Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 69-end


__ADS_3

Chenzu kemudian menangis.Tangis chenzu membuat Xian sangat terkejut.


"Sejak saat itu...aku mohon padamu..... untuk tidak meninggalkan anak malang itu...."ucap chenzu.


Xian kemudian terdiam.Wajahnya membatu.Tatapanya kosong dengan tubuhnya yang berkeringat dingin.


Xian menahan rasa sakit itu.


"Tuan Chen....aku berjanji tidak akan pernah meninggalkannya lagi.... sampai di hari dimana hari terakhir kita berpisah...."


Beberapa saat kemudian Xian kemudian tertidur bersama lingyan.Chenzu keluar dari kamar itu.Pandangan chenzu terkejut melihat Zinwen yang berdiri di depan pintu.


"Apa yang kau lakukan disana?"tanya Zinwen.


"Bukan urusanmu...."


"Chenzu aku sudah mengenal kamu sejak kecil.....jadi..."


"Apa kau berpikir aku akan merebut dia dari Xiuwa?!!itu yang kau maksud....apa kamu tau Xiuwa seperti apa orangnya.... bagaimana kamu bisa menilai ku zinwen....kamu benar benar busuk"ucap chenzu dengan lantang.


Zinwen terkikik mendengar perkataan chenzu.


"Memangnya kamu apa...."


"Cukup!!!aku muak melihat wajahmu.... bukankah kamu juga muak dengan semua ini....(persahabatan kita bertiga sudah berakhir..... Jadi kita sudah tidak ada hubungannya)"pikir chenzu.


Chenzu kemudian pergi meninggalkan zinwen.Zinwen menatap ke arah pintu kamar Xiuwa sambil tersenyum lesu.


Xiuwa kembali ke rumah.Dari depan pintu kediaman xiuwa sudah melihat Chenzu yang keluar dari dalam rumah.


"Chenzu... sedang apa kau...."


"Kamu tidak apa hanya sedikit menunggumu... dari mana saja kau?aku melihatmu membawa mobil dengan kecepatan itu....."ucap chenzu.


"Hanya membeli beberapa perlengkapan bayi...."ucap xiuwa.


"Hah?!buat apa...."


"Xian hamil lagi saat ini....aku tidak mungkin membiarkan adiknya lingyan memakai barang bekas kakaknya...."ucap xiuwa.


"Pftt....hahahaha....berapa bulan?"


"Baru kemarin dokter mengatakannya...."


"Hahahahaha..... Xiuwa...itukan masih embrio...."


"Walaupun embrio dia kan tetap berkembang....."ucap xiuwa sambil tersenyum.


"Xiuwa jaga dia...."ucap chenzu sambil tersenyum menepuk pundak xiuwa.

__ADS_1


Xiuwa hanya mengangguk membalas perasaan itu.


Hari kemudian menjelang sore.Xiuwa kemudian turun kebawah sambil menggandeng tangan Xian dan menggendong lingyan.Semua keluarga Zu berkumpul di ruang tamu.


"Ckk..."sahut mama tirinya Xiuwa.


"Pa...aku akan menjenguk mama kekuburannya besok pagi apakah papa mau ikut?"


"Papa....Ya...papa akan ikut...."ucap papanya xiuwa.


"Tu...tunggu sayang~kamu yakin ingin kemakam mantan istrimu?"tanya mama tirinya ke papanya Xiuwa.


Papanya Xiuwa melirik dengan mata sinis.Papanya hanya menatap kearah zinwen.


"Zinwen apakah kamu mau ikut melihat bibimu?"tanya Papanya Xiuwa.


Pandangan Xiuwa tertuju pada wajah zinwen.Semua mata terlihat menata zinwen.Xian kemudian menggenggam tangan Xiuwa.


"Tidak apa..."bisik Xian.


"Kak Zinwen apakah kamu mau ikut?"tanya xiuwa.


Zinwen terkejut dengan perkataan Xiuwa yang memanggil dirinya dengan sebutan kakak.Xiuwa tersenyum sambil mengulurkan tangannya ke arah zinwen.


"Ya aku ikut.... "Ucap zinwen.


