
Xian dan xiuwa saling memandang satu sama lain.Xiuwa hanya terdiam sambil membelai wajah Xian.
"apa yang kamu lakukan itu sangat bodoh...kau tahu kau melakukan semuanya tanpa berpikir panjang"ucap xiuwa.
"xiuwa...aku.."
"cukup...aku tidak mau mendengar penjelasan apapun itu....aku sudah bisa menebaknya... sudah cukup jangan menangis aku tidak akan memarahimu"ucap xiuwa sambil memeluk Xian.
Xian seketika terdiam dan menatap wajah xiuwa dengan hangat.Air matanya berhenti mengalir dan berubah menjadi butiran mutiara.
"xiuwa aku sangat mencintaimu...hick..."ucap Xian.
"heii ..jangan menangis ayo kita pulang"kata xiuwa.
Xian hanya terdiam setelah mendengar perkataan xiuwa.
"xiuwa kamu sudah memiliki istri...aku tidak bisa kembali bersamamu"kata Xian.
xiuwa kemudian menggendong Xian.
"ini yang aku ingin katakan padamu...bahwa aku akan mengajakmu kawin lari"kata xiuwa sambil mencubit pipi Xian.
"apa itu kawin lari??"
"aghhh...kamu mulai bertingkah bodoh lagi bukann?? ayolah Xian kau sangat pintar bukan??"ucap xiuwa semakin mencubit pipi Xian.
"aww...kamu bisa kan tidak melakukannya sekuat itu ..aku benar benar tidak tahu bisakah kamu memberitahuku?" tanya Xian.
"aku akan menikahimu.... walaupun aku harus ditopang badai besar...kamu mengerti "kata xiuwa sambil memasukkan Xian kedalam mobilnya.
"Ki...kita akan menikah maksudmu??"
"iyha...agar aku bisa melindungi dirimu dari orang orang yang berani mengusikmu... bahkan sampai istriku menyentuhmu aku akan mematahkan tangan mereka"ucap xiuwa.
"xiuwa....aku tidak tahu harus berbuat apa.... tapi aku benar benar sangat mencintaimu"kata Xian sambil mencium xiuwa.
"Xian jangan memulai...aku tidak bisa menahannya...kau tahu kau mulai nakal"ucap xiuwa sambil meraba Xian.
"umhh... xiu....xiuwa kau yang mengajari aku menjadi anak nakal "
"haha... apakah kamu sudah lama tidak mencobanya denganku??"
"ah..."
"apakah kamu merasa puas seperti ini??? apakah kamu sudah kenyang??"
"umhh... milikmu sangat besar.... punyaku akan sobek jika kamu menggerakkannya dengan kuat Ughh..."
"kita sudah melakukan posisi seperti ini.... bagaimana kita mencoba yang baru..."
"Ughh...ah... xiuwa "
"shuttt diam saja jika tidak orang akan menggila melihat kita....aku juga akan membuatmu gila karena ku..."
"ugghhh xiuwa....."
"hah..hah... akhirnya berakhir.... xiuwa kamu sangat jahat"kata Xian sambil memeluk perut xiuwa.
"hahaha apakah itu sangat menyakitkan??coba kemari aku akan memeriksanya untukmu...."jawab xiuwa.
"jangan lagi...aku sudah kapok melakukan hal itu kepadamu...aku tidak akan melakukan hal bodoh lagi"ucap Xian.
"kedua bokongmu ini sangat memerah...dan itu sangat lucu..."
"terus saja tertawa....aku akan memukulmu "
tawa kembali lagi pada mereka.Xiuwa tersenyum melihat wajah Xian yang kembali ceria.Panasnya sudah mulai mereda.Xian kemudian cepat cepat turun dari mobil xiuwa.
__ADS_1
"hei kamu mau kemana....?"
"untuk sementara waktu aku akan pulang ke rumahku....umhh xiuwa sampai jumpa lagi aku akan segera mengabarkan kabar ini ke kakakku "ucap Xian.
"hah...jangan lupa salamku untuknya"ucap Xiuwa.
"baik..."
Cup.....
"terimakasih xiuwa"jawab Xian setelah mencium bibir xiuwa dan berlari menuju ke laut.
"hahaha sangat lucu dan cantik" kata xiuwa.
hari sudah larut.Xiuwa kembali ke rumahnya dengan perasaan senang.Renxu yang terheran-heran dengan pemandangan itu.
"xiuwa apa yang membuat dirimu sangat senang apakah aku boleh tahu??"
"bisakah kamu beri tahu aku alasannya jika kamu ingin tahu?"tanya xiuwa balik.
"xiuwa kenapa di lehermu ada bekas..."
"bukankah kamu yang membuatnya kemarin malam???kenapa kamu justru bertanya hal bodoh ini padaku...."kata xiuwa.
"Xi.. Xiuwa kejadian kemarin malam itu aku tidak mengingatnya.... sebenarnya apa yang terjadi...."
"(Sebenarnya obat kontrasepsi yang aku berikan kemarin mengandung obat tidur yang tinggi....jadi kau tidak bisa mengingat semuanya yang terjadi....)"batin xiuwa.
"Apakah kamu lupa dengan kesepakatan yang kita buat kemarin malam....kau juga sudah mengambil keputusan itu dan memilih bercinta denganku.... bukankah malam pertama kita sangat menyenangkan bukan?"tanya xiuwa.
Renxu hanya terdiam dan membatu.Xiuwa langsung meninggalkan Renxu sendiri.Xiuwa langsung kembali ke kamarnya sambil menaiki tangga.
"(Bodoh)"
Xiuwa langsung duduk di meja kerjanya yang ada di kamarnya.Wajahnya seketika memerah ketika bercermin dan melihat tanda ****** yang Xian tinggalkan.
