Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 61


__ADS_3

Air mata Xian seketika berubah menjadi mutiara.Xiuwa sangat terkejut melihat itu.


Suara ketukan pintu terdengar.


Tok....tok..tok...


"Xian...."chenzu memanggil.


"Hello.... apakah ada orang disini???Xian kau didalam bukan??"teriak chenzu.


"Kamu tidak normal.... kenapa kamu menangis mengeluarkan mutiara?!!"teriak Xiuwa yang terbelalak melihat Xian.


Xian seketika terdiam.Mulutnya membisu tangan dan kakinya gemetar.Air matanya tidak berhenti mengalir.


Chenzu yang tidak mendapat respon apapun langsung membuka pintu rumah xiuwa.Chenzu seketika melihat Xian yang dijambak Xiuwa langsung berlari.


Plakk.....


Chenzu menampar wajah Xiuwa dengan keras.


"Xian....kamu baik baik saja??"tanya chenzu.


Xian membisu tidak bisa berbicara.


"Xiuwa apa yang terjadi?!!!!"sentak chenzu.


"(Kenapa Xiuwa melakukan kdrt ke Xian?)"pikir chenzu.


Xian masih menahan sedihnya.


"(Jika penampilan Xian seperti ini.... pasti mereka baru saja melakukan hubungan intim...dan Xiuwa menjambak rambut Xian...lalu...)"


"Coba kamu lihat dia..... menangis dengan mengeluarkan mutiara seperti itu bukankah tidak normal?!"tanya xiuwa.


Plakk....


Tangan chenzu menampar wajah Xiuwa kembali.


"(Aku mengerti....jika Xiuwa tidak mengingat bahwa Xian seekor Shireen.... berarti kondisi ini.... Xiuwa sedang mengalami masa Rut)"pikir chenzu.


Chenzu kemudian menatap kearah Xian.


"(Tapi bagaimana dengan Xian....dia pasti tidak mengerti apa yang terjadi dan kata kata xiuwa tadi pasti membuatnya sakit sekali)"pikir chenzu.


"Xian ayo bangun...."


"....."


"Xian??"


"Brengsek kamu Xiuwa kau berjanji padaku untuk tidak menjadi alpha dominan yang bajingan!!!!apa yang kamu lakukan!!!! brengsek....kau melukai istrimu sendiri??!!! konyol dan bodoh!!"sentak chenzu.


Xiuwa terdiam mendengar perkataan itu.


"Xiuwa jika kamu mengingatnya kamu akan menyesalinya"ucap chenzu.


"Xian ayo kita pindah ke rumahku....bawa lingyan ya..."kata chenzu.


Chenzu langsung mengambilkan pakaian untuk Xian dan memakaikannya.


Chenzu kemudian membawa lingyan dan Xian masuk ke dalam mobil.


"Xiuwa kamu .....haihhh brengsek "ucap chenzu kemudian memukul pundak xiuwa dengan pelan sambil menggelengkan kepalanya.


Chenzu langsung pergi.


"Aku tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi....aghhh siall badanku apa bermasalah... tunggu baju tidur?? kenapa digantung di sana.... warna pink??kain itu sobekan itu.....hah warna pink!!!"Xiuwa dibuat tambah bingung melihat baju tidur itu.


Selama perjalanan chenzu terus bertanya kepada Xian.


"Xian apakah Xiuwa memukulmu?"


"...."


"Kamu jangan ambil hati perkataan Xiuwa...ini adalah masa Rut alpha sekitar 2-3 Minggu ingatannya sudah kembali....dia hanya kehilangan ingatannya saja..."kata chenzu.


"Ma ...."


"Lingyan...."


"Xian apakah kamu mendengarkan aku....aku akan ..."chenzu seketika membisu melihat Xian.


"(Sebelumnya apa yang terjadi?)"pikir chenzu.


"(Xiuwa apakah sangat membenciku??dia benar benar tidak menerima bahwa aku bukan manusia... kenapa dia mengatakan itu dengan kejamnya)"pikir Xian sambil menangis.


"Xi...Xian...heii kenapa kamu menangis...."tanya chenzu.

