
Suasana berubah mencekam.Tatapan xiuwa sangat tajam saat menatap mata Xian.Perasaannya tidak tertahankan lagi.
BUGGG....
"Ahh.... xiuwa apa kamu menyukai tubuh ku ini"tanya Xian tanpa pikir panjang.
"Bagaimana kamu tahu....aku sendiri tidak tahu apakah aku menyukai tubuh mu atau tidak"jawab xiuwa sambil mencium Xian .
"Aghh ini sangat aneh..... rasanya aku ingin terbang"
Dari arah luar rumah Xian terdengar suara mobil berhenti di depan rumah.Seseorang keluar dari mobil itu dan menghampiri rumah xiuwa.
"Aku seperti mendengar suara *******"gumam zinwen sambil menghampiri rumah xiuwa.
"Aghhh...aghhh... xiuwa sakit sakit.....pe..pelannlah sedikit"
"Itu tidak akan terasa,,,kamu mengerti?"jawab xiuwa.
"Umhhh....ummm..."
"Tidak salah lagi ini xiuwa dengan anak itu"gumam zinwen tidak sabar sambil mengetuk pintu rumah xiuwa dengan kasar.
TOK...TOK...TOK..
"Xiuwa!!!! xiuwa keluar kamu!!!!"teriak zinwen.
"(Zinwen...tu.. tunggu apa yang baru saja aku lakukan)"
3 menit kemudian setelah menunggu xiuwa membuka pintu zinwen langsung masuk ke rumah tanpa seizin xiuwa.
"Heii...apa yang kau lakukan"
"Kau benar benar bercinta dengan seorang pria??? apakah itu benar?!!!"tanya zinwen dengan emosi.
"Lalu apa urusannya dengan mu???"kata xiuwa dengan santai.
"(Hum..hummm aku tidak mencium bau ****** disekitar sini....aku baru saja mendengarnya beberapa menit yang lalu... harusnya baunya masih pekat)"pikir zinwen sambil menghendus hendus rumah xiuwa.
"Hei"
Tiba tiba xiuwa mendorong zinwen keluar rumah.
"Sebenarnya apa yang mau kamu lakukan disini......"tanya xiuwa untuk mengalihkan perhatian zinwen.
"Ayoo... kembali ke rumah"potong zinwen sambil menarik tangan xiuwa.
"He..heheiiiiii......apa sudah gila!!!!ini rumah ku!!!"
"Rumah?!! tinggal dengan pria itu?!!"
"Dia hanya temanku yang menginap.....apa hubungannya dengan ini!!!"
"Tidak peduli kamu mau berkata apa....ayo sekarang ikut aku pulang!!!"kata zinwen dengan tegas.
"Zu zinwen!!!!!kamu dengar aku tidak!!!!"sentak xiuwa sambil menghempas zinwen dengan tenaga .
Zinwen terdiam dan terbelalak melihat adiknya yang marah besar.
"Tololll.....kau kakak idiot!!!!jika kamu memiliki adik lain selain aku apakah kamu akan membuatnya tertekan juga sepertiku?!!!! Brengsek.....dengar yaa!!aku tidak akan pernah kembali lagi ke keluarga berandalan itu....ingat sekali lagi ZU ZINWEN!!!!aku hanya adik tirimu....sampai bumi terbelah pun aku tetap adik tirimu!!!"sentak xiuwa sambil menluapkan emosinya panjang lebar.
Zinwen terdiam dan menundukkan kepalanya setelah mendengar kata xiuwa dengan jelas.Tatapannya kosong setelah melihat kearah xiuwa yang tepat berdiri di depan matanya.
Dia melihat wajah xiuwa yang penuh dengan kemarahan.
"Aku seperti melihat ini kembali di depanku"ucap zinwen.
Tangan xiuwa mengepal erat dengan pandangannya yang dingin.
"Kau marah padaku??kau masih tidak mau menerimaku???aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk..."
"Apa!!!!apa!!!!! kotoran seperti mu berusaha???kamu sudah merebut yang seharusnya menjadi milik ku..... apakah belum puas??? sekarang kamu mau mengacaukan hidupku.."potong xiuwa.
