Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 49


__ADS_3

Malam sudah larut Xiuwa sedang mempersiapkan kamar sementara untuk anaknya.


"Unghh...aku tidak mengerti..... kenapa aku tidak bisa mengeluarkan Asi?"gumam Xian.


"Huwaaa.....huww....uwaaaa"lingyan terus menerus menangis.


"Ahhh padahal aku sudah melihat cara caranya di internet....tapi kenapa aku masih tidak bisa mengeluarkan susu?"gumam Xian yang terus berusaha menyusui bayinya.


"Humm...huwaaaa...."


Xiuwa yang mendengar suara tangisan anaknya langsung segera menghampiri Xian.


"Xian....apa yang kau laku...."Xiuwa seketika membatu melihat Xian yang sedang tidak mengenakan baju.


"Huww....huww.."lingyan masih terus menangis.


"Ehh...Xian kenapa kamu melepas pakaianmu...."


"Hiks....xi... Xiuwa aku gagal menjadi seorang ibu.....aku tidak bisa menyusui anakku sendiri.... lalu apa yang harus aku lakukan..."Ucap Xian sambil menangis.


Xiuwa langsung menepuk kepalanya sendiri.


"Astaga......kemari sayang....."Xiuwa langsung mengambil lingyan dari Xian.


"Shu...Shu...sudah jangan menangis.... nanti mama ikut menangis....."kata xiuwa sambil menenangkan lingyan.


"Mmmm....."lingyan kemudian terdiam sambil memainkan jari papanya.


"Sudah Xian jangan menangis....haihh.... buatkan susu saja untuk lingyan"ucap xiuwa.


"Ba.....baik"Xian kemudian bangkit dan membuat susu untuk lingyan.


"Hai kesayangan papa lain kali jangan begitu ya.... kasihan mama "ucap xiuwa sambil terus mengajak lingyan mengoceh.


"Hehehe....."seketika lingyan tertawa.


Xiuwa hanya senyum melihat bayi kecilnya yang memainkan tangannya.Xian kemudian membawakan susunya.


"Gunakan botol ini.....dan tuang ke botol ini"ucap xiuwa.


"Yah..."


Xian kemudian menuangkan susunya ke botol bayi.Xiuwa langsung memberikan susunya ke lingyan.Lingyan kemudian terdiam dan mulai tertidur.


"Dia tidak perlu susu ibu....dia bisa juga diberi susu formula.....jadi jangan khawatir"kata xiuwa.


Xiuwa kemudian menaruh lingyan di kamarnya.


Xian hanya terdiam di kamar.Xiuwa kemudian kembali ke kamarnya.


"Apa masih ada yang kau pikirkan?"tanya xiuwa.


"tidak"jawab Xian.


"Putingmu memerah pasti kau sangat memaksakan ini ya?"tanya xiuwa.


"Hiks.."


"Eh...eh.. sudah sudah jangan menangis...."ucap xiuwa sambil menenangkan Xian.


Xiuwa kemudian mengambil kotak obat.


"Biar ku oleskan....."ucap xiuwa.


"Hikss..."


"Lagi pula bagaimana kamu bisa melakukan hal itu.....itu akan menyakiti dirimu sendiri.... jika kamu butuh bantuan katakan padaku "ucap xiuwa.


"Umhh....unghh... Xiuwa berhenti itu gatal...."kata Xian sambil mengerang.


Xiuwa kemudian mencium ****** Xian dengan lembut.


"(Sial bisakah aku menahan diri)"pikir xiuwa.


"Aghhh...ma...maaf Xian..SE... sepertinya ini sudah tidak sakit lagi bukan?"tanya xiuwa.


"Umhh...ya..."


Xiuwa kemudian membereskan kotak obat dan mengembalikan ke tempat awalnya.Xian hanya terdiam dengan wajah memerah.


"(Astaga....aku lagi lagi terpengaruh dengan kepolosanku)"Xiuwa langsung menepuk kepalanya dan pergi mandi.


"(Xiuwa tidak bisakah kamu menahannya)"pikir xiuwa sambil mandi.