__ADS_1


Xian terus menangis disepanjang perjalanan.


-----------


Bibi Lu yang sudah lama tidak bertemu dengan Xiuwa langsung mengetuk pintu rumah kediaman Zu.


Tok...tok ..tok...


"Zinwen...."ucap bibi Lu.


"Bibi...."


"Hah.... bagaimana keadaan rumah semejak aku tidak ada?"tanya bibi Lu.


"Ahh...baik..."


"Dimana xiuwa?? bukankah dia ada di rumah?"tanya bibi Lu.


Zinwen hanya diam tidak merespon itu.


"Zinwen...."


"Ahh...apa bi?"


"Kamu melamun sebenarnya apa yang baru saja terjadi....kemana Xiuwa?dan dimana papamu?"tanya bibi Lu.


Zinwen masih terdiam dan tidak menjawab.


Xiuwa kembali memikirkan baju tidur itu.Pandangannya seperti sudah terpacu pada baju tidur yang tergantung cukup lama di atasnya.


"Kain ini sama persis....apa yang sebenarnya terjadi..."gumam Xiuwa yang masih duduk di ruang tamu mengamati baju tidur itu.


"Sepertinya aku harus memecahkan misteri lagi...."


Xiuwa kemudian bersiap siap untuk berangkat bekerja.Mandi dan memakai pakaiannya dengan rapi,lalu pergi sarapan dan berangkat ke kantor.


Sesampainya Xiuwa di kantor xiuwa melihat pegawainya yang baru saja datang.Staf staf karyawan pembersih sudah mulai bekerja.


Xiuwa kemudian mengambil langkah pertamanya memasuki ruangannya.Xiuwa kemudian duduk di bangkunya sebagai direktur dan pemilik perusahaan.


"Apa ini.... bukankah aku sudah menyimpannya..."gumam Xiuwa sambil mengambil bingkai diatas mejanya.


Mata Xiuwa seketika terkejut melihat bingkai foto itu.


"(Bagaimana mungkin foto yang ada didalam bingkai ini diganti....tapi apakah ini wajahku??anak ini dan pria ini.....)"


Chenzu kemudian mengajak masuk Xian ke dalam rumahnya.


"Xian kamu tidak perlu ambil hati perkataan Xiuwa....itu dia hanya hilang ingatan nanti dia akan kembali lagi padamu...."kata chenzu.


Suara ponsel berdering dari saku chenzu.


Drztt..... Drzttttt....


"Halo?..."jawab chenzu.


Tiba Xian langsung mendorong chenzu dan lari keluar bersama lingyan.


"Aghhh.... Xian!!!"panggil chenzu sambil berteriak.


"Halo...halo!!! chenzu!!!"sentak xiuwa yang masih tersambung dengan ponsel chenzu.


"Aa...a...halo Xiuwa kenapa?"tanya chenzu sambil gelagapan.


"Dimana Xian?!!!"tanya xiuwa dengan nada tinggi.


"Waw ingatanmu sudah kembali dengan cepat ....aku sedang mengejarnya saat ini...dia sekarang lari dan pergi....ahh kenapa cepat sekali dia berlari...."ucap chenzu sambil berlari mengejar Xian.


"Siall..."


Xiuwa langsung mematikan teleponnya dan pergi ke luar.


Xian terus berlari sambil membawa lingyan.Dia menahan air matanya agar tidak mengalir menjadi mutiara.


Dari samping Xian, mobil dengan kecepatan sedang hampir menabrak Xian.


"Mama awasss!!!"sentak gadis yang ada di dalam mobil.


Seketika mobil itu berhenti.


"Lingyan kamu tidak apa apa kan?"tanya Xian yang ketakutan.


"Kakak tampan...."


"Langxu..."Xian seketika menatap gadis kecil yang baru saja menolongnya.


"Kakak aku minta maaf tadi itu mama yang...."

__ADS_1


"Xie....maaf tuan tadi saya begitu ceroboh...."ucap mama Langxu.


"Ahh tidak apa apa nyonya.... Langxu terimakasih..."ucap Xian.


