
Xiuwa kemudian datang dan masuk ke kamar.
"Apakah pijatnya sudah selesai?"tanya xiuwa.
"Sudah tuan...."
"Ahhh sepertinya kalian harus ikut kami ke Amerika.... sekarang kalian keluarlah..."kata Xiuwa dengan tegas.
"Ba...baik"
"Sepertinya tuan muda akan sakit pinggang terus menerus"bisik pelayan ke rekannya.
Kedua pelayan itu kemudian pergi.Xiuwa langsung masuk dan memeluk Xian.
"Ehh.... xiuwa aku masih belum memakai pakaianku.."kata Xian.
"Hmmm....kau sangat imut aku tidak bisa menahan kelucuan ini"ucap xiuwa.
"Haha...."
"Kita sudah hampir sampai jadi bersiaplah..."kata xiuwa sambil memakai kemeja dan jasnya.
"Ahh...umh"jawab Xian sambil mengangguk.
Xian dan Xiuwa kemudian turun dari kapal dan menapakkan kakinya di tanah Amerika.
"Hah...."
"Xiuwa ini sangat hebat...."ucap Xian.
"Ya..."
"Bisakah tunggu disini sebentar...."ucap xiuwa.
Xiuwa kemudian menghampiri beberapa orang pengawal yang ada di depan mereka yang menyambut mereka dengan ramah.
"I came here with my wife, I want you to prepare a luxurious house... prepare it immediately!!!"ucap xiuwa.
"Yes sir"jawab pengawal itu.
Xian hanya diam ditempat tidak bisa mengatakan satu kata apapun.
"Xian ayo...."
"Unghh ayo...
Xiuwa kemudian menggandeng tangan Xian.Xian dan xiuwa kemudian menaiki mobil mewah hitam.
"Uhhh kita akan kemana?"tanya Xian.
"Yha kita akan pergi ke rumah baru kita"ucap xiuwa dengan senyum manisnya.
"Kau selalu saja membuat ekspresi wajah seperti itu..... apakah kamu pikir itu akan membuat aku senang......"
"Oh..jadi kamu tidak senang??umhh baiklah aku akan diam dengan cemberut.... dan menatapmu dengan dingin"kata Xiuwa.
"Ehh .... maksudku tidak begitu juga"ucap Xian.
"Lalu..."
"Aku selalu merasa tidak nyaman jika kamu seperti itu..... bisakah kamu berperilaku seperti biasanya?"ucap Xian.
"Begini.....aku tidak tahu kenapa tapi aku merasa kamu sangat berbeda dengan yang kutemui ketika pertama kali...."ucap Xian.
"Aku juga ingin mengatakan sesuatu.... bagaimana kamu bisa mencintai seseorang seperti aku? dengan statusmu yang tinggi.... Xiuwa aku tidak mengerti kehidupan manusia itu seperti apa.... tapi aku bisa merasakannya...."lanjut Xian.
"Bahkan aku tidak menyangka kamu mau berteman denganku waktu itu...aku juga tidak mengerti awalnya kenapa kamu bersikap seperti dua orang yang berbeda"kata Xian.
"Pada awalnya.... seperti yang kamu tahu aku hanya ingin membalas kebaikanmu.....aku juga tidak tahu kenapa kita bisa berhubungan jauh sampai di sini....tapi aku ingin jujur padamu.....kamu orang satu satunya yang berhasil mendapatkan hatiku"kata xiuwa.
"Hah?"
"Aku biasanya sangat sulit untuk menerima orang lain tapi entah kenapa aku bisa begitu mudahnya goyah.... mungkin itu karena kepolosanmu...."ucap Xiuwa.
"Kepolosanku??"
__ADS_1
"Ya.... keluguanmu, wajah berseri dan kecantikanmu.....itu seperti membuatku semakin bergairah.... bahkan aku sangat sulit menahan diri"lanjut xiuwa sambil menundukkan kepalanya.
"Dan bagaimana kamu juga bisa mencintaiku?"tanya xiuwa balik.
"Hmmm.... menurutku.... karena kamu orang baik"ucap Xian.
"Hanya itu?"
"Ya....asal orang itu bisa menerimaku apa adanya.... Xiuwa kau tahu yang aku rasakan pertama kalinya menolongmu.... adalah...rasa kehangatan"ucap Xian.
"Entah kenapa tubuhku seperti panas saat menolongmu.... padahal aku di laut menolongmu"ucap Xian.
"Xian kita memang sudah ditakdirkan untuk bersama.... menikah denganmu adalah sebuah kehormatan untukku....."ucap xiuwa sambil memeluk Xian dengan erat.
"(Ini lah hati manusia.... sekalinya kamu lukai luka itu akan berbekas.... selagi kamu masih menyukainya jangan kamu sia sia kan hatinya....dan selama itu... manusia itu akan terus menjalin hubungan erat denganmu....)"pikir xiuwa.
Xiuwa dan Xian turun dari mobil.Rumah besar di depan matanya sangat tertata rapi dan indah.
"Xiuwa ini bahkan lebih besar dari rumah kita yang lama...."ucap Xian.
"Hahaha..... tidak biasa saja "ucap xiuwa.
--
"Sekarang gali kuburannya dengan benar...."ucap Vyu sambil menjaga Wang Lee dengan rantai.
"Jika kamu berhasil menguburi mayat keluargaku aku akan mengeluarkanmu dari sini "ucap Vyu.
"Ahhh...(brengsek!!)"
Wang Lee mulai menggali kuburan untuk makam keluarga Shin.Vyu hanya diam dan mengamati Wang Lee dari kejauhan.Wang Lee kemudian sudah menggali sampai di kuburan terakhir untuk ayahnya Vyu.
