
Chenzu kemudian memakan makanan yang sudah Xian masakan.
"Ngomong ngomong apakah kamu masih sering berubah menjadi Shireen?"tanya chenzu.
"Umhh... akhir akhir ini aku sudah jarang sekali mengalami hal itu"jawab Xian.
"Kakakku mempercayai mitos....bahwa jika seekor Shireen menikah dengan manusia dan memiliki anak dia akan menjadi manusia seutuhnya"ucap Xian.
"Xian kamu bersabar saja aku tahu akan ada jalannya"ucap chenzu.
"Ya....."
Selesai makan chenzu langsung pamitan dengan Xian dan pergi.Xian kemudian pergi kembali ke kamar dan tidur.Xian tidur sambil memeluk xiuwa dengan lembut.Xiuwa yang merasakan sesuatu langsung membuka matanya dan melihat Xian yang memeluknya.
"Xian..."Xiuwa kemudian membalas pelukan Xian.
Pagi kembali hadir.Xian kemudian terbangun dengan tubuhnya yang tidak memakai baju.
"Pakaianku....."
"Pagi sayang...."ucap Xiuwa yang masih didepan wajah Xian.
"Ahh apakah kamu melepaskan pakaianku.... kemarin...(tunggu ini tidak sakit.... berarti kemarin dia tidak melakukannya...)"pikir Xian.
"Kenapa?ahhh aku melepaskan pakaianmu hanya agar kamu tidak pengap saja....aku tidak melakukan apa apa lagi"balas xiuwa.
"Kau takut aku melakukan itu padamu?"tanya xiuwa.
"Unghhh...hahaha apa yang kamu katakan... ti.. tidak aku tidak memikirkan itu "ucap Xian.
"Aku tidak bertanya apa yang kau pikirkan... tapi kenapa kamu mengatakan hal itu....apa jangan jangan kau memikirkan itu..."ucap xiuwa sambil mencubit hidung Xian.
"Ka...kamu...!"
"Tidak tidak aku hanya bercanda..... Xian apakah ini...."xiuwa kemudian memutar mutar ****** Xian.
"Hah!!! dasar cabul?!"ucap Xian sambil mendorong xiuwa.
"Hahahaha.... sudah sudah ayo bangun..."kata Xiuwa.
Seketika Xiuwa dan Xian bangun.Xiuwa merasakan sesuatu lengket dipahanya.
"Xi...Xian... kamu cum?!!!"sentak xiuwa yang melihat cairan putih kental dipahanya.
"A...ahhh maaf aku akan membersihkannya kamu diam disana..."kata Xian.
Xian kemudian bangkit.Xiuwa langsung menarik tangan Xian hingga Xian terjatuh ke pangkuan xiuwa.
"Xi .. Xiuwa bukan saatnya kan bermain..."ucap Xian.
"Dasar nakal"kata Xiuwa sambil mencium bibir Xian.
"Ahnggg cukup!!! Xiuwa aku akan mengambil tissue kamu diam disini"ucap Xian sambil mendorong xiuwa.Xian langsung mengambil tissue dan membersihkannya.Selepas itu Xian berganti pakaian dan keluar dari kamar.
"Bahkan kamu tidak menoleh ke arahku"gumam Xiuwa sambil tersenyum geli.
Xian kemudian menyiapkan sarapan pagi untuk Xiuwa dan anaknya.
"Xiuwa....bawa lingyan sekalian..."teriak Xian.
Xiuwa menggendong lingyan yang dari tadi melihat wajah Xiuwa dengan ekspresi kesal.
"Unghh"
Bugg...
Lingyan terus memukul mukul wajah xiuwa dengan keras sambil menangis.
"Huwaaaaaaa"
"Ehh lingyan kamu kenapa??"tanya Xian.
"Aduhh (kalau bukan anakku kau kubuang saja sejak lahir)"pikir xiuwa sambil mengusap wajahnya yang memerah.