Xiuwa kemudian kembali ke kamar dan melihat Xian yang sudah tertidur sambil memalingkan wajahnya.Xian sebenarnya masih belum tertidur dan langsung menutupi wajahnya dengan selimut.Xiuwa kemudian memeluk Xian dengan lembut dari belakang.

__ADS_1


"(Astaga apa yang dilakukan Xiuwa.....)"pikir Xian.


Xiuwa seketika terkejut mencium bau feromon omega yang keluar.Xiuwa kemudian terbangun dan membalikkan tubuh Xian.


"Xian!!kamu belum tidur?!!"kejut Xiuwa.


"Ahhmmmm.....i...iya"ucap Xian dengan wajah memelas.


Seketika bawah Xiuwa meneggang.


"Ba...baik aku akan tidur di kamar lingyan"ucap xiuwa.


"Ahh ..baik..."Xian kemudian menutupi wajahnya dan mulai mencoba tidur.


Xiuwa kemudian pergi ke kamar lingyan dan tidur.Pagi kembali hadir.Xian kemudian bangun dan menyiapkan sarapan untuk Xiuwa dan anaknya.


"(Hari ini aku tidak boleh salah lagi)"pikir Xian.


Xian kemudian membuatkan bubur sayur dan beberapa daging ayam panggang dan sandwich.


"Xiuwa...."


Xiuwa kemudian keluar dari kamar dengan membawa lingyan.


"Xian...."


"Aku sudah membuatkan susu untuk lingyan"ucap Xian dengan senyum lembutnya.


"Hah...lalu apa saja yang kamu masak?"tanya xiuwa.


"Hanya masakan rumah biasa... apakah lingyan sudah bisa makan?aku membuatkannya bubur sayur"ucap Xian.


"Lingyan belum bisa dikasih makan makanan berat.....untuk saat ini lingyan harus meminum susu sampai 3 bulan kedepan... setelah itu lingyan diperbolehkan makan makanan berat"ucap xiuwa.


"Huhihu...."lingyan terus memainkan jari tangan Xiuwa.


"Haha iya sayang....iya...ihhh anak papa yang tampan..."ucap xiuwa sambil memopong mopong.


"Sepertinya dia sangat suka bermain"kata Xian.


"Ya... apakah kamu mau pergi sebentar ke mall membeli beberapa mainan...."


"Yha menurutku itu tidak apa"balas Xian.


Xian dan Xiuwa kemudian sarapan seperti biasanya.


"Hahaha.... lingyan mau sama mama?"tanya xiuwa.


"Ihihihihi"lingyan terus tertawa melihat wajah xiuwa.


Xiuwa lalu memberikan lingyan ke Xian.


"Uhh anak mama yang tampan... bagaimana kamu bisa setampan ini hah?"tanya Xian.


Xiuwa dan Xian seketika tertawa bersama dengan keluarga yang lengkap.


Chenzu yang sehabis pulang dari kantor xiuwa kemudian bertemu dengan mamanya zinwen yang tiba tiba masuk ke dalam perusahaan.


"Tu...tunggu nyonya apa yang anda lakukan?"tanya chenzu yang sempat menghalangi mamanya zinwen.


"Minggir..."


"Tuan muda Zu menitipkan perusahaan ini kepada saya jadi saya berhak melarang anda keluar masuk kantor ini tanpa izin"kata chenzu.


"Apa?!!justru kantor ini milik keluarga saya....jika kamu masih menghalangi saya saya tidak akan segan segan melaporkan kamu ke kantor polisi atas perebutan hak ....."ucap mamanya zinwen.


Chenzu seketika terdiam mendengar itu.


"(Sialan)"


Mamanya zinwen terus mencari berkas berkas penting.Chenzu hanya diam dan tetap memantau dari jauh.


"(Orang tua ini pasti punya niat tersembunyi...)"pikir chenzu.


Drzttttt...... Drzttttt......


"Halo dok ....ada pasien baru datang untuk berkonsultasi dengan dokter.... bisakah dokter kesini?"ucap suster yang menelepon chenzu.


