku kerjakan..."ucap xiuwa.
Xiuwa kemudian mengambil satu kotak lalu pergi dari kantornya.
"Terkadang xiuwa orang yang sangat ceroboh aku tidak bisa memikirkan apa yang terjadi selanjutnya..... kupikir ini akan menjadi masalah"gumam chenzu.
"Xiuwa... tunggu!!!"
__ADS_1
...********...