Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 29


__ADS_3

Xiuwa dan Xian pergi keluar rumah.Didepan rumah xiuwa sudah disambut oleh kakaknya Renxu yang tidak lain adalah Ruo Wang Lee.


"kau!!!"


"siapa anak ini?"tanya Wang Lee.


Xian menatap wajah xiuwa dengan ekspresi meyakinkan.


"dia hanya temanku...."ucap xiuwa.


"teman aku tidak pernah melihat dia sebelumnya...."ucap Wang Lee.


"saya hanya temannya saya kesini ingin mengajak xiuwa untuk pergi ke mall apakah itu tidak boleh???"kata Xian.


"tapi sebelum itu istrinya menangis menunggu kepulangannya.... xiuwa kamu harus menjenguk Renxu dan ajaklah dia.....atau proyek kita akan ku batalkan"ucap Wang Lee.


Xian kemudian mengedipkan matanya dan menganggukinya.


"baiklah aku akan mengajaknya"jawab xiuwa.


Xian langsung masuk ke mobil.Kemudian xiuwa menyusul.Mereka seketika pergi meninggalkan Wang Lee.


"(seharusnya ini berhasil...hah tapi mau sampai kapan xiuwa menyerahkan surat wasiat harta keluarganya)"pikir Wang Lee dengan senyum jahat.


"Xian apakah kamu mau mengajak Renxu??"tanya xiuwa.


"tidak apa lagi pula dia istrimu yang sah...."ucap Xian dengan senyum lembutnya.


"Xian terlalu baik itu tidak akan membuatmu bahagia"kata xiuwa.


"xiuwa kamu jangan khawatir aku tidak akan cemburu seperti kamu"ucap Xian dengan mengejek xiuwa.


"kau...."


xiuwa kemudian kembali ke kediamannya.Renxu yang mendengar suara mobil xiuwa langsung segera keluar dari rumah.Zinwen pun juga sama dengan Renxu.


xiuwa keluar dari mobilnya seketika renxu yang dari dalam rumah langsung berlari memeluk xiuwa.


Zinwen kemudian keluar.Zinwen tidak sengaja melihat Xian yang ada di dalam mobil xiuwa.Zinwen tercengang melihat Xian.


"(anak itu.... tidak mungkin xiuwa benar benar seorang gay)"pikir Zinwen.


"(tatapan mata orang itu tajam sekali... bukankah itu kakak tirinya xiuwa??)"pikir Xian.


"(sangat menakutkan)"pikir Xian.


"kamu kemana saja....aku sangat merindukanmu...."ucap Renxu.


"apakah kamu mau ikut denganku ke mall"ucap xiuwa.


"(ini sangat menjengkelkan)"batin xiuwa.


"tentu terimakasih....."ucap renxu.


"(tunggu itu bukankah teman Xiuwa yang aku temui di depan cafe si wanita brengsek itu.... kalau tidak salah namanya Xian)"pikir Renxu.


Seketika Renxu masuk ke dalam mobil xiuwa.Zinwen langsung menarik tangan Xiuwa.


"kau... jangan jangan dia selingkuhanmu?!!!"bisik zinwen dengan emosi.


"jika iya bagaimana?? Zinwen seharusnya kamu lebih pintar dari pada aku..."bisik xiuwa dengan senyum sinisnya.


"xiuwa kamu brengsek?!!! bagaimana jika papa tahu"ucap zinwen.


"katakan padanya bahwa sifatnya menular padaku "jawab xiuwa.


Zinwen seketika mengepalkan tangannya.Xiuwa pergi meninggalkan zinwen.


"hei kamu bukannya temannya xiuwa yang pernah aku temui waktu itu...aku tidak menyangka akan bertemu denganmu lagi"ucap renxu dengan ramah.


"aku juga tidak menyangka bisa bertemu nona...."jawab Xian.

__ADS_1


seketika xiuwa masuk ke mobil.


"sudah siap? "tanya xiuwa.


"sudah ayo...."kata Renxu.


xiuwa menjalankan mobilnya.


