
Xiuwa mengendarai mobilnya dan pergi ke bar.Sesampainya disana dia hanya celingukan melihat bayang bayang seseorang pria yang duduk di pinggir taman bar itu.
"Hei kamu sangat cantik kenapa kamu...."
Seketika xiuwa menyentuh orang itu.Dalam hitungan detik pria itu menghilang dari pandangan xiuwa.
"(Kenapa tempat ini terasa tidak asing bagiku)"pikir xiuwa.
Xiuwa memasuki bar.Vyu yang sedang asik berjudi tidak sengaja melihat Xiuwa yang masuk ke dalam bar.
"Heii...apa yang kamu lakukan tadi?!!!aku menyuruhmu untuk mengurus kehidupanmu bukannya kamu juga menikahi renxu secara tiba tiba"ucap vyu sambil memukul pundak xiuwa.
"Siapa kamu!!! berhenti menyentuhku!!!!"
"(Apa yang sebenarnya terjadi ....kenapa xiuwa melupakan semua kenangannya bersama Xian.... xiuwa apa dia tidak mengenali aku???)"pikir vyu sambil terkejut.
"Tolong 4 botol wine"
"Segera"
"Aghh pikiranku hari ini kenapa kacau sekali"gumam Xiuwa.
"Kenapa pikiranmu kacau???"tanya renxu.
"Apa hubungannya denganmu.... sebaiknya menjauh dariku"
"Hei... xiuwa aku ini Vyu... Mantan bossnya Xian...apa kamu lupa??"kata vyu tidak percaya.
"Xian??aku tidak memiliki teman Xian..."
"Astaga... xiuwa apa yang membuatmu seperti ini....heeiii aku beri tahu ya... Xian itu adalah kekasihmu astaga...dia pria satunya yang kamu cintai"ucap vyu.
"Oh...tu...tunggu!!!Apa!!p..pria??"kata xiuwa terkejut.
"Kamu ini kan gay... bagaimana kamu bisa melupakan semuanya..."
"Kepalaku sangat sakit sebaiknya kamu pergi jauh jauh dariku"ucap xiuwa.
"Xiuwa kamu benar benar munafik"ucap vyu sambil meninggalkan xiuwa.
"Si..siapa aku...dan Xian??"
"Hahahaha xiuwa aku mencintaimu..."
"Xian...."
"Xiuwa kamu sangat tampan.."
"Hahahaha...."
"Apakah aku seorang gay??"gumam Xiuwa terus memikirkan itu.
Pagi kembali terbit.Xiuwa yang terbangun sudah ada di kamarnya.Kepalanya sangat kacau balau.Pikiran tentang pria itu tidak kunjung hilang.
"Aghh....renxu??"
"Xiuwa kamu sudah bangun kupikir kamu akan tertidur pulas selamanya....hei kamu kemarin mabuk lho"ucap renxu sambil memasak.
"Umhh.... kemarin aku tidak ingat apa yang terjadi... buatkan aku segelas Americano.."ucap xiuwa.
"Baik"jawab Renxu.
"Apa yang kamu pikirkan sedari kemarin kamu mengabaikan aku"
"Untuk apa kamu bertanya hal hal bodoh ini di pagi hari..."ucap xiuwa sambil meminum kopinya.
"Bagaimana bisa aku tidak bertanya aku ini istrimu"ucap renxu.
"Umhh...aku akan berangkat ke kantor... kamu jaga rumah..."ucap xiuwa.
__ADS_1
"Ya..."
Xiuwa seperti biasanya dia berangkat ke kantor.Setelah sampai di kantor xiuwa disambut hangat oleh para karyawan.
"Selamat Boss....anda sudah mempunyai istri sekarang..."
"Terimakasih... sekarang lakukan perkejaan kalian masing-masing"ucap xiuwa dengan dingin.
Semua membeku dan tidak berani menyapa xiuwa.semua langsung bekerja.Xiuwa masuk keruangannya dan melihat dari atas gedung.Xiuwa selalu mengamati pinggir pantai tanpa xiuwa pikirkan.Sorot matanya tidak bisa lepas dari sana.
"Cantik...."ucap singkat xiuwa.
Xian memberanikan diri untuk kembali lagi ke dunia manusia.Dia berjalan seperti biasanya.Dia mencari makanan makanan ringan di supermarket dan tidak sengaja bertemu dengan Chiwa.
"Xian??"
"Chiwa??"
"Hei kamu menghilang kemana saja selama dua hari....kau pergi tanpa kabar...."kata Chiwa.
"Aku ada sedikit urusan dengan kakakku...."ucap Xian.
"Haihhh.....kakakmu sudah sebesar apa...dia sudah dewasa seperti dirimu pasti dia bisa menjaga dirinya"ucap Chiwa.
Chiwa kemudian membayar belanjaannya ke kasir.Xian hanya membeli beberapa makanan ringan dan segera membayarnya.
"Chiwa apakah hari ini kamu tidak bekerja???"tanya Xian.
"cafe tutup untuk sementara waktu....nona vyu masih mencari barista yang baru...mengapa kamu mengundurkan diri dari cafe?..."tanya Chiwa.
"aku... tidak bisa melakukan banyak hal dikemudian hari..."
"apakah alasan itu masuk akal??"ucap Chiwa.
"Xian apakah itu masuk akal?!!"
"Xian??Xian heii kamu melamun???"ucap Chiwa sambil melambaikan tangannya di depan wajah Xian.
"aku masih ada urusan aku harus segera pergi "ucap Xian sambil meninggalkan Chiwa sendiri.
"xiuwa yang pernah menghampiri dirimu...dia sudah menikah kemarin"ucap Chiwa sambil menepuk pundak Xian.
"xiuwa menikah??"