Xian langsung mengambil lingyan dari Xiuwa.
"Shu ..Shu... sayang...."
"Papa!!!! huwaaaaa"
Xian terkejut mendengar bayi kecilnya sudah bisa berbicara.
"Xiuwa... lingyan...."
__ADS_1
"Iya...Ini yang ingin aku katakan padamu...."ucap xiuwa.
"Xiuwa aku sangat senang....."
"Aku juga begitu...."
"Umur lingyan sudah tidak terasa lagi dia semakin besar sekarang"ucap Xian.
"Sebagai hadiah mama akan membuatkan mu bubur..."ucap Xian sambil mencium pipi lingyan.
Lingyan kemudian tertawa mendengar itu.Xian langsung memberikan lingyan ke Xiuwa.
"Papa...."lingyan kemudian mengambil tangan Xiuwa sambil mengarahkan ke arah jendela dapur.
"Sayang ....ada a...."Xiuwa kemudian melihat bayangan seperti Wang Lee.Xiuwa langsung berlari membawa lingyan ke sana.
"(Apa tadi aku tidak salah lihat....itu jelas Wang Lee...)"pikir xiuwa sambil menengok ke kanan dan kiri keluar jendela.
"Lingyan disini kau melihatnya?"Tanya xiuwa.
"Ada apa?"tanya Xian
"Sayang kamu disini saja....aku akan keluar sebentar..."ucap xiuwa sambil membawa lingyan.
Xiuwa keluar dari rumah dan membuka pintunya.
"Wang Lee...."
Wang Lee yang melirik menatap tajam ke arah Xiuwa dengan ekspresi dingin.Berdiri diantara kedua gerbang rumah.Wang Lee kemudian pergi begitu saja.
xiuwa dan lingyan menatapnya dengan dingin.
"shutt.... tidak boleh seperti itu"ucap xiuwa ke lingyan.
"Pap...pa..."
"iya ayo kita ke mama"kata xiuwa sambil membawa lingyan.
"Xiuwa aku sudah membuat makanannya ayo sarapan..."
"iyaa..."
Xiuwa kemudian menyiapkan makanan untuk lingyan.Lingyan kemudian menunjuk ke arah ayam goreng
"lingyan juga jangan lupa makan sayur....ini mama buatkan sayur kol"ucap Xian
"unghhh.... papa!"lingyan terus menunjuk ke arah ayam goreng.
"lingyan.... tidak!"ucap xiuwa dengan tegas.
"huwaaaaaaa...."lingyan tiba tiba menangis.
"iya sayang mama akan menghaluskannya untukmu...."ucap Xian.
Xian kemudian mengunyah makanannya.Tiba tiba Xiuwa langsung memegang wajah Xian dan mengangkatnya sambil memakan makanan yang Xian kunyah.
"umhhh....."
"huwaaaaaaa!!!!!!"lingyan menangis begitu keras
"Xiuwa!!!"sentak Xian yang terkejut.
"rasanya tidak begitu buruk...."ucap xiuwa.
"ahhh iya sayang mama haluskan lagi ya"ucap Xian.
Xian menghaluskannya lagi dan menyuapi lingyan.
"kamu tidak seharusnya melakukan itu"ucap Xian ke Xiuwa sambil menyuapi lingyan.
"apa yang aku lakukan?"
"kau baru saja merebut makanannya...."ucap Xian.
"termasuk makanan dari mulutmu tadi?"tanya xiuwa.
"ehhh..."
"ngomong ngomong gigi ku juga sakit tidak dapat mengunyah makanan jadi bisakah istriku ini mengunyahkannya untukku..."ucap xiuwa sambil tersenyum.
"mimpi saja.... apa kau pikir kau anak kecil... gigimu juga baik baik saja"kata Xian
wajah Xiuwa seketika muram feromon alpha seketika menyebar.