"(Aku tau kamu masih berat menerimanya....tapi Xiuwa kamu benar benar hebat)"pikir Xian.


"Aku ingin berbicara padamu...."ucap Xian.


"?...."Xiuwa hanya kebingungan dengan tatapan Xian.


Xiuwa dan Xian kemudian pergi keluar rumah dan duduk di depan halaman.Air mancur milik Xiuwa masih mengalir seperti biasanya.


"Xiuwa....aku ingin membuat keputusan denganmu...."ucap Xian.


"Apa itu?"


"Jika kamu bisa memaafkan semua kesalahan keluargamu.....aku berjanji akan menuruti semua kemauanmu....aku juga berjanji akan ada disisimu selamanya....."ucap Xian.


"Lalu apa maksudmu dengan mengatakan semua itu... apakah kamu ingin pergi dariku jika aku tidak bisa memaafkan mereka?"Tanya Xiuwa dengan ekspresi dingin.


"Aku tau saat ini kamu berat hati....tapi dari kejadian kejadian yang kita alami....aku tahu banyak masalah dan cobaan yang datang dari hati kita....dan itu akan mengakibatkan perpisahan yang terulang ulang....kamu lihat dan pikirkan.... berapa kali kita berpisah?"tanya Xian


"Kamu berhasil mendidikku hingga sejauh ini....aku belajar banyak hal tentang manusia....aku juga tahu sekarang dan mengerti banyak hal tentang hati manusia....tanpa aku sadari kamu sudah mengubahku menjadi manusia yang baru..."ucap Xian.


"Xian....aku..."


"Jangan takut...aku disampingmu..."

__ADS_1


"Xian aku mencintaimu...."


"Papa...aku...aku..."


"Xian juga mau dipeluk?hah .... Hah anak papa..."ucap xiuwa sambil menggendong lingyan.


"Xian kamu bersabar ya....aku akan mencari kedua orang tuamu yang bodoh itu.... sampai kita menemukan jalan untuk mengubahmu kembali menjadi manusia seutuhnya...."ucap xiuwa.


Dari belakang zinwen mendengar perkataan Xiuwa itu.


"Apa maksudnya mengubahnya menjadi manusia?"tanya xiuwa.


Mata Xian seketika terbelalak melihat Zinwen yang berdiri di belakang Xiuwa.


"Tidak apa apa.... hanya sedikit pramateri....apa kau pikir kau manusia?kau baji...."


"Stop Xiuwa kamu tidak boleh "


"Hah...tidak apa...."Xiuwa langsung mengalah dan mengajak Xian untuk masuk lagi ke dalam.


Keesokannya....


Xiuwa kemudian menaburkan bunga dan menaruh lilin disamping makam mamanya.


"Semoga mama bahagia disana...."ucap xiuwa.


"Ryuna lihat betapa dewasanya anakmu sekarang....dia juga sudah memiliki anak....ya cucu kita dan ini menantu kita..... lihat betapa bahagianya mereka..."


"(Bibi kumohon dengarkan doaku....aku saat ini senang bisa bertemu dengan Xiuwa tapi aku mohon restunya padamu....aku meminta agar Tuhan selalu memberi kelancaran dalam hubungan ini.....dan terimakasih bibi telah merawat Xiuwa menjadi anak yang berbakti dan penyayang....)"pikir Xian sambil berdoa.


"(Ryuna....aku tidak menyangka kamu masih mengganggu kehidupan kami.... tidak hidup tidak mati masih saja menyusahkan kami....)"pikir mamanya Zinwen sambil menatap sinis ke arah batu nisan mamanya xiuwa.


"Mama terimakasih untuk semua jasamu "ucap xiuwa.


Xiuwa dan yang lainnya kemudian meninggalkan makam.Mata Xiuwa hanya tertuju ke arah Xian sambil tersenyum.


"Xian ... Tetaplah bersamaku"


"Papa...aku..."


"Haha lingyan hari ini sangat aktif...."ucap Xian.


"Ya itu semua karena kamu...."


Tawa bahagia itu mengiringi alur kesedihan yang mendalam.


...**********...


Next season 2 tgl 14 Mei 2023~~'

__ADS_1


__ADS_2