"apa kalian putus?? Xian aku merasa kasihan kepadamu karena dia pergi meninggalkanmu..."
"(aku yang pergi darinya)"pikir Xian sambil tersenyum pucat.
"padahal aku sudah menebaknya orang seperti dia tidak akan menikah begitu saja dengan seorang pria....tapi Xian aku bertanya padamu apakah wanita yang kemarin mencekiku adalah calon pengantin xiuwa???"
"iya...maaf karena aku kamu jadi ikut terkena masalah..."ucap Xian.
"xian kamu tidak sakit jika pasanganmu menikah??"
"akulah yang merebutnya dari pasangannya "ucap Xian.
Xiuwa dan Xian seketika bertabrakan di pintu supermarket.Chiwa terkejut melihat itu sambil menarik Xian.
"ma...maaf. aku tidak sengaja menabrakmu"ucap Xian sambil menundukkan kepalanya.
"tidak apa apa...(anak ini seperti tidak asing bagiku... apakah kami pernah bertemu sebelumnya)"
Xian melihat ke atas dan terkejut akan bertemu xiuwa kembali.Xoan hanya mengingat dimana Xian menghapus ingatan xiuwa yang bertentangan dengan Xian.
"ma..maaf tu..tuan"
"(wajahnya sangat cantik dan manis... entah kenapa aku berpikir seperti itu.... tapi sepertinya mataku tidak bisa lepas dari pandangannya...)"
"(xiuwa aku minta maaf)"
__ADS_1
"Adik lain kali berjalan dengan hati hati ya...."
"Heii kau sebaiknya menjauh dari Xian...kau akan menyakitinya kembali apakah kamu masih mau menyakiti kehidupannya berkali-kali...ayo Xian kita pergi"ucap Chiwa sambil menggandeng tangan Xian.
Xiuwa yang tidak tahan dengan perlakuan Chiwa seketika mendadak menghentikan langkahnya.
"Ada hubungan apa kamu dengannya sehingga kamu menyentuh dia seperti itu!!!"sentak xiuwa seketika memutuskan gandengan tangan Xian dengan Chiwa.
"(Tidak mungkinkan dia ingat....)"pikir Xian takut.
"(A..apa yang aku lakukan...)"
"Humm...ukhumm...ma..maaf aku sangat minta maaf karena perbuatanku barusan..."ucap xiuwa.
Chiwa dan Xian kemudian pergi meninggalkan xiuwa.
"(Pria tadi bernama Xian??xi... Xian??)
Kemudian xiuwa mengingat kejadian kejadian di pantai ketika pertama kali dia bertemu dengan Xian.
"Tapi bolehkah aku memanggilmu... Xian Guo"
"Ucapan apa yang aku dengar itu....nama itu aku juga yang mengatakannya ...aku mengingat itu semua...semua itu mengingatkanku dimana aku bertemu seseorang dan memberi namanya Xian Guo.."gumam Xiuwa.
"(Apakah nama pria itu Xian Guo)"pikir xiuwa.
Chiwa langsung menarik Xian keluar supermarket dan berbicara serius dengan Xian.
"Xian apakah kamu baik baik saja??"
"Hahaha Chiwa kamu terlalu mengkhawatirkan aku.... bagaimana kamu berpikir berlebihan seperti itu"ucap Xian.
"Kamu baru saja menabrak monster...."kata Chiwa sambil tersenyum.
Seketika dari depan Xian tidak sengaja berpapasan dengan Renxu.
Raut wajah Renxu tidak percaya bahwa dia melihat temannya xiuwa bersamaan dengan selingkuhannya.Selama ini Renxu hanya mengira Xian adalah teman Xiuwa.
"(Wanita itu sudah mendapatkan hati xiuwa sekarang dia juga mau menggoda temannya .... tidak tahu adab)"batin Renxu memperhatikan ke arah Xian dan Chiwa dengan sinis.
"Xian..."
"Iya aku tahu dia orang yang mencekikmu kemarin bukan....dia tidak akan melakukannya lagi padamu karena dia sudah menikah dengan orang yang dia sukai"ucap Xian.
"Umhh....Xian apakah kamu menerimanya??? maksudku...kamu sangat berbeda dengan orang lain... mereka jika putus cinta pasti akan emosional...tapi kau sangat tenang aku mengagumi itu"kata Chiwa sambil menunjuk nunjuk Xian.
"Hahaha....aku sudah seperti ini jadi tidak perlu berpikir panjang....aku akan pergi"ucap Xian sambil meninggalkan Chiwa dan melambaikan tangannya.
Chiwa membalas Xian dengan hal yang sama.
Tubuh Xian mulai panas.Sisiknya mulai rontok sedikit demi sedikit.Xian langsung pergi mencari air terdekat.
"Ugh...air dimana air..."ucap Xian sambil terus membayangkan air.
Sisik Xian mulai rontok perlahan lahan dan seketika Xian pingsan di sekitar gang.
Xian melihat bayang bayang xiuwa sedang menyiraminya dengan air.Xian tidak bisa melupakan wajah dan perlakuan xiuwa kepadanya.
"Xiuwa aku minta maaf...."gumam Xian.
Seketika orang itu mengambil Xian dan membawanya ke rumah.Xian pun sadar dan terbangun dari pingsannya.Dia tidak mengenal tempat itu sama sekali.
Tiba tiba seseorang dari balik pintu masuk ke kamar dimana xiuwa terbangun.
"Ka...kamu"
"Kamu bukankah pasangan xiuwa??? kenapa kamu membiarkan xiuwa menikah dengan keluarga Ruo"tanya chenzu yang sambil membawakan kopi.
"(Sebenarnya apa yang terjadi barusan....sisikku.. apakah tuan chenzu tahu aku ini bukan manusia)"
__ADS_1
...********************...