"Bajingan!!!"teriak zinwen.


Xiuwa terus berfokus pada jalanan.Renxu yang sedari tadi melamun kemudian bertanya kepada xiuwa.


"Xiuwa apa kamu kembali ke rumah itu... bukankah kediaman Zu adalah tempat mendiangnya mamamu???"tanya Renxu.


"Kenapa kamu selalu mencampuri urusanku apakah kau pikir itu akan membuatmu merasa puas... ingat kamu sudah memilih keputusan itu"ucap xiuwa.


Xiuwa hanya terdiam mendengar perkataan xiuwa.Xian memerhatikan Renxu dan Xiuwa.Xiuwa kemudian melihat kaca spion mobil dalam dan memperhatikan Xian.


Wajah Xian seketika memerah.Xiuwa kemudian tersenyum dengan senyuman manis.Renxu yang tidak sengaja melihat ekspresi wajah xiuwa yang datar kemudian disambut dengan ekspresi wajah xiuwa yang senyum manisnya.


"(Astaga suamiku memang sangat imut dan menggemaskan"pikir Renxu.


"(Kenapa xiuwa terus memperhatikan aku....apa nona Renxu akan curiga"pikir Xian.


Xiuwa kemudian memberhentikan mobilnya tepat di atas basemen Xiuwa kemudian keluar dari mobilnya.


"Apakah kita sudah sampai??"tanya Xian sambil membukakan pintu mobil untuk Xian.


Seketika Renxu datang dan memeluk xiuwa.Xiuwa menatap wajah Renxu dengan sangat tajam.Xian menatap xiuwa kembali sambil menggelengkan kepalanya.


"(Astaga mau sampai kapan aku bersama wanita busuk ini)"pikir xiuwa.


"Xiuwa ayo.... katanya mall ini akan ada pembukaan toko barang antik yang sangat langka"kata Renxu.


"Apa itu barang antik???"tanya Xian.


"Barang antik itu barang yang sudah lama digunakan tapi sudah sangat lama dan jarang digunakan manusia akhirnya menjadi barang kuno, barang lama yang sudah sulit ditemukan manusia karena sudah sangat lama"kata xiuwa.


Xian tidak membalas perkataan Renxu.Mereka semua berjalan masuk ke mall.Renxu terus menepel dengan xiuwa.Dibelakang Xiuwa Xian terkejut tiba tiba memegang tangan Xian.


Xian seketika melepaskan genggaman tangan itu.Xiuwa terus memegang erat tangan Xian.


"(Xiuwa apa yang kamu lakukan?!!!)"pikir Xian.


"(Apakah kamu sedang takut saat ini aku akan membantumu menghilangkan rasa takut itu....)"batin xiuwa.


Matanya xiuwa meyakinkan ke arah Xian bahwa tidak akan terjadi apa apa selama mereka berpegangan tangan.


"Kau dasar pria licik"tiba tiba seseorang berteriak teriak.Membuat xiuwa dan Xian terkejut dan langsung melepaskan genggaman tangan itu.


"Aghhh dasar pasangan tidak tahu diri"ucap renxu mengkritik pasangan yang sedang bertengkar.


"(Sial)"pikir xiuwa.


Xian jadi ikut terdiam setelah kejadian itu.


Di dalam mall mereka berpapasan tepat dengan Vyu.


"Xi...Xian?!!(kenapa mereka bisa bersama sama??)"pikir Vyu terkejut setelah melihat Renxu yang berada di tengah tengah Xian dan xiuwa.


"Siapa orang yang memanggilmu??"tanya Renxu ke Xian.


"Umh....di...dia temanku...(nona vyu tidak mungkin memberitahunya bukan?) pikir Xian dengan wajah pucat.


"(Kenapa wajah Xian seperti itu...aghh jangan jangan mereka....)umh..Xian sedang apa kau disini?"tanya vyu.


"Aku dan xiuwa sedang mencari pakaian untuk....."


