Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 47


__ADS_3

Xian dan xiuwa menuju ke kamar.Mereka saling memandang satu sama lain.Xiuwa kemudian memegang wajah Xian dan mulai mencium Xian.


Drzttttt..... Drzttttt.....


"Siapa yang menggangguku...."


"Sebaiknya angkat teleponnya terlebih dahulu"kata Xian.


Xiuwa kemudian mengangkat teleponnya.


"Halo..."


"Zu Xiuwa..... brengsek persetan cepat sekarang kamu kemari.....atau tidak papamu dan kakakmu ini akan ku gantung....."kata suara dari luar telepon papanya.


"Wang Lee!!!! brengsek lepaskan mereka!!!!"sentak xiuwa.


"Aku akan menunggumu disini.....jadi cepatlah pulang"ucap Wang Lee dengan nada tinggi.


Seketika teleponnya terputus.Xiuwa langsung menghubungi Vyu.


"Nona aku butuh bantuanmu....."


Vyu yang mendengar itu langsung pergi ke kediaman Zu.


Papanya xiuwa yang masih ditodongkan pistol hanya bisa mengangkat tangannya.Vyu kemudian datang dan langsung menembak pistol yang ada ditangan Wang Lee.


Vyu langsung menendang Wang Lee dan membuat Wang Lee tersungkur.


"Ahhh!!!"


"Sudah lama tidak bertemu Ruo Wang Lee...."kata Vyu sambil menginjak tubuh Wang Lee.


Papanya xiuwa dan zinwen terkejut melihat orang bertopeng itu yang tiba-tiba menolong mereka.


Vyu kemudian membuka topengnya sambil tersenyum geli melihat Wang Lee.


"(Bajingan ini kenapa masih hidup???)"pikir Wang Lee yang melihat wajah Vyu.


"Ahahaha.... Ruo Wang Lee....oh sayangku kamu beraninya menindas orang yang lemah yaa sekarang..... heii kamu.... dasar tikus jalanan beracun kau pikir aku tidak selamat yaa dari kecelakaan waktu itu.."kata Vyu sambil tertawa layaknya orang mabuk.


Zinwen dan Papanya tambah terkejut setelah melihat wanita yang menghajar Wang Lee.


"Heh...... brengsek...bisa bisanya kau menghabiskan keluargaku....kau memang pantas mendapatkan penyiksaan ini..."ucap Vyu sambil menarik kerah baju Wang Lee.


"Bajingan gila!!!! persetan..."


"Apa?!!! bajingan gila katamu"


Buggg....


Zinwen dan Papanya hanya diam melihat Wang Lee yang dihajar habis-habisan oleh Vyu.


"Sialan!!!Ughh"Vyu menendang wajah Wang Lee berkali kali hingga tidak sadarkan diri.


"Kalian sebaiknya pergi aku akan mengurus orang ini"ucap Vyu sambil menatap tajam ke arah Zinwen dan Papanya.


Mereka berdua kemudian berlari dan langsung masuk ke mobil.


"Akhirnya aku mendapatkan mangsaku"gumam Vyu.


Vyu langsung menyeret Wang Lee dan membawanya ke suatu tempat.


Xiuwa yang bersantai kemudian membuka kancing baju Xian dan mulai mencium tubuhnya.


"Umhh...uhmmm.."


"Bisakah kamu sedikit lebih santai...."ucap xiuwa.


"Kamu terus menjilatinya seperti itu....itu sangat geli... bahkan aku tidak mengerti maksud santai"ucap Xian sambil terus mengerang.


"Dibawah sini??akan dijadikan jalan untuk anak kita sebaiknya kita melonggarkannya..."kata xiuwa sambil menyentuh bagian bawah Xian.


"Ka...kau...."


Xiuwa kemudian mulai menggoyangkan tubuhnya keatas kebawah.


"Ahh..."


Xiuwa dan Xian kemudian tertidur.Pagi pun kembali burung burung yang ada disekitar laut berbunyi.


