
Mamanya Langxu terduduk lemas.Sambil melihat ke arah pintu kamar Xian.
"Apa menguntungkannya bayi omega!!!!"ucap seseorang pria yang kemudian menampar wajah mamanya Langxu.
"Hikss...."
"Bodoh bagaimana ini bisa terjadi..... bagaimana jika mereka besar bersama apa tidak tercemar keluarga kita....mereka pasti tidak akan terpisahkan bahkan bisa sampai mengikat satu sama lain...."ucap pria itu yang tidak lain papanya Langxu.
"Aku harap kamu mengerti konsekuensinya jika merawat bayi omega.... omega tidak memiliki jiwa kepemimpinan yang baik....dia lemah dan sangat kasihan....kau tau bukan jika feromon omega bercampur dengan alpha....apa yang akan terjadi selanjutnya..."ucap papanya Langxu sambil mengusap kepalanya.
"Putra kembar kita..... bagaimana bisa memiliki kepribadian yang berbeda.... bagaimana salah satunya omega dan satunya alpha..."gumamnya.
"Mungkin memang ini takdirnya...."ucap mamanya Langxu.
"Aku akan memikirkan cara untuk memisahkan mereka...."
Tangisnya menjadi pecah setelah membuang putranya sendiri.Mamanya Langxu hanya termangu di depan laut.
Mamanya Langxu hanya diam sambil menahan air matanya mengingat masa lalu yang buruk itu.
"Iya mama baik..."balas nya dengan lesu.
"Bagaimana....apa mama bisa memberi tahu dia untuk meminum obatnya?"tanya Gaxie.
"Iya mama akan coba..."ucap mamanya.
Mamanya kemudian membuka pintu kamar Xian.Melihat Xian menangis Mamanya Langxu kemudian berlari mendekati Xian.
"Xian...apa yang kau lakukan.... lepaskan tanganmu...jangan memaksakan diri dimana obat penghambat siklus heatmu...."tanya mamanya Langxu yang memakaikan baju ke Xian.
"Umhh..panas nyonya...hiks..."
"(Sepertinya dia tidak punya...)"
"Gaxie.... bisakah kamu belikan obat penghambat di apotek terdekat??"tanya mamanya Langxu.
"Bisa.... sebentar mama dan Langxu jaga dia...."sentak Gaxie.
"Xiuwa..."
"Kakak kakak kenapa...."
"Kakak sedang sakit.... Langxu bawakan air kesini ya...."ucap mamanya Langxu.
Langxu langsung turun dan mengambil air ke dapur.Dalam perjalanan Gaxie kemudian berhenti didepan apotek.
"Akhirnya sampai..."Gaxie kemudian turun dari mobil.
Gaxie kemudian bertabrakan dengan seseorang.
"Shttt..... kenapa aku selalu sial...."gumam chenzu.
Chenzu kemudian menatap wajah Gaxie dengan penuh reaksi.
"Wh...what the ****!!! Xian!!!"sentak chenzu melihat Gaxie.
"Ehh....siapa?aku??"tanya Gaxie yang kebingungan.
"Kamu sekarang bertanya?!!!hei ini benar benar kau bukan...."
"Maaf mungkin kamu salah orang..."ucap Gaxie.
"Ehh....tu..tunggu kau mau kemana...."
Gaxie tidak menghiraukan perkataan chenzu dan hanya diam lalu langsung masuk ke dalam apotek.
"Permisi aku ingin membeli obat heat .... khusus untuk omega....ini resepnya..."ucap Gaxie sambil menyodorkan resepnya.
"Oh ya... sebentar...."
Chenzu mengintip dari pintu apotek.
__ADS_1
"(Xian apa lagi heat sekarang....dia membeli obat heat...)"pikir chenzu.
"Ah terimakasih...."Gaxie kemudian keluar dari dalam apotek.
Chenzu kemudian menghalangi Gaxie.
"Apa kau sekarang heat...."
Pandangan Gaxie seketika dingin dan berubah dengan pandangan jengkel.
"Apa mau mu!!!"sentak Gaxie.
Chenzu terkejut melihat sikap Gaxie dan masih mengiranya Xian.
"Apa brengsek!!!menjauhlah dariku!!"ucap Gaxie.
"Xian..."
Chenzu kemudian mengejar Gaxie dan menghalang jalannya lagi.
"Kenapa....?akhir akhir ini kamu..."
"Siapa yang kau panggil Xian....namaku adalah Gaxie.."sentaknya kemudian mendorong chenzu dengan kuat.
"Ugh...(kenapa sifatnya berubah drastis)"pikir chenzu.
Chenzu kemudian kembali ke rumah Xiuwa dan membuat bubur.
"(Huftt....hari ini....aku hanya bertemu dengannya sekali tapi kenapa....)"pikir chenzu terpotong sambil melihat ke arah bubur yang sedang dimasak.
Chenzu kemudian mengantarkan buburnya ke kamar Xiuwa.
"Xiuwa.... bangun....heii"
"Unghhh....umhh...."
"Ayo makan dulu....."
Xiuwa kemudian bangun dan menatap kearah wajah chenzu yang kebingungan.
"Hah?? tidak biasanya kamu memasang wajah itu ketika aku bangun..."ucap xiuwa sambil mengambil buburnya.
Xiuwa terdiam tanpa mengedipkan mata.Matanya yang tadinya sayu sekarang terbelalak besar mendengar perkataan chenzu.
"Dia masih berkeliaran di luar?!!"tanya xiuwa.
"Ya....memang kenapa?"
"Astaga... bagaimana ada alpha yang mau menyetubuhinya....hari ini siklus heatnya datang"Xiuwa langsung menaruh mangkuk buburnya kembali ke meja.