"Kakak kenapa disini....ayo ikut kami..."ucap Langxu.


Xian kemudian mengiyakan ajakan Langxu.Chenzu yang baru saja sampai melihat sudah tidak ada Xian disana.Chenzu kemudian menemukan gelang kecil yang tergeletak di jalan.


"Gelang bayi? pasti Xian terjatuh di sini... tapi kemana dia kenapa cepat sekali..."gumam chenzu.


"Mama ini kakak tampan... namanya kakak Xian..."ucap Langxu.


"Wajahnya kenapa sangat mirip dengan kakak Gaxie ??? Bukankah aneh?"tanya Langxu.


"(Dia memang sama persis dengan Gaxie.....apa jangan jangan dia anakku yang kubuang....)"pikir mamanya Langxu.


"Mama bawa kakak tampan kerumah bolehkan??xiexie mau main sama kakak tampan..."ucap Langxu.


"Iya ..iya..."


"Umhh tuan itu anakmu?"tanya mamanya Langxu dengan ramah.


"Ya...."


"Mama mau tahu tidak....kakak tampan ini kekasih dari tuan besar di China...."


"Tuan besar di China?"mamanya Langxu kebingungan.


"Iya....tuan tampan yang pernah muncul di TV....kakak Xiuwa dari keluarga Zu"ucap Langxu.


Mamanya tercengang mendengar hal itu.


"Ka.....kamu omega?!"tanya mamanya Langxu yang terkejut.


"Mungkin begitu...."ucap Xian.


"Jadi ini anakmu dengan tuan Zu??"tanyanya lagi.


"Iya...."jawab Xian.


"Tapi kenapa kakak tampan ada disini sendirian....lihat bahkan kakak tampan tidak mengenakan alas kaki..."ucap Langxu.


"Humm...aku kabur dari rumah..."kata Xian.


"Hahhh?!!"Langxu terkejut mendengar perkataan itu.


"Tuan Zu mengusirmu?"tanya mamanya Langxu.


"Tidak aku memang kabur...ini hanya masalah yang terjadi di antara kita"ucap Xian sambil menundukkan kepalanya.


"Ahh....ya...aku mengerti maksudmu...kalau begitu maukah kamu tinggal bersama kami....pasti kamu tidak memiliki tempat tinggal bukan??jika kamu tinggal di rumah kami Langxu akan mendapatkan teman baru"ucap mamanya Langxu sambil tersenyum.


"Maksud nyonya..."


"Aku mengajakmu...kamu tidak mau??"


"Ya... terimakasih atas bantuannya nyonya....aku akan membayarnya nanti sebagai uang sewa...."


"Tidak perlu nak....ini gratis anggap saja ini imbalan dari kamu menemani Langxu..."ucap mamanya Langxu.


"(Rasanya hangat sekali berbicara pada anak ini.... seperti perasaanku kepada Gaxie...)"pikir mamanya.


"Terimakasih banyak...."


__________


Xiuwa langsung mengedur pintu rumah chenzu.


Tok....tok...tok...


"Chenzu...."


"Xiuwa?"


Chenzu dan Xiuwa kemudian duduk di ruang tamu.


"Xian....dimana Xian?!!!"sentak xiuwa.


"Kau mengalami Rut kemarin....aku tidak tahu setelah itu....aku hanya melihatmu menjambak rambutnya....aku tidak tahu apa yang baru saja kamu katakan waktu kejadian itu.... sepertinya dia sangat marah padamu....."ucap chenzu.


"Baju tidur....baju tidur yang ada di rumah....astaga.....aku menyobek baju tidur miliknya ketika kami melakukannya..."ucap xiuwa.


"Baju tidur?ahh.... Baju tidur yang dia beli di Amerika itu....kau sangat tidak menyayangi pemberiannya...."kata chenzu sambil memukul Xiuwa


"Bukan...bukan itu....aku menyobek baju tidur miliknya ....sedang milikku masih tergantung...."kata xiuwa sambil menepuk kepalanya


"Sepertinya ketika kau Rut kau sangat ganas...."balas chenzu.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2