"Jika bukan karena pernikahan itu terjadi....aku tidak akan pernah membencimu.... sekarang aku menyentuhmu saja jijik..... apalagi harus menganggap mu sebagai kakakku ... memang dengan berusaha untuk baik padaku ....apa bisa menghilangkan rasa benciku padamu????kamu hanyalah tumpukan sampah yang menampung banyak di keluarga ku"
"Cukup xiuwa!!!!baik aku akan pergi sekarang....."potong zinwen sambil pergi menaiki mobil mewahnya itu.
"Brengsek!!!!"teriak xiuwa sambil meluapkan emosi.
"Xi... xiuwa...."
__ADS_1
"Xian.."ucap xiuwa kaget melihat Xian dibelakangnya.
"Heii...heii... Kau baik baik saja...."
"Aku ....lelah ...aku lelah...."rengek Xian.
"(Apa aku terlalu kasar tadi..... wajahnya sampai pucat seperti ini)"
"Tolong hubungi nomor Ini.....aku tidak bisa berangkat kerja saat ini"ucap Xian.
"Iya iya ....ayo sebaiknya kamu masuk ke rumah dulu....."kata xiuwa dengan halus.
Setelah menghubungi Boss Xian..
"Ayo ....makan ini kamu pasti lapar...."kata xiuwa.
"Maaf tadi aku terlalu kasar padamu...aku tidak tahu kenapa aku tidak bisa menahan diri untuk ini"ucap xiuwa dengan wajah memelas.
"Tidak apa apa.....aku juga mau bertanya padamu apakah ini semua yang dinamakan bercinta????"tanya Xian tanpa pikir panjang.
"Ehhh....ummhhj bisa dibilang begitu"kata xiuwa dengan canggung mengeluarkan kata katanya.
"(Aku tidak tahu seperti ini rasanya bercinta dengan manusia..... tunggu.... apakah aku akan memiliki anak??)"pikir Xian.
"(Cairan tadi lumayan banyak....aku takut aku akan memiliki anak....aku harus pergi ke laut segera untuk mengambil batu crusher....)"batin Xian
"Xian apa yang kamu pikirkan... jangan terlalu banyak melamun sebaiknya cepat makan....maaf aku melakukan hal menjijikan itu padamu..."kata xiuwa dengan lembut.
"Aku tidak apa apa.... apakah kamu tidak bekerja saat ini??"tanya Xian.
"Bekerja ...tapi apakah kamu baik baik saja jika aku meninggalkan mu dirumah???"tanya xiuwa.
"Aku baik"singkat Xian.
"Baik jaga dirimu.....aku akan pergi bekerja sekarang"kata xiuwa sambil meninggalkan Xian.
"Aku harus segera ke laut......"
Bughh.....
"Umhhh....."nyerengit Xian sambil mengusap punggung yang sakit.
"Xian....mau kemana kamu"seketika xiuwa balik lagi ke kamar.
"(Lebih baik aku bawa dia ke kantor...)"pikir xiuwa.
"Ayo kamu ikut aku...."kata xiuwa.
"Kita mau kemana."
"Kekantor dengan begini kamu tidak akan pergi kemana mana..."
"Kamu berniat mengurungku di kantormu"
"Aghh...disana kamu bisa beristirahat...."
"Kalau aku ke kantor mu apa aku tidak mengaggu mu???"
"Tidak... asalkan kamu tidak cerewet aku masih bisa menerima mu....baiklah ayo siap siap...."kata xiuwa sambil merapikan pakaiannya.
"Humm...."
"Xiuwa apakah pakaian ini cocok untuk ku???"
"(Kau terlihat imut...aghhh xiuwa pikiranmu kembali konyol)"pikir xiuwa sambil mengetuk kepalanya.
"Xiuwa kamu baik baik saja???"tanya Xian.
"Tidak apa apa...."jawab xiuwa.
Xiuwa membawa Xian pergi menaiki mobil dan pergi menuju ke kantor xiuwa.
Selama diperjalanan Xian hanya diam merenungkan kembali tentang kejadian tadi pagi.
"(xiuwa tidak mungkin kan menyukai ku....aku takut jika dia akan mencintai ku dengan tulus.....ini akan mengancam spesies kami diburu manusia....karna di dunia ini spesies seperti kami sangatlah langka)"pikir Xian.
"(mau bagaimanapun aku hanya ingin tahu isi dunia ini selain kehidupan di laut)"lanjut pikir Xian.
"Xian sedari tadi kamu hanya melamun... apakah ada yang kamu pikirkan???"tanya xiuwa sambil mengendarai mobilnya.
