Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 33


__ADS_3

Pandangan xiuwa seketika dingin setelah mendengar semua itu.


"Apa maksudnya?!!!"sentak xiuwa.


"Maksudnya aku rela untuk menggantikan dirimu"ucap papanya xiuwa sambil mengusap wajah xiuwa.


"Xiuwa yang dimaksud paman adalah..... keluarga Ruo akan mencari tahu tentang selingkuhan kamu"ucap chenzu.


"Xiuwa....."


"Xian aku sudah katakan padamu kamu tidak perlu takut....."ucap xiuwa sambil memeluk erat Xian.


"Xiuwa....aku.."


"Apakah kalian saling mencintai??"tanya papanya dengan halus.


"Kau sebaiknya tidak perlu percaya kepadanya...dia lebih sekedar dari penipu"ucap xiuwa sambil menarik Xian.


"Xiuwa....dia papamu bagaimana kamu bisa sekejam itu..."kata Xian sambil membungkuk kearah xiuwa.


"Xian jangan membuatku marah aku sudah menurutimu tadi....kau jangan sampai meminta permohonan yang konyol"ucap xiuwa.


"Xiuwa...."


"Tidak apa nak.... xiuwa memang dari dulu sangat keras kepala"ucap papanya.


"(Jujur aku juga mencurigai papanya xiuwa sebenarnya dia tulus atau hanya ingin mempermainkan kepercayaan Xiuwa.... setahuku papanya xiuwa selalu tidak ada waktu untuk xiuwa....jadi ini sulit untuk dipercaya)"pikir chenzu.


"Xiuwa.... sebelum itu kamu simpan ini..."


Xiuwa melihat sebuah kotak kecil yang berisi sebuah cincin dan kalung emas permata.


"Untuk apa??aku tidak ingin diberikan kompensasi apapun"ucap xiuwa sambil menolak barang itu.


"Barang ini antik asli peninggalan mamamu"ucap papanya xiuwa.


"A..apa?"xiuwa langsung mengambil barang itu.


"Xiuwa barang barang ini jangan sampai hilang....aku percaya kamu bisa menjaganya"ucap xiuwa.


Xiuwa langsung mengambil barang itu dan menyimpannya.


"Sekarang aku mengizinkan dirimu untuk di sini sementara saja....jika ada keperluan apapun tentang itu...."ucap xiuwa.


"Xiuwa.... paman boleh masuk ke kamar dan beristirahat ini sudah sangat larut"ucap Xian.


"Xian!!"


"Ugh.... sepertinya Xian benar.... untuk kali ini biarkan papamu tinggal disini sementara waktu"ucap chenzu.


"Aghhh baiklah....hanya sehari saja ingat itu!!!"tegas xiuwa sambil pergi ke kamarnya mengambil bantal dan selimut.


"Sepertinya banyak perubahan yang terjadi pada xiuwa"ucap papanya.


"Kenapa paman berkata seperti itu?? bukankah xiuwa seperti itu dari dulu?? kenapa paman mengatakan hal yang tidak masuk akal.... seharusnya paman tahu alasan xiuwa berubah seperti itu"kata chenzu dengan ekspresi wajah datar.


"(Jujur saja aku sangat benci melihat wajah itu rasanya aku ingin muntah dihadapannya)"pikir chenzu.


"Aku tahu kalian tidak akan percaya begitu saja... tapi percayalah aku tidak seperti yang kalian pikirkan.... suatu saat nanti kalian akan mengerti"ucap papanya xiuwa.


"Silahkan jika mau tidur di kamar...aku sudah mempersiapkannya"kata xiuwa.


Papanya pergi ke kamar xiuwa dengan ekspresi sedih.


"(Apa aku tidak salah lihat dia sepertinya menangis)"batin Xian yang tidak sengaja melihat papanya xiuwa.


"Ya sudah aku akan pulang..... selamat malam"ucap chenzu sambil membuka pintu rumah xiuwa dan pergi ke luar.


"Haisss...."