"Unghh......aww,..pinggangku"Xian menggerutu.


"Sayang.... kenapa...hmn ada apa?"tanya xiuwa yang ikut terbangun.

__ADS_1


"Ughh pinggangku sakit semua....."ucap Xian.


"Ahh maaf ....Xian maukah aku pijit....itu akan membuatmu terasa nyaman"kata xiuwa.


"Apakah kamu yakin?"tanya Xian.


"Ya...."ucap xiuwa.


Xiuwa kemudian mengambil minyak pijitnya di laci dan mulai memijit punggung Xian.


"Unghh..."


"(Astaga tubuhnya sangat memerah..... bahkan hingga ke selangkangannya....dua buah bola besar ini milikku)"pikir xiuwa.


Xiuwa seketika langsung memegang pantat Xian.


"Ahh!!! Xiuwa!!! kupikir kamu akan benar benar memijatku!!"sentak Xian yang terkejut.


"Ahh maaf Xian aku tidak bisa menahannya...."ucap xiuwa.


"Xiuwa bawahmu menegang"kata Xian seketika panik.


"Umhh.... baiklah aku akan memanggil pelayan untuk memijatmu"ucap xiuwa linglung.


Xiuwa kemudian pergi keluar dari kamar.Xian hanya tertawa melihat tingkah Xiuwa.Xiuwa memanggil beberapa pelayan untuk datang ke kapal mereka.Perjalanan memang sangat jauh.Xiuwa hanya bisa menghubungi pelayannya untuk datang ke kapal mereka.


Xian kemudian keluar dari kamar dan melihat Xiuwa yang mondar mandir di depan pintu kamar.


"Eh..."


"Xian kenapa kamu keluar..."Xiuwa langsung menghampiri Xian dan memegang Xian dengan erat.


"Lepaskan aku.....aku baik baik saja okee....kamu justru kenapa mondar mandir di depan pintu..."ucap Xian.


"Uhhh aku hanya menunggu pelayan yang akan memijatmu"ucap xiuwa sambil terus memegang Xian.


"Bolehkah aku melihat laut?"tanya Xian.


"Tentu...."


Xiuwa kemudian mengantar Xian ke luar kapal.


"Sangat indah...."


"Aku sudah mendapat kabar bahwa papa sekarang aman....jadi tidak perlu lagi kamu khawatir"ucap xiuwa.


Suara rantai terdengar dimana mana.Wang Lee yang sempat pingsan seharian seketika terbangun dengan tangan dan kaki dirantai


"Aghh....sial"


Tambah terkejutnya mayat seseorang ada tepat di depan wajah Wang Lee.


"Hahh dasar pemalas..... bangun..."ucap Vyu dengan tegas.


"Ka...kau..."


"Hormat pada ayahku sekarang.....cium kakinya"kata Vyu.


"Dasar wanita gila!!!!dia sudah menjadi mayat kenapa tidak kau kubur!!!!!"sentak Wang Lee.


"Mayat??kau bilang mayat??kau sendiri bukan yang membunuhnya.....aku mau kau menguburnya agar tenang"Kata Vyu dengan tawa kecil.


"Bahkan adik adikku juga masih utuh seperti dulu...."kata Vyu.


"Gila....kau benar benar gila!!!"


"Orang yang gila adalah orang yang membunuh keluargaku demi harta....aku tidak akan membiarkan orang seperti dirimu mendapatkan mangsa lain.....dan aku akan mengajarimu untuk bersikap lembut...."ucap Vyu.


"Brengsek!!!!kau memang benar benar tidak waras... apakah kau pikir dengan kau menyiksaku itu akan membuat keluargamu hidup kembali bahkan mereka sudah mati beberapa tahun yang lalu haha....kau sangat bodoh"


"Berhenti!!!cukup kau mengatakan satu hal itu.... setidaknya ini akan membuat mereka tenang"kata Vyu sambil menendang wajah Wang Lee.


