Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 51


__ADS_3

Xian seketika datang membawa makanan ringan.Xian melihat keadaan ruang tamu yang sudah tidak ada Xiuwa.


"Xiuwa..... Xiuwa kemana?"


"Dia ke kamar dan mengganti popok lingyan"ucap chenzu.


Xian seketika menatap ke arah kamar sambil menghela nafasnya.


"Baik.... kalian tunggu sebentar"ucap Xian.


Ya


Xiuwa kemudian mengganti popok lingyan.Lingyan hanya terus tertawa melihat Xiuwa.Pandangan Xiuwa seketika kosong.


"Xiuwa?"


Xiuwa hanya diam tidak merespon panggilan Xian.


"Xiuwa ada yang bisa aku bantu?"tanya Xian.


Xian seketika termenung diam karena xiuwa masih juga tidak merespon balasannya.Xian kemudian menyentuh tangan Xiuwa.


"Sebenarnya apa yang terjadi apakah ada masalah??"tanya Xian.


Xiuwa kemudian langsung menoleh kearah Xian.


"aku tahu semua ini memang dariku"ucap xiuwa.


"Dan aku akan membayarnya sendiri..."balas xiuwa.


Xiuwa kemudian langsung memeluk Xian dengan erat.Tatapannya seperti ingin menangis.Raut wajahnya terlihat muram dan gelap."jangan pergi dariku..."ucap xiuwa.


Seketika feromon alpha milik Xiuwa bertebaran dimana-mana.Xian yang mencium feromon alpha milik Xiuwa itu seketika terjatuh lemas.


"(A....apa ini)"pikir Xian.


Xian sudah tidak bisa menstabilkan dirinya.Akalnya mulai kacau.Tubuhnya tidak bisa berdiri sendiri lagi.Xiuwa tiba tiba tersadar dari larutan kesedihannya dan melihat Xian yang sudah terjatuh lemas.


"(Aku tadi barusan mengeluarkan feromon alpha?)"pikir xiuwa.


Pupil matanya seketika membesar melihat Xian.


"Tidak... tidak aku minta maaf...ayo bangun "ucap xiuwa sambil memopong Xian.


Xiuwa dengan lembutnya membaringkan Xian ke ranjangnya.Xiuwa kemudian mengetes suhu tubuh Xian.


"(Demam.... apakah feromon alpha yang aku lepaskan tadi membuat Xian heat...sial aku memang bajingan tidak punya adab)"pikir xiuwa.


"(Semua ini salahku)"lanjut pikir Xiuwa.


Xiuwa seketika langsung mengeluarkan obat obatan.


"Ini minumlah obat resesif ini.... sebelumnya dokter sudah meresepkannya untukmu....ini akan menurunkan masa heat mu"ucap xiuwa.


"Heat?? apa itu heat?"tanya Xian yang kesadarannya mulai menurun.


Feromon omega milik Xian kemudian keluar secara berlanjut hingga mengganti bau feromon alpha dominan milik Xiuwa.Xiuwa seketika terkejut mencium bau feromon itu dan menutup hidungnya.Wajahnya mulai memerah.


"Umhh bagaimana...Ahh... sudah minum saja obatnya"ucap xiuwa


"Maaf aku tidak bisa membantumu..."


Lanjut kata Xiuwa sambil membawa lingyan.


"Ahh.... Xiuwa tubuhku seketika panas apa yang sebenarnya terjadi?"tanya Xian.


Xiuwa yang hampir kehilangan kesadarannya menahan jakunnya yang mulai naik turun.


"Xian sebaiknya kamu meminum obat resesifnya...hah aku akan keluar"kata Xiuwa sambil terburu buru keluar dari kamarnya.


"Hiks ... Xiuwa (panas api ini seperti membara di tubuhku)"pikir Xian.

__ADS_1


Xian hanya menahan rasa sakit itu di dadanya.


Seketika Xiuwa keluar dan tegesa gesa sambil membawa lingyan yang baru saja diganti popoknya.Vyu dan Chenzu yang masih duduk di ruang tamu seketika melihat Xiuwa yang berlari keluar sambil membawa lingyan dan segera kembali ke kamarnya.Chenzu seketika menarik tangan Xiuwa dengan spontan.


"Hei ada apa?"tanya chenzu.


Chenzu seketika yang baru saja memegang tangan Xiuwa langsung terkejut.


"Kau sedang Rut?!!"sentak chenzu.


"Aku harus membantu Xian....dia butuh aku saat ini"kata xiuwa yang sudah hilang kesadaran.


"Xiuwa tahan....hei lihat aku....jika seperti ini lingyan bisa memiliki adik....kau tahukan lingyan masih kecil...."ucap chenzu.


"Ini gunakan ini" ucap chenzu sambil menyodorkan sekotak ******.


"Ehh....tuan chenzu ternyata juga menyimpan barang barang konyol itu...hahahaha"Vyu yang mendengar itu langsung tertawa.


Lingyan yang melihat Vyu tertawa kemudian ikut tertawa.


"Uhh sekarang bukan waktunya membahas ini...."kata chenzu sambil menahan wajahnya yang memerah karena malu.


"Xiuwa sekarang pergilah...."kata chenzu.


Xiuwa kemudian kembali ke kamarnya.Xian terkejut melihat Xiuwa yang tiba tiba masuk dan mengunci pintu kamar.


"Jangan lari ya...."ucap xiuwa langsung mengatasi Xian.


Xian yang melihat langsung terkejut.


"Umh.... Xiuwa...."Xiuwa seketika mendorong Xian hingga terbaring.Xian ingin menahannya dengan tangan tetapi Xiuwa malah memegangi tangannya Xiuwa sambil mencium Xian dengan kuat.