Xiuwa mematikan lampunya dan tidur di ruang tamu.


"(Umh ..... kenapa sesak???)"pikir Xian.


"Xiuwa kamu memelukku terlalu erat..."ucap Xian sambil melepaskan pelukan xiuwa.


"Ahh...."

__ADS_1


"Ehh... tunggu xiuwa kamu tidak lagi...."


"Xian bisakah aku melakukannya sekarang??"tanya Xiuwa.


"A..apa mau?? melakukan hal tadi?"


"Tadikan terganggu.....umhh.... jadi bisakah sekarang"tanya xiuwa.


Xiuwa melepaskan celana Xian.Seketika Xian terkejut melihat sesuatu dibalik selimut itu berdiri.


"Ahh xiuwa bukan saatnya....aghh....umh..."


"Santai.."


Xiuwa seketika memasukan miliknya ke Xian.


"Ahh...ah... xiuwa kamu terlalu cepat...."ucap Xian sambil membungkuk badannya.


"Angkat pantatmu...Ughh.."


"Aihhh....ah..aghhh xiu.."


Suara erangan itu terdengar sangat keras.Sehingga membuat Xiuwa bersemangat.


"Manis sekali....umh...."


"Hickk xiuwa sakit.... bisakah kamu pelan pelan...ahh"ucap Xian sambil menahan xiuwa.


"Kamu terus menggoyangkan pinggulmu.... apakah ini kurang?"tanya xiuwa dengan senyum manisnya.


"Umhh.... rasanya aneh....tapi.."


"Tapi apa?!!"xiuwa seketika menabuk pantat Xian.


"Aghh..ah.. xiuwa...."


"Lihat itu keluar sangat banyak....."


"Xiuwa kau juga masih tidak memakai ******???aku merasakan dia masuk..."ucap Xian dengan napas terengah engah.


"(Sejak kapan xiuwa menjadi cabul...umhh rasanya perutku kenyang.... punya xiuwa terus memakanku tanpa tersisa)"pikir Xian.


"Aghh...umhh...."


"Sayang bisakah kamu mengganti posisi....buka kakimu lebar lebar"ucap xiuwa sambil menarik miliknya.


"Sayang tatap aku sekarang...."lanjut xiuwa sambil membalikkan badan Xian.


"A...apa lagi? cukup satu ronde saja aku tidak kuat"ucap Xian.


"Malam masih panjang..."ucap xiuwa sambil mencium bibir Xian.


Cup...


"Sekarang buka kakimu...."ucap xiuwa.


"Seperti ini (ini sangat memalukan)"pikir Xian dengan wajah memerah.


"Bagus..."


Xiuwa seketika memasukan miliknya kembali hingga membuat Xian bergetar hebat.


"Astaga seberapa besarnya milikmu?!!!"sentak Xian sambil mencengkram erat tubuh xiuwa.


"Apakah kamu mau meremas dadaku??? astaga imutnya...."kata xiuwa sambil mencium Xian.


"Umh....aghh... xiuwa cu.. cukup"sentak Xian sambil menangis.


"Xian apakah disini sudah ada bayi kecil??"Tanya Xiuwa sambil menekan perut Xian.


"Aghh...aghhh... xiuwa sakit... cukup cukup jangan menyentuhnya lagi"ucap Xian.


"Maka aku akan terus bergerak menuju titik kenikmatan"ucap xiuwa sambil menggerakkan dengan cepat.


"Aghhh....umh....umhh...ughhh...xiu.....ini sangat menakjubkan"ucap Xian sambil menahan air matanya.


Pagi kembali datang papanya xiuwa hanya melihat Xiuwa dan Xian tergeletak tidur tanpa selimut dengan keadaan telanjang.Papanya seketika keluar dari rumah dan pergi.

__ADS_1


Xian terbangun dan melihat Seisi tubuhnya.


"Astaga aku sangat kotor sekali....umhh(kenapa mual sekali)"


Xian langsung berlari ke kamar mandi.