"Ahhh...ummm... baiklah...aku akan segera kesana"balas chenzu.


Chenzu kemudian pergi meninggalkan kantor.Xiuwa dan Xian kemudian memasuki mall.Xian kemudian melihat ke arah sekeliling mall itu.


"Wahhh..... sangat besar"ucap Xian.


"can I help you sir?/ada yang bisa saya bantu tuan?"tanya petugas yang ada di dalam mall.

__ADS_1


"ahmmm no need I can do it myself /tidak perlu saya bisa melakukannya sendiri"jawab xiuwa sambil tersenyum.


Xiuwa kemudian langsung menarik tangan Xian.


"Hei kita mau kemana....."


"Ke tempat bayi"ucap xiuwa.


"Ehhh....."


"Huww ....haww"lingyan kemudian menunjuk ke arah boneka kelinci kecil dengan wortel.


"Ahh...ini???"tanya Xian sambil memegang boneka itu.


Xiuwa kemudian mengambil boneka bayi mainan dan langsung menunjukkan ke lingyan.


"Hu...hu....huwaaaaaaaa"lingyan seketika menangis dengan keras.


"Ehh....eh... Xiuwa sepertinya lingyan takut dengan boneka itu"ucap Xian.


"Um...ma ....maaf"Xiuwa kemudian mencari mainan kecil lainnya.


"Hahaha....i...iya sayang papa tadi salah mengambil mainan.....kamu sabar ya...."ucap Xian sambil menenangkan lingyan.


Lingyan seketika memeluk boneka yang Xian pilihlan.


"Dia suka boneka kelinci kecil ini.... Xiuwa!"teriak Xian yang memanggil Xiuwa.


"Xian...."


"Tidak perlu kita beli yang ini saja ya"kata Xian.


"Hahh... baiklah..."


Setelah dari toko boneka Xiuwa kemudian mencari toko pakaian.Xiuwa kemudian mulai memilih pakaian.


"Tu... tunggu bukankah kita hanya membeli mainan...."


"Tidak apa...."Xiuwa langsung memeluk Xian dan memanggil pelayan toko.


"excuse me....i want to buy all the baby clothes that are here..... can you prepare them now?/Permisi saya ingin membeli semua pakaian bayi yang ada di sini... Bisakah siapkan sekarang?"tanya xiuwa.


"Yes,sirr"


"Xiuwa kita tidak perlu..."


"Sudah tidak apa..."potong Xiuwa.


Malampun kembali tiba.


"Ughhh.....umhhh"


"Hahhh Xian....."


"Huww...hawahawahawa"oceh lingyan.


"Lingyan masih kecil tidak boleh melihat kita melakukan ini...."


"Tidak apa aku akan memakai ******..."


"Ahhh....berhentilah kita tidak boleh..."ucap Xian sambil menahan tubuh xiuwa.


"Ughh"


"Ahhh... Xiuwa ja... jangan..."


"Aku mulai ya sayang...."Xiuwa mulai menggerakkan miliknya hingga dalam.Xian hanya bisa diam dan menikmatinya.Sedangkan lingyan hanya mengoceh sambil melihat mereka berdua yang sudah dengan keadaan telanjang bulat.


"Xiuwa ini tidak boleh....ahhh...hiks..."


"Kenapa lingyan juga tidak memperhatikan kita....jadi nikmati saja sayang"ucap xiuwa.


"Xiuwa!!"sentak Xian yang menendang adik kecil Xiuwa.


"Aghhhh!!!!!"Xiuwa seketika berteriak.


"Huuwww...huwaaaaa...."lingyan tiba tiba terkejut dan langsung menangis.


"Ehhh.... lingyan sayangnya mama...aduh sudah jangan menangis....."ucap Xian sambil menggendong lingyan.


"Huww..... huwaaaaa...."


"Cup cup cup.... lingyan sudah jangan menangis lagi ya..."kata Xian sambil memakai bajunya dan keluar membuatkan susu.


"(Hiks...masa depanku...)"

__ADS_1


...***********...


__ADS_2