"Tunggu Xiuwa...tapi tadi dia dari apotek baru saja membeli obat heat jadi kamu jangan khawatir...."
"Tu..tunggu apa?!di apotek?!!dia aku antar ke rumah sakit untuk mengambil obat heat yang sudah diresepkan dokter..... seharusnya dia pulang"balas xiuwa yang tambah terkejut mendengar chenzu.
Chenzu semakin bingung.
"Apa maksudmu aku baru saja bertemu dengannya di apotek.... jelas aku melihat dia bahkan kami sempat mengobrol sebentar,..."ucap chenzu.
"Aghhh....aku tidak mengerti.....bahkan aku bisa mengalami Rut itu karena feromonnya yang masih menempel di dalam mobil....itu sebagai bukti bahwa aku baru saja mengantarnya ke rumah sakit"kata Xiuwa.
"Ja...jadi...apa tadi aku salah orang??dia mengatakan nama dia Gaxie...."ucap chenzu.
Xiuwa termenung sejenak.Wajah pucat Xiuwa seketika datang.
"Aghh..."
"Xiuwa!!!.... xiuwa sekarang kamu minum dulu...."ucap chenzu sambil menepah bahu Xiuwa.
"(Sesak...apa dia menolak pertolonganku....)"pikir xiuwa.
"Huft...huft....(kenapa tubuhku sangat terbakar.....ini sangat sakit)"pikir Xian.
Gaxie kemudian masuk kedalam rumah dan mulai menutup hidungnya dengan kain.
"Ini ma..."
__ADS_1
Mamanya Langxu kemudian memberikan air kepada Xian.
"Xian kamu harus minum obat ya..."
"Apakah ini obat penghambat heat??hik...?"tanya Xian sambil menangis memeluk mamanya Langxu.
"Tidak ini vitamin sebaiknya minum ya...."
Xian kemudian meminum obat penghambat itu dan pergi tidur.Xian mulai tertidur dengan sendirinya.Feromon dalam ruangan sedikit demi sedikit mulai mereda.
Gaxie mulai melepas kainnya.
"(Jika dipikir pikir anak ini sangat mirip dengan ku....)"pikir Gaxie sambil terus menatap kearah Xian yang tertidur.
"Mama memungut anak ini?"tanya Gaxie.
"Ini kemauan adikmu....jadi mama apa boleh buat....dia juga sangat mirip denganmu sehingga mama selalu mengingatkan kamu"ucap mamanya Langxu.
Gaxie terus menatap kearah Xian yang terbaring.
"Nama dia siapa..."tanya Gaxie dengan dingin.
"Nama dia Xian...."balas mamanya.
Gaxie hanya diam dengan ekspresi dingin.Tatapannya berakhir dengan kosong.
"(Seperti yang aku duga.... orang tadi mencari anak ini)"pikir Gaxie.
Gaxie kemudian turun ke bawah dan pergi ke dapur.Gaxie lalu mengambil air.
Glup...glup..
*Meminum...
"Hahh....(feromonnya tidak biasa lebih tepatnya bau bunga violet.... tapi kenapa aku mencium bau feromon alpha....bauku tidak seperti feromon itu....lebih tepatnya feromon alpha ini sangat khas dengan bau bunga Lily water....dan segarnya seperti danau yang tenang.....)"pikir Gaxie.
"(Apa omega itu sudah terikat dengan seseorang alpha...)"lanjut pikir Gaxie.
"Sial...(aroma alpha dominan yang sangat memuakkan....)"pikir Gaxie.
Gaxie kemudian menaruh gelas minumnya sambil menatap tajam kearah tangannya.
Jalan raya sangat ramai.Mulai sore orang orang cepat cepat untuk pulang ke rumahnya masing masing.Jam kerja kantoran sudah berakhir.
"Hahh.... sangat ramai sekali....humm...(apa aku akan berjuang untuk Xian kembali)"Vyu menatap kearah langit langit.
"(Tidak lagi....hahhhh aku sudah tidak memiliki perasaan apapun yang melekat....)"pikir Vyu.
Vyu kemudian berjalan sambil merokok.Dengan gayanya yang biasa dengan menggunakan jaket merah dan sepatu kulitnya Vyu berjalan menyusuri trotoar.
Yun orang yang tadi memesan Syal Xian seketika menabrak Vyu.
Bruk
"Nona!!!"sentak Yun yang terkejut karena Syal yang baru saja dia beli jatuh.
"Ehh...ma..maaf tuan...."
"Saya belum menjual Syal ini tapi anda sudah menjatuhkannya..."
"Ahh...maaf tuan aku tidak sengaja.... sebagai gantinya ini aku akan memberikan uang ganti ruginya "ucap Vyu sambil meminta maaf.
"Hahh... kalau begitu hati hati ya....itu bisa membuat orang lain celaka"
"(Ehh...kan aku hanya menabraknya biasa.... memangnya aku membuat orang terluka parah.... mungkin orang ini terlalu berlebihan)"pikir Vyu dengan raut wajah terkejut yang mendengar perkataan Yun.
Yun kemudian mengambil uang ganti ruginya dan pergi.
"Ehh..eh tuan syal mu jatuh satu"teriak Vyu.
Yun sudah pergi jauh dari Vyu jadi tidak mendengar teriakkan Vyu
"hummm....eh tapi Syal ini sangat cantik "gumam Vyu.
Vyu kemudian memakainya dilehernya.
__ADS_1
"Ahh... hangatnya....ini dari wol domba asli.... sangat harum..."Vyu kemudian melanjutkan perjalanannya.
...**********...