Bugg....


"Ughh..."


"Hahhh aku cukup senang.... jadi buatlah aku senang....kau mungkin akan sedikit memuaskanku.... sudah lama aku mencarimu hanya untuk melakukan ini"ucap Vyu sambil membawa pecutan tambangnya.


Vyu kemudian mulai menyabat tubuh Wang Lee.


Spashh... Spashh...


"Aghhh..."

__ADS_1


"Aku akan menyabatmu sesuai dengan tanggal, bulan dan tahun dimana kau membunuhnya"kata Vyu.


Vyu terus mengeksekusi Wang Lee.


--


Xiuwa dan Xian kemudian keluar dari kapal dan melihat lihat laut.


"Hahahaha... ternyata sangat menyenangkan menaiki kapal..."ucap Xian.


"Ha....kamu menyukainya?"tanya xiuwa sambil tersenyum.


"Ya... terimakasih sayang..."Ucap Xian sambil memeluk erat xiuwa.


Xiuwa dan Xian kemudian berciuman.Pandangan itu sangat hangat.


"Tuan....kami sudah datang membawakan ahli pijat"ucap pengawal pribadi Xiuwa.


"Baik ..... Xian sekarang kamu pijat dulu....nanti kamu bisa kesini lagi"ucap xiuwa.


"Baik..."Xian langsung pergi bersama beberapa pengawal.


Xiuwa kemudian mendapat telepon.


"Halo...."


"Xiuwa....."


"Sekarang kalian semua dimana....."tanya xiuwa.


"Kami akan pindah ke Jepang.... bagaimana kabarmu...."


"Aku baik baik saja..."


"Sekarang kamu ada dimana..."


"Aku.... sedang berlibur...."


"Kamu tidak berbohong pada papa kan?"tanya papanya xiuwa.


Xiuwa kemudian langsung mematikan ponselnya.Xiuwa kemudian terdiam sejenak dan langsung duduk di kursi.


"Asalkan kalian aman itu sudah membuatku tenang"gumam Xiuwa.


"Tuan silahkan duduk di sini"ucap pelayan itu.


"Ahh ...baik"jawab Xian.


"Tuan muda ini sangat cantik.....apa rahasia kecantikan tuan.... bahkan kulitku saja kalah lembutnya dengan kulit tuan..."ucap pelayan wanita yang akan memijat Xian.


"Heiii tentu saja dia tuan muda..... pasti sangat terawat"ucap pelayan satu satunya.


"Tapi dia sangat mirip dengan peri kecil... tuan apakah disini merasa sakit??"tanya pelayan itu.


"Umhh...hanya di daerah pinggul dan punggung ke belakang"kata Xian.


"Hah??tu...tuan jangan jangan"


"Dia memang istri tuan muda Zu.... apakah kau baru menyadarinya"ucap pelayan wanita yang lain.


"Ahhh bagaimana bisa....maaf tuan...ahh pasti sakit sekali ya dibagian ini?"tanya pelayan yang memijat Xian.


Xian seketika memerah.


"Unghh ti... tidak juga...hahaha"ucap Xian.


"Tuan muda Zu pasti sangat kasar ya di malam pertama kalian?"tanya pelayan itu.


"Itu sudah biasa dilakukan oleh sepasang kekasih...."


"Umhh tapi ini bukan malam pertama untuk kami... bahkan saya juga sudah hamil..."


"Hahh...hamil?tuan ini seorang omega??wahhh.... pasti bayinya sangat lucu dan cantik seperti tuan...."kata pelayan itu.


"Hahahaha.....hanya biasa saja"ucap Xian.


"Tuan apakah disini sudah terasa nyaman??"


"Unghh...iya..."balas Xian.


"Tuan apakah perutmu terasa lebih baik?"


"Umhh iya"ucap Xian.

__ADS_1


...************...


__ADS_2