"Dia menggigitku sangat kuat...hehe...aku sulit untuk memikirkan hal konyol ini"ucap xiuwa sambil mengusap wajahnya yang tampan.
Tok...tok...tok..
"Bolehkah aku masuk?"tanya zinwen dari luar pintu kamar xiuwa.
"Masuk saja..."
Zinwen memasuki kamar Xiuwa dan duduk di atas kasurnya xiuwa.
"Xiuwa aku masih berbaik hati padamu.... untuk kali ini.... jangan kamu membuat renxu kecewa..."kata zinwen sambil tersenyum menatap kearah xiuwa.
"Wajah buruk apa yang kamu perlihatkan.... lagi lagi wajah memelas...jika kamu mencintainya maka berjuanglah"ucap xiuwa dengan dingin.
"Bagaimana caraku untuk berjuang.... berjuang semuanya itu akan sia sia"kata zinwen.
Xiuwa menghampiri zinwen dan langsung menampar wajahnya sangat keras.
Plakk..
"Lakukanlah seperti yang mamamu lakukan kepada mamaku.... kupikir kamu cukup mahir dalam bidang ini"kata xiuwa dengan ekspresi kesal.
Zinwen seketika terdiam dan terbelalak saat xiuwa menamparnya dengan keras.Wajahnya seketika memerah dan bengkak.Zinwen kemudian bangkit dan pergi dari kamar xiuwa.
"(Untuk apa kamu berkata hal itu kepadaku)"pikir xiuwa.
"(Kejengkelan ini tidak akan pernah hilang dari sini....)"
Pagi berikutnya seperti biasanya xiuwa datang ke kantornya.Hari harinya tidak ingin dia lewatkan begitu saja.
Disisi lain Xian sudah bersiap siap berangkat bekerja kembali ke cafe.Xiuwa kemudian menghubungi Xian.
Drzttttt........ Drzttttt....
__ADS_1
"Sayang...."sapa manis xiuwa ketika Xian mengangkat teleponnya.
"Ughh xiuwa jangan membuatku sangat malu dipagi hari seperti ini...."
"Kenapa?? bukankah kita kembali?"ucap xiuwa.
"Umhh... tapi tidak harus seperti itu....temui aku nanti ketika makan siang"kata Xian.
"Baik tuan..."
Xian menutup teleponnya dan pergi ke cafe.Xian mengirimi pesan singkat ke xiuwa.
Aku akan bekerja di cafe
Xiuwa senyam senyum melihat pesan singkat yang Xian kirimi kepadanya.Xiuwa kembali bekerja dengan giat seperti biasanya.
"Who...who...siapa yang bekerja di meja ini dan membuat kericuhan dipagi ini..."ucap chenzu sambil memasuki ruangan Xiuwa dengan tertawa geli.
"Haahhh....apa sekarang.."
"Xiuwa kulihat sepertinya kau bersemangat sekali untuk ini??huh...kau tahu aku hanya melihat dari kejauhan...kupikir kau sudah menggila di laut...."ucap chenzu.
"Heii aku tidak bodoh..."
"(Kemarin itu siapa ya)"pikir Chenzu.
Kemarin.....
"Hei apa yang kamu lakukan disini... siapa yang kamu perhatikan..."ucap chenzu sambil mengagetkan Vyu yang sedari tadi memperhatikan Xian.
"Siapa kamu...."
"Apakah kamu sedang melihat dua orang yang sedang bermesraan di sana... cepat pergi...."kata chenzu mengusir Vyu.
"Hahaha...tuan....aku hanya melihat pemandangan pantai nan indah disana.... bagaimana kamu berpikir seperti itu tuan?"tanya Vyu dengan tawa jahatnya.
"Bagaimana aku mempercayai orang asing seperti dirimu...."kata chenzu.
"Terserah dirimu tuan....aku tidak pernah mengusulkan agar kamu mempercayaiku"kata vyu sambil tersenyum dan pergi meninggalkan Chenzu.
Kembali......
"Siall...."
"Apa yang kamu katakan??"tanya xiuwa yang mendengar gumaman chenzu.
"Kemarin aku bertemu dengan wanita yang sangat tidak ramah...haha...dia cantik dan manis tapi sayangnya sifatnya tidak sebanding kecantikannya"ucap chenzu menggerutu.
"Wanita macam apa yang kamu temui sampai membuat dirimu sangat kesal...hahahaha"Xiuwa terkikik.
"Aku yang seharusnya bertanya kepadamu.... apakah kamu mengenal wanita itu...jika kamu benar benar pulih ingatlah"kata chenzu dengan ekspresi wajah kesalnya.
"Wanita??humm...(apakah itu bosnya Xian)"pikir xiuwa.
"Bagaimana?? kamu ingat???"tanya chenzu.
"Hmm...ini masih dugaanku.... sepertinya aku mengenalnya"ucap xiuwa.
"Baiklah katakan saja biar aku mengurusnya.... dasar wanita brengsek!!!"kata chenzu.
"(Kenapa dia memperhatikan aku dengan Xian... sebenarnya apa tujuan dia....apa ada bos yang terlalu memperhatikan pekerjanya sampai seperti itu.....jika saja chenzu tidak mengusirnya dia akan melihat wujud ikannya Xian saat itu juga)"pikir xiuwa.
"Xiuwa apakah statusmu akan masih sama dengan yang saat ini?"tanya xiuwa.
"Entah kenapa aku memikirkan hal konyol ini....haishhh....."keluh Xiuwa
"Hah??apa maksudmu?"
"Aku berpikir akan menjadikan xiuwa istriku dan membuat anak bersamanya"kata xiuwa dengan wajah memerah.
__ADS_1
"Apa?!!!!!!"
...**************...