"(Sepertinya Xian tidak memikirkan sesuatu lagi)"pikir xiuwa.


"Untuk anak anak di panti asuhan...."kata xiuwa sambil memotong perkataan Xian.

__ADS_1


"Ohh...."Vyu seketika pergi dari hadapan mereka.


"(Gawat dia bos sijalang itu!!!!jika dia tadi membuka mulutnya kalau aku melabrak selingkuhannya bisa mati aku)"pikir Renxu setelah menyadari wajah Vyu.


Vyu hanya melirik ke arah Xian dengan serius.


"Sebaiknya kita segera membeli beberapa barang....hahaha ku pikir kita akan kehabisan"ucap Renxu mengalihkan perhatian xiuwa.


Xiuwa dan Xian kemudian memasuki mall.Xiuwa seketika berhenti di depan toko perhiasan.Xiuwa kemudian masuk ke toko itu dengan menggandeng tangan Xian.


"Xi... xiuwa...."


Seketika Renxu juga ikut berhenti.


"Cincin ini sangat cantik....dan ini cocok untukmu...."ucap Xiuwa sambil memasangkan cincin itu ke jari Xian.


Cincin itu terpasang cantik di tangan Xian.


"Xiuwa.... kita..."


"Xiuwa.... kenapa kamu meninggalkan aku!!"kata Renxu memotong pembicaraan Xian.


"Cincin??? kenapa kamu memasang cincin ke tangannya??? bukankah dia bisa memasangnya sendiri??"tanya Renxu.


"Ahh..nona ini hanya"


"Aku membantunya memilih cincin untuk calon istrinya... memang ada yang salah?"tanya xiuwa.


"(Xiuwa....aku tidak mengerti maksudmu tapi wajahmu merona)"pikir Renxu.


"Tapi xiuwa yang kamu pasangkan itu bukanlah cincin pria...tapi itu cincin wanita.... apakah kamu tidak melihatnya?"tanya Renxu.


"Aku melihatnya.... lagi pula apa kamu tidak mengerti maksud perkataanku?"ucap xiuwa sambil membalas perkataan Renxu.


"Umh... sebaiknya aku akanĀ  memilihnya sendiri...."kata Xian.


"Ja... jangan!!!"sentak xiuwa.


Xian dan Renxu langsung terkejut dengan perkataan xiuwa.


"Xi... xiuwa?!!"tanya Renxu sambil memalingkan wajahnya.


"Aghh...aku pilihkan yang sangat cocok untuknya dia temanku.... semua yang aku pilih itu yang terbaik"ucap xiuwa dengan sembrono.


"Umhh....xi.. xiuwa sebaiknya jangan..."


"Kamu juga tidak mempercayai aku?!"ucap xiuwa menatap tajam Xian.


"Ti... tidak bukan begitu maksudku.... tapi hanya sedikit istimewa untukku"ucap Xian.


Xiuwa hanya menatap tajam ke arah Xian dan memberikan kode bahwa Xian harus menerimanya.


"(Xiuwa apakah kamu menggila lagi?!)"pikir Xian.


"Xiuwa aku akan menerimanya....tolong pilihkan untukku yang bagus ya.."kata Xian dengan lembut.


"Baik"


Renxu hanya melihat perdebatan antara xiuwa dengan Xian.Xian seketika memalingkan wajahnya dan tidak sengaja melihat raut wajah Renxu yang terkejut.


"(Apakah nona Renxu mengetahui semua itu)"pikir Xian.


Mata mereka saling memandang satu sama lain.Renxu juga ikut terkejut melihat ekspresi wajah yang Xian yang sangat ketakutan melihat matanya.


"(Apa...apa aku salah menatapnya?)"pikir Renxu.


"(Kenapa mereka tidak berhenti saling bertatapan?? astaga wajah Xian)ughmm...ughmmm... ayo biar kita lanjutkan"ucap xiuwa memutuskan tatapan tajam itu.


"Ba... baiklah..."kata Xian.


...******************...

__ADS_1


__ADS_2