__ADS_1
"menurut mu??aku sedang memikirkan dongeng pengantar tidur....."
"dongeng??? kau suka membaca dongeng pengantar tidur???"tanya xiuwa.
"umh... sedikit "
"memangnya apa yang kamu baca sehingga kamu melamun seperti itu...."tanya xiuwa.
"Dongeng ini aneh.... ini bercerita tentang kehidupan seorang manusia dengan seekor Shireen.... menurut mu jika kamu menjadi manusia itu apa kamu akan mencintai Shireen itu dengan tulus dan tidak memburunya seperti manusia pada umumnya....."cerita Xian
"kamu hanya bercerita tentang dongeng semata..... untuk apa kau menanyakan pendapat itu padaku.....lagi pula ini cerita tentang percintaan dua dunia bukan???apa kamu sering membaca novel akhir akhir ini..."kata xiuwa dengan santai.
"umhh....mungkin aku salah...tapi aku benar membutuhkan pendapat mu....jika kamu sebagai manusia itu apa yang akan kamu lakukan???"
"memeluknya dan menjualnya kepedagang hewan ternak...... untuk apa memelihara mahluk mengerikan itu ....kurasa tidak ada gunanya "kata xiuwa.
kata kata xiuwa membuat Xian gemetar hebat.Wajahnya seketika memucat dan Xian kembali melamun di mobil.
"Xian kenapa kamu...."
"umhh yaa...aku sepertinya ingin kembali kerumah segera...."
"kita baru saja sampai di sini"kata xiuwa sambil menghentikan laju mobilnya.
"ayo turun Bu
"cepat file file dari Square zingwa kumpulkan jadi satu....teori ini harus memuat berkas desain yang akan kita tampilkan di rapat siang ini jangan sampai ada yang gagal satu pun.... jika tidak menanggung resiko perusahaan Zu Pros experience!!!"sentak tegas xiuwa.
"(xiuwa ternyata lebih tegas saat di kantor...apa dikantor kerjaannya hanya memerintah dan marah marah?)"pikir Xian.
"kenapa kalian mengamati ku seperti itu....kerjaaaaa!!!!"sentak xiuwa.
"xiuwa kamu terlalu kasar..... apakah bekerja itu mengkasari orang seperti ini "kata Xian.
"ehh... kenapa?? jika tidak seperti ini mereka akan bermalas malasan....."
"tapi bisakah kamu menggunakan cara yang lembut???"ucap Xian.
"(kenapa anak ini....haisshhh...)"
"Xian lebih baik kamu tidur dan istirahatlah..."kata xiuwa sambil mengelus rambut Xian.
"(rambutnya sangat lembut bagaimana kepribadiannya dia pasti lebih lembut)"
"xiuwa??"
"ehh...."
"apa yang kau pikirkan.....dimana aku harus beristirahat ..."
"ayo ikut ke ruangan ku"kata xiuwa sambil tersenyum.
xiuwa menarik tangan Xian dengan erat hingga membuat perhatian seisi kantor.Bahkan sekertaris xiuwa sampai terkejut dengan apa yang baru saja dia lihat.
"apakah tuan xiuwa seorang gay???"
"xiuwa kamu membuat kekacauan sekarang..."ucap Xian keras.
"kekacauan??"
"kau tau orang orang disini mengamatiku seperti itu..... bisakah bersikap formal layaknya teman"ucap Xian sambil menundukkan kepalanya.
"Xian?? wajahmu memerah..."
"(apa... saat ini aku lagi tidak membutuhkan air.... kenapa wajahku memerah?)"pikir Xian.
"(ternyata Xian juga anak pemalu)"
"umhh....lain kali biasa saja"
"kenapa???kau takut jatuh cinta padaku???"tanya xiuwa dengan halus.
"umhhh...!!! xiuwa...(itu tidak akan pernah terjadi)"
"(apakah aku benar benar mencintai Xian.... perasaan ini aku seperti sangat menyayanginya lebih dari menyayangi teman temanku)"pikir xiuwa.
"(apakah aku bisa menerima semua kenyataan ini bahwa aku adalah seorang gay)"batin xiuwa.
"disini?? Sofanya empuk sekali ini membuat nyaman orang orang yang duduk di sofa ini...."ucap Xian.
__ADS_1
"(Aghhhh dasar anak ini.... bisakah tidak membuat hal hal imut di depanku!!!!)"
...****************...