__ADS_1
"ughhh"
"aku sudah mengatakannya duduk di sini..."kata xiuwa dengan senyum jahatnya.
"Xiuwa.... apanya yang lucu...,aku tidak sedang bercanda..."kata Xian.
Xiuwa langsung menarik tangan Xian hingga Xian duduk dipangkuan xiuwa.
"xiuwa aku tidak nyaman jika seperti ini.... lihat lingyan menatap kita seperti apa?"
"lingyan anak baik kan .....dia tidak akan menjadi anak durhaka karena kita melakukan sedikit keromantisan"ucap xiuwa.
"apa yang kamu katakan!!kau saat ini menjadi orang tua yang cabul!"ucap Xian.
"karena dirimu aku menjadi seperti ini.....kau tahu sejak awal pertama kali kita bertemu....yang kurasakan hanya ingin memakanmu...."kata xiuwa sambil memeluk Xian.
"apa?"
seketika air yang ada di gelas terjatuh mengenai kaki Xian.Keanehan mulai muncul.Sisik Ikan kembali bermunculan di kaki Xian.Xian dan Xiuwa terkejut melihatnya.
"ti.. tidak mungkinkan...."ucap Xian.
"Xian.....kakimu.."
ekor ikan milik Xian sebelumnya kembali lagi.Lingyan terdiam melihat penampilan mamanya yang berubah menjadi ikan.
"aku...aku kembali menjadi Shireen?!!!"Xian terkejut dan hampir ingin menangis melihat kondisinya yang berubah.
"Xian pasti ada jalannya jangan menangis...aku akan mengeringkannya untukmu"kata xiuwa.
Xiuwa kemudian menggosok gosok ekor Xian agar kering.Ekor Xian kemudian kering dan kembali lagi ke wujud manusianya.
"Xiuwa....aku..."
"ayo kita tanya Kakakmu "Ucap xiuwa.
Xian dan xiuwa langsung cepat cepat menyelesaikan makan mereka dan pergi bersama ke pantai.
Sesampainya di pantai Xian bertemu kembali dengan anak kecil cantik yang pernah ia temui.
"Tunggu itu bukankah....."Xian kemudian menghampiri gadis kecil itu.
Xiuwa dan lingyan yang melihat Xian pergi langsung menyusul Xian.
"Kamu? Langxu?"tanya Xian.
"Kakak tampan....."
Gadis kecil yang bernama Langxu itu berlari langsung memeluk Xian dengan erat.
"Kakak aku sudah lama sekali bisa kuperkirakan hampir satu tahun kita tidak bertemu...."ucap Langxu.
"Unghhh...ya hampir....hanya 10 bulan saja ...."balas Xian.
Xiuwa kemudian datang dari belakang Xian.
Langxu kemudian berlari memeluk Xiuwa.
"Tuann zuuu......."
"Langxu...."
Langxu terkejut melihat bayi kecil yang Xiuwa gendong.
"Tuan Zu....dia siapa?"tanya Langxu.
"Ini putra kami....."ucap xiuwa.
"Wahhhh....aku jadi punya teman baru....papa mama ku ada dirumah sekarang ayo..."kata Langxu sambil menarik tangan Xian.
"Kami ada sedikit urusan....lain kali kami akan bertamu ke rumahmu..."ucap Xian.
"Kenapa terus saja lain kali??? bukankah kalian kesini untuk berlibur....ada urusan apa kalian datang kesini?"tanya Langxu.
"Kami ingin bertemu dengan seseorang yang penting...."ucap Xian sambil mengelus rambut Langxu.
"Baik.... kalau begitu aku pulang ya.... pasti bibi mencariku"kata Langxu.
Langxu kemudian berlari sambil melambaikan tangannya ke arah Xian dan xiuwa.
"Kakak tampan dan tuan Zu...... sampai jumpa besok...."teriak Langxu.
"Dahh...."
__ADS_1
...********...