"Good job....aku menyukai pekerjaanmu"kata Vyu.
"Sekarang kamu putar balik aset dan barang barang berharga keluargamu.... seperti mobil, rumah, perusahaan...itu menjadi atas namaku"ucap Vyu.
"Sekarang tanda tangan ayo"kata Vyu dengan senyum manisnya.
"Brengsek kau memang tidak berniat melepaskan aku!!!"sentak Wang Lee.
Wang Lee kemudian menandatangani semua perjanjian dan kontrak itu.
"Sekarang ini atas nama Shin Vyu"ucap Vyu.
"Okey kamu boleh keluar"Vyu kemudian pergi dan melepaskan rantainya.
Wang Lee hanya terdiam melihat hartanya yang begitu besar direnggut.
10 Bulan kemudian.....
"Aghh... Xiuwa aku tidak kuat...hikks...ahhh"jerit Xian.
"Xian bertahanlah..... dimana dokter!!! dokter!!!"teriak Xiuwa.
"Ahh .... Xiuwa hikss... sakit...."
"Sabar ya semuanya akan baik baik saja"ucap xiuwa sambil mencium kening Xian.
Xian seketika langsung dibawa ke ruang persalinan omega.Wajah Xiuwa hanya terlihat kegelisahan.Seketika xiuwa mendengar suara tangisan bayi.
"Unghh....ue.."
Xiuwa langsung masuk ke dalam ruangan itu.Wajah Xiuwa ketika sangat senang.
"Cantik sekali seperti mama....."Xiuwa langsung mencium anaknya yang baru saja lahir.
"Tuan bayi anda sangat menggemaskan dia juga sangat tampan dan imut"ucap dokter itu.
"(Dua malaikatku)"pikir xiuwa sambil terus mencium anaknya.
"Xian... kamu mau lihat wajah anak kita?"tanya xiuwa.
"Umhh .. sangat cantik ya..... haha"tawa Xian.
Xian kemudian langsung pingsan setelah melahirkan anak itu.
__ADS_1
"Xi ..Xian .."
"Tidak apa tuan seperti tuan Xian kelelahan anda bisa menemuinya setelah dia siuman kembali"ucap dokter.
"Baik...."
Xiuwa membawa keluar anaknya dan langsung menghubungi Chenzu dengan telepon video.
"Xiuwa bagaimana kabarmu....."
"Chenzu lihat malaikat kecil ini "ucap xiuwa sambil mengarahkan kameranya ke arah anaknya.
"Wahhh..... luar biasa..... Xian.. bagaimana dengan keadaan Xian sekarang..."
"Dia perlu rihat sejenak.....haha....dia sangat imut seperti mamanya"ucap xiuwa.
"Hawww..... bawalah pulang secepatnya aku ingin sekali menggendongnya "kata chenzu.
"Ya..."jawab Xiuwa.
Mereka menutup teleponnya.
"Huuw...mmm...MMM"bayi itu terus mengoceh.
"Sayang sebentar ya.... nanti kamu bisa bertemu mama lagi..."ucap xiuwa.
"Hawhaw....."
Xiuwa terus menggendong bayinya sambil mengajaknya berkeliling di taman rumah sakit.
Xian kemudian bangun.
"Umhh... Xiuwa...."
"Xian...."
Xiuwa kemudian menghampiri Xian sambil membawa bayinya ke Xian.
"Inikah bayi kecil kita??? astaga dia sangat lucu..."ucap Xian sambil menggendongnya.
"Ya....lihat matanya dan bibirnya..... sangat mirip denganmu..."
"Hahahah..."
"Xian apakah kamu sudah siap untuk kembali ke China dua Minggu depan lagi...."kata xiuwa.
"Umhh...aku juga akan memberitahu kakak"ucap Xian.
"Xiuwa tapi tunggu sebentar....."
Xian langsung mengguyur kakinya dengan air segelas yang ada di sampingnya.Pada akhirnya Xian memang tidak berubah menjadi ikan.Xian hampir menjerit karena terkejut melihat kakinya.
"A..aku menjadi manusia seutuhnya?"
Xiuwa langsung memeluk Xian dengan lembut.
"Ayo sekarang pulang...."ucap xiuwa dengan senyum manisnya.
"Aku tidak pintar memberikan nama.... menurutmu kau akan memberi namanya siapa?"tanya Xian.
"Zu lingyan...."kata xiuwa.
"Nama yang indah"ucap Xian.
Xian dan xiuwa kemudian kembali ke rumah bersiap.Xiuwa kemudian membereskan barang barangnya untuk minggu depan mereka kembali ke China.
Malam sudah larut.Sampai saat ini Renxu masih saja terus menangis karena kepergian papanya.Renxu juga tidak mengerti kenapa dirinya bisa seperti ini.Waktu itu dokter sudah mengatakan bahwa Renxu tidak akan pernah bisa berjalan normal seperti manusia pada biasanya.Renxu hanya meratapi nasibnya sendiri melihat kecacatannya Renxu jadi tidak mempunyai semangat untuk hidup.Bahkan papanya yang sangat dia sayangi pergi meninggalkan dia sejauh ini.
Renxu hanya bisa menangis di atas pemakaman papanya.
"Renxu....Kakak tau ini sangat berat tapi kita harus mengikhlaskan kepergian papa"ucap Wang Lee.
"Aku tidak tahu apa yang terjadi waktu itu......aku ingat aku hanya keluar dari kantornya xiuwa mengejar Xiuwa....tapi selepas itu Xiuwa tiba-tiba menghilang dan aku dibekap bius oleh seseorang"tangis Renxu.
"Jika saja waktu itu aku sadar...ini tidak akan terjadi"lanjut Renxu.
__ADS_1
...**********...