"Huweggg....ahmmm.... perutku sangat sakit.... seperti menghabiskan makanan satu kota"gumam Xian sambil menatap cermin.


Xiuwa kemudian terbangun dan langsung mencari Xian.


"Xian apakah kamu disini??"


"Umhh...yha aku disini..."ucap Xian.


"Astaga kau membuatku cemas"ucap xiuwa sambil memeluk erat Xian.


"Xiuwa aku harus kembali ke laut untuk memberitahukan kabar ini ke kakakku"ucap Xian.


"Baiklah....."ucap xiuwa sambil mengusap kepala Xian.


"Aghh..."


"Kenapa??? apakah tubuhmu sangat sakit???"tanya xiuwa.


"Umh...aku susah untuk berdiri....jadi bisakah aku meminta tolong padamu untuk menggendongku"ucap Xian dengan manja.


"Wajah seperti apa itu?"tanya xiuwa sambil meledek Xian.


"Huhhh....aku tidak akan membuatkanmu makanan lagi....."ucap Xian.


"Kamu sekarang mulai nakal.... tidak dan tidak"ucap xiuwa sambil mencubit pipi Xian.


"Baiklah..."ucap Xian sambil melewati xiuwa dengan wajah cemberut.


"Xian kamu marah padaku hah??"tanya xiuwa dengan tawanya.


"Aku tidak suka seperti itu....aku akan pergi mengambil beberapa pakaianku lalu bekerja"ucap Xian.


"Xian...huss...jangan marah padaku....aku hanya bercanda apakah kamu ingin aku gendong seperti ini??"tanya xiuwa sambil mengangkat Xian.


"Ahhh.... xiuwa turunkan aku!!aghh... xiuwa ini tidak lucu"ucap Xian sambil memberontak.


Xiuwa membawa Xian ke kamarnya dan sekaligus memilih pakaian untuk Xian.Xian dan Xiuwa seketika melihat keseliling kamar.


"(Seperti ada yang kurang)"pikir xiuwa.


"Xiuwa kemana papamu??"tanya Xian.


"Aghh ... astaga pantas saja...aku juga tidak tahu sepertinya dia pergi pagi pagi untuk kembali kerumahnya sebelum ada yang tau"ucap xiuwa.


"Umhh?? kenapa dia melakukan seperti itu??"


"Karena dia lebih menyayangi istrinya ditimbang aku putra kandungnya"ucap xiuwa dengan ekspresi dingin.


"Xiuwa apa yang kamu bicarakan.... kamu tidak boleh seperti itu"ucap Xian sambil merangkul xiuwa.


"Kenapa ini sudah terbukti.... Xian kamu tidak perlu memikirkan hal konyol ini.... semua kehidupanku ini hanyalah kekonyolan jadi abaikan"ucap xiuwa sambil mengusap rambut Xian.


"Umhh... bagaimana kamu bisa berpikir seperti itu??? xiuwa aku hanya ingin merubahmu untuk tidak menjadi seorang penjahat.... Xiuwa bukankah kamu anak yang berbakti??"tanya Xian.


"Kamu bisa berbakti kepada mamamu....tapi kamu juga harus adil tanpa papamu kamu tidak ada di dunia ini"lanjut Xian.


Cup....


Umh.....


"Umhh... xiuwa apa yang kamu lakukan... berhenti menciumku itu geli..."kata Xian sambil tertawa geli.


"Kenapa kamu bisa sangat pintar....haisshh tapi Xian aku manusia yang lemah.... jadi biarkan aku menyelesaikan semua kehidupanku"ucap xiuwa.


"Xiuwa di...di.. dibawahmu....hmmm...itu berdiri.."kata Xian sambil menyentuh milik xiuwa.


"Aghh...jangan menyentuhnya ini masih pagi..."ucap xiuwa.


"Haha... xiuwa aku baru pertama kali melihat wajahmu malu malu dan memerah dari dekat"ucap Xian sambil tersenyum.


...*****************...

__ADS_1


__ADS_2