"(Aghhh....apa ini aku bisa menggila karena ini...)"pikir Xian.


"Unghhh..."


"Sayang..... kita akan bersama sama melakukannya sampai akhir bukan??"tanya xiuwa.


"Unghh Xiuwa panas..."Keduanya sama sama terperangkap oleh feromon.Xiuwa kemudian menyentuh tubuh Xian dan memasukkan jarinya kedalam.


"Hahh.....hahh...eihhh.... Xiuwa lepaskan apa yang kamu lakukan"ucap Xian sambil menjauhkan tangan Xiuwa.Xiuwa sama sekali tidak mendengarkan Xian.Tusukan itu semakin hingga membuat Xian mengerang.


"Ahhh.... Xiuwa Ja....jangan"


"Aku pikir kamu sudah keluar.... sehingga kamu mendarat tepat di tubuhku.... apakah kamu merasa nikmat?"tanya xiuwa.


"Unghhh... berhenti berbicara omong kosong"kata Xian.


Xiuwa menyentuh Xian dengan lembut.Xiuwa memakai pengaman dan perlahan lahan masuk.


"Ahhhh.....umhhh... Xiuwa lepaskan"ucap Xian sambil menangis memegangi bantal dengan kuat.


"Ini tidak akan sakit okey....ahhh tempat ini sangat longgar mungkin karena kamu sudah mengeluarkan lingyan"ucap xiuwa.


"Umhh..... Xiuwa"


Nama Xiuwa dipanggil berulang kali.


"Xian teruslah memanggilku"ucap xiuwa dengan lembut.


Vyu dan Chenzu masih bermain bersama lingyan di ruang tamu.Lingyan terus memainkan boneka kelinci kecilnya yang dibelikan Xian dan xiuwa.


"Huw...Huw..."


"Ahh lucunya... Xian kenapa sangat tampan.....unghhh waa"kata Vyu sambil bermain bersama lingyan.


"Heheheh"lingyan tertawa kegirangan.


"Tampannya mirip seperti Xiuwa"ucap chenzu.


"Manisnya mirip sekali seperti Xian"balas Vyu sambil mencium cium pipi tembam lingyan.

__ADS_1


"Kau masih menyukai Xian?"Tanya chenzu.


Vyu seketika menurunkan lingyan dan termangu dengan pertanyaan yang diajukan chenzu.Hati di beratkan oleh kebingungan.


"Lalu apakah aku harus merebutnya dari Xiuwa dan bayi kecil mungil yang tidak berdosa ini?"tanya Vyu sambil menundukkan kepalanya.


"Aku tidak bisa menebaknya kedepan....itu hanya prediksiku ...jika kamu memang benar benar wanita baik....maka berhentilah seolah olah kamu bersikap ******"ucap chenzu sambil memakan makanan ringan yang Xian letakkan tadi.


Vyu kemudian memalingkan wajahnya nya dan menatap sinis ke arah chenzu.


"Lalu untuk apa kau mengatakannya"ucap Vyu sambil menatap chenzu dengan serius.


Vyu kemudian menepuk kepalanya sendiri.


"Ahhh sampai kapan aku seperti ini"gumam Vyu.


"Seperti ini seperti apa?"tanya chenzu.


"Berada di dalam kesepian....."balas Vyu.


Seketika Vyu dan Chenzu bertatapan langsung.


"Yang penting bukan kau!"ucap serempak mereka berdua.


Xiuwa terus menggerakkan tubuhnya mendorong Xian.


"Hikk.... Xiuwa...unggg disana....disana..."ucap Xian sambil memeluk erat xiuwa.


"Ughh"


"Ahh"Xian semakin menjerit.


Chenzu yang sempat terdiam melamun kemudian menoleh ke arah kamar Xiuwa.


"Kau mendengar suara suara itu?"tanya chenzu.


"Apa??yang ku dengar hanya suara *******"sambung Vyu.


"Haihhh pasti sakit sakit sekali.... jika aku bersama Xian aku tidak yakin Xian akan merasa kesakitan"kata Vyu dengan percaya diri.


"Hah?apa maksudmu?"tanya Chenzu.


"Maksudku aku akan membuatnya merasa nikmat....aku yang akan memimpinnya di atas"kata Vyu.


Chenzu seketika menatap ke arah Vyu dari ujung rambut hingga ujung kaki chenzu kemudian tertawa terbahak bahak.


"Apa yang kau tertawakan?!!"tanya Vyu dengan tegas.


"Pfttt...hahahaha kau melakukannya?di atas?hahaha"chenzu tetap tertawa.


Lingyan memperhatikan Vyu dan Chenzu yang sedang berdebat.Wajah Vyu seketika berubah menjadi muram dan dingin.


"Kau mengatakan apa?aku diatas?"tanya chenzu sambil mengejek Vyu.


Plakkk.....


Tamparan keras menampar wajah chenzu.Hidung chenzu seketika mengeluarkan darah.Lingyan yang melihat itu sontak tertawa kegirangan.


"Kau masih membuat ulah denganku aku jamin kepalamu akan hilang"kata Vyu sambil memegangi kera baju chenzu.


"(Wanita brengsek)"pikir chenzu yang mengelap hidungnya yang berdarah.


"Hah... lingyan jika ada wanita yang direndahkan oleh pria kurang ajar.... sebaiknya kamu menghajarnya saja"Ucap vyu.


"Apa apaan kau.... Xiuwa akan memarahimu jika dia tahu kau mengajari hal buruk pada anaknya"kata Chenzu dengan raut wajah kesal.


"Aku akan memberitahunya juga bahwa kau telah menindas wanita di depan anaknya"ucap Vyu.


"Siapa yang kau masuk menindas..."kata chenzu.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2